
"baik anak anak, waktu kalian untuk memasang tenda sudah selesai. Silahkan bawa buku kalian dan kita akan belajar tentang teh hijau silahkan berkumpul disini" ujar sang guru menyuruh murid-muridnya untuk kumpul
Lalu semua orang yang ikut camping segera membawa bukunya dan berkumpul sesuai kelompok mereka masing masing.
"Oke karena kalian sudah kumpul, ikuti Bu Ani ya"
"Iya Bu" sahut Serentak murid-murid
Sesampainya di kebun teh tiba tiba Rosa berteriak "aaaakkk ada ulet nempel aaaaaa" teriak Rosa "Arvin tolong ambil uletnya dong..." Ucap Rosa, mau tak mau akhirnya Arvin mengambil ulet yang ada di baju Rosa "yesss berhasil" batin Rosa
"Lebay banget sih Lo, cuma ulet doang" sahut Reza
"Orang beneran geli kok, semua cewek juga gitu kali" sahut Rosa sembari memutar rambutnya dan bola matanya
"Halah Lo aja yang alay"
"Sudah sudah anak anak"
Sedangkan Nara saat ini, ia hanya diam dan mengikuti acara ini dengan benar. Ia menahan rasa cemburunya, tak mungkin juga ia mau marah marah dengan Rosa saat ini.
"Nara?"
"Ya Bu?" Sahut Nara
"Kelompok kamu, silahkan memotret daun tehnya dan digambar lalu tulis manfaatnya. Setelah itu silahkan kembali ke tenda dan kerjakan bersama kelompok kalian"
"Iya Bu"
"Untuk kelompok, Arvin silahkan kalian membuat teh hijau dan tulis manfaatnya. Kalian boleh memetik tehnya"
"Iya Bu"
"Kelompok yang lain silahkan ikuti ibu, kalian akan belajar tentang fotosintesis"
Semua orang yang ikut camping telah mendapatkan tugas mereka masing-masing. Saat mau mengambil teh, tiba tiba Rosa terpeleset "bruk aaauuuuu"
"Aaaaaa hahahahahaha" semua orang pun menertawakan Rosa
"Aaaaa Arvin, bantuin aku dong"
"Lagian lu ngapain sih, orang udah tau jalan licin kok. Minta bantu Reza sana"
"Nggak ah gue sibuk, gue mau balik ke tenda buat manasin airnya buat bikin teh, bye Arvin"
"Gue mau kerja sama Reza, bye Arvin, bye Rosa" ujar Veli
Tak lama kemudian, Bu Ani datang "lohhh Rosa kamu kenapa?" Tanya Bu Ani
"Saya terpeleset Bu" sahut Rosa
"Arvin, bantuin dong, bawa dia ke tenda, lagipula teh yang kalian petik sudah banyak"
"Ta ta tapi kan Bu"
"Arvin.... Tidak ada salahnya kan membantu teman" ujar Bu Ani
Lalu Arvin melirik ke Nara, Nara kini benar-benar sok sibuk dengan pekerjaannya. "Nara pasti marah kan?" Batin Arvin. Tak lama kemudian ia menggendong Rosa dan membawa Rosa ke tenda
Nara pun melihat Arvin menggendong Rosa "Nara, udah nggak apa apa. Akan gue bales si Rosa, lihat aja" ujar Novi
"Iya lu nggak usah khawatir, kita pasti bantu lu Nara" ucap Rara
"Nggak, nggak aku nggak papa. Yuk kembali ke tenda buat ngerjain ini"
Lalu kelompok Nara pun pergi ke tendanya, setelah itu ia pergi ke belakang tenda untuk mengerjakan tugasnya agar tak melihat Arse dan Rosa yang ada di depan Tenda.
***
Malam harinya
"Oke anak anak kalian sudah selesai mengerjakan tugasnya, sekarang kalian boleh makan" ucap Bu Guru
Lalu Arvin kini membakar tiga sosis, tak lama kemudian Rosa datang "hey Arvin" sapa Rosa, lalu Rosa duduk disamping Arvin "bagi sosisnya dong" ucap Rosa "masak sendiri" sahut Arvin
Tak lama kemudian, sosis yang Arvin bakar telah matang, ia pun berdiri dari duduknya "eh mau kemana, itu buat aku kan" sahut Rosa
Arvin tak menghiraukan Rosa, ia berjalan ke tenda Nara. Saat itu ia melihat Nara yang sedang melamun, Arvin pun langsung duduk di samping Nara "Nara, ini sosis bakar. Aku yang buat loh" ucap Arvin
Nara pun kaget tiba tiba disampingnya ada Arvin "ma ma makasih ya Arvin" ucap Nara. Lalu tiba-tiba Arvin menyandarkan kepalanya ke pundak Nara "eh Arvin, malu ntar kalo ada yang lihat gimana"
"Cuma semenit kok" ucap Arvin
"Anak anak waktunya kalian tidur jam sudah menunjukkan pukul 10 malam" ucap Bu Ani
"Arvin, ayo kembali ke tenda" ucap Nara
"Nggak mau beri aku cium dulu"
"Arvin, nanti kalo ada yang liat gimana?"
"Mencium cuma satu detik kok"
Nara pun menengok kanan kirinya sepertinya tidak ada orang "cup" Nara pun berhasil mencium Arvin "Terimakasih....cup" Arvin membalas Nara, ia pun juga mencium pipi Nara.
"Arvin!" Ucap Nara, lalu ia segera berdiri dan masuk ke tenda. Arvin pun tersenyum bahagia.
Keesokan harinya
"Anak anak silahkan bereskan tenda kalian, karena kita akan persiapan untuk pulang"
"Iya Bu"
Saat ini Arvin sedang mengemasi barang barangnya tiba tiba ada Rosa yang disampingnya "aku bantu ngemasij barangnya ya Arvin"
"Nggak usah aku udah selesai. Kemasi aja barangmu sendiri"
Setelah itu Arvin langsung melepaskan tenda nya dan melipatnya kembali "Rezaaaaaa" teriak Arvin "yaaaa" sahut Reza "bantuin dong..."
Tak lama kemudian ada Rosa "sama aku aja Arvin. Lalu tiba tiba Nara datang "Arvin biar aku aja sama Rosa yang ngelipat tendanya ya, punyaku udah beres semuanya"
"Emmmm makasih ya Nara" ucap Arvin sembari mengusap usap rambut Nara
"Cih sialan Nara Nara....dasar wanita sok baik" batin Rosa kesal melihat Nara dan Arvin
1 jam kemudian
Kini Arvin telah sampai di rumah, ia langsung mandi dan setelah itu istirahat. Ia mulai beranjak ke kasurnya, dan mulai memejamkan matanya.
"Haaahh"
Ia menghela nafas panjang
Meskipun sinar matahari kini sangat cerah, namun Arvin tetap ingin tidur karena capek
Disaat yang bersamaan
Kini Rosa yang telah merencanakan sesuatu untuk menghancurkan hubungan Nara dan Arvin
"Yes kek nya waktu camping gue berhasil untuk ngerayu Arvin. Gue bakal bikin Arvin putus sama Nara"
Rosa kini puas dengan kejadiannya waktu camping ia di gendong dengan Arvin.
"Yeeyyy yeeeyyyy Arvin bakal jadi milik gue sebentar lagi"
Keesokan harinya
Kini Nara baru saja telah bangun dari tidurnya setelah ia tidur seharian
"Ah, badanku sakit sekali"
Ia merasa badannya sakit, namun ia tetap harus pergi ke sekolah.
Ia pun mulai beranjak ke kamar mandi
Tak lama kemudian, Nara telah selesai melakukan ritual mandinya. Dan sekarang tubuhnya menjadi sangat Fresh
Setelah itu, ia langsung pergi ke sekolah
Sesampainya disekolah
Nara berjalan menuju ke kelasnya. Namun saat berjalan menuju ke kelasnya ia berdiri bahwa dirinya harus lebih tegas kepada Rosa.
...Terimakasih sudah membaca teman teman...
...Jangan lupa like komen vote dan Favorit...
...Jangan lupa juga mampir di novel terbaruku...
...Terimakasih...