
Chapter 10 [Hutan Monster]
"Hei! kita akan menuju ke mana? Aku sudah lelah"tanya Lynia.
"Kita akan menuju hutan peri"ucap Mikc.
"Hutan peri! Wah aku sangat ingin menuju ke sana, aku pernah melihatnya di buku, di sana banyak orang-orang yang memiliki sayap seperti kupu-kupu"ucap Lynia dengan senyum tipis.
Apa dia tidak takut atau punya keinginan untuk pulang ke rumahnya, dasar aneh, batin zeno sambil melototi gadis iblis.
"Kau juga tidak sabar ya! Aku juga mau kesana, itu pasti akan menyenangkan! Hahahaha, Eeee zeno berapa hari kita akan sampai di sana?"tanya Mikc.
"Kalian diam saja, suara keras kalian akan mendatangkan monster"ucap zeno.
"Cih dasar"ucap Mikc.
"Roaaaaarrrrrr!!!!"
Tiba-tiba sebuah suara yang sangat menakutkan dan sangat besar, sehingga membuat para burung beterbangan di langit.
Mikc dan Lynia sangat terkejut, tapi zeno tidak terkejut sedikitpun.
Yah di hutan ini memang sering terdengar suara seperti itu saat aku latihan atau hanya sekedar jalan-jalan, batin zeno.
Tapi kali ini berbeda bukan hanya suara monster tapi juga suara tanah hancur dan sedikit bergetar, zeno berfikir di arah suara itu ada sebuah pertarungan.
Lalu zeno langsung menyuruh Mikc dan Lynia berlari dari tempat mereka.
"Apa yang terjadi zeno?"tanya Mikc.
"Di hutan ini sangat sering terdengar suara keras itu, tapi jarang sekali ada suara pertarungan, itu pasti pemburu amatir"ucap zeno.
"Lalu apa yang harus kita lakukan!?"tanya Mikc.
"Di hutan ini banyak sekali monsternya, tapi monster itu jarang sekali memunculkan diri, mereka hanya mengeluarkan sebuah suara yang sangat keras, tapi, para monster itu bisa berkumpul di satu tempat karena sebuah darah, bahkan satu tetes pun bisa memunculkan monster, karena mereka memiliki sebuah indra penciuman yang sangat tajam"ucap zeno.
"Bukankah itu bagus mereka berkumpul di satu tempat, kita bisa aman kan"ucap Mikc.
"Tidak bukan itu masalahnya, hutan monster ini luas dan besar butuh berhari-hari untuk bisa keluar, ketika darah berkumpul di satu tempat itu akan membuat sebuah pertempuran antar monster tanpa memandang sekutu, lalu ketita darah yang membuat mereka berkumpul habis, itu akan membuat sebuah pertempuran besar, darah akan keluar lebih banyak akibat pertempuran itu........"ucap zeno.
".......Tunggu dulu jika itu membuat sebuah pertempuran, berarti itu pernah terjadi dulu, jika pernah terjadi bagaimana itu bisa dihentikan?"tanya Mikc.
"Itu bisa dihentikan karena penguasa tempat ini, ketika penguasa hutan ini sudah marah dia akan melahap semua makhluk hidup di sini, saat itu dilahap dia akan menciptakan monster baru dengan tubuh kita, karena itu kita harus lari!!"teriak zeno.
Mikc sangat kebingungan dengan yang dikatakan zeno, lalu Lynia tampak kelelahan sehingga dia tidak bisa memperhatikan ucapan zeno.
"Hei aku lelah sekali, ayah"lelah Lynia.
Dengan berlari sekuat tenaga Mikc dan Lynia tampak kelelahan.
"Hah hah hah ze-zeno bukanlah percuma saja bila kita berlari, katamu butuh berhari-hari untuk keluar sedangkan kita baru masuk ke hutan ini satu hari yang lalu, apa tidak ada jalan lain"ucap Mikc.
"Jika aku kembali aku akan lelah untuk kembali ke sini lagi, tapi saat ini ada satu cara, di titik tempat darah keluar itulah tempat penguasa hutan ini akan melahapnya, tapi karena hutan ini luas mungkin [20%] tempat pada hutan ini, tidak dia lahap, dan [20%] itu adanya di pinggir hutan ini!"ucap zeno.
Mikc berusaha berlari sekuat tenaga walaupun dia hampir kehilangan kesadaran, lalu Lynia adalah iblis, tapi dia berbeda dari kebanyakan iblis lainnya, dia tidak memiliki fisik yang kuat, mungkin karena dia darah campuran.
Lalu tiba-tiba "bruk!!" Lynia terjatuh, lalu Mikc berhenti.
"Zeno berhenti Lynia sudah pingsan"ucap Mikc.
"Biarkan saja dia, apa peduliku"ucap zeno.
"Cih dasar, baiklah aku akan menggendongnya karena beberapa hari lagi aku pasti akan sangat membutuhkan bantuanmu karena itu cuma untuk hari ini saja"ucap zeno.
Mikc langsung tersenyum, lalu zeno mengangkat Lynia, tapi terjadilah sebuah peristiwa yang sudah zeno kira akan terjadi. Mereka dilahap oleh hutan monster.
--- Zeno ---
Dengan perlahan Mikc membuka matanya, dan melihat sebuah cahaya, tidak sebuah cahaya api. Dia kembali sadar dan langsung berdiri.
"Akhh!!!"teriak Mikc.
"Diam lah, lukamu masih belum sembuh"ucap zeno.
"Apa yang terjadi, dimana kita dan dimana lynia"ucap Mikc.
"Pertanyaan pertama kita ada di dalam perut penguasa hutan, dan untuk jawaban ke dua aku tidak tau, sebelumnya kita bertiga terpisah oleh tanah yang mengalir ke bawah, lalu aku menemukanmu"ucap zeno.
"Sekarang kita harus menemukan Lynia dan caranya untuk keluar"ucap Mikc.
"Aku bisa keluar dari sini sendirian, tapi kalian berdua tidak"ucap zeno.
"Apa kau ingin meninggalkan kami?"tanya Mikc.
Zeno langsung berdiri sambil membawa api dengan kayu sebagai penerang dan berkata "ayo segera cari Lynia", lalu Mikc berusaha berdiri dan menahan sakit di dadanya.
Mereka terus berjalan ke segala arah dan di sekitar mereka terdapat lendir dan bau yang sangat kotor.
"Sebenarnya makhluk apa ini?"tanya Mikc.
"Bukan makhluk tapi monster, monster ini adalah salah satu dari 10 Monster di dunia ini"ucap zeno.
"10! madsudmu ada 9 lagi dimana itu?"tanya Mikc.
"Sebaiknya kau tidak tau apa itu 10 Monster"ucap zeno.
"Hah kau pelit sekali untuk berbagi ilmu, dan juga apa yang kau katakan pada saat kita di atas sana, katamu kau membutuhkan ku untuk sesuatu?"tanya Mikc.
Mikc merasa kurang suka dengan sikap mengabaikan milik zeno, ketika dia menghadapi sikap itu dia akan sedikit emosional.
"Ah itu ya, itu hanya bantuan kecil yang kubutuhkan kau akan tau nanti"ucap zeno.
Mereka terus berjalan melewati banyak sekali lubang, tapi zeno sudah tau dengan keberadaan Lynia dan itu sangat jauh dari sini.
Itu karena dia memiliki kekuatan yang dapat merasakan makhluk hidup, karena sekarang kekuatannya sedang ditahan oleh asap yang ada di dalam perut monster ini, membuat kekuatan merasakan makhluk hidupnya sedikit samar-samar.
Dewa itu sangat kuat, siapa saja bisa menjadi dewa tapi itu membutuhkan banyak usaha, salah satu keuntungan menjadi dewa ialah dapat mereinkarnasi setelah kematian.
Walaupun kuat mereka punya sesuatu yang tidak dapat mereka hadapi, yaitu 10 Monster, bahkan dewa iN sang dewa terkuat harus mati berkali-kali sekitar 50 kali hanya untuk mengalahkan satu monster, tapi itu hanya menyegel bukan membunuh.
Tidak ada yang tau dari mana datangnya 10 Monster itu, tapi mereka memilki akal, pintar, dan juga kesadaran, sampai saat ini hanya para dewa, dan raja dari para raja yang tau 10 Monster itu, mereka memberitahu penerus mereka agar tau ancaman dari 10 Monster, tetapi karena tidak pernah memunculkan diri, para raja zaman sekarang mungkin hanya menganggap itu sebuah lelucon.
Ya bagi mereka 10 Monster itu mungkin cuma lelucon, tapi tidak bagi kami para dewa, sebagai orang terdahulu.
Suasana yang ada di dalam perut monster sangat tenang dan damai tanpa suara, tapi tidak bagi suasana di hati Mikc.
Perjalanan itu semakin membuat Mikc sangatlah ketakutan, lalu tiba-tiba ketenangan yang ada di dalam perut monster itu tiba-tiba menghilangkan, dimana terdengar suara bising dan perut monster bergetar sangat keras.
[Bersambung........]