No Up

No Up
Ch. 12 - Pertarungan langit



Chapter 12 [Pertarungan langit]


"Sring..!"


Setiap tebasan yang zeno lancarkan hanya membuatnya seperti digigit semut.


"Apa hanya segini kekuatan dewa?"tanya monster ryuken.


"Diam saja kau"ucap zeno.


Ini gawat kalau terus seperti ini aku bisa mati karena kehabisan energi, itu pasti akan memalukan, kalau begitu aku harus [100%] serius kali ini, batin zeno.


Zeno langsung menunduk dan mengangkat ke dua pedangnya ke atas punggungnya, lalu tiba-tiba sebuah aliran berwarna biru terang memancar di sekitar zeno, dan keluarlah jubah berwarna hitam dengan pola lingkaran berwarna biru terang di setiap bagiannya.


"Ayo mulai, ryuken"ucap zeno.


"Hehe akhirnya kau tau kekuatanku"ucap monster ryuken.


Zeno langsung bersiap dan melompat, lalu mengeluarkan sebuah tebasan berwarna cahaya biru, monster itu langsung menghadangnya dengan tangan besarnya.


Saking besar tangan itu sampai membuat atas tanah hancur, lalu zeno melancarkan serangan ke duanya, tapi tetap bisa dihadang tangannya.


Zeno sangat cepat, namun monster tidak bergerak sedikitpun, namun zeno terus melancarkan serangan, dengan kecepatannya, dan mengakibatkan ledakan di sekitar dan tubuh ryuken.


Lalu kali ini ryuken bersiap memukul, pukulan itu tentu membuat sekitarnya hancur.


Karena itu zeno langsung menahan pukulan ryuken dengan 2 pedangnya, lalu terjadi sebuah ledakan energi, akibat benturan ke dua energi yang tidak ingin menyatu.


Zeno terluka parah, lalu ryuken hanya tergores sekitar 10 goresan di tangannya.


"Kau lumayan nak, tapi inilah akhir hidupmu"ucap ryuken.


"Sialan padahal aku sudah menunggu cukup lama untuk hari ini, sekarang karena mu aku harus menunggu 500 tahun lagi"ucap zeno dengan terluka parah sambil berdiri.


"Hei jangan bilang begitu, kau seharusnya bangga karena aku sudah memujimu"ucap ryuken.


"Heh bangga apanya"ucap zeno.


"Baiklah aku harus membunuhmu sekara......"ucap ryuken.


Tiba-tiba sebuah ledakan besar di belakang tubuh ryuken, sehingga membuat ryuken sedikit terpental.


"Siapa itu, hah?!!!!!"teriak ryuken.


"Aku, itu aku"ucap seseorang.


Sekarang di mata zeno yang tertuju pada orang yang menyerang ryuken, dia memakai jubah warna hitam dan sedikit rusak di bawahnya lalu sebuah lambang sayap rusak di tengah jubahnya yang berarti.....


"Organisasi broken wing"ucap zeno.


"Berani sekali kau, apa kau tidak tau siapa aku......."ucap ryuken.


"......Salah satu dari 10 Monster ryuken, kau adalah kakak dari para monster di dunia ini"ucap orang berjubah.


"Hou kupikir kau bodoh, jadi kau sudah bosan hidup ya?"tanya ryuken.


"Hehehe yah kupikir begitu, tapi dengan kau yang akan menjadi milikku, hidupku tidak akan bosan lagi Lo"ucap orang berjubah.


".........."


"..........."


"Jadi apa madsudmu itu, kau pikir bisa Membunuhku"Ucap ryuken.


"Memang tidak, dan tidak akan pernah bisa, tapi bagaimana kalau ini"ucap orang berjubah.


"Ah itu kan, tidak mungkin, bagaimana kau bisa memilikinya?"tanya ryuken.


"Kami telah meneliti selama bertahun-tahun tentang kalian 10 Monster, yah sebenernya cukup sulit untuk mendapatkan ini"ucap orang berjubah.


"Nak ini gawat kurasa aku tidak bisa membunuhmu sekarang, saat ini aku dalam situasi yang amat sulit, aku tidak bisa menjelaskannya sekarang, tapi jika dibandingkan dengannya kau lebih baik darinya, karena itu bersiaplah untuk sakit yang luar biasa"ucap ryuken.


Zeno yang sedang sekarat tidak bisa mendengar apa yang dikatakan ryuken, lalu secara tiba-tiba ryuken menjadi energi berwarna merah dan semakin mengecil mengarah ke tubuh zeno.


"Apa ini?"tanya zeno.


"Apa!! Dasar kau monster nakal, tidak akan kubiarkan kau lari"ucap orang berjubah.


Saat energi merah itu masuk zeno tidak merasakan apapun, tapi secara perlahan-lahan sakit yang luar biasa muncul di tubuh zeno, itu membuat zeno jatuh, lalu di saat yang sama sebuah pilar cahaya berwarna putih muncul di sekitar zeno dengan kuat dan menjular sampai ke atas langit, dan membuat seluruh awan menjadi hitam lalu mengitari pilar cahaya itu.


Orang berjubah itu berusaha menyerang zeno tapi terhalang oleh pilar cahaya itu.


"Hei keluar kau monster sialan"ucap orang berjubah.


Pilar cahaya itu terus berlangsung selama beberapa detik, dan pada saat itu juga orang berjubah itu terus menyerang pilar cahaya itu, dan berniat Membunuh zeno.


Lalu tiba akhirnya sebuah ledakan di sekitar pilar cahaya yang membuat pilar itu menghilang, setelah ledakan besar itu membuat asap yang sangat lebat.


Dan di tengah-tengah asap itu ada seseorang dengan 2 pedang penjang, dan sebuah bentuk tubuh yang tidak umum.


"Kau dasar sialan!!"teriak orang berjubah.


Orang berjubah itu langsung melompat ke arah zeno dengan gaya serangannya, lalu zeno membuka matanya dan segera menuju orang berjubah.


Mereka berdua melompat dengan sangat tinggi hingga ke langit, dan membuat langit dihiasi dengan ledakan api.


"Sring...!!"


Pria berjubah itu memakai senjata berbentuk tombak dengan ujung yang kotak besar seperti palu, lalu ujung satunya sama seperti pedang yang tajam.


Mereka berdua bertarung di langit sampai membuat awan dan langit berwarna hitam merah.


Posisi dari Pria berjubah sangat tidak diuntungkan, walaupun tanpa kekuatan ryuken, mungkin zeno masih tetap dapat mengalahkan orang berjubah itu, karena dirinya adalah dewa.


Lalu sebuah Suara benturan dari senjata mereka membuat sebuah tekanan angin.


Pria berjubah terdesak lalu mengeluarkan kekuatan dari senjatanya, yaitu memanjangkan senjatanya hingga sampai membuat zeno menahannya dengan hanya 1 pedang, dan membuatnya terpental sedikit.


Zeno lalu melempar 2 pedangnya ke atas, dan bersiap memukul pria berjubah.


Pukulan itu berhasil ditahan oleh senjatanya, tapi itu membuat senjatanya hancur putus pada tengahnya.


"Senjata mu memang kuat"ucap zeno.


Lalu zeno menyuruh 2 pedangnya yang dia lempar ke atas untuk kembali padanya, 2 pedang itu langsung tertarik dan langsung ada di tangan zeno, lalu menebas orang berjubah dengan tebasan berpola X.


Pria itu tertebas menjadi 4 bagian, lalu darahnya yang terus mengalir hingga jatuh ke tanah membuat itu semakin mengerikan.


setelah itu zeno kembali ke wujud manusianya dan turun dari langit, lalu kembali memasang perban pada pedangnya, dan segera menuju 2 orang.


Ada banyak yang tidak dia ketahui saat ini, tapi kalau dia diam di sini dewa dari para dewa pasti akan menuju kesini, dan juga mungkin bukan hanya dewa, zeno lalu mengangkat Mikc dan Lynia, dan monyet kasta itu segera menempel di atas kepala zeno.


"Aku tidak tau kau mengikuti kami sampai ke sini, dasar, kau juga beban"ucap zeno.


Zeno langsung pergi dengan cepat dengan membawa 4 makhluk hidup, Mikc di punggung kanannya, lalu Lynia di kiri, monyet kasta di atas kepalanya, dan sebuah monster besar di tubuhnya.


[Bersambung.......]