
... "Kau tahu, saat itu akhirnya aku menyadari, aku tidak akan pernah bisa melanjutkan hidup dengan hati yang hanya tersisa separuh. Tidak bisa. Hati itu sudah rusak, tidak utuh lagi. Maka aku memutuskan membuat hati yang baru. Ya, hati yang benar-benar baru." ...
...~ (Sepotong Hati Yang Baru, Tere Liye)" ~...
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
...Happy reading.....🤗...
tidak terasa waktu cepat berlalu sampai hari dimana dyra akan menepati janji nya pada seorang anak laki - laki tampan berusia 5 tahun yang baru ia temui beberapa hari lalu tanpa sengaja, anak laki - laki yang di maksud adalah Aidan William Hemsworth putra tunggal dari Alvaro Samuel Hemsworth pemilik
perusahaan ternama.
seperti biasa dyra selalu bangun pagi dan menyempat kan waktu untuk sesekali olahraga pagi walaupun dengan gerakan - gerakan ringan seperti: yoga dan sit up di balkon kamar nya setidak nya sampai ia sudah mengeluarkan keringat lalu ia akan mandi membersihkan tubuh nya.
setelah selesai bersiap - siap ia pun pergi ke meja makan untuk sarapan pagi sambil menunggu kedatangan aidan bersama ayah nya alvaro, yaps! kemarin malam alvaro menghubungi nya untuk meminta alamat dirinya agar bisa menjemput nya walaupun dyra sudah beberapa kali menolak karena ia merasa tidak nyaman jika harus satu mobil dengan alvaro si pria dingin dan cuek itu
ingatan nya ketika direstoran 3 hari yang lalu tentang dimana sifat dingin alvaro pada nya yang membuat dyra kesal mau tidak mau ia terpaksa menerima tawaran nya untuk menjeput dirinya setelah mendengar ucapan nya 'itu kehendak aidan' begitulah, dyra hanya bisa mendengus kesal di balik telepon karena tidak bisa menolak jika itu menyangkut soal aidan entah kenapa ia begitu menyayangi aidan seperti anak nya sendiri.
"kakak mau ke mana? kekantor?" tanya clarissa saat melihat dyra berjalan ke meja makan sudah berpenampilan rapi
"mana ada kantor buka di hari weekend" jawab dyra setelah ia sampai di meja makan
"terus mau kemana?" tanya clarissa penasaran dengan posisi ia duduk di sebrang meja dyra sehingga kedua nya saling berhadapan sambil sarapan.
"kepo" jawab dyra singkat sambil memakan roti dengan selai coklat favorite nya
"ishh,, orang tanya serius kok gitu jawab nya" ucap clarissa mendengus kesal karena tidak dapat jawaban dari pertanyaan nya.
"oh,,, aku tau pasti kakak mau kencan kan?" tanya clarissa asal sambil menaik turunkan alis nyaà
"diihh sotoy" jawab dyra singkat tanpa menoleh ke wajah sang adik
"ayah sama bunda kemana kok belum kelihatan?" tanya dyra ketika sedari tadi ia datang ke meja makan tidak melihat bunda dan ayah nya biasa nya baik bunda atau ayah nya selalu menyapa nya duluan
"masih dikamar mungkin masih capek" jawab clarissa singkat ia masih sedikit kesal karena kakak tersayang nya itu mengabaikan pertanyaan nya, memang kedua orang tua nya baru pulang dari luar kota tadi malam
"ohh" ucap dyra sambil melanjutkan sarapan nya
baru saja dyra menanyakan bunda dan ayah nya tiba -tiba yang dibicarakan pun datang ke meja makan dengan raut wajah yang terlihat masih kecapean.
"selamat pagi" sapa ayah dan bunda
"pagi" balas dyra dan clarissa
"maaf bunda dan ayah kesiangan" ucap bunda sambil duduk
"ish... kalian berdua ini cepat habiskan sarapan kalian" ucap wanita paruh baya itu dengan wajah kesal saat di goda oleh anak anak nya
"suami mu mana ris?" tanya sang kepala keluarga yang kini mulai membuka suara nya saat ia tidak melihat menantu nya
"hari ini ada jadwal operasi pasien ayah jadi mas rio sudah berangkat pagi - pagi sekali" jelas clarissa dan sang ayah hanya mengangguk - anggukan kepala nya tanda mengerti dengan ucapan anak bungsu nya itu
"kalo kamu dyra kapan nikah?" tanya ayah kepada anak gadis sulung nya itu
"ayah! dyra aja belum punya pasangan, mana bisa nikah kalo gak ada mempelai laki - laki nya" jawab dyra
"anak teman ayah banyak yang ganteng - ganteng dan mapan lagi" ucap ayah sambil memakan sarapannya
"ayah!!" jawab dyra sambil menatap ayah nya itu
"dyra ayah cuma ingin kamu~ "
"maaf tuan, nyonya ada tamu yang mencari nona dyra" ucap bi sumi
ucapan ayah terpotong saat bi sumi sang asisten rumah tangga mengabari kalo ada tamu datang berkunjung
" siapa bi?" ucap dyra, karena keasyikan sarapan sambil mengobrol dengan keluarga nya ia lupa kalo aidan dan alvaro akan datang menjemput nya.
"bibi enggak tau non siapa nama nya yang jelas laki - laki itu tinggi, ganteng dan dia datang bersama anak kecil" jelas bi sumi sontak membuat keluarga nya terkejut mendengar ucapan Art nya itu sambil mereka semua saling tatap tatapan
"astaga! gue lupa, sekarang mereka dimana bi? " ucap dyra refleks sambil menepuk jidak nya dengan satu tangan
"di depan non diruang tamu" jawab bi sumi
"ya udah makasih bi" ucap dyra, ia buru - buru mengambil tas nya yang berada di kursi dan segera berjalan ke ruang tamu tempat dimana ayah dan anak itu berada sambil di ikuti oleh ayah, bunda dan sang adik yang sedari tadi penasaran dengan tamu yang dimaksud oleh ART nya itu.
"siapa laki - laki dan bocah itu yah ?" tanya bunda pada sang suami saat melihat tamu anak gadis sulung nya itu adalah seorang laki - laki tampan pasal nya mereka baru pertama kali melihat dyra membawa laki - laki kerumah nya selain leo sang assisten ditambah lagi laki - laki tampan itu datang bersama seorang anak kecil yang tak kalah tampan nya
sang suami hanya menjawab pertanyaan istri nya dengan gelengan kepala tanda ia juga tidak tau.
"kaya nya bunda dan ayah akan punya menantu baru yang langsung sepaket dengan seorang cucu nih"
****Bersambung****.....
Note : jangan lupa tinggalkan jejak kalian makasih.
maaf jika ada salah kata mohon maklum masih pemula 🙏
terimakasih.