Otaku Vs Most Wanted

Otaku Vs Most Wanted
Balasan



happy readings


..


13:20


SMA jaya alv


'kringggg, kringgggg' bel pulang sekolah sudah berbunyi pertanda murid murid akan segera keluar kelas dan bersiap untuk pulang ke rumah masing masing.


Deira pun keluar dari kelas nya dengan tas yang sudah dipundak nya, tadi saat istirahat selesai, Deira langsung ke kelas dan sudah di tanya tanya tentang hubungan nya dengan william, beruntung nya otak lumut Deira bekerja sedikit dan membuat Deira beralasan kalau Deira dan william hanya lah sepupu jauh.. teman teman Deira yang lain sudah cukup puas akan jawaban nya berbeda dengan kedua sahabat nya.. mereka sepakat akan membicarakan nya nanti saat ada kesempatan.


'duh!! gimana nih? kok gue jadi ngeri gini.. apa tadi gue kelewatan kali ya? bodo ah die juga kelewatan apa gue pulang naik taksi aja kali ya? ' Deira berjalan melangkahkan kaki nya di setiap lorong lorong kelas yang di lewati nya, siswa lain sudah pulang begitupun zela dan keyana, mereka berdua sudah di jemput, padahal tadi Deira di ajak pulang bareng dengan mereka namun Deira merasa itu bukan lah hal yang baik..


akhir nya Deira memutuskan pulang paling akhir dan menunggu sekolah sepi, karena mungkin saja william akan langsung pulang dan tidak menunggu nya, dan itu lebih baik bagi Deira.


'eh kan siswa siswa lain udah pada pulang.. ya kali si william itu belum pulang juga..' Deira tidak ragu lagi, dia berjalan dengan riang dan mencoba untuk berpositif thinking, semoga saja dia tidak bertemu william.


Deira hampir sampai keluar dari sekolah nya dan hanya perlu melewati 1 kelas lagi.. dan itu membuat nya semakin yakin jika william sudah pulang dan tidak menunggu nya.


"lama!!" Suara bariton tegas dan dingin di ikuti dengan senyuman tajam.


'deg' jantung Deira berdegub kencang, baru saja dia yakin, dan dengan sekejap keyakinan nya hancur karena melihat sosok di depan nya.


William, dia sedang menyenderkan punggung nya di tembok dan menyilangkan tangan nya menunggu sang istri, Deira.


"Ng-Ngapain?" Deira menundukan pandangan nya menatap lantai yang di pijak nya, dia gugup melihat mata william yang terlihat dingin dan menyeramkan, ia seperti ingin di terkam oleh se ekor raja singa.


'Brukkk ' William mendorong Deira hingga Deira punggung nya membentur dinding. Deira kaget! dan tiba tiba saja.


"cup" William mencium bibir Deira dengan lembut, namun itu hanyalah awal nya sebelum William melum*t bibir ranum dan mungil itu.


"mmhh hen-tikann eughh..!!" Deira memberontak mendorong dada william, namun hal itu membuat william semakin merapatkan tubuh nya dengan tubuh Deira, bahkan tangan william sudah menetap di pinggang Deira.


Ciuman nya semakin ganas, Deira tidak di beri kesempatan bernafas dengan benar walau hanya sekali, "mmhh.." Deira mulai menikmati alunan yang diberikan william, william mengecap, melum*t, dan bertukar saliva dengan Deira.


William melepaskan ciuman nya dan menatap wajah Deira yang memerah, sedangkan Deira, dia memalingkan wajah nya dari william.


"balasan yang tadi, kucing nakal!!" william tersenyum melihat Deira yang hanya diam dan menyembunyikan wajah merah merona nya.


'SIALAN!!!! Awas aja lu will, jangan main main sama gue!! suatu hari!! pasti gue bakal buat lu mohon mohon sama gue!! hahahahaha ' Dibalik wajah yang di palingkan tadi, Deira tersenyum dan berniat membalas william dengan membuat william bertekuk lutut pada nya.


William yang melihat senyuman kecil yang terlihat jahat itupun sudah mengetahui apa yang di fikirkan oleh istri kecil nya ini.


'akan saya tunggu semua yang kamu lakukan kucing kecil! tapi jangan lupa akan hukuman nya..' tanpa Deira ketahui, william juga berfikir tentang hukuman apa yang lebih baik untuk menguntungkan diri nya jika dia bertindak kelewatan seperti tadi?.


mereka saling berfikir sebentar sebelum akhir nya william yang lebih dahulu menggandeng tangan Deira dan mengajak nya pulang..


_________________


maap telat gesss TvT.. author mager ngetik..