
...Happy reading 🤗........
"apa mommy mengganggu aidan?" sambung nya dan dibalas gelengan kecil oleh bocah tampan itu
"ayo bangun kita cuci muka dan gosok gigi dulu baru setelah itu kita sarapan ya" ucap dyra lembut
"iya mommy"
..............
ditempat yang berbeda terlihat seorang laki - laki tampan yang sedang duduk di kursi kebesarannya sambil melihat foto seorang perempuan cantik ditangan nya.
"kenapa kau selalu menolak ku? apa kau tau aku sangat mencintai mu?" gumam nya lirih sambil menatap foto yang berada di tangan nya itu
"terserah mau berapa kali kamu menolak ku, aku tidak akan menyerah mengejar mu dyra!" gumam laki - laki itu, ya! perempuan itu adalah dyra
"tunggu aku cantik" sambung nya dengan senyum yang penuh arti
.............
saat ini dyra sedang berada di ruang kerja nya sedang memeriksa dokumen - dokumen yang telah diantar oleh leo setelah sebelum nya beberapa jam yang lalu aidan dan alvaro pamit pulang ke rumah nya sehabis mereka sarapan tadi pagi.
tok....tok....tok
"masuk" ucap dyra tanpa menoleh
"nak" panggil seorang wanita paruh baya setelah masuk keruangan dyra
"bunda!" ucap dyra ketika mendengar suara sang bunda
"kamu sibuk?" tanya bunda
"gak terlalu sih bun, memang kenapa bunda?" tanya dyra saat mereka berdua sudah duduk di sofa yang berada di ruang kerja dyra
"bunda mau tanya" jawab bunda dengan sedikit ragu- ragu
"tanya apa bun?" tanya dyra sambil mengenyit kan alis nya
"kamu belum cerita sama bunda" ucap bunda yang membuat dyra bingung
"alvaro" sambung nya
sebelum bercerita dyra mencari posisi duduk yang agak nyaman lalu menarik napas nya dan ia pun mulai menceritakan dari kronologi diri nya bisa bertemu dengan aidan dan alvaro hingga aidan yang memanggil diri nya dengan sebutan mommy, ia mencertikan semua nya tanpa ada yang ditutup - tutupi.
bunda pun terlihat begitu mendengarkan dengan baik setiap kalimat demi kalimat, sampai sesekali wanita paruh baya itu menampilkan senyuman nya.
"jadi kamu sama nak alvaro tidak ada hubungan apa - apa?" tanya bunda ketika cetita berakhir
"iya bund" jawab nya sambil menggelengkan kepala
"beneran?"
"sama sekali" jawab nya mantap
terlihat raut wajah perempuan yang telah melahirkan nya itu nampak sedikit kecewa karena yang ia harapkan dyra dan alvaro memiliki suatu hubungan tapi nyata nya itu hanya tinggal harapan.
ia pikir anak sulung nya bisa segera menikah dan melepaskan masa kesendirian nya agar kelak jika ia pergi duluan ia bisa merasa lebih tenang sudah melepas putri tersayang nya dengan seorang laki - laki yang tepat dan menurutnya laki laki yang tepat itu adalah alvaro.
walaupun ia hanya bertemu dengan ayah satu anak itu baru kemarin tapi entah kenapa menurut nya laki - laki itu masuk dalam list kriteria mantu idaman bagaimana tidak muka nya sudah ganteng, sopan, sayang anak dan kaya lagi ditambah jika dyra menikah dengannya maka otomatis ia dapat bonus seorang cucu yang tampan siapa lagi yang dimaksud kalo bukan aidan uhh,,, paket komplite kan.
tapi sangat disayangkan sekali lagi itu cuma harapan nya seorang, ia hanya bisa berdoa pada yang maha kuasa agar memberikan anak nya pendamping yang bisa menjaga dan mencintai diri nya dengan tulus.
"ya sudah bunda ke luar dulu ya?" pamit bunda yang telah berdiri dari duduk nya
"iya bunda" ucap dyra
"ingat jangan tidur larut malam gak baik untuk kesehatan!" ucap bunda ketika ia melihat kertas - kertas yang telah menumpuk di atas meja kerja sang anak
" siap bos" jawab dyra dengan tangan seperti sedang hormat
setelah bunda nya pergi ia pun melanjutkan pekerjaan nya....
**Bersambung....
haiii guys sorry banget beberapa hari ini cicing jarang update bab baru karena suatu alasan ya nanti cicing usahain buat bisa update setiap hari seperti biasa ok**,,,,
**jangan lupa tinggalkan jejak kalian dan tambahkan sebagai novel favorite jika kalian menyukai novel ini agar kalian tidak ketinggalan dengan episode - episode selanjut nya
terimakasih**...