
Gadis itu merasakan ketakutan karena Maspro yang akan memasuki kamar wakil komandan.
Bukan karena takut terungkap misteri di dalam kamarnya, melainkan Physco sangat tidak menyukai kucing.
Karena itulah, gadis itu takut akan kekuatan dari Physico yang bisa saja melukai si kucing.
Tiba-tiba setelah membuka pintu, Maspro kembali, tidak melanjutkan langkahnya memasuki kamar Physco.
Gadis itu menghela nafas lega, dia bangkit dan mau membawa kedua kucing itu memberi makanan.
Karena gadis itu suka sekali dengan kucing, dia sering menyiapkan makanan kucing agar disetiap dia bertemu dengan kucing, dia bisa memberinya makan dan mengelus bulu lembut si kucing.
Setelah sehabis mengambil makanan kucing di kamarnya, dia menuangkan makanan kucing itu di atas sebuah mangkok.
Sedangkan minumnya, gadis itu menyiapkan air susu untuk minuman kedua kucing.
Maspro dan Aspro mendekati hidangan yang telah disajikan oleh gadis itu, hanya saja setelah melihat hidangan itu. Maspro dan Aspro mengabaikannya, karena makanan pokok mereka adalah seekor monster binatang buas, jika ada hal yang lain selain monster binatang buas. Maka itu hanyalah ikan yang dibakar oleh Karma.
Waktu pun berlalu, Maspro dan Aspro menunggu kehadiran Karma di markas pasukan pedang hitam dengan kegabutan yang hakiki.
π π₯ π π₯ π π₯ π π₯ π π₯
Karma dan Physco baru saja selesai melatih kekuatan iblis yang diajarkan oleh kakek Physco.
Mereka pun kembali ke altar yang sebelumnya tempat mereka melakukan sebuah pemindahan atau bisa dikatakan menggunakan sihir teleportasi.
Sihir teleportasi hanya bisa dilakukan dengan beberapa syarat. Misalnya, ada sebuah artefak yang saling menghubungkan antara satu sama lainnya.
Atau dengan artefak benda pusaka yang bisa diisi dengan sihir teleportasi, hanya saja. Pencipta sihir teleportasi sangat jarang ditemukan keberadaannya.
Jika artefak yang menghubungkan itu merupakan sihir teleportasi tingkat satu, maka sihir artefak benda teleportasi merupakan sihir teleportasi tingkat dua.
Sihir teleportasi sendiri merupakan sihir tingkat atas, tidak mudah bagi seseorang untuk menciptakan sihir teleportasi.
Sebenarnya, ada satu keberadaan yang bisa melakukan sihir teleportasi, dia merupakan sosok yang paling kuat di antara yang terkuat.
Keberadaan tersebut merupakan jiwa yang sedang berada di dalam tubuh milik Karma. Entah siapa itu, semuanya masih misteri.
"Apakah kamu sudah siap, Wakil Komandan?" tanya Karma karena sebelumnya, setelah melakukan sihir teleportasi Physco langsung tidak sadarkan diri.
"Tenang saja, tadi aku sudah menelan pil tenaga!"
Pil tenaga merupakan pil dengan efek menahan jumlah konsumsi pengeluaran energi sihir untuk sesaat.
Meskipun demikian, pil ini tidak seharusnya dikonsumsi oleh manusia. Hanya saja, berbeda dengan Physco, dia merupakan manusia setengah iblis. Jadi, Physco mampu menahan dampak efek samping dari pil tenaga.
Saat mereka berdua sampai diatas altar. Physco langsung mulai merapal sihir teleportasinya.
Karma hanya mengikuti Physco di belakangnya. Sihir teleportasi pun diaktifkan, lingkaran sihir mulai membentuk di altar ini.
Cahaya yang sangat terang menyilaukan mata Physco dan Karma. Bedanya Physco harus fokus untuk memikirkan lokasi tujuannya agar dirinya tidak tersesat di antara ruang dan waktu.
Dengan seketika, mereka pun kembali di ruang bawah tanah tepat dibawah kamar wakil komandan.
Setelah selesai, Physco memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.
"Uhuk! Uhuk!"
"Tidak apa, ini memang sudah biasa terjadi."
Dengan Physco yang tetap berdiam disana, Karma pergi meninggalkan ruangan tersebut dan keluar dari kamar Physco.
Hal yang tak terduga ialah, Maspro dan Aspro langsung melompat saat pintu baru saja terbuka.
"Tuan!" seru keduanya secara serempak.
"Hei, kalian tahu aku berada disini?" tanya Karma meskipun dia sudah bisa menebak bahwa ikatan kontrak itu membuat mereka saling terhubung.
"Kami lapar!" seru Aspro yang langsung pada inti kedatangan mereka.
"Baiklah!"
Karma mengeluarkan daging monster binatang buas dan mulai membakarnya dengan energi sihir.
Para anggota ksatria heran karena Karma bisa mengeluarkan daging yang begitu banyak dari sebuah mutiara.
"Apakah itu cincin penyimpanan?" tanya salah seorang anggota ksatria pedang hitam kepada yang lainnya.
"Tidak! Aku hanya melihat sebuah mutiara yang sangat berkilau!"
"Oh... Hanya mutiara, hanya bahan awal pembuatan cincin penyimpanan!"
Cincin penyimpanan adalah benda untuk menyimpan segala macam barang, dibuat dengan bahan dasar yaitu mutiara dari monster binatang buas tingkat ke empat.
Monster binatang buas tingkat empat yang telah berevolusi menjadi binatang buas roh.
Hanya ada beberapa saja yang bisa mengubahnya menjadi cincin penyimpanan. Selain mengubahnya sulit, bertemu dengan binatang buas roh tingkat empat sangatlah langka.
Karena hanya sebuah mutiara, mereka menganggap bahwa harta Karma sama sekali biasa saja.
Mereka tidak tahu asal muasal mutiara Karma, mutiara emas yang dimiliki Karma merupakan inti jiwa dari monster binatang buas roh tingkat ke sembilan, monster binatang buas naga.
Dahulu kala, seseorang mengalahkan binatang buas roh tingkat ke sembilan ini dengan seorang diri. Hanya karena ingin marah karena orang yang dicintainya telah mati terbunuh saat sedang bertarung dengan monster binatang buas ini.
Dengan seluruh pasukan yang telah mati dengan ditambah seseorang yang dicintainya ikut terbunuh.
Sosok ini membakar jiwanya untuk membalaskan dendam kepada monster binatang buas roh tingkat ke sembilan ini.
Dengan ledakan energi jiwa dan energi sihir. Pedang pusaka tingkat surgawinya ikut bersinar terang.
Dengan satu kali tebasan yang sangat cepat, monster binatang buas roh tingkat ke sembilan ini lenyap seketika.
Sosok yang telah membakar jiwanya pergi ke jasad wanita yang dicintainya. Memeluknya erat dan tersenyum. Tubuhnya mulai kehilangan eksistensi, bercahaya seakan-akan mulai menghilang.
Saat setelah mengucapkan kata terakhirnya sosok pria pembasmi monster binatang buas roh tingkat ke sembilan itu lenyap seketika.
Monster binatang buas roh itu sendiri juga lenyap dan inti jiwanya yang merupakan mutiara emas terjatuh.
Sosok misterius pun muncul dan mengambil mutiara emas itu.
π π π π