NOBLESSE

NOBLESSE
09



Siang harinya di atas sebuah gedung terdapat dua orang misterius itu yang kembali memerhatikan sekelompok anak sekolah yang tengah jalan.Dan kelompok itu adalah kelompoknya shinwu.


Pirang"Akhirnya kita menemukannya juga"


Gemuk"Kita menemukan mereka lebih cepat dari perkiraan kita"


Pirang"Kik kik kik benar aku.Aku suka mereka.Kalau begitu mari kita lihat mereka dari dekat"


Mereka pun membalikkan badan untuk pergi dari tempat itu setelah cukup lama melihat ke arah shinwu dkk dan berniat untuk menghampiri mereka.


Shinwu"Whohohoho tadi itu seru sekali benar-benar pelapas stres.Seluruh hinaan yang ku dapat dari ikhan terbang semua hahahah"


Ikhan"Rai nga usah dengarrin apa kata shinwu,semua orang juga pasti mengalaminya apa lagi untuk yang pertama kali"


Shinwu"Yuna bagus tuh meski main untuk yang pertama kalinya,kamu nga pernah main sebelumnya kan?kamu tidak pernah terbunu dan kamu malah membunuh rai"


Shinwu"Main gamen yang kita menangkan itu seru.Yuna tadi seru kan?kita sering-sering main bareng ya?"


Yuna"Oke"


Ikhan"Ampun dah shinwu"


Saat mereka tengggah asyik menggobrol bersama sambil berjalan tiba-tiba mereka terkejut melihat sesuatu.


Shinwu"Dua orang di depan kenapa gelagatnya terasa aneh?"


Ikhan"Iya mereka kelihatan.……?"


Mereka terus memandangi dua orang asing yang tengah berjalan menuju kearah mereka.


Dua orang asing itu terlihat sangar dan gelagatnya yang agak aneh akan menimbulkan kecurigaan bagi orang yang melihatnya.


Mereka terus berjalan dan saling melewati satu sama lain tanpa menimbulkan suara sedikit pun kecuali hanya suara langkah kaki masing-masing yang terdengar.


Tap tap tap tap tap


Saat jarak di antara mereka semakin dekat tiba-tiba orang yang bertopi memiliki tubuh yang berisi melihat ke arah raizel dan merasakan sebuah aura yang tak biasa darinya.


Gemuk"(Perasaan apa ini)"


Ternyata bukan hanya pria bertopi yang merasakan sebuah aura yang tak biasa ternyata temannya juga merasakan aura yang tak biasa dari shinwu.


Mereka terus berjalan dan saling melewati saat mereka telah menjauh dari satu sama lain shinwu pun membalikkan badan dan melihat mereka dan begitu pun juga dengan dua orang misterius itu.


Shinwu"Yah sudah ku duga aku mengenalinya"


Saat shinwu berujar seperti itu kedua orang misterius itu pun langsung terkejut.Menurut mereka tidak mungkin anak-anak ini mengenal mereka.


Pirang"Mustahil.Apa tempo hari dia menyadari keberadaan kami di sana?"


Gemuk"Dia tahu kami bersembunyi kami di belakang.Apa betul dia bisa?"


Shinwu"Yang besar itu kelihatan seperti guru wali kelas kita kan?"


Dua orang mistetius itu hanya terdiam lantaran apa yang mereka fikirkan tidak sesuai dengan kenyataan.


Shinwu"Aku tidak pernah menduga akan bertemu orang seperti guru wali kelas kita di jalan seperti ini.Coba lihat tinggi dan ukuran badannya.itu kan nga umum"


Ikhan"Shi-shinwu"


Sedangkan di posisi yang berlawanan kedua orang misterius itu juga tengah mencari keberadaan vampir yang terinfeksi oleh pria bertopi gemuk.


Pirang"Kenapa si bodoh itu tidak di sini?"


Gemuk"Aku sudah melihat mereka,kemudian langsung kita kirim kan perintah padanya.(Dimana kamu sialan)"


Pria bertopi itu pun mengirimkan telepati kepada vampir yang dia tular.


Sedangkan si vampir tengah bersembunyi di tempat yang gelap jauh dari keramaian dan di tempat yang tidak akan di ketahui oleh manusia biasa.


Shinwu"Sekarang waktunya jam makan siang dan cuacanya sedang bagus saat ini.Ayo kita pergi beli Hamburger yuk"


Ikhan"Aku juga lapar"


Yuna"Oke ayo jalan"


Rai"……………"


Dua orang misterius itu mendengarkan apa yang mereka bicarakan lantaran posisi mereka belum terlalu jauh satu sama lain.


Dan saat mereka menyadari sesuatu ternyata saat ini sinar matahari sedang teriknya dan itu membuat si vampir yang mereka panggil tidak akan bisa keluar .


Pirang"ah aku lupa ternyata ini masih siang"


Gemuk"Cuacanya lumayan bagus"


Di tempat yang gelap si vampir merasa resah dan bolak balik lantaran tidak bisa keluar.


Malam harinya si vampir itu pun akhirnya bisa keluar dan mencari mangsa untuk di hisab darahnya.


Gemuk"Dia sudah terlambat"


saat mereka memerhatikan tingkah si vampir yang seperti orang yang tengah kebingungan mereka pun berpikir'apakah dia bodoh?'.


Pirang"Sementara kau sedang merangkak-rangkak di selokan,aku telah berhasil mendapatkan alamat si bocah waktu itu.Dia anak yang paling ingin kau bunuh"


Saat dia di beri tahukan alamat bocah yang telah menghajarnya waktu itu dia pun menjadi marah dan bertekad untuk membunuhnya.


Gemuk"Kau boleh melakukan apapun kepada yang lainnya.Tapi ingatlah ini adalah kesempatan terakhirmu yang kami berikan untukmu"


Gemuk"Kalau kau tidak melakukan tugasmu dengan baik lagi,seperti yang selama ini kamu lakukan dan membuat kami merasa kesal aku akan segera mengakhiri hidup busukmu itu".


Si vampir hanya diam mendengarkan dan merasa tertekan lantaran ini mengenai soal hidup dan matinya kelak.


Di sebuah ruangan ada dua orang yang tengah duduk,salah satunya adalah frankenstein yang tengah berdiri dan melayani tuannya dengan baik.


Frankenstein"Tersangka kejahatan ini pasti salag satu orang yang tuan temui.Sumberku mengatakan dari pemeriksaan,sang korban di temukan meninggal hampir tak memiliki darah.Tempat kejahatannya pun tidak jauh dari tempat anda bertemu dengannya,dan kalau tidak ada makhluk lain yang ada di sana,dia pastilah pelakunya"


"Kami memeriksa tubuh korban dengan sangat teliti,tapi kami tidak menemukan peribahan apapun pada tubuhnya."


Rai"........."


Rai"Frankenstein,Hari ini aku merasakan kematian"


Sedangkan frankenstein yang mendengarnya pun begitu terkejut setengah mati .


Frankenstein"Tu-tuan apa maksud anda?"


Rai"Mereka membawaku ke tempat yang gelap"


Frankenstein"Kemana?"


Rai"Tempat itu sering di sebut'PC ROOM'"


Frankenstein"Maaf tuan?....(Beliu berbicara mengenai gamen komputer?)".


Rai"Itu kali pertamaku merasakan diriku payah"


Frankenstein"Beliau sungguh tengah membicarakan gamen komputer?"


Rai"Ketidak berdayaan meliputi sekujur tubuhku"


Frankenstein"Tapi....bagaimana cara untuk menghiburnya"


Rai"Mereka membunuhku dengan kejam"


Frankenstein pun tidak tahu harus melakukan apa untuk menghibur tuannya yang tengah merasakan putus asa lantaran untuk pertama kalinya dia di kalahkan hingga mati tanpa perlawanan sedikit pun.


Gemuk"Aku tak pernah berpikir kalau dia akan melakukan itu"


Pirang"Sampah tak berguna itu bisa mendapatkan ide yang cukup berguna.Memang akan memakan sedikit waktu jika dia tak segera membunuhnya,Tapi menyenangkan juga mengikuti bagaimana keadaan berkembang."


Pirang"Saat kau tahu orang yang punya dendam padamu mengetahui tempat di mana kau tinggal.Dan saatt itulah rasa takut akan muncul"


Gemuk"Dia pasti merasa ada yang salah saat mereka saling berhadapan."


Pirang"Sudah pasti insiden yang terjadi saat si gemuk itu mencari mangsa sudah pasti di laporkan oleh kaum manusia.Melihat situasinya,kemungkinan besar dia yang di curigai sebagai pembunuhnya.Dan ketika kau di beri peringatan oleh seseorang seperti itu."


Gemuk"Itu jelas sangat mengerikan kik kik kik kik kik "


Pirang"Tentu saja ini akan sangat menarik sekali"


Vampir"Aku tak akan membunuhmu segampang itu"


Saat pagi harinya di sekolah.


Saat di ruangan kelas berdiri empat orang yang tengah mengelilingi sebuah meja yang di atasnya adalah sebuah tas milik shinwu.


Ikhan"Maksudmu tas ini di tinggalkan di depan rumahmu?"


Shinwu"Iya,saat aku baru mau pergi ke sekolah....."


Dirumah shinwu pagi harinya,saat shinwu ingin berangkat ke sekolah saat dia membuka pintu rrumahnya dia pun mendapati sebuah tas di depan pintu rumahnyya yang tergeletak begitu saja dan dia pun mengambilnya.


Shinwu"Apa-apaan! aku kira aku kehilangan tas ini dan ngak bisa menemukannya lagi!!!"


Shinwu pun kembali mengingat kejadia sebelum ia berangkat sekolah tadi pagi dan menceritakan kepada teman-temannya.


Shinwu"Bwahahaha jai itu lah yang terjadi"


Ikhan"Memang itu kelihatannya seperti tas sekolah milikmu.Tapi kamu yakin?Bisa jadi cuman merknya saja yang sama."


Shinwu"Ngaklah.Bekas goresannya persis sama.Barang-barang di dalamnya juga,ini pasti tas milikku."


Ikhan"Begitu?"


Shinwu"Aku yakin,Tapi ada satu yang hilang"


Yuna"Apa yang hilang?"


Dalam sebuah selokan di dalamnya terdapat seseorang yang tidak bisa di bilang manusia .Dia adakah seorang vampir yang sama yang mereka temui.


Vampir"Kau akan merasakan ketakutan"


Vampir itu tertawa lantaran dia akan berhasil membuat musuhnya takut dan akan membunuhnya untuk membalaskan dendamnya.


Vampir"Rasa takut itu akan segera kau rasakan hahahaha"


Note : Kata yang dalam kurung itu merupakan isi pemikiran mereka yang tidak mereka keluarkan pada orang lain dan hanya mereka yang tahu.