Queen Devill

Queen Devill
Cewek itu? Teman atau musuh? kedepannya?



**Kamu bukan kamu . Di saat ucapan mengatakan . Kalo kita akan bertemu lagi . Tapi nyata nya kita berpisah . Saat kita bertemu . Hah bullshit . Tapi aku bukan dia . dia yang selalu ingin bersama mu . Berdekatan dengan mu . Sorry hidup ku tak semudah itu . buat mengingat hal yang tak pantas untuk diingat . keep calm and strong dont cry 😉.


Queen**.


★


"Eh Bos ada cewek cakep. Kita bagi ya?"Tanya cowok itu ke cowok satu yang sudah meraba-raba semua nya .


Tanpa nunggu jawaban gue langsung mukul mereka.


**Bugh


Duak


Argh


Anj*ng lo


Buakk..


Argh**


Yang teriak itu meraka ya.


" Lo siapa?" Tanya cowok yang gue rasa bos nya.


"Gue _ " ucapan gue sengaja gue gantung.


Dan gue menunjukan identitas gue dan meraka langsung ketakutan yang bikin gue senyum manis.


"Saat nya main-main boy,"ucap gue.


Gue melangkah ke mereka dengan pelan-pelan seperti waktu gue melangkah buat nemuiin mereka. Karna langkah gue yang seperti mengisyaratkan seakan kematian mereka mendekat yang menambah ketakutan mereka.


Sretttt


Suara samurai membuat malam ini yang sudah sunyi menjadi tambah sunyi. Hewan pun gak ada yang berani bersuara, seakan-akan kalo mereka bersuara sedikit saja akan membuat mereka merasakam tajamnya samurai itu .


Btw kalian tanya gue dapet samurai darimana jawabannya samurai itu gue bawa setelah gue turun dari mobil gue.


Hehehe


Denger gue ketawa dengan mengerikan menambah ketakutan di wajah mereka.


"Hems, yang mana dulu nih?" Tanya gue.


"Jawab dong, jangan diem aja, aku gak mau di kacangin sama kalian,"ucap gue dengan menggesekan samurai itu ditangan gue dan gue jilat darahnya.


"Aaammmpunn," ucap cewek itu.


"Hahhh, diantara kalian yang berani ngejawab cuman cewek ini?"Tanya gue.


Karna gue kesel sama mereka. Gue langsung menebas kepala itu cewek.


Srett


Bugh


Kepala itu jatuh di samping cowok-cowok itu yang aku rasa gak pantas di sebut cowok. Pantas nya ********.


"Sekarang kalian nikmatin tubuh cewek itu!"ucap gue tegas.


Mereka masih diam aja dan mengabaikan ucapan gue yang menambah emosi gue.


"NIKMATIN *****!!"Teriak gue.


Saat gue lihat dia menutup mata dengan posisi meringkuk. Saat gue melangkah buat tanya dia, ternyata dia nangis.


Astaga! Cengeng banget dia.


Lo aja kejam jadi gak tau perasaan cewek - auto


Hubungan nya apaan **** - gua


Ya lo gak bakal tau kek gimana rasa nya saat pertama kali melihat begitu , mana punya perasaan takut - auto


Bacot - gua


Back pic


"Lo udah aman sekarang,"ucap gue.


Setelah gue ngomong itu gue langsung melangkah kembali ke cowok bajing itu.


"Bagaimana rasa nya? Enak kan?"Tanya gue.


Karna mereka tetap diam, gue maju selangkah lagi.


"Jadi siapa dulu yang akan maju ?"Tanya gua.


"Udah gausah dipikirin lagi,"ucap gue.


Dan gue langsung narik tuh cowok pertama dengan menggunakan samurai dengan menusuk bagian perutnya yang mengakibatkan organ-organnya ke ikut semua.


Hehehe


"Bagaimana kalo gue bikin badan lo menjadi olahan makanan yang bernama sate?"Tanya gue ke cowok pertama karna dia masih setengah hidup .


Inget ya setengah so belum mati .


Tanpa menunggu jawaban dan disaksikan oleh anak buah cowok itu. Gue langsung memotong, menguliti dan memilih mana yang pantas gue kasih ke hewan kesayangan Queen.


Setelah selesai gue langsung melangkah ke yang lain. Gue berhenti didepan laki-laki yang kedua dan menyeret dia dengan rambutnya sampai dia bener-bener di depan potongan ketua yang telah gua babat abis.


"Makan itu!"ucap gue tegas.


Dia masih nunduk, terus nunduk. Sampai lo melahirkan lo akan tetap makan tubuh temen lo.


Hahahaha.


Tanpa pemanasan karna gue rasa hari mulai malam yang menjadikan tambah malah 😄 bodo lah.


Langsung aja gue masukan, dia? Muka nya astaga seperti pengen pup 😄 Rasanya gue pengen ketawa kencang.


Gue langsung memenggal kepala mereka satu-satu. Akhirnya selesai juga. Gue langsung melangkah buat melihat korban.


"Lo ikut gue"ucap gue.


Karna gue merasa gak ada pergerakan apapun akhirnya gue melihat kebelakang.


Astaga! Ternyata dia pingsan. Wtf. Akhirnya gue angkat. Masa iya ketua mafia gak bisa ngangkat cewek yang gak ada berat-beratnya.


Setelah sampe di mobil gue langsung go ke mansion punya gue tapi bukan yang gue jadikan markas sama buka  punya gue pribadi otomatis punya keluarga gur. Sesampainya gue dibantu orang gue buat ngangkat cewek itu .


Akhirnya bisa tidur juga. Eits gue udah mandi ya jan salah ok. Gak terasa gue ketiduran sampai pagi, mungkin gue kecapekan kali ya.


Gimana kabarnya cewek itu?