
Chapter 9 [Iblis kerajaan]
"Monyet ini cepat sekali larinya"ucap Mikc sambil berlari mengejar monyet kasta di Hutan lebat.
Lalu zeno yang baru saja menyusul dari belakang.
"Bagaimana?"tanya zeno.
"Masih mengejar apa matamu tidak apa-apa?"tanya Mikc.
"Yah baik-baik saja, ayo kejar monyet itu"ucap zeno.
Mereka langsung berlari mengejar monyet yang ada di depan mata mereka, monyet kastan ini melompati rating dan batu besar lalu ber'ayun di ranting ke ranting pohon, sepertinya monyet kastan ini sudah terbiasa dengan area ini.
Di depan kami berdua sekarang ada sebuah jurang yang dalam, namun kami melompati jurang dengan lompatan panjang, zeno bisa melompati jurang dengan mudah, lalu Mikc agak kesusahan.
Tapi dengan keberaniannya dia berhasil melompatinya, dan segera menyusul zeno.
Setelah beberapa menit mengejar monyet, tiba-tiba di depan terlihat beberapa orang dan gadis yang sedang pingsan.
"Aku tidak ingin berfikiran buruk tapi sepertinya mereka akan memanfaatkan wanita yang sedang pingsan itu"ucap zeno.
"Cih orang-orang itu memang kejam, tunggu bagaimana kau tau kalau dia sedang pingsan?"tanya Mikc.
"Aku dapat melihat nyawanya masih ada di tubuhnya, jadi artinya dia belum mati"ucap zeno.
--- Zeno ---
"Hem kayaknya dia masih hidup bagaimana kalau kita gunakan wanita ini teman-teman"ucap seseorang.
"Heheh ayo bawa ke dalam hutan, jangan lupa kita gantian...."ucap seseorang.
Zeno langsung melompat dan menendang orang yang ada di depannya, dan 1 lagi dia tendang di wajahnya, 2 sisanya diurus oleh Mikc.
Dan sepertinya tuan dari monyet yang ku kejar adalah orang yang ku hajar, ternyata aku salah perkiraan, dia memiliki tuan, batin zeno.
"Cukup monyet!"ucap Mikc.
Mikc langsung memegang monyet itu dengan ketat.
Dan sisanya gadis muda ini, dari yang zeno lihat, dia hampir seumuran dengan zeno dan Mikc, dan dia memakai baju berwarna merah, memiliki rambut berwarna putih, kulit yang putih, alis berwarna merah, dan rambutnya menutupi seluruh mata kanannya, dan sebuah......Tanduk panjang menjulang ke belakang berwarna hitam, yang berarti keturunan iblis raja.
"Iblis...."ucap zeno.
".....D-Dia iblis"ucap Mikc.
Zeno langsung berbalik seolah-olah dia tidak memperdulikan iblis wanita itu.
"Hei kau mau kemana?"tanya Mikc.
"Katamu Keluargamu mati karena 2 kerajaan sedang berperang kan, nah ayo kau punya kesempatan untuk membunuh salah satu dari mereka"ucap Mikc.
"Aku tau itu tapi dia masihlah muda, dia pasti tidak terlibat di perang itu, lalu aku tidak ingin membunuh, karena kakekku pernah bilang padaku ksatria itu tidak melawan dan membunuh karena dendam atau benci melainkan melawan karena apa yang ada di belakangnya"ucap Mikc, dengan tajam menatap zeno.
"Lalu kenapa kau mengayunkan pedang ke arahku, bukankah waktu itu kau sedang emosi"ucap zeno.
"Ah aku, aku akui waktu itu pikirannya tidak memikirkan itu, tapi sekarang kita harus membantunya"ucap Mikc.
Zeno langsung kesal, dan dia kembali berbalik dan mengangkat gadis iblis itu.
"Ayo ini kan yang kau mau"ucap zeno.
Mikc langsung tersenyum, setelah itu mereka pun langsung melanjutkan perjalanan, dengan Mikc yang sedang membawa monyet kasta.
--- Zeno ---
Saat ini mereka sedang membangun sebuah api unggun, dan duduk di bawah pohon, dengan udara yang sangat dingin, sambil memasak daging kelinci yang mereka buru beberapa menit yang lalu.
"Kira-kira kapan wanita iblis ini bangun?"tanya Mikc.
"Nyet! nyet! nyet!"
"Monyet ini, kau diam saja di sini!"ucap Mikc.
Karena suara yang keras dan monyet yang berusaha melarikan diri kita membuat gadis iblis itu bangun.
Saat dia bangun dia batuk keras dan perlahan-lahan dia membuka matanya.
"Dimana aku? Ah siapa kalian?"tanya gadis itu.
Setelah dihadapkan dengan ras yang berbeda di depannya, dia masih saja bertanya dengan lembut, batin zeno.
Zeno mengabaikan pertanyaan dari wanita iblis itu dan menunggu Mikc untuk menjawabnya, dia terus memasang wajah datar dan tajam pada matanya.
"Ha-halo namaku Mikc dan ini adalah Zeno, kau sedang ada di......"Mikc kebingungan.
"Kita ada di wilayah perbatasan antara
Elf"ucap zeno.
"Ah ya kita sedang ada di sana, ngomong-ngomong nona kau itu adalah ras iblis kan kenapa kau bisa ada di wilayah perbatasan elf?"tanya Mikc.
"Aku?, aku sedang bermain bersama ayah dan saudaraku, kami bermain petak umpet, ayah yang jadi lalu aku dan saudaraku yang bersembunyi"ucap dengan senyuman di wajah gadis iblis itu.
"Ah eee b-bermain petak umpet ya"ucap Mikc.
Raja iblis zaika dia adalah iblis abadi yang mempunyai kekuatan yang hebat, dari sampai zeno belum mati dibunuh para dewa dia sudah ada pada hari itu, bahkan saat zeno masih belum lahir.
kebiasaannya adalah berhubungan b*dan dengan lawan jenis, dari dulu sampai sekarang entah ribuan atau jutaan wanita yang sudah dia ham*li, bahkan dari ras yang berbeda, dan yang mengerikan dari itu adalah dia selalu membuang anak-anaknya, belum ada anak yang tidak dia buang sampai sekarang, zeno berfikir dia tidak ingin memiliki keturunan, melainkan hanya untuk melambiaskan nafsunya, dan sepertinya orang-orang yang membawa gadis ini pada kematiannya pergi entah ke mana.
Persetan dengan iblis itu, dari dulu aku memang tidak peduli dengan dunia ini......, Termasuk orang yang bersamaku. kecuali guru, batin zeno.
"Petak umpet ya kalau begitu siapa namamu?"tanya Mikc dengan senyum tipis di wajahnya.
"Nama?, Apa itu nama?"ucap gadis iblis itu.
Aku memang sudah menduga kalau ayahnya tidak pernah memberi nama pada anaknya bahkan mereka dilarang untuk keluar melihat dunia luar, batin zeno.
Zeno sudah tidak tahan dengan rasa bingung yang dialami Mikc, dia langsung berdiri dan berjalan menuju Mikc, dan memegang telinganya Mikc, lalu memberitahukan tentang raja iblis zaika.
Setelah memberitahu Mikc, zeno langsung kembali ke tempatnya.
"Begitu ya, dia kejam sekali, ah anuk namamu adalah? Eee"bingung Mikc.
"Hah... Mungkin Lynia nama yang bagus"ucap zeno sambil memasang wajah datar.
"Ah ya namamu adalah Lynia"ucap Mikc.
Setelah membuat gadis iblis terbangun, dia lebih banyak tersenyum dan berbicara, gadis iblis ini sangat berbeda dari kebanyakan iblis lainnya, karena iblis itu bergerak dengan insting mereka, mereka sangat kejam, serakah, dan suka membunuh.
Tapi ini berbeda, mungkin ada campuran dari ras lain di dalam tubuh si gadis iblis ini, sikap mudah tersenyum itu mungkin dari ras elf.
[Bersambung........]