
happy readings
.
.
.
"DEIRAAAA SINIII LU!!!!" zela masih mengejar Deira yang juga masih berlari, mereka melewati lorong lorong sekolah.
"GKK MAUUU, NTARR LU NGE BALES GUE..!!" Deira membalas perkataan zela dan berteriak sambil berlari larian...
mereka memang seperti itu jika bercanda, bahkan terkadang mereka akan mengatai satu sama lain dengan omongan yang pedas, tapi jangan salah.. mereka tidak akan membawa perkataan nya ke hati.. karena mereka tau bahwa itu hanya bercandaan.
setelah beberapa menit berlari lari menghindari zela... akhir nya Deira pun menyerah dan berjongkok...
"hosh hosh hosh.. UDAHAN ZELL, GW CAPEKK, BALIK KELAS AJE YUKK" Deira melambaikan tangan nya dan membentuk piece yang berarti damai, zela pun segera menghampiri Deira yang berjongkok karena kelelahan berlari..
"yeuh kebanyakan makan si lu pas liburan, lari bentar aje kecapean.. gendutt, oiye gw kan pengen bales dendam " setelah Zela berucap seperti itu, Zela memukul kepala Deira 2 kali.
'pletak!!.. pletak!!'
..
"eh gimana malem pertama? lancar jaya kan?" nathan berucap sambil cengengesan dan meledek william, dia memang seperti itu.. nama nya adalah nathaniel davinno, dia adalah teman william sejak kecil... sifat nya itu mesum dan agak sedikit sinting, mungkin saja sifat mesum william itu di tularkan dari nathan.
"pala lu lancarr" william tetap fokus pada apa yang bu eni jelaskan.. dia kurang menggubris nathan yang terus bertanya tanya tentang pernikahan nya, karena nathan dekat dengan keluarga william, keluarga davinno pun juga ikut di undang di pernikahan nya.
"wah wah gimana tuh? gak lancar gimana? lu maen nya kasar kalii tuh.." nathan adalah orang sinting yang sok tau..
"gak ada malam pertama, kita tidur kayak biasa" mungkin william sudah jengah dengan ke sok tau an nathan dan akhir nya menjelaskan. sejujur nya william belum terbiasa dengan Deira, william sering berbicara dengan gaya formal jika dia berbicara dengan orang yang kurang di dekat dan baru di kenal nya.
"yahh gak seru dong.. lu tuh harus belajar dari gue! cewe ngantrii minta di perawanin sama gue!" nathan berbicara dengan tidak malu nya bahkan sekarang dia merasa bangga dengan diri nya. yah tidak bisa di bantah jika nathan itu memang tampan.
"kayak nya gue mulai tertarik sama dia.." seperti nya william mulai tertarik, dia sudah tidak fokus dengan penjelasan bu eni di depan dan mulai menanggapi apa yang di bicarakan nathan.
"hah? serius lu? anjirrr wahh hebat banget si Deira bisa buat lu jatuh cinta cepet bangett, baru kenalan kemaren eh udah jatuh cinta aje lu.. inikah nama nya cinta.. serasa bahagia saat jumpaa.. dengan diri nya.. " nathan tertawa dengan keras dan membuat seisi kelas memperhatikan mereka berdua. nathan dan william memang duduk sebangku dan itu membuat william ikut terseret jika nathan berbuat hal yang sinting, seperti saat ini.
"NATHANN!!! WILLIAM!!! KELUARR DARI KELAS SEKARANG!!!" Sungguh sial sekali nasib william harus berteman dengan nathan yang sinting. sedangkan nathan? dia malah cengengesan yang membuat william semakin geram dan ingin memukul wajah tampan dan sinting itu.