
Terkadang apa yang kita lihat dan rasakan belum tentu itu asli apa adanya( • ̀ω•́ )
''Kak bangun~''Riri membangunkan Vara yang masih tertidur lelap,
''Hm?.. Haaaaa,,iya nanti,, bentar'' Vara bergumam
''sekolah...''Riri berbisik ketelinga Vara
Vara langsung berlari ke kamar mandi dengan cepat~
''Kebiasaan deh Vara padalan udah gede juga, masih aja bangun harus dibangunin sama oran''cetus Uli ''cepet sini sarapan,, kak Dina udah nungguin buat berangkat bareng tu..'' ucap Uli
''iya kak maaf,,''ucap Vara sembari memakan roti tawar beserta selai nanas kesukaannya
''kak kita sekelas ngak ya?''tanya Riri ''Riri penasaran kok Riri sama kak Vara cuma sekali aja sekelasnya''lanjutnya
''Mana bisa dek sekelas lagi,, guru kan udah tau kita bakal ribut kalau sekelas~''jelas Vara
''Hm?''Riri memiringkan kepalanya tanda tak faham
''Udah yuk berangkat udah hampir telat nih!''seru Uli
''yasudah kalian hati-hati ya dijalan,, baik-baik disekolah yaa.'' ujar ibu sambil memberi pelukan untuk keempat putrinya itu.
''AYAH KAMI PERGI DULU YAAA!'' teriak keempat anak gadis itu,karna ayahnya yang sedang memandikan burung peliharaannya.
Jarak sekolah dan rumah gadis-gadis tersebut tidaklah jauh hanya perlu menempuh 3 menit perjalanan dengan kaki,, SMP dan SMA nya pun juga berdempetan jadi mereka selalu berangakat dengan jalan kaki,, 'sekalian olah raga๏_๏'
Hari senin,tanggal♡,bulanO,tahun 20XX seminggu sebelum perubahan^v^ dimulai~
''Hai Vara!''sapa para gadis-gadis ceria di depan gerbang..
''Hai!,, udah lama ngak ketemuuuu! kaaangeeenn!''seru Vara sambil berpelukan dengan 2 siswi SMP yang tak lain dan tak bukan adalah teman sekelas Vara waktu kelas VIl(7 ya gaes) dulu..
Ditengah kegembiraan yang menghampiri Vara karna bertemu dengan temannya setelah tak bertemu selama 10 hari, Riri berjalan tanpa suara melewati pintu gerbang sekolah tanpa membuat seorangpun yang merasa ia lewat..
''syuk masuk belum lihat pembagian kelas kan?''tanya Tania(seorang dari dua teman Vara tadi)
Vara melihat sekeliling nya, tanpa ia sadari dari tadi ia mengabaikan adik satu-satunya itu dan berbincang panjang lebar dengan temannya..
Didepan papan pengumuman~
''Yey kita bertiga sekelas laagiiii! Ye ye ye ye!''teriak kiki(temannya Vara jugaa)
''YEY!'' Tania dan Vara bersuara serempak
''eh liatin dong ada nama Ririquee ngak di kelas kitaa?''pinta Vara. karna postur tubuh Vara yang termasuk mungil ia tak bisa melihat kedepan karna akan terhimpit oleh badan-badan yang lebih besar darinya~
''hmm?,, oo adeknya Vara? ok ok bentar yaa'' Kiki mencari keberadaan nama Riri dan tidak menemukan nama Riri di kelasnya(kelas Vlll.2) namun ia melihat nama Riri berada dikelas Vlll.1 .. ''Ra si Riri ada dikelas Vlll.1 tuh beda kelas lagi..
''oo,, hm yasudah deh.. ayo ke kelas.. kelas kita di lantai 2 bukan?'' tanya Vara dengan suara tidak semangat
''ehem yuk kita cari'' ajak Tania dan Kiki
Disuatu alam semesta~Disuatu tata surya~Disuatu planet~Disuatu benua~Disuatu negara~Disuatu provinsi~Disuatu kabupaten~Disuatu kecamatan~Disuatu sekolah~Disuatu kelas~ada seorang gadis sedang termenung melihat kakaknya yang sedang berjingkrak-jingkrak senang karna sesuatuuu
''sedih banget'' gumamnya dalam keributan di kelas itu,
pertanyaannya: Gadis sedih tersebut siapa namanya? siapa kakaknya? berapa umurnya?
uwu pasti udah pada tauu kaann
kakak-kakak pembaca yang terhormat makasih udah baca novelnya fatmaaa♪ ♬ ヾ(´︶`♡)ノ ♬ ♪..
fatma seneng banget bisa buat novel walau masih amatir..
luvyuu alll(灬♥ω♥灬)♡