My True Love Is Hot Daddy

My True Love Is Hot Daddy
tertidur



Setelah menempuh perjalanan kurang lebih Sembilan puluh menit di karena kan satu jam yang lalu ia terjebak macet Akhir nya mobil yang alvaro naiki itu sudah sampai di halaman sekolah tempat di mana sang anak menimba ilmu.


Laki - laki berstatus duda itu pun langsung turun dari mobil nya dan melihat sekeliling untuk mencari keberadaan sang anak tapi ia tidak menemukan nya, sekolah itu sudah benar – benar sepi dan cuaca nya juga mulai gerimis. Ia pun berjalan menghampiri pos satpam yang memang menjaga di sekolah tersebut.


“permisi pak” ucap alvaro pada satpam berkumis tebal tersebut


“iya pak, ada yang bisa saya bantu?” ucap satpam yang bertag muklis itu saat alvaro berada di depan nya


“maaf pak, saya mau tanya apa anak kecil ini sudah di jemput?” tanya alvaro sambil menunjukkan foto aidan di handphone nya


“oh, anak ini sudah di jemput pak tadi sama perempuan cantik” jawab muklis setelah melihat foto yang di sodorkan oleh alvaro itu


“perempuan?” beo alvaro


“iya pak, mungkin ibu nya pak” ucap muklis


“memang bapak siapa nya anak ini ya?” sambung muklis bertanya


Muklis adalah satpam baru di sekolah ini jadi ia belum tau siapa alvaro


“saya daddy nya pak” jawab alvaro


“oh”


“ya sudah, makasih ya pak” ucap alvaro sebulum ia kembali ke dalam mobil nya


Tepat di saat alvaro hampir sampai di mobil nya, tiba - tiba hujan turun dengan deras nya yang di sertai dengan petir.


‘siapa yang sudah menjemput aidan?’ batin alvaro ketika ia sudah berada di dalam mobil


baru saja ia hendak mengambil handphone nya yang berada di saku celana nya tiba – tiba saja ada sebuah panggilan masuk dari sang ibu, ia pun segera menggeser tombol hijau tersebut.


“halo ma” ucap alvaro


“cepat pulang. Ada dyra di rumah” ucap lilis di telpon


Deg!


Entah kenapa setiap ia mendengar nama ‘dyra’ jantung nya selalu saja berdebar


“dyra?” beo alvaro


“iya, cepat pulang. Aidan juga sudah di rumah.” Ucap lilis yang langsung mematikan panggilan telpon tersebut tanpa menunggu sang anak menjawab nya


‘jadi perempuan yang di maksud satpam tadi adalah dyra?'  gumam alvaro sambil tersenyum


.


.


.


.


.


"oma! kok sudah pulang? kata daddy opa dan oma pulang nya nanti sore" ucap aidan di sela makan nya


saat ini dyra beserta aidan dan kedua orang tua alvaro sedang menikmati makan siang bersama setelah dyra selesai mengganti seragam aidan dengan baju kaos rumahan.


"aidan telan dulu makanan di mulut mu baru setelah itu boleh ngomong nanti keselek loh" tegur dyra tapi dengan lembut


"maaf mommy" jawab aidan dengan senyum yang menampilkan deretan gigi nya sehingga membuat dyra sangat gemas dengan pipi gembul bocah yang duduk di sammping nya itu


sepasang suami istri paruh baya itu terkekeh saat melihat tingkah menggemaskan aidan


"memang aidan gak kangen sama opa dan oma?" tanya alexson dengan nada pura - pura sedih


"kangen, aidan sangat kangen" jawab aidan


"kebetulan pekerjaan opa mu selesai lebih awal jadi bisa pulang cepat deh katanya sudah kangen banget sama cucu tampan oma ini" jelas lilis dengan gemas


"hentikan oma, geli oma heheehe" ucap aidan saat sang oma terus menerus menciumi pipi aidan karena sangat gemas


sejak dyra di ajak makan siang bersama ia hanya menyiapkan makanan di satu piring saja karena aidan ingin sekali di suapi oleh nya, jadi ia dan aidan makan di satu piring yang sama.


setelah selesai makan siang dyra pun mengantar aidan kembali ke kamar nya untuk menepati janji nya yang akan menceritakan dongeng sebelum bocah tampan ini tidur siang. memang saat dyra menggantikan baju aidan ia sempat berjanji akan menceritakan sebuah dongeng untuk nya.


Saat mereka sudah berada di kamar dyra pun mulai menceritakan dongeng nya dengan posisi dyra bersandar di kepala ranjang sedangkan aidan merebahkan tubuh nya di kasur dengan kepala nya yang sengaja ia letak kan di paha dyra.


Tanpa terasa baik dyra ataupun aidan terlelap dalam mimpi mereka masing - masing dengan posisi yang masih sama seperti sebelum nya.


**Bersambung...


note : jangan lupa tinggalkan jejak kalian


makasih**