
Disisi lain nae bersiap untuk keluar di malam hari menikmati suasana paris yang indah, dia memakai outfit keren kali ini celana berwarna caramel, baju dan jilbab yang berwarna cream dan dipadukan dengan long coat cokelat serta memakai jam tangan. Ya kali ini semua serba cokelat soft, terlihat sangat simple dan elegan saat dipakai nae. Intinya dia terlihat cantik, sopan, simple dan elegan di padukan denhan makeup soft alakadarnya
"Dah siap ne?" Nae
"Udah ni nae. Wah cantik banget kamu ih, iri" Ine
"MasyaAllah, thankyou kan emang dari dulu sih hahaha" Nae
"Iye iye, dah yuk ah. Kegnya pak an dah nunggu" ine
"Yuk" nae, mereka pun bergegas keluar kamar dan langsung menuju ke lobi dan menunggu mobil datang. Ternyata an belum sampai jadi nae dan ine menunggu lagi di lobi
Tak lama rombongan STS tiba dan mereka segera keluar dari mobil. Ternyata nae dan mereka berpapasan. Sts melihat nae terutama ruyon dan gion, mereka terpukau dengan pesonanya nae yang begitu cantik,indah dan sopan. Aura nae yang begitu elegan, membuat gion terpesona namun ia menyadari nae wanita muslim jadi ia menjadi pandangannya. Sementara ruyon terus terpesona dan terpukau
Nae bersikap cuek dan tak peduli dengan mereka. Saat itu nae hanya melihat sekilas dan bertatapan mata dengan mereka setelah itu ia buang muka. Namun mereka semua terpesona dengan nae. Bedanya yang paling tidak sadar adalah ruyon selebihnya mereka tau batasan, termasuk gion walaupun dia sangat terpesona dengan nae. Seperti bidadari yang benar benar turun dari surga, begitulah menggambarkannya. Sebenarnya saat bertatapan mata nae melihat wojun dan dia sedikit tertarik dengan wojun, mendadak tiba tiba hatinya deg degan tidak seperti biasanya. Namun ia berusaha untuk tetap tenang dan cuek saja.
"Ne, an udah sampai. Yuk" nae, ketika nae berbicara sts juga mendengar suara lembutnya. Dan itu membuat mereka terhanyut terutama ruyon yang tidak bisa fokus lagi. Namun setelah nae pergi, sts pun segera naik lift dan ke kamar kae. Tak ada yang ingin membahas nae, karena semua rasa hanya bergejolak dalam hati mereka masing - masing. Begitu sampai di kamar kae mereka langsung masuk dan satu persatu memeluk kae. Dan kae menyambutnya
"Ah yeorobun, kalian sudah sampai akhirnya disini" memeluk wojun dan wojun langsung berlalu karena capek
"Ah aku sungguh merindukan kalian" memeluk jonhyun. "Kami juga merindukanmu" jonhyun berlalu untuk merapikan kopernya
"Padahal baru 3 hari tidak bertemu tapi serasa sudah sangat lama" memeluk gion "padahal kau sering tidak menemui kami berminggu minggu karena kesibukanmu" gion berlalu sama seperti jonhyun
"Ah hyung, aniyo aku sungguh merindukan kalian" memeluk daesuk dan daesuk tertawa sambil berlalu mengikuti gion
"Ruyooon!!" Kae "ya kaeyoooong" ruyon, mereka berpelukan dan langsung dihampiri oleh soyung "aku juga ingin memelukmu" soyung. Dan mereka bertiga akhirnya berpelukan sambil berjalan kedalam kamar dan membereskan barang barang mereka. Untuk sementara mereka dikamar kae karena baru sampai. Sebentara lagi juga mereka akan pindah kamar di kamar mereka biasanya yang juga satu lantai dengan kamar kae, ah bisa di bilang disamping kiri dan kanannya kamar kae.
Kamar mereka masih berdebu karena sudah lama tidak dimasuki. Jadi sambil menunggu pelayan membersihkan kamar, mereka tidur sebentar dikamar kae
"An yukk kita mau kemana ni?" Nae
"Supermarket bentar dulu mau ga? Biar kita belik makan, baru deh ketaman" An
"Oh boleh boleh. Kebetulan haus juga sih" Nae
"Let's goo eperibodehhh" ine
Mereka pun pergi menuju supermarket. Selama di perjalanan mereka memutar musik dan berkarokean didalamnya, bersenang senang. Dan nae sambil scroll scroll twitter untuk melihat trending trending yang lewat di twitter.
Sangat senang dan bahagia. Tak terasa sudah sampai di supermarket, mereka berbelanja snack snack untuk dihabiskan saat menikmati malam di taman paris dekat hotel
Kebetulan memang cuaca malam itu juga sedang indah indah nya. Jadi keputusan mereka keluar menikmati malam sangatlah tepat.
Tak berapa lama kemudian mereka selesai berbelanja dan membayar, lalu pergi ketaman
"Wahh luar biasa, aku memang ga salah guys untuk jatuh cinta sama paris" Nae
"Sini kalian berdua berdiri disitu biar aku fotoin" An
"Wehh, boleh boleh. Ayokk ne" Nae "iya ayokk" ine
"1.2.3 bilang chesee" An "Chesee" Ine dan Nae "ganti gaya dong" an. Mereka pun sibuk berfoto foto mengabadikan momen. Setelah selesai berfoto nae ine dan an duduk di rerumputan taman, dan menikmati snack mereka. Sambil melihat foto foto yang di abadikan oleh mereka.
"Aku senang banget, makasih ya" Nae
"Iya nae, sama sama kita juga seneng" Ine
"Bersyukur banget deh, padahal udah lama ga main kemari, sampek aku pernah nangis, hati aku nyutt banget karena rindu paris. Eh tau - taunya Allah langsung jawab" Nae
"Ya gitulah nae, Allah ga pernah tidur, dia selalu tau apa yang di minta hambanya, dan pasti akan di qabulkan. Cuma butuh waktu dan proses" ine
"Iya ne bener yang kamu bilang. Padahal tu hari tu bisa di bilang aku ga berdoa, cuma keg emang dihati ku bicara gitu, pengen keparis. Cuma tau kan perusahaan sibuk, jadi pasti gabisa. Habis itu aku lupa in. Taunya sekarang terqabul, ga terduga banget emang rencana Allah ya" Nae
"Iya ga keduga emang. Alhamdulillah banget" ine
"Dulu aku juga sebelum jadi dirut aku kerja cuma jadi staf di salah satu perusahaan ya emang milik negara sih, cuma jam kerjanya ituloh moodswing" Nae
"Serius? Kok ga pernah cerita nae?" Ine
"Iya, aku jarang emang cerita ke orang - orang lebih ke keg malu, cuma ceritanya dulu ke cesyop. Ya mereka semua ceo, aku cuma staff" nae
"Kenapa ga minta kerjaan sama mereka?" Ine
"Kami sepakat untuk berdiri masing masing, bantuan oke. Tapi harus berdiri sendiri" nae
"Ohiyaya paham. Tapi sekarang kan udah jadi dirut kamumah" ine
"Iya, ga terasa haha. Rejeki emang ga disangka, padahal aku pikir dulu aku tu bakalan bertahan di perusahaan itu loh sampai akhir, emang udah punya goals, 1 tahun disitu kumpulin duit untuk S2, terwujud sih, habis itu ada temen yang kasih infolowongan perusahaan kita. Kebetulan s2 posisinya manager, jadinya aku ambil deh, aku masukin lamaran ku ke perusahaan kita, walaupun disitu aku terikat kerja sama perusahaan lama, nah Alhamdulillah lolos, aku resign baik baik dari perusahaan lama, habis itu akhirnya jadi dirut karena kinerja yang bagus" Nae
"Keren kamu nae, berjuang sendiri padahal kamu punya abang dan kawan yang sukses dan makmur loh" ine
"Aku ga suka ne dibawah payung orang, aku pengen pegang payung sendiri" nae
"Iya sih bener. Sekarang gimana?" Ine
"Sekarang aku merasa Alhamdulillah dah bersyukur banget Allah udah kasih semua ini, temen kerja yang baik, jam kantor yang ga mood swing, jadi seluruh karyawan merasa enak deh ga ngebeban. Jadinya kerja nya maksimal tulus dari hati ga karena paksaan" nae