
Wakil Komandan Physco, sosok yang biasanya dengan rambut hitam dan mata birunya berbeda dengan penampilannya saat ini. Dan biasanya Wakil Komandan Physco memakai sebuah masker dan topeng putih yang selalu di pakai disisi kepalanya.
Hanya saja, saat ini Wakil Komandan Physco sedang melepaskan maskernya, topengnya tidak dipakai dan tidak mengenakan pakaian.
Wajahnya rupawan, meskipun terlihat sedikit menyeramkan dengan sosok tubuh kekarnya yang menambahkan kesan cowok impian yang didambakan para wanita.
"Apa maksudnya aku memiliki sihir elemen bayangan?" tanya Karma terkejut.
"Semuanya, kita adalah satu pasukan dan aku akan mengatakan sebuah fakta kepada kalian! Aku akan berterus terang, aku mempercayai kalian bahwa kalian tidak akan menyebarkan satu fakta ini!" kata Wakil Komandan Physco.
Semua pasukan yang sedikit jumlahnya itu terdiam, mereka masih memperhatikan sosok wakil komandan mereka yang mirip seperti iblis itu.
"Sebenarnya, Kami adalah sosok setengah manusia setengah Iblis!"
Tapi, yang membuat mereka tidak menanggapinya adalah karena sosok Karma yang tetap terlihat seperti seorang manusia, komandan Earl lalu melanjutkan perkataannya, "Karma masih belum bisa mengontrol dirinya dalam wujud iblis maupun merubah dirinya menjadi Iblis, dia masih perlu berlatih lagi."
"Tapi, sebenarnya Karma memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi yang terkuat di masa depan karena... " lanjut Komandan Earl yang terhenti.
Semuanya kebingungan dan Lancelot yang sudah tidak sabaran dia pun bertanya kepada komandan Earl, "Sebenarnya karena apa komandan?" tanya Lancelot penasaran.
Bukan hanya dia, bahkan semua rekan satu pasukan itu juga menjadi bersemangat karena menunggu jawaban dari komandan mereka.
Wakil Komandan Physco melangkahkan kakinya ke depan, memperlihatkan sebuah wujud iblis sempurna miliknya kepada semuanya disana.
"Lihatlah Aku! Rambutku putih, telinga sedikit runcing dan mata merah seperti ini!" ajak Wakil Komandan Physco.
"Sebenarnya aku adalah iblis tingkat satu di dunia ini, kalian juga seharusnya mengetahui itu bukan?" lanjutnya yang langsung bertanya.
Semuanya menganggukkan kepalanya masing-masing dan berkata, "Iya!" karena mereka menganggapi Wakil Komandan Physco dengan antusias.
"Tapi, ada sebuah kebenaran kuno! Dan ini adalah hal yang harus Kalian tutupi dari dunia luar karena kita adalah satu! Dan aku pun percaya pada Kalian!" seru Wakil Komandan Physco dengan tegas.
Karma yang berdiri diam memperhatikan Wakil Komandan Physco yang terus berbicara tiba-tiba saja kesakitan, bukan hanya itu. Semua orang yang berada disana juga menjadi terkejut karena sebab Wakil Komandan Physco baru saja menusuk Karma menggunakan pedangnya.
"Wa-wakil Komandan Physco? Apa yang Ka-kau laku—kan—" kata Karma yang langsung hilang kesadarannya.
Komandan Earl bahkan sampai terkejut karena Wakil Komandan Earl yang tiba-tiba saja menyerang dan menusuk Karma, "Sebenarnya Apa tujuanmu?" teriak Komandan Earl kepada Wakil Komandan Physco.
"Rencanaku? Sebenarnya Komandan, rencanaku adalah untuk menstabilkan jiwa iblis yang ada di dalam tubuh Karma agar Karma bisa mengendalikan seutuhnya, sebelumnya aku tidak berani untuk melakukan ini karena aku hanya seorang diri dan Aku benar-benar tidak mampu untuk melawan jiwa iblis yang berada di dalam sana!" ujar Wakil Komandan Physco menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
"Apa maksudmu?" tanya bingung Komandan Earl.
Tiba-tiba, pedang yang tadi sudah tertusuk dan melubangi perut Karma tiba-tiba saja langsung dengan cepatnya beregenerasi.
Rambut Karma yang berubah warnanya secara perlahan membuat semua anggota itu terkejut dengan kenyataan bahwa benar apa yang telah dikatakan oleh wakil komandan Physco barusan.
[ Siapa Yang Berani Melukai Tubuh Ini? ]
[ Semuanya Harus Mati! ]
Suara yang beresonansi tinggi itu membuat sebuah aliran kuat yang menyelimuti antara ruang dan waktu.
Sosok mata itu terbuka dan memperlihatkan mata emas dengan garis merah yang membuat semuanya penasaran.
"Dia adalah Iblis Azazil! Di dalam tubuh Karma ada Iblis Azazil! Iblis terkuat yang pernah menghancurkan dunia!" teriak Wakil Komandan Physco.
Hening, mereka semua terkejut dengan kenyataan tersebut.
Lalu, apakah yang akan terjadi?