Our Destiny on Paris

Our Destiny on Paris
Part XXIV - Kae dan Nae



"Oh gitu, boleh deh. Tapi aku ajak sofie ya, jumpa disana aja ntar aku bawak mobil juga lagian" nae


"Oke nae" Kae


---


"Sofie dimana? Ke pameran yukk, temenin aku" Nae


"Dirumah nae, oh boleh bentar ya beres beres dulu" Sofie


"Oke sofie. Aku otw tempat kamu ya, sharelock please" Nae


"Mengirimkan alamat rumah nya" sofie. Nae pun melajukan mobilnya menuju rumah sofie.


50 menit kemudian nae sampai dirumah sofie dan memberikan sofie kabar


"Udah di depan rumah ni" Nae


"Oke aku keluar" Sofie


Nae dan sofie akhirnya bertemu dan mereka pergi ke pameran


"Kok tumben nae ke pameran" Sofie


"Ah engga ini ada temen dari korea yang kemarin duduk disamping aku tu, diajak ke pameran katanya sekalian ajak temennya, jadi yaudah dari pada pagi ini aku gada ngapa-ngapain kan" Nae


"Oh si kae ya?" Sofie


"Loh kok tau?" Nae


"Udah lama temenan kali kami nae, kan dia juga ceo perusahaan seni, juga sering ke paris. Jadi ya kenal deh" Sofie


"Loh iya?" Nae


"Iya nae, tapi ya dari yang aku lihat lihat ni. Kegnya dia tertarik deh sama kamu" Sofie


"Ah apaan sih sofie, engga ah, cuma berteman biasa aja kali" Nae


"Engga nae, beneran. Aku udah lama kenal dia, dia ga biasanya seanteng ini. Kadang dia sama orang sering dingin banget gitu, tapi sama kamu beda. Malah kemarin juga kan dia yang ajak kamu bicarakan" Sofie


"Iya sih" nae


"Iya dia kegnya tertarik sama kamu" Sofie


"Hahaha" nae hanya tertawa mendengar sofie mengatakan itu


"Gpp kali nae, lumayan loh. Kae ganteng, ceo, perusahaan banyak. Terkenal juga. Inves dia juga dengar dengat banyak. Bahkan dia aku denger ada fans nya loh, Ceo yang punya fans yang cuma kae doang" Sofie


"Ah engga deh fi, berat mah. Apalagi dia korea aslikan? Agama kami juga beda, berat sih, aku anggep dia temen aja kok" Nae


"Oh iya, kae agnostik ya" Sofie


"Agnostik?" Nae "Iya, kamu gatau?" Sofie "Engga" Nae


"Yah, jadi agnostik tu mereka yang ga percaya kejelasan tuhan mereka tau tuhan ada cuma masih simpang siur, dan mereka ga percaya agama" Sofie


"Oh begitu, aku pikir mereka tu kristen katholik gitu. Soalnya di indo banyak kristen tapi protestan sih" Nae


"Engga, yang katholik mah aku nae haha, disini kabanyakan orang katholik" Sofie


"Oh iya?" Nae


"Iya nae, lagian kae sama temen temennya juga aku denger mereka kebanyakan agnostik, ada sih beberapa yang katholik. Tapi kebanyakan agnostik, emang disana begitu" Sofie


"Ah iya, makanya itu. Berat kan hahah. Jadi aku anggep dia temen aja" Nae


"Hemm iya sih, yaudah kita lihat aja sih gimana. Tapi aku yakin kae tertarik sama kamu" sofie


"Ah udah deh gausah bahas itu, ga penting haha" Nae "Iya dah iya" Sofie


Tak berapa lama kemudian mereka sampai dia lokasi pameran. Dan langsung masuk tanpa menunggu kae


Selisih beberapa menit kae dengan jonhyun dan daesuk sampai


"Ayoo hyung kita udah sampai, dan aku akan ngenalin kalian sama nae" Kae


"Okeh" Jonhyun dan daesuk, mereka turun dari mobil


"Nae udah dimana? Kami udah sampai" Kae


"Udah di dalam gedung pameran, masih di lantai satu, di lukisan bulan dan bumi yang dilukis seniman asal swiss" Nae


"Oh oke menuju kesana" Kae


Kae segera bergegas. Sementara nae dan sofie masih asik memandangi lukisan lukisan yang terpampang di pameran


Tak lama kae pun sampai dan bertemu dengan nae. "Nae" kae memanggil nae


"Oh iya kae" Nae


"Udah lama nyampek?" Kae


"Oh engga kok" Nae


"Oh iya kenalin temen temen aku, Jonhyun dan Daesuk" Kae


"Jonhyun" Menyodorkan tangannya, namun seperti biasa nae mengatupkan tangannya dan menunduk


"Nae" sambil tersenyum. Daesuk yang sudah mengerti dan langsung menyebut nama nya sekalian mengatupkan tangannya


"Daesuk" daesuk "oh hai, im nae" Nae


"Ah senang bertemu dengan mu" Jonhyun dan Daesuk "Iya aku juga,salam kenal" Nae yang memberikan senyuman manisnya dan pancaran auranya yang membuat hati jonhyun juga tergerak namun ia ingat bahwa nae adalah orang yang di taksir sahabatnya


"Oh iya, ini adalah sofie. Teman ku" Nae


"Ah iya sofie. Kami sudah kenal lama dengannya" Kae


"Haii" Sofie


"Ah benarkah?" Nae


"Apa ku bilang. Kamu sih ga percaya kalau aku temenan sama mereka" Sofie


"Eheheh yaiya deh" Nae


"Jadi guys kita mau ngapain ni?" Sofie


"Ah begitu, yaudah ayukk. Tapi kalau udah puas kita ajak nae jalan jalan ya" Sofie


"Ah gwenchana, aman itu" Daesuk


"Oke ayok" Sofie


Mereka pun menjelajahi pameran sampai sekitarn jam 3 atau 4. Setelah itu mereka mengajak nae berjalan jalan di paris, dan pergi ke La Villette sebuah taman yang besar dan terkenal di paris. Mereka bersantai disana. Sekalian di La Villette adalah taman yang juga memiliki museum sains dan industri, juga taman untuk konser dan teater. Biasanya konser di mulai dari malam hingga pagi, sore ini teater klasik atau opera sudah di mulai. Mereka menonton dengan senang dan tenang


"Nae, foto yukk" Sofie


"Oh ayokk ayok" Nae


"1..2..3, ciss" Sofie dan nae pun berfoto untuk mengabadikan hari pertama mereka berjalan jalan. Dan kae juga tak kalah, ia mengajak nae foto berdua


"Bedua yukk nae" Kae


"Oh boleh" Nae


Kae dan nae berfoto berdua dan itu foto yang diambilkan oleh sofie. Mereka poto ootd dan full seluruh badan, bukan hanya sekedar foto selfie. Kali ini kae memang mengambil kesempatan. Setelah itu mereka pun berfoto beramai ramai. Dan di fotoin oleh salah satu turis yang juga sedang berfoto foto


Mereka semua bersenang senang hari itu, di mulai dari pergi ke pameran, menemani nae Sholat di salah satu mesjid besar di Paris dan menunggu nae menyelesaikan ibadah wajibnya lalu mereka pergi ke La Villette dan berakhir di Caffe untuk makan malam.


Kali ini kae memang benar benar memanfaatkan kesempatan, saat di caffe juga dia duduk di dekat nae. Intinya seharian ini hubungan mereka berkembang dengan baik dan lancar. Di setiap momen kae juga berselfie dengan nae, karena mereka selalu berdekatan. Kae dan nae yang nyaman, nyambung dalam segala hal benar benar pasangan yang sempurna. Begitu juga nae terhadap teman temannya kae jonhyun dan daesuk sangat nyambung dan seru. Mereka seperti sudah berteman lama


Kae, nae duduk samping sampingan, sementara di depan mereka jonhyun dan sofie lalu daesuk duduk sendiri di sisi simetrisnya meja. Kae dan sofie memesankan makanan untuk nae dan nae hanya nurut saja, pastinya yang di pesan sofie dan kae adalah makanan halal yang bisa di makan nae.


10 menit kemudian makanan mereka sampai. Setiap restoran pasti selalu menyediakan wine, Kecuali nae semuanya meminum sedikit wine. Itu harus mereka lakukan untuk menghormati restoran tersebut


"Nae ini enak loh makanannya" Sofie


"Beneran? Tau dari mana?" Nae


"Yailah nae, makanan apasih yang belum aku cobain? Makanan halal juga udah sering banget aku makan tau" Sofie


"Oh iya? Wah keren sahabatku satu ini"Nae


"Ah benarkah? Boleh aku cicipin? Aku belum pernah makan makanan halal" Kae


"Kamu harus cicip"Nae


"Suapin"Kae


Jonhyun dan daesuk yang mendadak tersedak


"Uhukkk uhukk uhukk" Jonhyun


"Wahhh kae, wahhh" Jonhyun


"Ahahha hyung, ada apa?" Kae yang memberikan minuman kepada jonhyun dan daesuk


"Ah aniya, lakukan lah sesuka mu" Daesuk


"Hehe" kae yang malu malu. Sementara sofie yang melihat hal itu jijik geli melihatnya


"Nae suapin ya" Kae "Hem"Nae


Dan nae pun menyuapi kae. Dan untuk pertama kalinya kae memakan makanan berat halal yang memang sama sekali tidak ada unsur Pork nya, termasuk minyak pun tidak ada. Karena restoran itu memang khusus menyediakan makanan halal untuk turis muslim


"Wah ini enak. Ah aku baru ini memakan makanan halal, ini benar benar enak" Kae dengan ekspresinya yang terkejut dengan mata terbelalak sambil mengatakan hal itu


"Lebay kamu kae" Sofie


"Aku sama sekali belum pernah makan, beneran. Tanya mereka" Kae


"Ya dia memang belum pernah memakan makanan halal. Diantara kami yang pernah memakan makanan hal dan sering adalah gion hyung" Jonhyun


Rupanya rupanya saat nae menyuapi kae hal itu di poto oleh daesuk dan dimasukkannya kedalam grup mereka


"Lihatlah adik kalian sedang berpacaran di depan kami" Daesuk


"Wahhh kae, sungguh kemajuan yang sangat luar biasa" Wojun


"Ah tapi bukan kah itu adalah wanita yang kita temui di lobby parkiran pas pertama kali kita sampai? Kamar nya juga di depan kamar kaeyongiie hyung bukan?" Soyung


*secara langsung


"Ah nae apakah kamu menginap di hotel hilton juga?" Daesuk


"Ah benar, kamar ku di depan kamar kae. Ada apa?" Nae


"Ah ternyata kamu wanita yang kami jumpai di lobby parkir pada saat kami baru sampai beberapa hari yang lalu" Daesuk


"Ah hyung benarkah itu nae?" Jonhyun


"Loh kalian lelaki yang serombongan datang itu ya? Kok beda banget sih haha" Nae


"Ah iya jonhyun kau benar. Iya nae kami memang selalu terlihat begitu haha" Daesuk


"Wah ternyata kita satu hotel juga ya, ga nyangka" Nae


"Kenapa tiba tiba pembicarannya begitu?" Sofie


"Ah tidak aku mengirimkan poto kita yang lagi makan ini ke grup sts, lalu soyung mengatakan kalau nae adalah wanita yang kami jumpai di lobby parkir" Daesuk


"Oh begitu" Sofie


--Di grup chatt


"Kamu benar soyung, itu adalah dia" Jonhyun membalasnya


"Wah dunia sempit hahaha" Soyung


Secara diam diam soyung chatt ruyon


"Ruyon hyung, kamu sudah membaca grup?" Soyung


"Iya sudah"Ruyon


"Ternyata itu adalah wanita yang di taksir kae" Soyung


"Ya, mau bagaimana lagi. Tidak mungkin aku merebut kekasih sahabat ku bukan. Aku akan mengikhlaskannya, untungnya ini tidak terlalu jauh" Ruyon


"Ah kau benar" Soyung