
...Happy reading.....🤗...
"aidan mau tidur sama mommy gak biar daddy mu tidur sendiri" tawar dyra
"tidak! aidan akan tidur dengan ku" tolak alvaro ketika aidan ingin membuka mulut nya
"daddy aidan mau tidur sama mommy" rengek nya saat sang ayah tidak memperbolehkannya
"aidan tidur sama daddy aja ya, nanti daddy dongengin sampai aidan tertidur ya mau ya" bujuk alvaro setelah menyesuaikan tinggi dengan sang anak
"daddy! aidan mau nya tidur sama mommy" keukeh nya
"tapi nak~
"kenapa tidak tidur bersama saja" sambung aidan polos ketika ia memotong ucapan sang daddy
"TIDAK!" jawab alvaro dan dyra serempak dengan mata yang melotot setelah mereka mendengar ucapan dari bocah 5 tahun itu sontak membuat ayah, bunda, clarissa dan rio sang suami tertawa melihat reaksi lucu dari anak dan calon menantu mereka.
"kenapa tidak?" tanya aidan binggung sambil bergantian menatap dyra dan alvaro setelah melihat reaksi aneh dari sang mommy dan daddy nya ditambah anggota keluarga yang tertawa
"karena mereka belum menikah sayang, jadi tidak boleh tidur bersama" jawab bunda, ketika ia melihat baik dyra maupun alvaro nampak ke binggungan harus memberikan penjelasan apa pada bocah yang masih berusia 5 tahun itu.
"kalo aidan mau tidur bersama mommy dyra dan daddy aidan suruh mereka berdua menikah saja" timpal clarissa santai yang langsung mendapat tatapan tajam dari perempuan yang berstatus sebagai kakak nya itu.
"upss!! sorry" sambung nya saat ia melihat sang kakak menatap nya dengan tatapan seperti mau memakan dirinya
"kenapa mommy dan daddy gak menikah saja jadi kan kita bisa tidur bersama, aidan pengen seperti teman - teman aidan yang lainnya mereka tidur bersama mama dan papa nya kenapa aidan tidak bisa" ucap aidan sedih sambil menundukkan kepala nya ia merasa iri ketika mendengar cerita teman - teman nya yang tidur bersama kedua orang tua nya sambil diceritakan dongeng sebelum tidur
JLEBBB
ketika mendengar ucapan aidan hati alvaro seperti di tusuk oleh ribuan jarum yang sangat tajam, bagaimana tidak? ia merasa bersalah kepada sang anak karna keegoisan nya yang tidak mau menikah lagi dengan alasan masih mencintai milla sang mantan istri yang telah meninggal itu, pikir nya ia bisa menjadi sosok ayah dan ibu untuk aidan nyata nya tidak! justru membuat putra kesayangan nya itu merasa kesepian.
"baik lah aidan boleh tidur sama mommy ya" ucap alvaro mengalihkan pembicaraan
"benerkah?" tanya aidan lagi memastikan apa benar yang didengar nya itu sambil menatap wajah daddy nya dan dijawab anggukan oleh sang ayah
"yeeeeyy" ucap aidan girang
"yaudah yuk tidur" ucap dyra sambil mengajak aidan ke kamar nya
mereka semua pun pergi ke kamar nya masing - masing begitupun alvaro ia tidur di kamar tamu dilantai satu sedangkan kamar dyra berada dilantai dua.
setelah aidan mengganti baju nya dengan baju kaos yang memang sengaja di bawa oleh alvaro untuk cadangan ketika baju yang di kenakan aidan kotor entah akibat ketumpahan makanan ataupun lainnya saat mereka sedang belibur di wahana tadi pagi.
"mau mommy" ucap nya antusias
"baiklah"
dyra pun mulai membacakan dongeng kepada aidan tentang kancil dan buaya
...Suatu hari, ada seekor kancil yang sedang berjalan-jalan di dalam hutan untuk mencari makanan. Karena makanan di sekitar kediamannya telah berkurang, Sang Kancil pun pergi untuk mencari di luar kawasannya. Di tengah jalan, ia harus menyeberang sungai yang dihuni banyak sekali buaya besar yang sangat lapar. Kancil pun berpikir sejenak, lalu ia mendekat ke tepi sungai....
..."Hai buaya, apakah kau sudah makan siang?" tanya kancil dengan suara yang dikeraskan....
...Tak lama kemudian, munculah seekor buaya dari permukaan air, "Siapa yang berteriak siang-siang begini? Mengganggu tidur saja."...
..."Hai kancil, diam kau! Kalau tidak, aku makan nanti kamu," timpal buaya yang lain....
..."Aku datang ke sini untuk menyampaikan pesan dari raja hutan, jadi janganlah kau makan aku dulu," jawab kancil....
..."Ada apa sebenarnya kancil, ayo cepat katakan," kata buaya....
..."Baiklah. Raja hutan memintaku untuk menghitung jumlah buaya yang ada di sini. Raja hutan hendak memberikan hadiah untuk kalian," ujar kancil....
..."Jadi sekarang, panggil semua temanmu," lanjutnya....
...Mendengar hal itu, buaya sangat senang dan langsung memanggil semua kawannya untuk berbaris berjajar di permukaan sungai. Namun, mereka semua ternyata hanya diperdaya oleh si kancil....
...Dengan cerdik, si kancil langsung pergi setelah menghitung buaya terakhir di ujung sungai dan lolos dari cengkraman buaya yang lapar....
"tamat" ucap dyra
'sudah tertidur ternyata, mungkin karena kecapean seharian bermain' batin nya ketika ia melihat aidan sudah memejamkan matanya, dyra pun ikut tertidur juga setelah ia mematikan lampu.
bersambung.....
**btw jangan panggil author ya panggil cicing aja biar kita akrab wkwkwk
Note : jangan lupa tinggalkan jejak kalian makasih.
oh ya tekan tanda Love ♡ nya dan jangan lupa juga like 👍 nya ya
maaf jika ada salah kata mohon maklum masih pemula 🙏
terimakasih**