
Keesokan paginya jam 8 pagi waktu Paris saatnya sarapan di restoran bawah yang berada di hotel. Kae, cako dan an turun lebih awal dan segera mengambil makanan mereka. Sarapan kali ini sandwich, susu dan beberapa jenis sereal. An berada di seberang meja kae dan cako
Sementara nae dan ine masih bersiap-siap. Mereka berdandan. Dan nae saat ini menggunakan setelan formal namun terlihat santai. Ia memakai jilbab pashmina berwarna moca, rok plisket gantung berwarna hitam dan blouse hitam lalu di lapisi oleh Long Coat berwarna cream juga topi baret berwarna cream serta sepatu ankle boots cokelat itu membuat nae lebih terlihat elegan dan santai. Juga makeup yang di pakai nae santai terlihat lebih flawles.
Tak lama setelah mereka selesai bersiap siap nae dan ine pun segera turun menuju restoran hotel dan mengambil beberapa sereal dan segelas susu. Mereka duduk di meja yang sama dengan an. Ya bersebrangan dengan kae, dan kae menyadari hal itu.
"Ah itu cewe yang di bandara semalam. Ternyata dia menginap di hotel ini juga. Cantik" Kae
"Apa yang kau gumamkan?" Cako
"Ah aniya, itu yang diseberang meja kita, aku sejak semalam sudah melihat dia di bandara waktu kita landing. Ternyata menginap di hotel ini juga" kae
Cako pun menghadap ke belakang dan melihat nae "Ah itu, mereka orang indonesia. Sepertinya dari perusahaan Sowen Group. Dan wanita yang kau bilang itu adalah dirut nya kalau tidak salah, dan mereka menginap dikamar seberang kamar kita"
"Bagaimana kau tau?" Kae
"Aku dulu pernah ke indonesia, berkunjung begitu. Jadi aku tau sedikit bahasa mereka, dan aku mendengar mereka berbicara jadi aku bisa menebaknya" Cako
"Lalu soal kamar?" Kae
"Saat kita mau masuk kamar semalam aku melihat mereka juga masuk kamar, bisa di bilang kita barengan masuk. Tapi mungkin karena kau terlalu lelah jadi tidak memperhatikannya" cako
"Oh! Begitu" kae
"Ya hyung. Bukankah dirut mereka cantik? Aku ada mendengar asistennya memanggilnya Nae, mungkin itu namanya. Tapi dia seorang muslim hyung" Cako
"Eheemmmm, uhukk uhukk" Kae tiba tiba terbatuk ia keselek makanan dan cako segera memberikannya minum. Ah batuk kae terlalu kuat sehingga nae menotice nya dan melihat ke arah mereka, namun hanya sekilas, nae lanjut memakan makanannya lagi.
"Ah ini begitu mencekik" kae
"Lalu lelaki yang di samping mereka?" kae
"Sepertinya itu asisten utamanya, aku menerawang dari penampilannya dan gayanya. Tapi mungkin juga astu nya menyukai nya tapi tidak di pedulikan oleh dia, terlihat karena cewe itu sangat menjaga jarak hyung" Cako
"Ah ternyata begitu, syukurlah" Kae
"Hyung kukatakan sekali lagi, dia muslim" cako
"Hemm" kae
*ine yang berada di meja seberang menotice bahwa sepertinya mereka sedang membicarakan nae.
"Nae naee. Kegnya mereka lagi bicarain kamu deh?" Ine
"Hem?" Nae yang sambil kebingungan
"Ah perasaan mu aja kali. Sok tau ih, emang ngerti bahasa mereka?" Nae
"Ya engga, cuma feeling sih, soalnya mereka ada nyebut nyebut nama kamu gitu, udah gitu. Itu tuh yang paling ganteng dari tadi lihatin kamu, kegnya dia tertatik. Beda sama yang kacamata (cako) yang ga pedulian gitu" Ine
"Yaelah, udah deh bodo amat. Makan aja yukk. Jam 9 kita harus berangkat acaranya mulai jam 10 tau" Nae
"Yeee. Iyee iyee dahh" Ine
Mereka pun segera menyantap dan menghabiskan makanannya. Lalu bangkit dan pergi kembali ke kamar hotel untuk membersihkan mulut mereka karena selesai makan.
Tak disangka saat dijalan kembali kekamar kae dan nae ternyata satu lift. Kae selalu peka akan hal itu, berbeda dengan nae yang tidak peduli sama sekali. Di lift nae memberikan kabar dengan teman-temannya
"Gaiss, udah di paris ni. Sorry baru ngabarin hehe" Nae chatt di grup Cesyop ketika itu mereka masih online padahal di indonesia tengah malam karena perbadaan waktu paris dan indo kurang 6jam
"Jangan lupa balik bawa oleh oleh. Cogan paris ya satu" daemi
"Woii. Jangan ngadi-ngadi dong *emot nangis" Nae
"Ahahahahaha" Qamon
Percakapan tak hanya sampai situ, sebenarnya masih panjang antara Daemi, Arin, dan Qamon tapi karena nae sibuk jadinya dia tidak melihat ponsel nya lagi
Mereka sampai dilantai tujuan dan keluar dari lift secara bersamaan. Nae dan ine keluar lift lebih dulu dan langsung masuk kamar bergegas dan bersiap. Kebetulan mereka merental mobil di paris selama sebulan. Berbeda dengan kae karena sudah sering ke paris dia memiliki mobil pribadi dan di titipnya di hotel tersebut karna kae emang selalu menginap di hotel itu
*nae
"Nae udah siap?" Telpon dari An
"Udah ni, bentar kami keluar" Nae
"Oke aku tunggu di Lobi ya. Ambil mobil" An
"Iya" nae
*kae
"Hyung aku tunggu di lobi ya, kamu bersiaplah segera" Cako
"Oke" Kae bersiap mengganti bajunya dengan setelan kemeja putih, celana ankle pants hitam dan di padukan dengan long coat hitam serta sepatu model brogues hitam kilap. Membuat kae terlihat sangat tampan dan keren
An dan cako pun meninggalkan bos mereka dan menuju lobi untuk mengambil mobil dan menunggu mereka