Stop Brother !

Stop Brother !
Berterimakasihlah



" Cium gue " pintanya sembari menunjuk bibirnya.


Rara mengernyitkan alis.


" Hah? apaan sih kak "


lalu Rara yang merasa sudah tidak nyaman segera turun.namun pintu masih dikunci.


" kak..buka kuncinya !!! " teriak Rara ketakutan sedangkan Vino semakin mendekatkan wajahnya lalu membisikka. sesuatu di telinga Rara.


" berterimakasihlah " lalu menjilat daun telinga Rara dan itu membuat Rara geli.


Rara mendorong tubuh Vino.


" kak ! lo dah GILA YA !!!!! "


" IYA ! GUA GILA GARA GARA LO ! LO TAU GAK ! "


Rara tersentak dengan bentakan Vino.mata Rara mulai berkaca kaca.


" kak lo kenapa sih?? sadar kak..aku adek mu..kita sudah sodara..gak boleh ngelakuin hal lebih kayak gitu. "


Vino memblalakkan matanya lalu sejurus kemudian berteriak frustasi.


" iya gue tau lo adek gue ! tapi gue..gue AAARGGGHHH !!!!! "


lalu Vino mencengkram bahu Rara


" Loo ..! Lo berterimakasihlah ! cium gue ! "


Rara menutup mulutnya rapat dan menggeleng keras.kini air matanya telah jatuh.


" kalo lo gak mau cium..gue lakuin lebih dari itu ! " lalu dengan cepat Vino mencium bibir Rara dan mel**atnya kasar.


" ahh..kak ! "


Vino yang mendengar kata ' kak ' semakin marah dan ciumannya berpindah ke leher.


Rara yang semakin was was,dengan sigap menendang kem**uan Vino dan membuka kunci lalu keluar dan berlari menuju kamar dan menguncinya.


Vino masih samar samar dikelabuti nafsunya.lalu duduk ditempatnya dan mengacak rambutnya frustasi.


hhhhahhhh..lagi lagi gue kelewatan...padahal gue udah janji gak bakal nyakitin Rara.


lalu Vino menyalakan mesin dan melajukan mobilnya menuju klub malam.


keesokannya


" hah..mampus lo Ra ! lo kesiangan.ini semua gara gara si kakak lucknut ! " dengan tergesa Rara bersiap siap dan menyiapkan tasnya.


" sarapan disekolah aja dah..oh ya brangkatnya...hah!naik ojol aja gua.aman "


lalu Rara memesan ojol dan turun kebawah.sampai di depan rumah Rara tak melihat ada mobil Vino disana.


tidak lama ojol yang ditunggu sampai dan Rara segera naik lalu menuju sekolah.


Rara tidak tau bahwa Vino ke klub tadi malam dan belum pulang sampai sekarang.


skip


istirahat


Rara,Nanda dan Gita sedang menikmati makanan dan minuman mereka sambil berbincang ria.


" heh Git,Nan..lo pada suka kpop gak sih? " tanya Rara setelah menyruput jus melonnya.


Nanda dan Gita yang sedang makan,auto tersedak berjamaah dan mengangguk antusias.Rara memberikan minuman kepada keduanya.


" ekhmm..ekhmm..pelan pelan makannya.. "


" BANGETTTTTTT ! " teriak Gita dan Nanda kompak.


Rara kaget.


" ya ampun nek..biasa aja kali...nih kuping masih berfungsi..gausa teriak teriak gituu.. "


mereka tertawa.


" kenapa lo nanya kek gitu? " tanya Gita


" Hoohoo " Rara tersenyum nakal lalu menunjukkan fotonya kemarin bersama para member dan biasnya.


Nanda dan Gita yang ditunjukkan itu langsung memblalakkan mata dan menyaut ponsel Rara.


" hhhhaahhh...kokkkk bisaaa ???" teriak Gita


" lo kemaren ikut m&g nya????!!! " Nanda tak mau kalah.


Rara hanya cengengesan melihat kelakuan 2 temannya.


" gue juga aslinya mau ikut..tapi ama mak gue , gue gak diijinin sampe dikunciin kamar gue dari luar.saking takutnya gue bandel. " ucap Gita


" iya..gue juga..alasannya soalnya mau PAS..tapi ujung ujungnya kemarin malah gue dinner diluar sekeluarga.jadi gak bisa diem diem juga.. " ucap Nanda


" iya..gu-


belum menyelesaikan perkataan Rara.tiba tiba ada ribut ribut di koridor dekat parkiran.


" eh..ada apaan sih? " tanya Nanda pada seseorang yang kebetulan lewat.


" itu..ada orang mabuk dikoridor sana..sambil teriak teriak gajales.." jelasnya sambil menunjuk koridor yang dimaksud.


lalu Rara dan kedua temannya menuju tkp.