
\=malam pengajian sebelum pernikahan\=
“hallo cantikku“ seru abang Zahra
“mba wit abang cakra genit nih sama aku“ teriak zahra
“ga apa kalo ke adenya sendiri, kalo ke cewe lain baru mba karate dia“ jawab mba wit sambil memperagakan jurus karatenya.
selain seorang designer, mba wit juga seorang karate yang handal makanya dia selalu bisa menjaga dirinya sendiri dan menjadi idola Zahra.
Pengajian pun di mulai dan penuh dengan ke khusukan.
Zahra yang duduk dideretan paling belakang, zahra menatap seluruh sudut rumahnya, ia pasti akan merindukan suasana rumah ini, mata zahra berkaca-kaca mengingat moment indah saat berkumpul bersama teman-temannya, begitu banyak tawa dirumah ini, kenangan hangat bersama keluaraga membuat ia enggan meninggalkan rumah ini, namun ia sadar besok ia akan resmi menyandang status sebagai seorang istri dari Marvel Notonegoro.
“Ra, kumpul di ruang tamu yuk“ ajak mba wit setelah pengajian selesai dan para ibu-ibu pengajian pulang.
Zahra yang masih asik menikmati lamunan nya akhir nya tersadar mendengar perkataan mba wit, lalu mengikuti langkah kakak iparnya menuju ruang tamu berkumpul dengan keluarganya.
“keponakan bibi sudah dewasa dan besok akan menjadi seorang istri.“ ujar bibi sambil menepuk bahu Zahra.
“Aku sangat bersyukur putri ku satu-satunya mendapatkan pria yang baik“ ucapan syukur keluar dari mulut bunda Zahra sambil memegang dadanya.
Zahra yang melihat ayah, bunda dan keluarga lainnya sangat bahagia dengan moment pernikahannya membuatnya berfikir…
“ya allah jika ini adalah jalan terbaik untuk kehidupanku, buatlah hati ku bisa menerima Marvel sebagai suamiku dan membuat keluarga ku terus bahagia seperti ini“ Zahra berdoa kepada ALLAH SWT didalam hati.
Hari semakin larut dan awan semakin menunjukkan gelapnya malam.
\=Dikamar zahra\=
“ra kamu udah tidur“ tanya mba wit dari balik pintu
“belum mba, masuk ajah“ teriak zahra dari dalam kamar
“Sayang kok belum tidur?“ tanya mba wit lagi.
“ini mau tidur kok mba jawab Zahra
“Mba tidur sama kamu ya malem ini “ mba wit merebahkan tubuhnya disamping Zahra.
Zahra dan mba wit tertidur lelah sampai terdengar adzan subuh mereka baru bangun dari tidurnya.
“Pagi calon pengantin“ sapa mba wit sambil memandang wajah Zahra
“pagi mba, makasih malem ini udah temenin Zahra tidur“ ucap Zahra sambil ia membalas pandangan mba wit.
“ayo siap-siap adikku sayang“ seru mba wit
“hari ini akan jadi istri Marvel Notonegoro“ sambung mba wit sambil menggerakkan tangannya diudara.
Semua orang bersiap untuk pergi ke gedung pernikahan.
\= saat di gedung pernikahan \=
“saya terima nikah dan kawinnya Zahra aulia prakoso binti susilo prakoso dengan emas kawin seperangkat shalat dan 1 buah mobil dibayar tunai“ marvel mengucapkan ijab qabul dengan lancar.
“sah sah sah“ semua berseru dengan serempak.
Zahra dan marvel sah menjadi sepasang suami dan istri, wajah marvel sangat bahagia karena ia akhirnya menikah dengan orang yang ia cintai selama ini.
“selamat sayang ku“ mama marvel memberikan ucapan selamat kepada Zahra dan marvel sambil memeluk mereka bergantian..
“waaah bunda ngga sabar banget mau momong cucu“ girang bunda sampai menepuk bahu Marvel.
“Bunda“ Zahra malu dengan ucapan bundanya.
“ini tiket honeymoon kalian“ mba wit memberikan tiket perjalanan kepada Zahra dan marvel
“tapi aku ngga cuti mba, mendingan mba wit ajah sama mas cakra yang honeymoon lagi“ Zahra menolak pemberian tiket perjalanan.
“kita bisa tunda dulu kok Ra“ celetuk marvel yang disambut dengan senyuman kesal Zahra.
“iyah besok kamu cuti ajah ke boss kamu sayang, bilang kalo kamu ada urusan keluarga“ ujar bunda
“baik lah“ Zahra mengalah sambil memandang Marvel geram.
Keluarga mereka berdua pun sangat Bahagia dengan pernikahan ini, mereka berbincang sambil tertawa terbahak-bahak karena kebahagiaan.
\= dirumah appartement marvel \=
“Ra, kita sementara tinggal di appartement ku dulu ya“ ujar marvel yang disertai anggukan Zahra tanda setuju.
“pulang honeymoon baru kita liat lokasi rumah baru kita dan kamu bisa isi rumah kita sesuai keinginan kamu“ jelas marvel.
“really ?” tanya Zahra dengan wajah penuh makna karena ia sangat suka saat menata rumah.
“iyah bener, tapi jangan aneh-aneh ya isinya, dan tetap sesuai kesepakatan kita dulu baru kita beli barang-barang itu“ jelas marvel.
“katanya terserah gua, tapi tetep harus nunggu lu setuju dulu, pelit” ujarnya dengan nada menyindir.
“iyah tapikan kita tinggal disini berdua Ra, dan bisa ngga ngomongnya ngga lu gua lagi, ngga enak didenger orang nanti “ kesal marvel
“kalo kita bersikap kaya suami istri nanti malahan diluar kita canggung dan orang-orang curiga“ jelasnya
“dan inget kontrak kerja gua masih ada 3 bulan lagi, dan gua ngga mau pernikahan ini bikin gua gagal jadi manager “ ancam Zahra.
“iyah-iyah deh“ lagi-lagi ia harus mengalah untuk sementara.
Hari sudah malam dan mereka bergegas untuk tidur.
Saat mau masuk kamar ternyata Zahra memilih tidur dikamar kedua tidak dikamar utama yaitu kamararvel.
“iiish marvel“ teriak Zahra saat mau masuk kamar tapi di tahan oleh Marvel.
“kamu kenapa sih“ kesal marvel melihat Zahra masuk kamar lain.
“kenapa tidur disana?” Tanya marvel
“lu tuh yang kenapa“ujar zahra
“ini kan bukan kamar kita Ra” jelas marvel
“ngga mau, bodo pokoknya ngga mau sekamar“ Zahra bicara sambil menutup pintu kamar
“parah banget sumpah“ lirih marvel dengan wajah melasnya.
“bodo, bodo amat“ Zahra menutup pintu dan menguncinya
Tok tok tok
Marvel terus mengetuk pintu kamar agar Zahra agar mau tidur dikamarnya
“Raa pindah Ra” teriak marvel dari balik pintu
\=didalam kamar\=
Zahra naik ke Kasur dan bersenandung seolah-olah tidak ingin mendengar teriakan Marvel.
\=diluar kamar\=
“liat ajah, satu bulan lagi aku bikin kamu bucin sama aku“ ujar marvel dalam hati.
Malam ini marvel mengalah lagi, tapi ia tidak bisa tidur karena merasa tidak nyaman tidur terpisah melihat mereka sudah sah, sedangkan Zahra dikamar tidur dengan lelap karena Lelah.
pernikahan ini akan menjadi perjalan panjang untuk mereka dalam menyatukan hati mereka berdua dan Marvel sangat yakin Zahra akan mencintainya, maka dari itu iya akan terus memperjuangkan cintanya dan berjuang mendapatkan cinta Zahra.