
...Happy reading...🤗...
ketika matahari pagi mulai terbit hendak memancarkan sinar terang nya dan bersamaan dengan itu suara burung - burung kecil sudah saling terdengar sedang bersahutan itu ikut serta dalam meramaikan pagi cerah hari ini.
ketika pagi menyapa dyra bangun dari tidur lelap nya lalu ia pergi ke balkon kamar nya untuk sekedar menghirup udara segar di pagi hari ini sebelum udara segar itu tercemar oleh aktivitas manusia.
berhubung tamu bulanan nya telah selesai ia pun memutuskan untuk pergi ke kantor. kebetulan hari ini jadwal nya sangat lah padat karena meeting dengan beberapa klien yang sempat ia tunda lantaran ia mengambil cuti.
sehubung ini masih terlalu pagi untuk bersiap - siap kekantor ia pun memutuskan untuk jogging di luar rumah sambil menikmati udara segar di pagi hari.
ia pun segara pergi dari balkon kamar nya itu dan bergegas pergi ke walk- in closet nya terlihat baju - baju mahal dengan berbagai macam - macam warna, bentuk dan ukuran sedang tertata dengan rapi nya, ditambah dengan koleksi tas - tas, aksesoris dan sepatu ataupun sendal lainnya yang terletak khusus di tempat masing - masing lemari yang berbeda.
karena hari ini kegiatan pertama nya adalah olahraga jadi ia pergi ke tempat deretan baju khusus sport, ia mengambil pakaian yaitu jaket bewarna hitam dengan motif garis - garis putih dan dalaman bewarna hitam polos dipadukan dengan celana legging hitam polos nya oh ya! jangan lupa kan sepatu olahraga bermerek nya yang senada dengan jaket nya.
setelah selesai bersiap - siap ia pun bergegas pergi ke luar rumah untuk sekedar jalan - jalan sekitar komplek rumah.
"loh kakak mau kemana?" tanya clarissa saat ia sedang di dapur ingin mengambil air minum tiba - tiba melihat wanita yang kerap ia panggil kakak itu sedang menuruni tangga dengan pakaian yang berbeda dari biasa nya
"jogging" jawab dyra singkat
"jam segini?" tanya nya lagi ketika mata nya melihat jam yang bergatung di dinding itu menunjukkan pukul 06.25
"jam segini sudah pas risa untuk olahraga kalo ke siangan nama nya bukan lagi olahraga dong tapi bekerja" ucap dyra yang mengundang kekekan kecil dari clarissa
"sudah ya kakak keluar dulu" pamit dyra sambil berjalan ke arah pintu
●
●
●
●
●
30 menit telah berselang akhir nya dyra memutuskan untuk pulang kerumah nya tapi baru saja ia berjalan beberapa langkah tiba - tiba ada yang memanggil nya dari arah belakang.
"dyra?" panggil seseorang
karena merasa ada yang memanggil nama nya dyra pun berbalik dan terlihat lah seorang wanita sedang berdiri dengan memakai pakaian sporti nya
"dyra kan?" tanya nya memastikan lagi
"iya, maaf siapa ya?" ucap dyra, ia merasa tak asing dengan perempuan di depan nya itu tapi ia lupa siapa
"masa lo lupa sama gue? gue melisa teman sebangku lo waktu SMA" ucap wanita itu yang bernama melisa
"melisa yang rambut nya selalu di kuncir dan pakai kacamata itu?"
"iya itu gue"
"wow,,, gue sampai pangling lihat lo yang sekarang" ucap dyra yang tak percaya melihat penampilan seorang wanita yang dulu berpakaian cupu sekarang terlihat begitu cantik
"lo juga sama dulu lo cupu juga dan sekarang wow! lo kelihatan cantik dan sexy lagi, gue aja tadi sempat ragu mau negur lo takut salah orang haaaahaa" ucap melisa
"iya lah, haaahaaa"
"oh ya, boleh minta nomor handphone lo gak" tanya nya sambil menyodorkan handphone nya
"thank's ya, biar gak susah ngundang lo nanti" ucap melisa setelah dyra memberikan kembali handphone itu kepadanya
"ngundang?"
"iya ke pernikahan gue"
"lo serius mau nikah?" tanya dyra yang di balas anggukan oleh melisa
"selamat ya" ucap dyra tulus
"thank's
" oh ya melisa gue duluan ya" pamit dyra karena ia harus berangkat ke kantor
"oke, nanti gue hubungi lo buat ngobrol - ngobrol" ucap nya setengah berteriak saat dyra sudah mulai pergi meninggalkan nya
" oke"
●
●
●
●
●
saat ini dyra sudah berada di kantor nya sedang memeriksa dokumen - dokumen yang sempat tertunda beberapa waktu lalu karena izin cuti nya.
tok...tok...tok
"masuk " ucap dyr
ceklek
"nona muda sudah waktu nya, anda ada rapat dengan perusahaan sanjaya di restoran" ucap leo dengan jelas walau begitu hati nya masih was -was karena ia tau bahwa nona muda nya ini tidak menyukai pemimpin dari perusahaan sanjaya itu.
sontak membuat dyra menghentikan pekerjaan nya lantaran mendengar ucapan asissten nya menyebut nama yang ia enggan untuk temui bukan nya ia membenci perusahaan tersebut tapi lebih tepat nya pemimpin mereka siapa lagi kalo bukan edward sanjaya.
"apa tidak bisa dibatal kan ?" tanya dyra sudah dapat dipastikan kalo ini hanya akal - akalan nya si pemimpin perusahaan sanjaya saja untuk bisa bertemu dengan nya
"tidak bisa nona,, karena kita sudah sering menolak pertemuan dengan perusahaan mereka" jelas leo
wanita cantik itu menghela napas nya dalam - dalam, benar saja ia juga tidak bisa terus terusan menghindari edward cepat atau lambat, sengaja atau tidak mereka pasti akan bertemu juga pada akhir nya.
"baiklah,,, kita sekarang" perintah dyra sambil berdiri
mereka bertiga ditemani lisa sekretaris dyra pun pergi ke tempat restoran yang dijanjikan oleh perusahaan sanjaya itu.
Bersambung.....
**jangan lupa tinggalkan jejak kalian dan tambahkan sebagai novel favorite ♡ jika kalian menyukai novel ini agar kalian tidak ketinggalan dengan episode - episode selanjut nya.
oh ya! likee nya hihihiii
see you :)
Terimakasih**.