NOBLESSE

NOBLESSE
10



Saat shinwu tengah bahagia setelah berhasil menemukan tasnya kembali sedangkan ikhan merasakan sebuah keanehan tentang kembalinya tas milik shinwu.


Ikhan"Ada yang tidak beres.Shinwu kau kehilangan tas mu saat yuna di serang oleh pria misterius itu."


Shinwu"Benar"


Ikhan"Pada saat itu aku terlambat datang dan langsung meletakkan tasmu sementara aku mengurusi yuna yang terjatuh di tanah saat itu.Tapi aku tak membawa tasmu saat kita perrgi dari sana.Tapi setelah beberapa hari tas itu di letakan kembali di depan rumahmu.Itu artinya,ada seseorang yang mambawanya ke sana.Dan bagaimana mereka tahu tas itu adalah milikmu dan tempat tinggalmu?"


"Menurutku kita harus menceritakan ini kepada pak kepsek"


Yuna"Iya"


Di ruangan kepsek


Frankenstein "(Ini bukanlah sebuah peringatan,tapi ini adalah sebuah pernyataan dimulainya sebuah perburua,dan pemburu sedang mendekati buruanya.Ia membuat buruannya takut dan senang melihatnya menggeliat ketakutan...Ini juga berarti dia tak bisa membiarkan shinwu karena ia gagal berburu dan di pergoki oleh mereka.Hal yang aku cemaskan ternyata sudah terjadi)."


Frankenstein"Shinwu karena ayahmu masih di luar negeri,kamu tinggal sendirian bukan?"


Shinwu"Iya"


Frankenstein"Sebaiknya untuk sementara waktu kamu jangan dulu pulang ke rumahmu"


Shinwu"Baik,untuk sementara aku akan tinggal di rumah ikhan"


Ikhan"Pak bukankah sebaiknya kita laporkan ini ke polisi?"


Frankenstein"Kalau pun kita laporkan,merteka takkan melakukan pengamanan yang kita perlukan.Kamu cuman akan buat pernyataan tentang si tersangka.Tak lebih dari itu,melaporkan ke polisi bahwa tas yang hilang tiba-tiba muncul di rumahmu tak akan guna"


Yuna"Yah bapak benar"


Frankenstein"Tapi aku akan beritahukan ini pada polisi yang aku kenal,jadi jangan terlalu khawatir"


Ikhan"Baik pak,terima kasih"


Frankenstein"(Itu aku ucapkan untuk menenangkan mereka,Tapi polisi biasa takkan bisa menghentikan ini.Karrna murid-muridku yang menjadi sasarannya,aku tak bisa berdiam diri lagi.)"


Sore harinya di sebuah gedung yang sepi dan gelap terdapat dua orang,salah satunya adalah yang bertugas untuk berpatroli dan yang satunya lagi adalah si vampir.


pak petugas"Siapa itu?"


Bapak petugas itu pun terus berjalan mendekat untuk melihat orang itu yang kelihatannya sangat aneh.Saat dekat


Pak petugas"Anda tak terlihat seperti penghuni gedung ini"


Si vampir itu pun membalikkan badannya dan terlihat mata berwarna merah darah dan penampilan yang menyeramkan yang membuat petugas itu ketakutan dan berjalan mundur untuk berusaha menghindar dari si vampir.


Petugas"Si-siapa kamu?"


Tiba-tiba si vampir pun bergerak dengan cepat dan mencengkram leher bapak itu dengan sangat kuat hingga membuat senter yang dia bawa terjatuh.


Keesokan harinya saat matahari akan terbit di sebuah gedung yang tinggi terdapat dua orang yang tengah berdiri dan memandangi sekitar.


Gemuk"Betul dia tidak pulang ke rumah dan bersembunyi"


Pirang"Kek kek kek.Bagus,itu pilihan yang bijak.Sekarang dia pastinya sedang mengkhawatirkan nyawanya.Memojokan seekor tikus itu sungguh menyenangkan"


Gemuk"Tapi dia malah memburu manusia lain,dan bukannya si anak itu.Dia sudah menyembunyikan mayatnya,Tapi segera akan di temukan.Tempat ini akan segera menjadi kacau"


Pirang"Tidak masalah.Lagi pula,sekarang saatnya untuk berburu makanan.Dan bocah itu akan lebih takut saat dia tahu soal ini."


Gemuk"Kau benar.Merepotkan memang,tapi mari kita cari anak-anak itu sekarang untuk menjadi hiburan kita."


Frankenstein"Tuan,seorang satpam di apartement shinwu menghilang semalam.Jasadnya masih belum di temukan.Tapi dari jejak darahnya,sepertinya dia di bunuh.


Vampir itu nampaknya kesana untuk menyerang shinwu,Tapi malah membunuh satpam saat di pergokin.Ini menegaskan bahwa para murid menjadi sasarannya dan mereka sama sekali tak berniat untuk menghentikan perburuan ini."


Ditempat yang lain lebih tepatnya di rumah yuna.Saat yuna sedang membuka kulkas dan mencari sesuatu


Yuna"yah jusnya habis.Harus bagaiman sekarang?Shinwu dan ikhan menyuruhku agar tetao di rumah.


Dijalanan sekitar sini ada banyak orang.Jadi,aku nga perlu khawatir toh masih sore."


Yuna pun memutuskan untuk keluar untuk membeli minuman lantaran minuman di rumahnya telah habis.


Saat keluar dari toko yuna tak menyadari bahwa ada dua orang misterius yang tengah berdiri di pojok sedang memerhatikannya .


Frankenstein"Setelah lama anda menghilang,aku sengaja untuk tidak menonjolkan diri sambil mempersiapkan untuk apapun yang akan terjadi .Aku tak pernah melakukan apa pun supaya keberadaanku tidak di ketahui sebelum aku menemukan anda,tuan.


Meski sekarang anda telah kembali,tidak boleh ada seorang pun yang tahu soal keberadaan kita.Kita belum tahu apa yang terjadi pada anda,Jadi kita harus ekstra hati-hati."


Rai"Tapi..kita tak bisa cuman berdiam diri disini,saat para murid jadi sasaran."


Frankenstein"Baik tuan"


Raizel pun menutup modul yang di baca dan meletakannya di atas meja.


Malam harinya di rumah ikhan,shinwu sedang berbaring dengan bosannya di sofa sedangkan ikhan tengah sibuk dengan ponselnya.


Shinwu"Ikhan aku lapar,buatin aku ramyeon dong."


Ikhan"Kau kan habis makan hamburger"


Saat mereka tengah menonto televisi yang menampilkan orang yang tengah makan mie ramyeon tiba-tiba chanelnya berubah menjadi sebuah berita dan isinya:


"Tadi malam pak lee,seorang satpam di apartement xxx distrik ooo menghilang"


Ikhan"Itu kan rumahmu"


"Menurut satpam yang lain pak lee tidak kembali setelah pergi ronda.Sejumlah darah yang di duga milik pak lee,di temukan di tangga darurat.Dan...."


Ikhan"Tadi malam..? itu saat seseorang meninggalkan tas mu di depan rumahmu.Gimana kalau..?"


Shinwu"Aku telepon yuna"


pip pip pip pip pip pip klik


Di dalam sambungan telepon itu terdapat suara seorang laki-laki yang bukan milik yuna yang menhawab telepon dari shinwu.


telepon "Shinwu...Jadi namamu shinwu?Pas sekali.Mendengar suaramu aku yakin ini memang kamu.Ini akan sangat memudahkanku "


Shinwu"Aku kira aku menelpon yuna.Siapa kamu?kenapa ponsel yuna ada padamu?"


Telpon" oi oi.Tenang sobat.Kamu sebaiknya tenang ya kan shinwu.kek kek kek kek"


Shinwu"Dimana yuna"


telpon"Pemilik ponsel ini baik-baik saja"


Shinwu"Apa maumu?"


"Aku menawarkanmu sebuah kesempatan"


Shinwu"Kesempatan?"


"Seharusnya sejarang kamu sudah paham.Bagaimana kalau kamu datang ke sini dan selamatkan perempuan ini lagi?


Shinwu"Apa?"


"Kalau mau,kamu boleh telepon polisi aku tak akan menghalangimu.Oh ya kalau itu kau lakukan aku akan pastikan temanmu akan mati ke ke ke ke"


BRAAAAAAK


Ikhan"Shinwu!Tunggu!kita beritahu polisi dulu.Kita nga bisa melakukan ini sendirian!"


Shinwu"Tadi kamu dengarkan?!kalau kita beritahu polisi yuna akan mati!dan kamu juga sudah lihat mengenai beritanya"


Ikhan pun langsung terdiam dan tiba-tiba dia teringat ucapan kepsek waktu itu "Kalau ada apa-apa segera telpon aku"dan dia pun langsung menelfon ke nomer kepsek


Dirumah.Frankenstein tengah menerima telpon dari ikhan dengan serius dan rai hanya mendengarkan.


2 jam sebelum kejadian yuna di culik lagi.Saat yuna tengah jalan dan melewati gedung pembanguna yang tengah di bangun .


"Hei"


Tiba-tiba dari arah belakang terdengar suara seseorang dan itu mampu membuat yuna ketakutan.


Saat yuna membalikan badan dan mendapati sosok yang tengah berdiri di belakangnya dan saat menatap matanya tiba-tiba dia di hipnotis yang membuat belanjaannya terjatuh.


Saat sadar (Kenapa aku bisa ada disini?)


Tap tap tap


Terdengar suara langkah kaki yang berjalan menghampirinya.


Yuna"Kenapa anda melakukan ini?kenapa aku di bawa keaini?dan teman-temanku.."


"Diam!! kau ini cerewet sekali!aku jadi ingin membunuhmu sekarang juga."


Yuna pun langsung terdiam lantaran takut di bunuh oleh orang-orang itu.


Gemuk"Mereka sampai"


Shinwu"Yuna!!!"


drap drap drap


shinwu dan ikhan pun berlari menghampiri yuna yang tengah duduk ketakutan.


Yuna"Shi-shinwu"


Pirang"Cepat juga kalian.Itu artinya kalian tanpa ragu ke sini setelah memutuskan sambungan teleponku secara sepihak.


Aku suka itu.Tapi,ada satu temanmu yang kurang tapi itu tak masalah."


Shinwu"Bisa kita mulai? (Aku pernah melihat mereka di jalanan.Aku mengira si penyerang yuna yang akan ada disini.Tapi kenapa bisa mereka yang muncul..?Syukurlah yuna sepertinya baik-baik saja )"


Shinwu"Kenapa kalian melakukan ini?"


Pirang?Kenapa ya..?kamu mungkin sudah menebaknya,tapi lebih baik kamu dengar sendiri,Kalian tak perlu lagi ku kenalkan satu sama lain bukan?"


Tiba-tiba di balik tubuh si pirang keluar lah si vampir dengan marah melihat ke arah shinwu dkk.Sedangkan shinwu dan yang lainnya tentunya terkejut.


Ikhan"(Itukan pria yang menyerang yuna tempo hari.Apakah kami akan dihilangkan karena kami telah melihat sang pembunuh?)"


Pirang"Kami berdiri disini untuk memberikan sebuah tawaran yang iatimewah "


Shinwu"Tawaran?"


Pirang"Seperi yang sudah ku katakan tadi di telepon,kami ingin memberimu kesempatan.Selamatkanlah diri kalian"


Ikhan"Apa-apaan?"


pirang"Selamatkan diri kalian dari orang ini.Kami takkan ikut campur jadi tenang saja.Sederhana kan?"


Ikhan"Kalau kami b8sa melindungi diri dari dia,kalian takkan mengejar kami lagi?Apa jaminan atas ucapanmu itu?"


Pirang"Kami sebelumnya tak perlu bersusah payah begini.Kami bisa membunuh kalian kapan saja kami mau.Itu saja,kami tak perlu bilang ini itu pada kalian lagi kalau kalian tak suka tawaran tadi...Matilah disini"


Tiba-tiba si vampir itu pun kembali bergerak dengan sangat cepat kearah shinwu dan yang lainnya yang membuat mereka terkejut.


Shinwu"Jadi yang perlu ku lakukan hanya mengalahkannya saja begitu?"


Pirang"Nah kau paham juga "


Ikhan"Shi-shinwu"


Shinwu"Tak ada jalan lain"


Shinwu dan si vampir itu pun bersiap-siap untuk saling menyerang dan mengalahkan satu sama lain.