NOBLESSE

NOBLESSE
1



Disebuah gedung pencakar langit ditenggah-tenggah kota atau lebih tepatnya di dalam sebuah ruangan yang kosong terdapat sebuah peti mati yang entah sejak kapan ada di ruangan itu.


Entah siapa yang menyimpannya di dalam gedung tersebut atau entah sejak kapan peti itu sudah berarda di salah satu lantai gedung pencakar lantit tersebut.


Tiba-tiba peti mati yang telah di simpan oleh orang-orang itu bergetar dan membuat bunyi nyaring seperti pintu yang terbuka.


Krieeet


Perlahan-lahan tapi pasti peti mati tersebut pun terbuka dan mengeluarkan asap berwarnah putih yang begitu tebal dan menutupi satu ruangan.


psssshhh


wusshhhh


Setelah peti mati yang sudah tersimpan sejak lama itu pun terbuka dengan lebardan keluar lah sesosok vampir yang begitu tampan dan memiliki tinggi badan 185 cm dan memiliki warna rambut yang hitam pekat.


Dia berdiri layaknya seorang bangsawan sejadi dengan aura yang luar biasa terpancar keluar dari dalam dirinya.


Dia pun membukan matanya secara perlahan-lahan dan melihat sekeliling ruangan yang begitu kosong tidak ada orang kecuali dia dan peti matinya.


Dia pun menggerakkan tanggannya untuk membuka tirai jendela dan disusul oleh suara pintu yang terbuka.


Dia memandaninya selama 15 menit dan berjalan mendekati pintu yang telah terbuka lebar,Saat dia mendekati pintu keluar jas hitamnya berkibar tertiup oleh angin.


Gedung yang dia tempati selama ini berupa sebuah apartement yang kosong,di dalam apartement tersebut tidak ada barang apapun kecuali peti matinya sendiri


Dia berjalan keluar menuju balkom apartement tersebut dan melihat pemamdangan yang begitu asing untuknya .


Entah sudah sejak kapan dia tertidur di dalam apartement yang kosong tersebut,di dalamnya tidak ada barang satu pun yang ada hanya lah sebuah peti mati.


Saat dia sedang memerhatikan keadaan sekitar tanpa sengaja ia melihat segerombolan murid SMA yang sedang berjalan.


Dan dia terlilat tertarik dengan seragam yang mereka kenakan,setelah puas memandanginya dia pun merubah penampilannya seperti murid SMA.


Saat dia telah turun dari gedung apartement dan mengekan seragam sekolah SMA dengan rapi,dia berjalan menyusuri jalanan yang penuh dengan orang-orang dan saat dia berjalan banyak orang yang terpesona dengan ketampanannya.


"Si-siapa dia.."


Dia terus berjalan tanpa memerdulikan orang-orang disekitar yang memandanginya dengan rasa kekaguman yang tinggi lantaran melihat rupannya yang begitu sempurnah.


Saat pas di lampu merah dia melihat orang-orang disekitar yang berdiri menunggu lampu berwarna hijau muncul dan dia hanya berdiri melihatnya.


Ting..


Saat lampu telah berganti warna ke warna hijau dia masih berdiri sedangkan orang-orang telah jalan mendahuluinya.


sssshhh


Dia mengikuti beberapa murid berjalan menuju ke buah bangunan yang dinamakan sekolah tempat semua orang menimbq ilmu.


drap drap drap


Terdengar langkah kaki dari arah belakangnya dan dia membalikkan badan dan melihat ada beberapa murid yang sedang berlari melewatinya.


Dari arah belakang ada seorang siswa laki-laki yang memiliki warna rambut merah sedang lari kearahnya dan sambil berujar.


"Nggak ada waktu untuk santai begitu" hari ini fedor yang menjaga gerbangnya


Saat anak laki-laki berambut hitam itu melihat kearahnya dan anak berrambut merah pun terkejut lantaran belum pernah melihat murid yang seperti si anak berambut hitam tersebut.


"Kau bakal telat kalau tidak berjalan buru-buru jadi cepatlah bergegas" Ujar nya sambil terus berlari melewati anak berambut hitam.


"ngomong-ngomong disekolah ada anak yang seganteng itu?seharusnya dari dulu aku tahu anak seganteng itu" ujar nya dalam hati


Tiba-tiba dari arah gerbang terdengar suara seorang guru yang sedang menjaga gerbang masuk sekolah.


"Kalian malah terlambat disaat aku yang sedang jaga gerbang depan?murid-muridku tak boleh ku biarkan santai begini!?"


Guru yang sedang menjaga gerbang masuk tersebut memiliki bentuk tubuh yang besar dan berotot,rambut botak,muka sangar dan memiliki bekas luka di wajahnya Dan guru tersebut terkenal sangat garang dikalangan murid-muridnya.


Saat semua murid yang datang terlambat dia suru berbaris satu baris memajang di hadapannya,dan dia sambil berjaln modar-mandir dihadapan para murid yang terlambat dengan memegagi sebuah tongkat di tanganya.


Dan guru tersebut berhenti pas di depan anak laki-laki berrambut merah sambil menjulurkan tongkat yang ia bawa kehadapan anak berambut merah tersebut sambil mengetok kepala anak tersebut dan berujar.


"Shinwu han kau terlambat lagi?"


Teman-teman dari anak berambut merah tersebut menertawakannya lantara dia sering terlambat kesekolah dan sering mendapatkan hukuman dari guru yang menjaga gerbang masuk dan secara kebetulan juga guru yang menyaganya yaitu guru yang terkenal garang tersebut.


"Ka-kalian jangan menertawakan aku dong"sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatel dam tertawa cangung kearah para sahabat yang sedang menertawakannya.


Saat anak berambut merah atau shinwu tersebut melihat bahwa dalam barisan tersebut ada anak perempuan yang dia sukai sambil menertawakanya dia pun lansung memalingkan wajahnya lantaran malu.


shinwu" ugh,kenapa yuna juga ada di sini sih"


Guru"Kalian semua cepat lari 5 putaran masing-masing orang karna kalian sudah terlambat,cepat-cepat!!"


murid"Apa!!5 putaran pak??: Ujar para murid dengan terkejut.


Semua murid pun terus memohong agar hukumannya dikurangi oleh pak penjaga gerbang tersebut,Saat yang lainnya terus memohon agar hukumanya dikurangi shinwu atau anak yang berambut merah tersebut terus memerhatikan gadis yang bernama yuna dari arah belakang dan kelakuannya itu dipergoki oleh pak penjaga gerbang.


shinwu"Kenapa tatapanya pak guru begitu,aduh perasaanku jadi tidak enak" ujar shinwu dalam hati


Guru"Kalau shinwu mau lari 7 putara,maka kaliah semua boleh lari 3 putaran masing-masing orang"


Shinwu"Apa!!"


Semua orang melirik kearahnya,dan memberikan tatapan memohon kepanya


Shinwu"Ok baiklah aku akan lari 7 putaran"


Murid"Terimah kasih shinwu"


S3mua murid pun berterimah kasih kepada shinwu lantaran dia mau lari mengelilingi lapangan yang begitu luasnya selama 7 putaran.


Saat yang lainnya telah menyelesaikan hukumannya shinwu masih lari mengelilingi lapangan dengan nafas yang sudah ngos-ngosan


Guru"Kalian yang sudah menyelesaikan hukumannya segerahlah masuk ke kelas masing-masing lantaran bell sudah masuk dari tadi!!"


Saat guru penjaga terbang tersebut membalikkan badannya kearah gerbang dan dia mendapati satu murid yang sedang berdiri.


Dia mandanginya beberapa saat lalu berujar


Guru"Kau ini,jam segini baru sampai ke sekolah?!"


Wuuuuuug