
Gua gatau apa yang gua rasa
tapi setidaknya gua
cukup bertahan meski tak selamanya π
Autho:
β
"Akhirnya lo kembali lagi Queen,gua kengen **** ma lo."ucap Della .
Setelah gua mendekat kearah meja kawan gua.
"Udah baikan kan lo?" tanya Vivi.
Emang si Vivi itu paling pengertian selain sifat ice nya batin gua.
Bodoh gasadar diri lo ucap auto
bebas lahΒ ,mau gua bantai lo ucap gua .
Hehe gak lah ampun ucap auto* .
Back.
Pertanyaaan mereka cuman gua anggukin ,gua males aja jawab pertanyaan mereka ga guna ntar gua flas kan gua sedih jadinya.
"Katanya lo mau ngomong, ngomong apaan emang?"tanya Lala.
Duh lala terdepan deh batin gua.
"Eh iya. Gini gaes, tadi malam waktu gua lepas dari markas,gua kan balik tuh.Waktu gua sampai mansion dan waktu gua buka--"ucap gua gantung.
"Etdah ni bocah .Gua udah dengerin serius malah dipotong .Lanjut oi."ucap Lala yang dianggikin semuanya yang bikin gua tertawa.
"Iyaiya,gini gaes waktu gua buka didalam masion terjadi pembantaian dan kalian tau gak? Pelakunya siapa?"tanya gua.
"What! Pembantaian. Lo kan belum ngomong bege ya kita gatau lah, "ucap mereka bebarengan mana ngegas lagi :v.
"Haha ,slow gaes. Pelakunya Jion Company ."Jawab gua.
"Lo udah dibuat cedera belum?"tanya Putri yang dianggukin Mereka.
"Udah dong ,malah mereka cuman punya mansion doang,"ucap gua.
Karna pada saat gua minta putus kerjaan mereka langsung mendadak bangkrut .sorry aja gak gua perjelas ,bimgung alurnya and so jadi lah begini :v.
"Kurang itu mah,"ucap Della yang dianggukin lala dan mereka tos ria .
"Kaya gitu aja lah ,ntar kalo mereka berulah lagi baru tambah"ucap gua .
"Btw Queen, itu masalah apa? Apa karna musuh lo atau musuh mavia?"tanya Vivi yang dianggukin semua kecuali gua.
"Gak. Itu kolega bisnis orang tua gua .Gua aja kaget waktu tau sampe kegitu,untung aja orang tua gua gak dirumah. "ucap gua.
"Gilak.apa perlu kita balas lagi Queen?"tanya Lala.
"Gausa,udah cukup"ucap gua.
Btw kita ngobrol gaada yang denger ya karna kita duduk dipaling pojok bukan di tempat privat juga dan ngobrol nya ke bisik-bisik tetangga gitu :v jadi so aman aja .
Lagi pula gaada yang tau gua siapa jadi aman aja lah.Tau nya mereka gua gosip apaan bukan ngobrolin hal yang lumayan penting.
Setelah panjang kali lebar kita ngobrol akhirnya kita ke mall belanja ini itu dan....
"Queen,Itu ke Dia?"tanya Vivi.
Astaga ... apa dia lupa dengan gua ? Apa yang terjadi..
"Udah gaes kita balik aja."ucap gua sambil nahan air mata.
kita pun akhirnya balik .Waktu sampai diparkiran dan mobil kita.
"Lo mau bareng kita gak Queen?"tanya Lala.
Meskipun dia eror ,sebagai seseorang sepupu dia juga kwatir dengan Queen .
"Gak! Gua balik gaes,"ucap gua tegas dan langsung masuk mobil dan gas kenceng banget .
"Kasian Queen ya,dia nunggu lama banget buat dia balik tapi dia balik dengan perempuan lain,"ucap Della yang dianggukin lainnya kecuali Queen.
"Sebaiknya kita harus mencari tahu kebenaran ini,"ucap Vivi .
"Kita harus selalu bikin Queen senyum jangan sampai dia melamun, takutnya alter ego nya balik lagi."ucap Lala yang dianggukin lainnya kecuali Queen.
"Yaudah yok kita balik."ucap Putri .
Dan mereka pun langsung balik ke mansion sendiri-sendiri.
Kembali lagi ke Queen.
Sampai dimansion gua langsung masuk ke kamar tanpa memperdulikan teriakan abang- abang gua . Tak lama ada pintu yang diketok,
"Queen, abang masuk ya?"tanya nya
Tapi dia langsung masuk,Yap yang masuk itu abang gua abang kembaran gua maksudnya.
"Sayang kamu kenapa?"tanya nya dan jangan lupa usapan yang bikin gua nyaman.
"Abbbanggg.."ucap gua terbata-bata karna gua pulang langsung nangis.
"Kenapa sayang"?tanya nya.
"Dia ingkar janji bang,dia bohongin queen."Ucap gua setelah bangun dan memilih meluk bang Ano .
"Mungkin kamu salah lihat sayang"ucapnya dengan membalas pelukan gua dan gua bales dengan gelengan tanda tidak mungkin.
"Gak bang ,sahabat-sahabat aku aja melihat semuanya"ucap gua tegas .
"Kamu sabar ya sayang,mau diapakan dia?"Tanya nya.
"Gausah bang"ucap gua.
"Lo itu udah disakitin queen! Lo jangan **** deh dengan cara pura-pura tegar"Bentak nya.
"Abaang kok bentak Queen,"ucap gua dengan tangisan dan melepaskan pelukannya.
"Maaf-maafin abang Queen,abang gamau Queen tersakiti .abang sayang kamu Queen,"ucapnya dan memeluk gua lagi.
"Iya bang,"ucap gua dan membalas pelukannya.
"yaudah kamu tidur ya istirahat ,jangan dipikirin lagi.Abang gamau kamu sedih begini abang juga sedih sayang kalo kamu ke gini,yaudah abang turun ya"ucap nya dan mencium kening gua dan pergi buat nemuin sobatnya.
"Iya bang"ucap gua dan tenggelam dalam lautan kapuk :v.
β β β
masih tahap revisi gaes, jadi, kalo kalian kepo? kenapa kok judulnya Queen devil. Emang auto punya pangkat apa? kenapa? dan kok bisa?.
ini hanya imajinasi ya. bukan real gua yang dapat julukan begitu.
so enjoy.