NOBLESSE

NOBLESSE
03



Guru park"Aku tak sadar kalau dia dari tadi tidak memanggilku guru"


Tiba-tiba pak guru park kembali mengingat kata-kata pak kepsek sebelumnya


Frankenstein "Pak park dia tidak akan tahu mengenai budaya kita,ku mohon bapak bisa maklum kalau dia berprilaku buruk".


Guru park"Pak kepsek secara langsung meminta tolong padaku sebelumnya,jadi aku belum bisa menghukumnya untuk sekarang ini"


Shinwu"Pak guru!!! Dia kemungkinan tidak paham,karna dia baru datang dari negri lain..Aku rasa semua orang baru bisa melakukan kesalahan yang sama untuk mempertimbangkan itu,Rasanya untuk hukumannya bapak cukup mengunci kepalanya selama 5 detik"


Guru park"Shinwu"


Shinwu"Ya pak"


Guru park"Biarkan kamu yang gantikan dia untuk dihukum,bapak dengan senang hati melakukannya padamu"


Shinwu"......."


Guru park"Di korea,Kami pakai kata penghormatan untuk menghormati orang lain yang lebih tua dari kita,itu juga akan dipakai dalam bermacam keadaan.Bapak belum bisa menjelaskan itu semua kepada mu saat ini"


Sedangkan raijel hanya memandang lurus dan mendengarkan kata-kata dari pak guru park.


Raijel"......"


Guru park"Baiklah kita akan bicarakan ini lagi nanti,kalau kalian semua punya pertanyaan tanyakan langsung padanya saat jam istirahat nant.Dan kau sekarang sudah boleh duduk untuk tempat duduk mu ada di bangku belakang shinwu"


Guru park"Shinwu itu adalah anak yang berambut merah yang barusan mengojeh terus"


Raijel"..........."


Raijel berjalan menuju bangku yang paling belakang tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.


Ting Tong Ting Tong


Bell peryanda untuk memulai jam pelajaran pertama dan pak guru park pun telah keluar dan guru yang akan mengajar juga sudah ada.


Guru"Mari kita mulai,semuanya silahkan buka buku kalian masing-masing"


Saat tanpa sengaja guru melihat ke barisan yang paling belakang dan langsung menegurnya.


Guru"Hei!kalian bertiga kenapa duduk nya harus berdempetan seperti itu?"


Shinwu"Anak baru belum memiliki buku pak jadi kami berbagi"


Guru"Begitu..tapi kenapa kalian bertiga harus bedekat-dekat begitu"


Shinwu"Maaf pak saya nggak bawa buku pelajaranku juga pak,hehehhe"Sambil ketawa cangung dan mengaruk kepalanya yang tidak gatel.


Beberapa jam pun berlalu dan kini adalah jam mata pelajaran yang ke dua dan kebetulan yang mengajar adalah pak guru park.


Saat semua orang tenggah fokus menulis,Shinwu malah tertidur di jam pelajaran,saat dia bangun dia pun memperhatikan kedua teman barunya itu.


Shinwu"Apakah dia tidak bosan? dia belum bergerak sesikit pun sejak jam pelajaran dimulai"..


Tak tak tak tak


Suara ketikan pada leptop milik anak berkacama yang ada disamping kanan raijel,dan dia hanya memerhatikan anak itu yang sedang fokus mengetik.


Shinwu "Dia hanya menoleh sedikit kearah ikhan,dan kenapa juga ikhan sibuk dengan mousenya padahal inikan cuman mencatat..Apakah dia mengketik pake mouse?Aku melihatnya begitu setiap hari".


Shinwu"Ada aura yang aneh tentang si anak baru ini.Saat istirahat anak-anak dari kelas lain datang,tapi tak berani mengajaknya mengobrol lantaran aura itu..."


Shinwu terus mengomel sendiri dan membuat raijel melihat kearahnya dengan tatapan yang bingung sedangkan pak guru park menahan rasa kesalnya lantaran mendengar omelan dari shinwu.


Ditempat lain atau disebuah gedung apartement yang kosong terdapat seorang laki-laki berambut pirang dan mengenakan pakaian berwarna hitam berdiri sambik memerhatikan peti mati yang telah kosong tersebut dan dia adalah frankenstein yang turun menyelidiki tentang hilangnya peti mati tuannya.


Frankenstein"Bangunan ini baru dibangun 4 bulan yang lalun dan seseorang telah menguasainya sebulan yang lalu.Belum ada seorang pun yang tinggal ditempat ini."


"Dan seseorang itu memang dari awal tidak ada.Semuanya telah dirancang dengan matang,tidak ada satu orang pun yang tahu kalau tuanku tertidur didalam sini.Begitu juga aku.Berapa banyak kebetulannya dan berapa banyak yang telah direncanakan..?"


"Kalau...bahkan sampai satu saja terlibat dalam hal ini aku pasti akan mencari tahunya".


Saat jam istirahat Raijel datang menemui frankenstein dan minum teh diruangannya.


Frankenstein"Tuan,aku sudah pergi memeriksa tempat tuan terbangun.Bangunanya masih sangat baru,dan belum lama seseorang telah membelinya.Aku telah mencari pemiliknya tapi dia tidak pernah ada,Aku beramsumsi bahwa ada seseorang yang tidak ingin dikenal membelinya untuk tujuan tertentu".


"Satu-satunya yang mencuat..peti mati tempat anda tertidur tuan.Tak ada seorang pun yang tahu ada tertidur didalamnya.


Frankenstein"Situs suci berbeda dengan yang ada buat jadi mereka takkan bisa mengaitkannya dengan anda tuan.Namun kalau salah satu dari mereka twrlibat dalam situasi ini,kita harus menyikapinya dengan serius".


Raijel " Mereka pastinya sudah banyak berubah.Mereka telah membesar dan jadi penuh rahasia.Terutama kelompok yang lebih banyak berangotakan manusia yang lebih banyak berubah"


"Mereka adalah yang terlemah,mungkin kini mereka sudah jauh lebih kuat dari pihak lainnya.Mereka memang ada dibawah bayang-bayang kekuatan lain,tapi kini umat manusia telah berkembang lebih pesat.Mereka tersebar diantata kaum manusia dan kekuatan mereka amat besar".


Raijel"Kaum manusia selalu cepat beradaptasi dan berubah".


Frankenstein"Setelah anda menghilang aku belum pernah kembali,jadi aku tidak faham keadaan terkini tentang informasi tertentu.Kini tuan telah terbangun aku akan mengawasi tentang pergerakan mereka.Aku bertekad menyelidiki situasi ini sampai tuntas".


Sedangkan raijel hanya mendengarkan sambil terus minum teh yang telah disediakan oleh frankenstein untuknya minum.


Frankenstein"Bagaimana pelajarannya?"


Raijel"Sebuah pengalaman baru untukku"


Frankenstein"Syukurlah ,ternyata tidak terlalu buruk".


Raijel"Frankenstein ..Sepertinya aku punya masalah dengan kekuatanku"


Frankenstein"Apakah..itu karena anda tertidur terlalu lama?".


Raijel"........"


(Tuan bisa terhubung dengan pikiran orang lain.Bahkan bila ia tak paham apa yang dikatakan seseorang,kemampuannya akan membantu ia untuk memahami apa yang mereka katakan.Bahkan sampai membantu mempelajari bahasa mereka.Kalau ada masalah dengan kemamampuan tersebut....".


Raijel" Pada pelajaran matematika"


Frankenstein"Eh?matematika?"


(Bahkan bila kekuatannya bisa terhubung dengan sang guru,jelas beliau tidak akan bisa memahami persamaan dan aritmatika yang rumit...)


frankenstein"Meski begitu.."


Raijel"Gurunya adalah si penjaga gerbang"


Frankenstein"Bagaimana caranya menjelaskan ini padanya"


Raijel"Penjaga gerbang itu ternyata bukan orang biasa seperti yang ku kira"


Frankenstein"....................."