Our Destiny on Paris

Our Destiny on Paris
Part XIV Kae dan Nae



"Nae asli ini makanannya enak, mereka tetap mikirin kita untuk bisa makan masakan halal" Ine


"Ya tentulah karena ini acara internasional pastinya mereka perhatiin detail yang begitu, mereka jugakan ngundang perusahaan dari negara muslim. Wajar, kamu gimana sih" an


"Dih, aku kan bicara sama nae, nyaut aja sih" ine


Nae tertawa sambil mengunyah makanannya. Mereka sungguh lucu "Ahh udah udah wee, makan ngapa. Ngakak aku dari tadi nengok kalian loh hahaha" nae


"Tau tuh pak an" ine


"Hahahahah" nae. Nae begitu bahagia karena kehadiran 2 asistennya, kae melihat itu ia ingin segera menghampiri nae, tapi ia berpikir nanti akan menganggu nae sebab itu ia mengurung niatnya, jadi dia berencana untuk menemui nae nanti pada saat dinner party


"Gais udh jam segini kita belum sholat, cabut yokk balik hotel. Ntar malam baru balik lagi" nae


"Oh iya yok yok" ine. Merekapun bergegas pergi balik ke hotel karena sudah menyelesaikan lunch nya


*15 menit kemudian sampai di hotel


"Wah sampek hotel nih, rebahan bentar ah" ine


"Yeh ne, sholat buru" nae


"Ya elah nae iyee, kan bisa di jamak juga sih" ine


"Iyaa tapikan kalau udh kelar udah enak" nae


"Iyee iyee" ine


Nae bersiap - bersiap ia menghapus makeupnya dan mengambil wudhu disusul oleh ine dan merekapun melaksanakan sholat jamak dzuhur dan ashar


Selepas mereka menyelesaikan serangkaian ibadah nya mereka bersantai sejenak dikamar sambil menunggu malam tiba dan datang ke pesta makan malam


"Permisi, bonjour kami dari pihak hotel ingin memberikan snack untuk para tamu yang menginap" Petugas Hotel


"Ne bukain" nae


"Oke bentar" ine pun membuka pintunya dan menerima snack snack yang cukup banyak yang di berikan pihak hotel


"Merci (terimakasih dalam bahasa perancis)" Ine kepada petugas hotel


"Nae banyak banget nih snack nya, wahh kenyang kita" ine


"Ya namanya juga hotel bintang 7 ne. Sini lempar ke aku, pengen ngemil nih mumpung gratis haha" Nae


"Noh" ine sambil melemparkan snacknya


"Ni mau nyoba" ine pun mencoba baju belanjaan mereka, dan seperti wanita pada umumnya bergaya dan mencocokkan setiap style yang di beli tadi


"Cakep kok ne, tapi masih cakepan aku hahaha. Gini aja ntar dinner bagus" nae


"Heh, gausah body shaming" ine


"Wkwkwkwkwkkwkwkwkkwkwkw" nae tertawa terbahak bahak.


SEtelah mereka mencoba coba baju mereka kelelahan dan tertidur sampai sore nae terbangun karena mendengar notif chatt di hp nya


"Kamu di paris?" Ranu (abang 1 nae)


"Iya bang" nae


"Ngapai? Dah berapa hari? Yang lain tau?" Ranu


"Mama sama ayah aja yang tau. Baru 2 hari bang ini juga karena ada kerjaan dari kantor, ada pameran seni disini, jadi perusahaannya ngundang perusahaan nae" nae


"Perusahaan apa? Apa namanya?" Ranu


"Vataco bang Vatari Company" Nae


"Kata ayah kamu sebulan disana?" Ranu


"Rencana iya bang, sekalian liburan. Soalnya penat kerja mulu" Nae sudah memiliki firasat pasti bakalan di omelin abangnya karena tiba - tiba dia sudah di paris. Dan yang paling nae takutin dia bakalan disusulin ke paris. *Tapi semoga engga (Author)


"Siapa yang suruh kamu kerja! Kan udah dibilang kamu gausah kerja. Kamu dirumah aja jaga mama sama ayah. Sok-sokan kepandean kerja. Tau kan capek, di bilangin bandel amat" Ranu


"Iya bang" Nae


"Bang udah dulu ya, lagi di pameran ini, ga fokus megang hp. Ini mau jumpai CEO dari korea dulu" Nae memberikan alasan kepada abangnya biar tidak di omelin padahal ia dikamar rebahan santui bareng asistennya


"Kalau di bilangin kamu selalu aja banyak alasan, yaudah hati-hati disana. Jangan sampai kenapa-kenapa. Kalau ada perlu telpon, lain kali kasih tau kalau mau kemana mana, biar abang bisa selesain kerjaan abang nyusulin kamu. Kalau keggni abang ga bisa karena jadwal abang padet sampek 2 bulan depan, sena sama mesran juga gitu" Ranu


"Iya bang, dah dulu yaa byee" Nae


Nae pun mengakhiri percakapannya dengan abangnya. Nae bersantai sebentar di tempat tidur sambil scroll - scroll akun somednya. Tak lama setelah dia selesai bersantai, ia membangunkan ine yang masih tidur menyuruhnya untuk bersiap-siap. Setelah selesai membangungkan ine nae pun menuju kamar mandi membersihkan dirinya dan bersiap untuk dinner party


*25 menit kemudian nae sudah siap. Ia menggunakan setelan mamba, gaun panjang mewah nan mengembang dan sampai menyeret lantai di gunakannya, hijab hitam nya dan sedikit riasan soft di wajahnya serta heel runcing 7 Cm yang digunakan sangat sempurna untuk nae. Tak lama ine pun bersiap


"An kami lagi bersiap ya, kamu siap-siap terus" Nae


"Oke nae ini aku siap - siap" An