
Hujan sampaikan rindu ku kepadanya
Sampaikan juga rasa yang pernah ada untuknya
Dan sampaikan juga rasa kecewa ku untuknya
Dari ku untuknya :'(
Queen.
Disekolah. Tepatnya dikelas, siswa saling melempar candaan dengan yang lain dan yang siswi saling muke up, bergosip dan nonton kpop bagi yang mencintai bts .
Ya seperti para pembaca cerita auto ada yang anak army. Tapi disini kita bukan bahas fandom atau yang lain tapi tentang Queen.
Tapi berbeda dengan seseorang yang dari tadi menaruh kepala nya diantara tangannya, seperti orang tidur tapi dia bukan tidur dia merasa lelah dengan kehidupan yang tak kunjung membuatnya bahagia. Kadang dia iri dengan mereka yang hidup sederhana tapi bahagia tapi dia tetap mensyukuri semuanya. Yaps yang kita bicarakan dari tadi adalah Queen. Teman sebangku dan belakang nya yang tak lain adalah sahabatnya sampai bingung dengan sikap Queen, tak biasahnya dia begitu.
"Queen, kau tak apa?" Tanya Lala seraya menepuk bahu Queen pelan .
Ya Lala yang duduk sebelah Queen sedangkan Vivi samping Queen dan Putri sama Della belakang Queen.
"Lo tak apa kan Queen?" Tanya Vivi karna sedari tadi Queen gak menjawab pertanyaan Lala.
"Coba kalian cek, kenapa Queen gak respon kita,"ucap Della .
Lala langsung menempelkan tangannya di jidat nya, secara reflek dia teriak yang mengundang seluruh penghuni kelas dan bikin Queen bangun dengan wajah pucatnya.
"Astaga, Queen muka lo pucet banget,"ucap Della.
"Karna itu gue teriak ****, karna suhu badan Queen panas banget," Saut Lala.
"Udah kita bawa ke uks,"ucap Vivi dengan memapah Queen yang gak tau kapan dipapah olehnya.
"Gue beli makanan sama teh anget buat Queen ya,"ucap Putri .
"PUT GUA NITIP!"Teriak Lala yang diacuhkan oleh Putri.
"Etdah tuh bocah gue mau nitip aja kaga di respon. Awas aja ya lo Put,"ucap Lala.
Tak lama Putri kembali dari kantin.
"Queen minum teh nya dulu ya, biar ada tenaga buat lo,"ucap Putri.
"Eughhh, thanks Put,"ucap gue dengan menenggakkan tubuhnya agar memudahkan minum teh.
"Kita balik aja ya Queen,"ucap Vivi yang hanya dapat gelengan dari gue.
"Ayolah Queen, kondisi lo sakit. Balik ya,"ucap Della.
"Iya. Kita khawatir sama lo Queen, takut lo kenapa-napa,"ucap Lala.
"Gue maksa lo balik."ucap Vivi tegas .
"Yaudah,"ucap gue dengan nada lemah dan bangun dari tempat duduk melangkah ke parkiran dengan dibantu sobat gue.
Setiap gue melangkah ada aja yang tanya gue seperti..
Queen gue kenapa?
Queen kita sakit,
Eh ntar kita nengok Queen ya
Queen cepat sembuh ya
Itulah ucapan semua orang yang gue denger dan tak gue sangka udah sampai di parkiran depan mobil gue.
"Biar gue aja yang nyetir, yang lain bawa mobil gue ya,"ucap Lala .
Karna yang bawa mobil itu cuman, Lala, Vivi dan Queen. Yang lain numpang :v .
Karna Queen gak mau di bawa ke Rumah Sakit akhirnya dibawa ke Mansion keluarga nya.
Sesampainya,,
Kita langsung masuk dan disambut oleh Mom yang gak tau kapan balik nya.
"Eh Queen kenapa girl?"Tanya Mom.
"Sakit mom,"ucap Lala.
"Yaudah kalian bawa ke kamar ya, Mom mau nyiapin bubur buat Queen," ucap Mom dan pergi dari hadapan kita.
"Udah yok bawa ke kamar Queen, biar dia istirahat,"ucap Della.
Setelah sampai di kamar Queen, seperti biasah kita ada yang main hp, baca novel di aplikasi sedangkan Queen dia tidur, mungkin dia merasakan pusing yang terlalu yang bikin dia susah buat melek.
"Girl, Mom bawaiin makanan buat kalian,"ucap Mom setelah mengetuk pintu dan dibelakangnya ada maid yang bawa makanan.
Langsung saja kita serbu.
"Queen sayang, bangun, makan dulu,"ucap Mom dengan mengusap kepala Queen.
"Iya mom,"Jawab gue dengan suara yang ehhh serak ke gimana gitu.
"Aaa dulu sayang dikit-dikit aja,"ucap Mom yang gue turutin sampe 3suap.
"Udah ya Mom, Queen tidur ya,"ucap gue dan merebahkan tubuh gue buat tidur lagi.
"No sayang, minum obat dulu baru tidur ya,"ucap Mom dan ngasih obat demam ke gue dengan air putie .
Masa iya ngasih obat doang tanpa air putih,kumaha coba? Yang ada gak ketelen dah tuh obat.
"Udah ya Mom kebawah dulu, girl tinggalin Queen dulu ya biar istirahat,"Ucap Mom yang dianggukin semuanya kecuali Queen.
"Queen kita balik ya, cepat sembuh,"Ucap Lala yang dianggukin lainnya kecuali Queen.
"Thanks gaes,"Ucap gua dan mereka langsung keluar nutup pintu .
"Mom kita balik ya,"Ucap della.
"Ya. Hati - hati kalian,"Jawab Mom.
Balik lagi ke kamar Queen.
Tanpa mereka sadari, bukannya Queen istirahat tapi dia malah menggunakan waktu nya buat mencari data seseorang ,mencari apa yang harus di musnahkan dan mengurus perusahaan.
Bayangkan saja bagaimana , capeknya menjadi seorang CEO Muda yang perusahaannya udah dimana - mana . Ditambah harus mengurus sebuah organisasi yang juga udah dimana - mana. Capeknya itu loh , tapi Queen tetap semangat. Siapa lagi kalo bukan Queen yang ngurus semuanya .Kalo orang lain yang ada malah berantakan karna Queen juga gak percaya sama orang lain selain diri sendiri jadi meskipun punya sekertaris punya angggota yang bisa aja bantu buat ngurus semua nya . Tapi tidak mungkin kan , semua orang gaada yang gak berhianat dan ada 1 orang yang udah gua percayai tapi ternyata dia berhianat . Cuman gua diem aja dulu seakan gua gak tau , ntar juga kalian tau kok.
★★
Tunggu cerita ini jadi E-book. karna, tidak akan di lanjut disini, so kalian kalo penasaran tunggu E-book nya ya,
thanks.