
Jalan hidup seseorang tidak ada yang mengetahui,kecuali ia sudah menjalani hidupnya dahulu..
Eh?~
Devara artama. Seorang anak perempuan berusia 14 tahun yang memiliki kisah hidup yang membuat hati kita kacau tak karuan,''maybee''
Tinggal di sebuah desa dengan 3 saudaranya merupakan hal yang menyenangkan bagi keluarganya karna disana mereka masih bisa menikmati pemandangan yang asri yang tidak bisa dilihat di ibu kota.
Namun itu tak bertahan lama, di hari ulang tahunnya yang ke 15 kehidupannya berubah 180°..
Apa yang berubah?~
Nandina Putri(Dina=anak pertama)
Aulia Sani(Uli=anak kedua)
Devara Artama(Vara=anak ketiga) dan Naoneri(Riri=anak bungsu)
Adalah anak dari ‘Ayah' dan ‘Ibu' di kisah ini,,
Dina,,siswi SMA tamatan tahun ini yang berada di sebuah pulau sumatra. Cantik parasnya, indah suaranya dan, sejuk auranya.. Anak dari keluarga ini yang paling taat agamanya, ia sangat menyayangi adik-adiknya.. Umur Dina dan Uli hanya terpaut 2 tahun kurang sebulan dan begitu pula keterpautan umur Uli dan Vara, namun antara umur Vara dan Riri hanya terpaut 6 bulan. Hanya dua dugaan dari pertanyaan yang mungkin membayang-bayangi keempat anak gadis itu. Tapi itu tak menjadikan hubungan Riri dan Vara menjadi saling meragukan. Begitu juga yang dilakukan Dina sebagai seorang kakak.
Uli, siswi baru di SMA kakaknya. Ia mendapat cemoohan dari teman sebayanya ketika mereka tau bahwa Uli adik dari bidadari surganya SMA tersebut, ‛karna apa?' Uli gadis tomboy yang tak suka menggunakan rok apalagi rok panjang ia juga tak suka menggunakan levis, ia suka menggunakan trening dan kaos oblong untuk pakaiannya sehari-hari.. Saat masuk TK dahulu ia menangis saat dikenakan rok tapi ketika ia melihat kakaknya menggunakan rok bewarna merah panjang yang membuat kakaknya terlihat rapi dan bersih ia berhenti menangis dan bertanya apa dia juga secantik kakaknya? 'Tentu' ia menggunakan rok selutut agar ia bisa bergerak semaunya,, hingga kini,jika ia disuruh memakai rok maka ia mencari rok pas di lutut jika pendek dari itu pun ia tak mau karna itu dia anggap tidak keren.
Riri,walaupun ia anak bungsu ia tak pernah menyusahkan bahkan semenjak kelas 2 SD ia sudah bisa menyuci baju dan menyetrika bajunya sendiri dan sekarang pun ia sudah bisa memasak dirumah, berbeda dengan Riri, Vara ia juga ingin menjadi mandiri namun ia tak bisa, ia juga mengikuti Riri menyetrika baju namun tangannya terkena setrika dan sekarang saat ia memasak, tangan dan jarinya terkena minyak dan pisau.. Intinya Vara ingin namun tak bisa, mengapa begitu?
Ntahlah~¯\_(ツ)_/¯
Meskipun begitu Riri yang mandiri tidak seperti Vara yang bisa membaur dimana saja, terkadang Vara membawa Riri main dengan temannya namun itu membuat suasana canggung, karna Riri tidak suka bicara banyak dengan orang luar.
Jika dibanding-bandingkan Riri dan Vara(pembanding adalah hak author^ω^) Riri anak yang lebih impoten,teguh pendirian,lebih tinggi dari Vara, dan paras Riri lebih mengacu kepada ayahnya karna kulit yang putih dan mata bewarna keabu-abuan milik ayahnya menurun pada Riri dan prestasi Riri lebih dari Vara.
Namun Riri tidak menyombongkan diri kepada Vara yaitu saudari yang ia sayangi..
Pertanyaan:
''Mengapa tokoh utamanya Vara?''
Coba dong kakak-kakak pembaca komentarnya♡