Take Care Of Me

Take Care Of Me
22. Dihukum lagi



"Aku cuma lari kamu yang mengejar" ujar Nara. Lalu Arvin pun Menyengir "kalo aku nggak mengejar pasti akan nggak dapat" ujar Arvin. Lalu Nara pun tersenyum bahagia mendengar ucapan dari Arvin. "Hahahahah"


Lalu Arvin dan Nara duduk di kursi taman sekolah. "Kamu nggak mau makan dikantin?" Tanya Arvin. "Nggak aku masih kenyang" ujar Nara


Tak lama kemudian, tiba tiba ada Rosa yang lewat taman dan melihat Nara dan Arvin berduaan. "Huuhh awas aja Lo Nara beraninya ngerebut Arvin dari Gue" ujar Rosa dalam hati


Lalu Rosa pun berusaha untuk mencari cari kesalahan untuk Nara. "Ini kan lagi jam istirahat, pas pasti tidak ada orang yang ada di kelas" ujar Rosa dalam hati


Lalu Rosa meminta bantuan Rona dan Veli untuk menjaga kelas agar tak ada yang tau. "Eh lu mau ngapain lagi si Ros?" Tanya Veli. "Diem lu udah" bantah Rosa. "Ya pasti dia mau ngerjain si Nara lahh mau ngapain lagi" sahut Rona


Lalu Rosa pun mengambil semua buku Pr yang dibawa Nara. Lalu Rosa Pun membuangnya ke tempat sampah tak lupa juga untuk merobeknya. "Udah yuk kita ke tempat sampah" ujar Rosa. "Yes berarti udah nggak ada lagi nih yang sok pinter" sahut Rona.


Namun, sebelum Rosa membuang catatan Nara, ia menyalin semua pr yang di kerjakan Nara. Baru setelah itu membuangnya ke tempat sampah. "Yes rasain Lo Nara, Lo bakal di benci sama Arvin dan Arvin akan jadi milik gua" ujarnya dalam hati.


"Triing" tak lama kemudian bel masuk kelas pun telah dibunyikan kembali. "Yahhh kok cepet banget sih masuknya" ujar Arvin yang ingin tetap bersama Nara. "Hahaha iya dong kan lagi disekolah" ujar Nara sembari tertawa kecil.


"Yaudah kalo gitu nanti kita keluar ya, biar bisa lama lama" ujar Arse. Lalu Nara pun mengangguk dan tersenyum.


Lalu Arvin dan Nara pun masuk ke kelas mereka masing masing. Tak lama kemudian seorang guru pun masuk ke dalam kelas B untuk meminta tugasnya di kumpulan.


Lalu Nara pun membuka tasnya, dan Nara kebingungan tidak mungkin ia lupa untuk menaruh bukunya. "Kemarin aku bawa kok udah aku siapin" gumamnya


Lalu tak lama kemudian semua siswa pun telah mengumpulkan semua tugasnya, dan Nara sendirinya yang belum mengumpulkan.


"Nara? Diamana tugasmu?" Tanya Bu Guru. Nara yang mendengar itu pun sangat kaget Dan tak bisa menjelaskan apa apa. Rosa yang melihat itu pun tersenyum nyengir.


"A ee itu Bu" karena Nara tak bisa menjawab akhirnya seorang guru itu pun menyuruh Nara untuk ikut ke ruang guru.


Sesampainya di ruang guru, Nara pun masih tak bisa menjawabnya. Karena Nara sendiri pun bingung bagaimana bisa bukunya hilang.


Karena Nara tak bisa menjawab Akhirnya Bu Guru pun memberi hukuman untuk Nara. "Nara bersihkan semua toiletnya dan lari di lapangan 10 kali. "Iya Bu"


Lalu Nara pun segera pergi ke toilet untuk membersihkan nya. "Pasti si Rosa kan yang membuat ini semua" ujarnya


Tak lama kemudian, Nara telah selesai membersihkan toilet dan sekarang saatnya ia harus lari ke lapangan. "Huuffffff tidak apa apa Nara kamu pasti Bisa"


"Dap dap dap hos hos hos" lalu tak lama kemudian, ada seseorang yang melihat Nara dari tangga atas maupun bawah semua orang mulai memperhatikan Nara. "Sial kenapa harus ada banyak orang sih. Untung aja kurang 1 putaran lagi" ujar Nara dalam hati


Lalu semua siswa pun mulai membicarakan Tentang Nara. "Eh kok Nara sekarang sering di hukum sih, udah jadi cewek yang Nakal ya sekarang"


Lalu Aldo dan Reno yang juga bingung melihat Nara yang di hukum lagi. "Eh itu si Nara kenapa lagi?" Tanya Reno. "Nggak tau juga, masak iya ada orang yang menjahati nya lagi" ujar Aldo


Begitupun juga dengan Rara dan Novi mereka bertanya-tanya tanteng Nara. "Eh Nara kenapa sih, masak iya dia nggak bawa tugasnya" ujar Novi. "Nggak mungkin Nara kek gitu..." Sahut Rara. "Kalo nggak ini pasti ulah di Mak lampir itu kan?"


Tak lama kemudian, Nara pun telah selesai mengerjakan hukumannya. "Hos hos hos Akhirnya selesai juga" lalu Nara pergi ke kantin untuk membeli minuman.


Saat perjalanan ke kantin, tiba tiba ada yang menahan tangan Nara. Lalu Nara pun membalikkan badan. Dan ternyata ada Arvin. "Oh Arvin.." Nara pun menunduk ia tak berani menatap Arvin karena Malu.


Lalu Arvin pun menyentuh dagu Nara dan menyuruh nya untuk menatapnya. "Nara... Jangan kayak gitu dong.." ujar Arvin. "Aku malu Arvin" ujar Nara


Lalu Arvin mengandeng tangan Nara dan mengajak nya ke kantin. "Arvin, kita mau kemana?" Tanya Nara. Namun Arvin tak menjawab. "Arvin, kamu nanti bisa ketinggalan pelajaran loh" ujar Nara. "Nggak sebentar lagi istirahat" bantah Arvin.


Tak lama kemudian, Arvin dan Nara pun telah sampai di Kantin. Dan tak lama kemudian, bel istirahat ke 2 pun telah di bunyikan. "Triing"


"Tuh kan bener udah istirahat. Kamu mau es coklat?" Tanya Arvin. Lalu Nara pun mengangguk. "Yaudah duduk dulu nanti aku bawakan" ujar Arvin.


"Nih es coklatnya minum" ujar Arvin. "Makasih".


"Panas kan?" Tanya Arvin. "Kamu nggak malu sama aku?" Tanya Nara yang merasa dirinya sangat malu karena sudah di hukum dua kali.


Arvin pun tersenyum dan menatap Nara. "Nggak sama sekali" ujar Arvin. Lalu tak lama kemudian, Ada Rara dan Novi yang datang menemui Nara.


"Nara, Lo kok bisa sih lu di hukum begini? Emang bener Lo nggak bawa buku?" Tanya Rara. "emm aku minta maaf ya udah buat kalian malu" ujar Nara. "Ngapain sih minta maaf orang ini pasti bukan salah lu kan?" Sahut Novi.


Sore harinya. Semua siswa sudah pulang dari sekolahnya. Dan saat Arvin berjalan untuk menuju ke arah parkiran Mobilnya, tiba tiba Arvin tak sengaja Melihat sampul buku yang ada Tulisan nama Nara.


Arvin pun berhenti dan memperhatikan buku itu. Lalu Arvin pun mengambil buku itu dari sampah. "Hah ini buku Nara kan?"gumamnya. Ia melihat buku itu telah di sobek sobek.


Arvin mengambil dan memasukkannya ke dalam tas. Lalu ia pun segera pergi ke mobilnya. Lalu Kemudian, Nara pun datang dan langsung masuk mobil karena Arvin sudah menunggunya.


"Kita makan dulu yuk sebelum makan?" Tanya Arvin. "Bolehh" ujar Nara. Lalu mereka pun berangkat ke Restoran sebelum pulang.


Sesampainya di Restoran mereka pun langsung memesan makanan. "Kamu mau makan apa hari ini?" Tanya Arse. "Emm tentu saja aku mau yang ada strawberry nya" jawab Nara.


"Kenapa harus strawberry?" Tanya Arse. "Emm karena strawberry itu lucu dan imut seperti Arvin yang memerah wajahnya saat malu hahahahahaha" ujar Nara dan bengek sendiri.