Otaku Vs Most Wanted

Otaku Vs Most Wanted
Usil



Happy readings


.


.


.


"serius sedikit dong!! jawab pertanyaan nya yang bener!" Deira mulai merasa agak kesal karena jawaban yang diberikan william sungguh tidak memuaskan diri nya sama sekali.


William tak menjawab, ia masih asik memainkan rambut Deira, Hingga hening terjadi di kedua nya.


Deira sudah tidak tahan, dia sudah menunggu beberapa menit, tetapi william tidak merespon nya sama sekali, karena sudah tidak tahan, Deira membalikan wajah nya menghadap william.


"Jawab gw!!" Deira melihat ke arah william sambil memasang wajah cemberut nya. Sedangkan william memasang muka datar tanpa ekspresi ke arah Deira.


"Di rumah" setelah mengucapkan itu, william bangun dari duduk nya, dan Deira hanya duduk melihat kelakukan lelaki itu yang sangat sulit di tebak oleh otak kecil nya itu.


William berjongkok, dan tiba tiba saja dia meletak kan kepala nya di paha Deira dan berbaring disana.


"Ngapain sih? Berattt tauu!! Sono ah!!" Deira mencoba menyingkirkan kepala william dengan menarik kaki nya agar william bangun dari paha nya.


"Mau tidur" Deira tidak jadi menarik kaki nya, dia melihat william yang sudah menutup mata nya untuk tertidur. Saat william tertidur, wajah william terlihat polos dan tampan, mungkin akan menjadi pasangan yang sempurna jika dia benar benar polos.


Deira terus memandangi wajah william yang tertidur di paha nya, dia tidak tahan untuk tidak mengelus rambut hitam yang agak berantakan william.


'Ya allah cakep banget suami gw..!! Gimana gw bisa marah kalo dia kayak gini.. ' Deira mengelus pelan rambut william, elusan itu turun ke pipi.


Deira awal nya hanya mencubit pelan pipi william, dan william agak melenguh merasakan pipi nya dicubit oleh Deira, namun lelaki itu tidak bangun dari tidur nya, hal itu membuat Deira tersenyum dan akhir nya sifat usil Deira pun dimulai.


'Rasain!! Gw baless kelakuan lu yang jahat tadi!!' Deira tertawa jahat dan bersiap untuk mengusili william.


Semilir angin lembut yang menghembus pelan di wajah william, membuat tidur william semakin lelap dan pulas. Tanpa dia ketahui bahwa sang istri laknad sedang menghias indah dengan coretan coretan penuh warna di wajah nya yang tampan itu. Membuat wajah william tertutup dengan ke indahan estetika yang di buat Deira dengan penuh dendam dan kekesalan yang mendalam.


'kringggggg kringggg'


"eh anjirrrr ude bel aje.. cepet bangetttt!!" Deira kaget saat bel istirahat sudah di bunyikan, pertanda istirahat para siswa sudah selesai dan harus kembali ke kelas.


Deira bangun dari duduk nya dan menempatkan kepala william di lantai, saking pulas nya tidur william, bahkan ia tidak terganggu sama sekali dengan suara kencang bel sekolah tadi.


"nahhh, sekarang tidur yang pulas ya suami ku!' Deira berbicara sambil menusuk nusuk pipi william yang sedang tertidur itu.. Deira terseyum jahat dan segera pergi meninggalkan william yang sedang tertidur pulas dengan wajah yang sudah di buat abstrak tersebut.


..


13:10 am


rooftop SMA jaya alv


mata dingin itu terbuka, dengan bulu mata yang indah dan lentik. wajah tampan dan sempurna yang sering di kagumi oleh kaum hawa itu mengerutkan dahi nya melihat diri nya tertidur sendirian di rooftop.


William terduduk dari tidur nya, mata dingin dan mempesona itu melihat ke sekeliling nya dan mulai mencari seseorang yang tadi sedang bersama nya.


sepi... itulah yang william rasakan, ia merasakan situasi aneh dengan keadaan nya saat ini. william reflek mulai menyisir rambut hitam nya, namun saat sedang menyisir rambut nya dengan tangan, william merasakan rambut nya terikat seperti di kepang kecil, langsung saja william berlari dan melihat diri nya di kaca yang terpasang di rooftop sekolah itu.


Wajah nya di penuhi coretan pulpen warna warni. bahkan ada tip-ex di pipi nya. bukan hanya itu saja william langsung melihat ke arah jam tangan nya!


'13:15!!! 5 menit lagi bel pulang akan segera di bunyikan' William mengusap wajah nya dengan tangan, dan di balik tangan yang sedang menutupi wajah nya itu, ada sebuah bibir yang di tarik satu sisi, dan memberikan kesan menyeram kan.


' mulai berani ya.., hukuman seperti apa yang harus kuberikan nanti Dei? ' william tersenyum kecil merasakan ada mainan seru nanti saat pulang.


____________________________


next :)