
Tak lama kemudian, bus pun mulai berjalan malaju sedikit cepat. Karena ini siang hari, semua penumpang mengantuk, lalu Mereka pun Tertidur. "Nara, semua orang pada tidur" bisik Arvin "emmm mungkin semua orang sedang cepek" sahut Nara. Arvin tersenyum lalu ia melihat disekitarnya depan belakang samping, semua orang sedang tertidur.
Nara kini sedang menikmati pemandangan diluar Lewat kaca dibus, tiba tiba saja Nara merasakan ada seseorang yang menggenggam tangannya. Lalu Nara ingin melihat wajah Arvin, saat ia ingin melihat wajah Arvin "cup" tiba tiba saja Arvin menciumnya
"Ih Arvin ini lagi dimana?" Bisik Nara sembari sedikit tersenyum "nggak ada yang liat kok" sahut Arvin "groookkk" Nara dan Arvin pun kaget tiba tiba saja ada seseorang bapak bapak yang duduk didepan Arvin mengorok
"Sssttt Arvin orang orang sedang tidur" ucap Nara mengode Arvin untuk diam. Arvin pun mengangguk, lalu ia pun terdiam dalam beberapa menit. Tak lama kemudian, Tiba tiba kepala Arvin menunduk, Nara yang disampaikannya pun sadar. "Hmm ni anak Malah tidur, pasti capek ya?" Batin Nara, lalu menyenderkan Kepala Arvin dibahunya.
Tak lama kemudian, bus berhenti secara tiba tiba dan sedikit mengerem mendadak, hal itu membuat semua orang jadi terbangun "kyaaa" semua orang berteriak. Begitupun juga dengan Arvin ia yanh semulanya tidur, ia terbangun karena bus mengerem mendadak "sudah sampai Arvin, ayo turun" ucap Nara
... ***...
Malam harinya
Nara POV
Malam ini aku ingin bersantai, aku membuat kopi hangat kesukaan ku. Lalu aku berjalan ke kamarku. Aku duduk kasurku dengan bersandar. Aku menaruh kopi disampingku lalu aku membuka buku novel. Baru satu detik aku belum membaca tiba tiba ada notifikasi ponselku berbunyi.
Aku pun membukanya. Aku pikir aku mendapat pesan dari Arse. Namun perkiraan ku salah, justru ada Notifikasi dari grup kelasku dan kelas A. Lalu aku membacanya, ternyata itu Informasi Dari Bu guru soal camping. Aku pun tersenyum saat membacanya, namun semakin kebawah aku membacanya, tiba tiba senyuman ku yang bahagia akan camping hilang tiba-tiba.
Aku membaca Rosa satu kelompok dengan Arvin. Entah kenapa tiba-tiba dadaku sesak. Aku langsung menutup hpku kembali. Padahal seharusnya aku tak boleh seperti ini. Rosa sudah pasti akan menggoda Arvin kan? "Hmm nggak nggak" aku menggelengkan kepala cepat.
"Nggak aku nggak boleh kayak gini. Ini hanya Acara sekolah. Acaranya cuma 1 malam, tidak Nara jangan Lebay kamu. Arvin pasti menghindari Rosa" ucapku
Tak lama kemudian, Ada pesan dari teman temanku, yaitu Novi dan Rara "yeeyy Kita satu kelompok" pesan dari Novi "hey aku juga senang" balasku. Lalu aku kembali menaruh ponselku. Aku berbaring dikasurku, aku menarik Selimutku dan aku mulai memejamkan mataku. Aku berusaha untuk tidur agar aku tak sedih malam ini.
Namun, aku tidak bisa aku hanya berbolak balik kanan kiri. Tak lama kemudian, aku melihat ponselku ternyata tidak ada Notifikasi dari Arvin "Arvin kemana ya? Masak dia sudah tidur. Dia nggak baca grup ya?" Batinku. Aku sangat gelisah malam ini. Aku menunggu Arvin, jujur aku ingin tau reaksi Arvin saat membaca grupnya.
"Tik tik tik" malam ini begitu sangat sunyi hanya bunyi jarum jam yang berbunyi. Jam menunjukkan pukul 2 malam dan aku belum bisa tidur. Aku memikirkan Arvin, rasanya aku ingin marah, ngambek dengan Arvin, kenapa dia tak mengabari ku?
Sedangkan kini Rosa yang Dirumah pun sangat bahagia karena ia membaca grup bahwa dirinya akan satu kelompok dengan Arvin. Ia kesenangan sampai tak bisa tidur semalaman.
"Yes yes yes gue bilang juga apee... Gue pasti bisa sama Arvin. Byeee Nara.... Hahahahahaha" ucapnya tertawa
Keesokan harinya
Pagi ini aku bangun dengan mata hitam seperti Mata panda. Ya... Karena semalam aku tidak tidur. Aku hanya tidur 3 jam. Aku tidur dijam 3 malam dan sekarang jam menunjukkan pukul 6 pagi. Aku langsung merapikan tempat tidurku dan setelah itu langsung mandi dan berangkat ke sekolah.
Tak lama kemudian, tiba tiba ada mobil hitam berhenti didepan ku. Aku pun bingung siapa ini? Aku terdiam namun tak lama kemudian, Arvin membuka kaca jendelanya "Nara, ngapain berdiri disitu kayak patung. Ayo masuk" ucap Arvin
"Arvin? Kamu mau kemana?" Tanyaku
"Gausah banyak nanya cepat masuk"
Aku pun langsung masuk mobil Arvin "kamu kok bawa mobil sih bukanya nggak boleh sama Bu Retno ya?" Tanya ku
"Gapapa nggak akan ketahuan"
Aku tersenyum, seperti itulah Arvin dia memang agak nakal dan kadang tak menuruti ucapan seorang guru. Tapi ... Rasanya ada yang janggal bagiku. Kenapa Arvin biasa biasa saja wajahnya, apa dia masih nggak tau soal grup semalam. Aku kepo, tapi aku ingin menanyakan ini, tapi aku tak mau mulai duluan.
Tak lama kemudian, kami telah sampai disekolah. Aku pun langsung turun dan berjalan menuju ke kelasku. Ya... Aku kecewa aku pikir reaksi Arvin akan tidak suka saat ia tau Rosa satu kelompok dengannya. Ternyata tidak.
Padahal sedari tadi aku masuk mobil sampai turun lagi aku diam tak berbicara apapun. Ku pikir Arvin juga akan bertanya, ternyata tidak.
aku berjalan di depan Arvin meninggalkan Arvin, sesampainya di kelas, tiba tiba ada Rosa yang menyapa ku "haii Nara" sapa Rosa dengan wajah penuh kebahagiaan meskipun aku tak melihatnya "haii" sapaku balik
Author POV
Sebenarnya Arvin semalam tidak membuka ponselnya sama sekali. Setelah ia pulang dari sekolah ia langsung tidur hingga pagi. Ia tak membaca notifikasi apapun dari grupnya.
Saat ia menjemput Nara, sebenernya Arvin sudah merasa bahwa Nara diam sedari tadi. Namun Arvin pikir Nara hanya mengantuk dipagi hari. Saat Nara turun Dari mobil, ia langsung meninggalkan nya begitu saja.
Tak seperti biasanya mereka berjalan berjejer saat hendak masuk ke kelas "kenapa sih Nara sebenernya" ucap Arvin. Lalu ia juga melihat Rosa menyapa Nara. Hal itu tidak biasa terjadi pada Rosa dan Nara. "Kenapa sih sebenernya?" Kini Arvin bingung sendiri.
Begitupun juga dengan Rosa wajahnya kini terlihat jauh lebih segar dan ceria. Ya... Karena hatinya juga sangat ceria "yesss yeesss pokoknya kali ini gue akan berhasil bikin Arvin jatuh cinta sama gue. Seharian nanti waktu camping gue akan terus bersama Arvin" batin Rosa
...Terimakasih sudah membaca teman...
...Jangan lupa like, komen, vote, dan Favorit nya...
...Semoga kalian suka...
...Terimakasih...