NOBLESSE

NOBLESSE
18



Shinwu dan yang lainnya akhirnya di biarkan masuk dan sekarang mereka sedang duduk di ruang keluarga.


Terdengar suara tawa dari shinwu dan yang lainnya frankenstein meresa tak berdaya lantaran hari tenangnya dengan sang tuan menjadi terganggu.


"hahahahahaha"


Shinwu"Aku serius.Kami datang kesini karena kami rasa kau akan bosan rai,pasti beberapa haru yang lalu kau di rumah saja kan?Kau ngapain saja kalau sendirian dirumah?"


Frankenstein"Hmmmm"


Frankenstein merasa tertekan lantaran melihat sampah yang berserakan dimana-mana dan itu membuatnya tidak nyaman.


Frankenstein"(Keripik!Remah keripik)"


Ikhan"Kau tahu tidak apa yang terjadi ?"


Shinwu"Betul,ikhan lakukan itu."


Ikhan"Bukan aku tapi itu shinwu"


Shinwu"Jangan berusaha menyangkal!kan memang begitu kejadiannya,kan yuna?"


Yuna"Iya aku juga melihat ikhan yang seperti itu"


Ikhan"Arrrggh..yuna kau ikutan juga?!"


Frankenstein"Hmmmm"


Frankenstein terus berusaha agar tetap sabar dan meminum teh miliknya.


Shinwu"Nga sekolah itu sama sekali nga seru"


Frankenstein"Hmmm"


Shinwu"....Betul kan pak?"


Frankenstein"hmmmmmmmmmm"


Shinwu"Pak?"


Saat frankenstein membuka matanya dia mendapati semua orang tenggah memerhatikannya.


Melihat itu frankenstein pun berujar


Frankenstein"Ah maafkan aku tadi aku tak mendengarnga"


Yang lainnya langsung bertanya apakah dia sakit atau tidak karna mereka melihat wajah frankenstein yang begitu pucat.


Frankenstein" Saya,saya baik-baik saja.Apa tadi pertanyaannya?"


Ikhan"Kapan kami akan masuk sekolah lagi?kami khawatir akan ketinggalan mata pelajaran dibanding sekolah yang lain."


Frankenstein"Yah,sekolah takkan dimulai sampai polisi mengumumkan keadaan sudah aman lagi.Sepertinya mereka tak punja kemajuan,dan tentunya itu tidak mudah menginggat tingkatan kasusnya.Pastinya,sekolah takkan diteruskan sampai polisi mengumumkan keadaannya aman."


Shinwu"Sekain bosan,aku sih suka."


Saat shinwu tengah bicara tiba-tiba ponselnya berbunyi pertanda ada panggilan masuk.


Kriiiiiiiing


Shinwu"Oh,apakah itu suara ponselku?"


Saat melihat siapa yang menghubunginya shinwu pun langsung terkejut.


Shinwu"Ehh?Apa-apaan"


Kriiiiing


Melihat shinwu yang terkejut dengan ekspresi bercampur kebingungan ikhan pun langsung bertanya.


Ikhan"Shinwu ada apa?siapa itu"


Shinwu"Yuna?yang menelpon aku itu kamu!"


Mendengar perkataan shinwu ikhan pun merasa aneh dan menyangkalnya.


Kriiiiing


Ikhan"Shinwu kamu jangan nakut-nakutin kita dong.Bikin kaget tahu!Yuna kan ada disini kamu jangan asal ngomong"


Shinwu"Aku jujur,coba lihat ini"


karna ikhan yang tidak percaya shinwu pun langsung menunjukan ponselnya kearah mereka dan memang betul yang tengah menelpon ke nomornya shinwu adalah yuna.


Shinwu"Ini yang aku simpan sebagai nomornya yuna"


Ikhan"Eh?kok bisa? yuna mungkin hp mu tertindis dan tak sengaja menelpon shinwu?"


Yuna"Tidak.Aku belum punya hp baru,sedangkan ho lamaku telah hilang.Mereka mengambil ponselku pada saat aku diculik waktu itu."


Shinwu"Betul,mereka menelponku dari hp nya yuna!"


Tiba-tiba suasana menjadi tegang saat shinwu memberitahukan siapa penelponnya.


Ikhan"Jangan bercanda ah,ini tidak lucu."


Frankenstei"Sini,biar aku saja yang menjawabnya"


Shinwu"Baik,ini pak"


Frankenstein"Ya?"


M21"Hmm?ini bukan suaranya shinwu.Betul pastu kalian salah satu dari orang itu aku selalu ingat dengan suara ini."


Frankenstein"……………"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah memutuskan sambungan teleponnya shinwu pun langsung bertanya pada frankenstein.


Shinwu"Pak,apa yang menelpon barusan itu adalah orang yang menculik yuna waktu itu?"


Frankenstein"Buka,tak ada yang perlu kamu khawatirkan"


Ikhan"Kalau begitu siapa yang menelpon barusan pak?"


Frankenstein"Yang menelpon barusan itu adalah orang yang telah menemukan hp-nya yuna.Dia menemukan itu dan langsung menelpon ke nomormu karena ada banyak panggilan telpon dari nomormu."


Shinwu"Jadi begitu"


Mendengar apa yang di katakan oleh frankenstein mereka pun langsung tenang dan bersyukur karna bukan penculik itu yang mengambil hp milik yuna.


Ikhan"Untung saja hpnya yuna langsung ketemu"


Yuna"Iya.Waktu itu aku betul-betul takut dan tak mau mengalaminya lagi.Aku saja sampai tak sadar kalau hp ku hilang.Dan bodohnya aku baru menyadarinya sekarang"


Ikhan"Itu tak apa kok yuna,semua orang yang mengalami hal itu akan sama sepertimu"


Shinwu"Betul,kalau aku.Aku pasti nga akan bisa tenang"


Ikhan"Tapi shinwu,bukannya kamu biasanya panikan orangnya ya?"


Shinwu"Ugh dasar ikhan"


Tiba-tiba frankenstein pun berdiri sambil berujar


Frankenstein"Kalian sebaiknya pulang,ini sudah malam."


Ikhan"Ah iya"


Frankenstein"Untuk jaga-jaga saya juga akan pergi,sekalian untuk mengambil hpnya yuna."


Yuna"Apa?tak usah pak,tak apa kok.Ini kan ho nya saya,jadi saya yang akan mengambilnya sendiri.Bapak tak perlu repot-repot begitu"


Shinwu"Betul pak,kami yang akan menemani yuna mengambil hp nya jadi bapak tidak usah khawatir.Masa kepala sekolah yang mengambilkan hp murid yang hilang sih?nga mungkin lah pak"


Frankenstein"Kenapa jadi tidak mungkin?"


Shinwu"Yaahhh..?"


Saat ditanya balik kenapa tidak mungkin mereka jadi bingung harus menjawab apa.


Frankenstein"Itu mungkin benar pada situasi tertentu,tapi sekarang kita harus berhati-hati.Apalagi akhir-akhir ini ada kejahan yang keji yang sedang terhadi disekitar sini.Ini mungkin cuman menggambil hp yang hilang saja ,tapi kan kita tidak tahu siapa yang telah menemukannya.Dan karena sekarang aku tahu apa yang terjadi,aku tak bisa hanya cuman diam saja disini.Sebagai kepala sekolah,saya bertanggungjawab atas keselamatan semua murid SMA YE RAN."


Shinwu,Ikhan & Yuna"Baik pak,terima kasih banyak pak atas bantuannya"


Mari kita beralih ke tempat lain.


Disebuah tempat yang penuh dengan orang-orang berseragam putih memenuhi lorong tenggah berjalan.


Tempat itu disebut sebagai Lab uji coba dimana disana ada banyak analis yang sedang melakukan uji coba atau meneliti.


Pria 1"Bagaimana mungkin itu terjadi?"


Pria 2"Apakah benar itu adakah jake?"


Pria 3"Sudah dipastikan.Mereka bilang jake sedang terluka dan dia sekarang sedang dalam perjalanan menuju ke lab."


Pria 4"Terluka oleh siapa?"


Didalam sebuah ruangan terdapat berbagai macam alat yang digunakan untuk melakukan penelitian dan uji coba.


Di sebuah kasur terbaring seorang pria dengan tubuh yang dipenuhi oleh kabel-kabel yang terpasang diselurut tubuhnya.


Dan disamping jake terbaring terdapat dua orang pria yang sedang memeriksanya menggunakan alat pemeriksaan.


Pria 1"Hmmmm"


Pria 2"Bagaimana bisa ini terjadi?"


Jake yang sedang terpejam pun merasa terganggu oleh suara kedua orang itu dan dia langsung terbangun dan mengamuk.


Jake"Sialan!!"


Braaakkkk


Dia melemparkan sebuah alat yang ada disekitarnya kepada kedua orang yang tenggah berdiri tak jauh dari tempat ia di baringkan.


Jake"Kapan kalian tutup mulut dan mulai menggobatin aku!!"


Melihat jake yang mengamuk dan melemparkan barang-barang kearah mereka berdua,merekan pun langsung terkejut dan segera menghindar agar tidak terkena lemparan itu.


Pria 2"Un-untuk sekarang kami perlu melakukan beberapa tes"


Jake"Apa?tes?mau kalian aku menjadi kelinci percobaan lagi?begitu?"


Mendengar apa yang telah dikatan oleh pria itu jake memandangi mereka dengan tatapan yang tajam melihat tatapan dari jake membuat mereka gemetaran.


Pria 2"Maksudnya bukan begitu.Menurutku,kita perlu melakukan beberapa tes sehingga kita bisa tahu kenapa proses pemulihan tubuhmu menjadi sangat terlambat."


Jake"Ku dengar Dr Crombell ada disini"


Pria 1"Benar.Beliau akan dengan mudah menemukan penyebabnya"


Jake"Kenapa dia disini?"


Pria 1"Untuk melakukan eksperimen tinggkat lanjut.Kami menemukan beberapa terobosan baru di lab,jadi beliau datang sendiri kesini."