My Way Of The Loving You

My Way Of The Loving You
8.Perjalanan



Disaat kehidupan di ibaratkan dengan hari..apakah ini waktu senja menutup diri?



Lampu merah itu berubah menjadi hijau,, tanda bahwa oprasi sudah selesai,,namun,mengapa para dokter belum keluar?,,


Ayah Riri menggenggam tangannya kuat-kuat karna kekhawatiran yang menyelimuti hatinya..



Beberapa waktu kemudian seorang Dokter keluar..



''Orang tua Nn.Riri?''tanya sang Dokter.


''ya?''jawab ayah Riri.


''Mohon ikut saya''pinta Dokter.


Ia pun mengikuti Dokter tersebut..


.


.


Kini mereka sampailah ke sebuah ruangan..



''Duduk Pak''silah Dokter


''Ah,,yaa''jawabnya..


Sejenak suasana hening menemani kedua pria tersebut..



''ehem,, jadi...begini pak,,oprasi yang dilakukan kepada Nn.Riri itu,,sudah dilaksanakan dengan baik.. Namun,, tubuh Nn.Riri tidak merespon tindakan yang kami lakukan..Ada kemungkinan Nn.Riri mengalami syok yang amat berat,, jadi..mungkin ia harus kami pantau beberapa hari..Jadi,,Bapak harus menguatkan hati,,,untuk apa yang akan terjadi setelah ini..''jelas Dokter..


''....a,,apakah anak saya,,hidup,,kemungkinan hidupnya?,,hidupnya tipis?''tanya sang ayah dengan suara bergetar.


.


.


.


Dokter tidak ingin menjelaskan lebih Jauh kepada ayah Riri karna melihat kondisi mental seorang ayah itu bergetar..


.


.


.


Beberapa hari kemudian.



Pagi yang hening di RS itu tak ada suara gaduh dari derikan roda tempat tidur pasien,,



Disebuah ruang inap..



Riri terbaring dengan mata tertutup sejak beberapa hari terakhir,, ia takmembuka mata.. Dan itu membuat panik banyak Dokter,,apakah sistem koordinasi tubuhnya rusak? Tapi jika iya maka Riri pasti sudah tiada..



Rumah Devara..


.


.


.


Dikamar Vara menelentangkan tubuhnya di kasur..tak melakukan apa-apa bahkan tak bergerak sama sekali dari bangun tadi.. Apa yang ia pikirkan?


''haah..kenapa nga inget?kayak ada yang aku lupain..''itu kaliamat pertama yang keluar dari mulutnya pagi ini..



Ya,,setelah keluar dari RS,, Vara dibawa ke psikiater dan ini hasilnya.. Pikirannya menyuruh untuk melupakan segala kejadian hari itu,,tapi hatinya merasa ada yang hilang sekarang,,apakah baik untuknya mengingat segalanya?atau malah lebih baik untuk ia melukapannya?.Mungkin ini yang terbaik?entahlah┐(´д`)┌..



Dua hari kemudian


.


.


''Ah,,akhirnya..''kata seorang perawat.


''ha?''Rizal(ayah Riri)kebingungan karna baru bangun tidur..''Riri?! Sayang,,kamu tidak papa nak? Ayah ada disini sayang,,jangan khawatir!_''Rizal memeluk Riri dengan deraian air mata..




''Nn.Riri mohon tenang,,ap,apa yang anda rasakan sekarang?''tanya sang perawat dengan lumayan gagap karna terkejut.



''Riri? Ada Ayah disini.. Apa yang kau rasakan sayang?''tanya Rizal dengan rasa khawatir.


'' *HHAH..HHAHH KAU,KAU DIMANA?KUMOHON HIDUPKAN LAMPUNYA!*''nafas Riri sudah tidak teratur dengan mata yang membulat sempurna mencoba melihat sesuatu yang tak nampak..


''Bapak boleh keluar dulu,, saya akan memeriksa Nn.Riri!''Titah seorang Dokter yang baru saja datang karna panggilan darurat Perawat tadi..


''i,ya mohon bantuannya dok!''kata Rizal sembaru meninggalkan ruangan itu yang saat ini penuh dengan hembusan nafas berat yang berasal dari Riri..


.


.


.


''Pak? Apa bisa ikut dengan saya?''pinta Dokter.


''Ya!''Rizal mengikuti Dokter.


.


.


''Jadi,begini..Nn.Riri mengalami kebutaan,,dan mungkin kehilangan ingatan-ingatan penting dihidupnya..,,ta,tadi kami..sudah mengecek keadaanya,, dan ia mengatakan ia tak bisa melihat sekeliling.. Semuanya hitam,, dan saya juga penasaran karna ia tak tenang saat bapak menenangkannya,,jadi,, saya menanyakan namanya dan,, dan dia.. Tidak mengingat namanya,,dan tadi dia mulai histeris..Jadi,saya terpaksa membiusnya.Sekarang dia sedang tertidur untuk beberapa jam kedepan..Jadi, nanti jika Bapak dan keluarga menjenguk Nn.Riri jangan membuat dia banyak berfikir,,jika nanti ia sudah menerima keadaan tubuhnya sekarang,,barulah Bapak dan keluarga boleh membantu ia untuk mengingat..''Jelas Dokter..



''Hah_apa ada lagi yang buruk dari saat ini di kehidupan putri semata wayang ku!?.. Terima kasih Dok_''Rizal meninggalkan ruangan itu dengan mata yang menahan air mata..


.


.


.


Kebutaan Riri membuat duka yang mendalam dihati sang Orang tua dan seorang pemuda,,apakah ini cobaan atau pembalasan?pemuda tersebut selalu menjenguk sang pujaan hati dengan diam dari luar karna sang Ayah selalu menjaga sang pujaan hati baik siang maupun malam.. Tapi dimana sang Ibu pujaan hati? Apakah dia tak sayang dengan sang pujaan hati?atau tak kuat menahan duka?.. Yang pasti sang pemuda akan selalu menerima pujaan hati apapun terjadi padanya..apa ini yang namanya cinta membutakan segalanya? Apa buta yang membuat cinta?entahlah.



Namun,, Disaat Vara menghilangkan ingatan pada kejadian itu,,Riri menghilangkan kenangan kehidupannya yang berharga dan juga kisah kehidupannya yang ambigu dan pilu.. Apa ini semua takdir yang kau tuliskan? Mengapa?mengapa harus semenyedihkan ini? Apa masih ada yang lebih buruk dari saat ini dikehidupan mereka? Apa mereka tak bisa hidup dengan damai seperti dulu lagi? Mengapa?..



2 Bulan berlalau,,bunga yang semula belum mekar sekarang sudah gugur.. kapan bunga itu mekar_dan memperlihatkan keindahanya?mengapa sekarang hanya ada kelopak bunga coklat yang sangat kering dibawah batang bunga itu?apa ini bisa mengibaratkan kehidupan Vara? Apa Riri?.. Tapi apa ini juga berlaku untuk kehidupan Dina dan Riri?mungkin tidak,, mereka sudah clok dengan keluarga aslinya.. Dina dan Uli sudah di bawa ke Provinsi masing-masing.. Tidak ada kontak yang bisa di hubungi bagi mereka.. Tapi,bukan berarti Vara tidak akan meninggalkan tempat dimana ia dibesarkan.. Ia akan dibawa ke negara K dimana Mama-nya tinggal..


Biarkan kenangan manis tetap menjadi kenangan manis,,biarkaan duka tetap menjadi duka.. Karana jika kalian mengubahnya akan sangatlah menyesal kalian dikemudian hari_



''Hari demi hari kau lewati bersama saudari-saudari,,baik sedang bersenang hati ataupun bersusah diri..kalian,, bagai benda bercahaya di tengah gurun pasir.. kalian pancarkan silau di siang dan malam hari..mungkinkah rembulan malam sedang mengiri? atau matahari senja berdendam diri akibat kecemburuan hati?''


puisi,, by :FDR(Fatma)



Buah Naga


Buah kedondong


Yang baca novel Manga


Like dong




Siang-siang makan permen


Makannya diwarung Yaya


Semuanya jangan lupa komen


Dan jangan lupa bahagia♡