
..."Begitulah perasaan. Saat dia memilih jatuh di hatimu. Kau hanya punya pilihan. Mengambilnya dan menyatakan. Atau, membiarkan waktu membuatnya hilang atau mungkin diambil orang lain."...
...~ boy candra ~...
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
...Happy reading.....🤗...
perjalanan mereka memakan waktu dua jam dikarenakan jalanan macet mungkin karena hari weekend jadi banyak orang - orang pada liburan bersama keluarga,pacar ataupun sahabat begitu pikir mereka.
akhir nya mereka pun sampai ditempat tujuan yaitu wahana bermain. setelah memakirkan mobil mereka bertiga pun turun berjalan kaki untuk masuk kedalam wahana, mereka berjalan dengan posisi aidan ditengah sambil menggandeng tangan dyra yang berjalan disebelah kiri nya dan alvaro yang berada disebelah kanan nya.
"gila tu cowo ganteng banget" ucap salah satu pengunjung perempuan saat melihat alvaro
"hawww hot daddy"
"bro lihat itu cewe cakep bener" ucap pengunjung laki - laki
"ihhh, anak itu lucu banget"
sontak ketiga nya menjadi pusat perhatian para pengunjung yang melihat nya banyak di antara mereka yang berpikir bahwa mereka adalah keluarga yang harmonis dan tidak sedikit juga orang yang merasa iri ataupun terpesona pada mereka bagaimana tidak dyra yang saat itu memakai outfit sweater crop bewarna hitam dengan bawahan celana jeans beserta topi nya ditambah dengan polesan tipis pada wajah nya sehingga menampilkan wajah cantik nya yang natural.
alvaro yang memakai hoodie bewarna kuning dengan bawahan jeans bewarna hitam terlihat semakin tampan sampai orang tidak akan menyangka bahwa ia adalah seorang ayah yang memiliki anak satu
bukan hanya dyra dan alvaro saja yang menjadi pusat perhatian orang si bocah tampan yang disebut -sebut sebagai fotocopiyan dari sang ayah siapa lagi kalo bukan aidan ia juga tak luput dari perhatian khalayak umum, bocah berusia 5 tahun ini juga memakai baju sama seperti sang ayah cuma beda nya ia memakai baju yang bewarna putih dan juga celana bewarna hitam tak lupa juga dengan sepatu kets yang bewarna senada dengan baju nya.
"daddy! daddy aidan mau naik itu" tunjuk aidan disalah satu permainan
"aidan nanti aja ya, kita naik yang lain aja" bujuk alvaro entah kenapa perasaan nya tidak enak saat melihat permainan yang disebut sebagai roller coster
"aidan, daddy mu kaya nya penakut deh" ucap dyra saat ia melihat mimik wajah aidan berubah yang tadi nya senang sekarang cemberut
"siapa yang penakut?" sahut alvaro tidak terima dengan apa yang di ucapkan oleh wanita cantik di depan nya itu
"lalu apa? kalo bukan penakut, badan aja gede tapi nyali ciut ya kan aidan" ejek dyra sambil menatap aidan agar si pria beranak satu itu terpancing untuk memperbolehkan mereka bermain roller coster
"anda jangan pengaruhi anak saya ya" ucap alvaro sambil menatap wajah dyra
"siapa yang pengaruhi emang kenyataan nya" cibir dyra yang masih bisa di dengar oleh telinga alvaro
raut wajah aidan pun kembali senang karena sang daddy memperboleh kan nya manaiki wahana roller coster, begitupun dyra yang begitu tersenyum puas karena berhasil memancing alvaro untuk menaiki wahana tersebut.
'yes!,,, berhasil akhir nya termakan juga umpan gue hahaaa kita lihat siapa yang takut' batin dyra tertawa
mereka pun menaiki permainan tersebut terlihat dyra dan aidan begitu senang beda hal nya dengan alvaro yang sedari tadi mereka duduk di roller coster itu wajah nya sudah terlihat pucat padahal permainan nya belum mulai.
'kenapa ada permainan bahaya seperti ini sih" jerit alvaro dalam hati nya
tibalah ketika semua sudah aman akhirnya roller coster pun dimulai
"haaaaaaaahhaaaa" teriak penuh kesenangan dari para pengunjung yang menaiki roller coster tersebut termasuk dyra dan aidan kecuali alvaro dia hanya bisa menutup mata nya sambil berdoa agar permainan ini cepat selesai, sepanjang permainan alvaro tidak berani membuka mata nya sedikit pun
posisi mereka saat ini dyra duduk sebelah
"uhhhhhhaaaaaahhhhhh" teriak dyra sambil mata nya sesekali melirik alvaro yang berada duduk di samping aidan sambil tertawa senang di dalam hati nya karena bisa melihat ekspresi takut seorang alvaro si laki - laki tampan tapi dingin.
alvaro segera berlari setelah permainan roller coster berhenti ia terlihat pucat dan.....
'heukkks'
alvaro muntah, terlihat wajah nya yang pucat dan berkeringat dingin dyra yang melihat alvaro seperti itu merasa kasihan ia pun membantu memijat tengkuk leher laki - laki beranak satu itu sampai ia merasa enakan sedikit baru mereka melanjutkan permainan tersebut.
"daddy sakit?" tanya aidan khawatir sambil menatap alvaro yang sedang dipijat oleh dyra
"tidak sayang, daddy mu ini penakut bukti nya ia sampai muntah - muntah kaya gini cuma gara - gara roller coster" jawab dyra untuk mencairkan suasana agar bocah 5 tahun itu tidak khawatir
"benerkah?" tanya aidan yang tadi nya menatap alvaro berganti menatap dyra
"iya" jawab dyra sambil tersenyum alvaro yang merasa lemas pun ingin membantah tapi ia sudah tidak punya tenaga lagi
ketika mereka bertiga sedang beristirahat tiba - tiba ada suara yang yang menyapa mereka
"alvaro"
Bersambung.....
Note : jangan lupa tinggalkan jejak kalian makasih.
maaf jika ada salah kata mohon maklum masih pemula 🙏
terimakasih.