My True Love Is Hot Daddy

My True Love Is Hot Daddy
vidio call



...Happy reading.....🤗...


"nyaman nya" gumam dyra saat ia merebahan diri nya di kasur setelah baru saja pulang dari kantor. jujur saja hari ini adalah hari yang melelah kan bagi nya di tambah ada kejadian - kejadian yang membuat mood nya buruk jika mengingat nya lagi membuat ia merasa kesal kembali.


dyra pun memejamkan mata nya sejenak untuk menghilangkan penat yang sedari tadi dikantor sudah ia rasakan tapi mata nya terbuka kembali saat ia tiba - tiba mengingat sesuatu yang ia lupakan.


"reuni? haruskah aku datang?" gumam nya ketika ia mengingat kembali telpon dari melisa yang mengundang nya untuk datang ke acara tersebut.


"huh! malas banget, enakan tidur di kasur seperti ini" ucap nya yang akan memejamkan mata nya kembali tapi tiba - tiba handphone nya berdering


drtt...drtt...drt.


dyra pun dengan malas nya bangkit dari rebahan nyaman nya dan mengambil handphone yang terletak di nakas itu.


"siapa sih nelpon? ganggu aja!" ucap nya kesal karena ia merasa waktu istirahat nya terganggu.


seketika ekspresi yang tadi nya kesal berubah jadi raut wajah senyuman setelah melihat nama yang tertera dari si penlpon itu.


"aidan" gumam nya, ya! yang menelpon itu adalah aidan ia sedang melakukan vidio call


dyra pun menggeser tombol hijau itu dan terlihat lah wajah tampan bocah itu.


"hallo mommy!" ucap nya di sebrang


"hallo sayang" balas dyra dengan senyuman nya


"mommy aidan kangen mom" ujar nya dengan ekspresi sedih


"mommy juga"


"apa mommy besok sibuk?" tanya nya


"iya sayang, besok jadwal mommy itu banyak banget ini juga baru pulang kerja" jawab dyra


"ya udah deh mom" ucap aidan kecewa


" bagaimana kalo lusa?" tanya dyra


"lusa?"


"iya lusa nanti mommy janji deh ketika aidan sudah pulang sekolah nanti mommy jemput terus pulang nya nginap di rumah mommy, bagaimana mau gak?"


"mau mommy!" ucap aidan kembali menampilkan senyum bahagia nya


" oke deh, tapi izin sama daddy dan oma opa ya"


"daddy! apa boleh?" tanya aidan pada seseorang yang berada disamping nya


"aidan ngomong sama siapa sayang?" tanya dyra bingung ia pikir aidan sendiri dikamar nya


deg...


terlihat lah wajah tampan seorang CEO duda satu anak itu dengan perasaan gugup dan jantung yang deg - degan kedua nya nampak tersenyum kaku seperti orang yang sedang tertangkap basah saja padahal cuma vidio call.


yang satu ketahuan sedang mendengarkan pembicaraan, yang satu nya lagi baru sadar ada keberadaan seseorang yang mendengar pembicaraan mereka.


"daddy! boleh kan?" tanya aidan lagi ketika sang daddy tidak menjawab


"boleh" jawab alvaro berusaha setenang mungkin walaupun saat ini hati nya sedang berdetak kencang entah karena ketahuan ikut mendengarkan atau saat melihat wajah cantik nya dyra


"yeey! mommy kata daddy boleh" seru nya senang sambil mengalihkan kamera nya yang sedari tadi mengarah ke daddy nya kini beralih kearah nya


"yaudah nanti lusa mommy jemput di sekolah ya" ucap dyra yang masih bisa mengkondisikan ekspresi nya agar tenang walaupun hati nya sedang berpacu cepat entah kenapa setiap melihat atau berdekatan dengan daddy aidan yaitu alvaro jantung nya seperti sedang berolahraga


"oke mommy, see you" ucap aidan sebelum mengakhiri panggilan telpon tersebut.


"see you too" balas dyra dan panggilan pun berakhir


ia pun membaringkan kembali tubuh nya ke kasur dan menatap langit - langit kamar nya tiba - tiba bayangan alvaro terlintas di pikiran nya seketika jantung nya kembali deg degan.


"kenapa jatung gue deg - degan gini ya, apa gue kena penyakit jantung?" ucap nya sambil tangan nya menyentuh dada nya


"ini sih gak bisa di biarin, gue gak mau mati muda pokok nya besok gue harus minta clarissa periksa ni jantung" sambung nya ketika ia sudah duduk kembali.


ia pun bangkit dari kasur hendak mengganti baju nya yang sedari tadi ia pulang dari kantor belum ia ganti tapi langkah nya terhenti ketika handphone nya ada notif pertanda pesan masuk.


dyra pun mengambil handphone nya kembali dan membuka pesan tersebut


..."di restoran C jam setengah 9 malam jangan lupa ya harus datang"...


...by: melisa...


begitulah isi pesan tersebut yang dikirim oleh melisa, dyra pun menghela nafas nya sebelum membalas pesan tersebut mau tidak mau diri nya harus datang tidak masalah lah sesekali begitu pikir nya


"baiklah" begitu balasan yang ia kirim ke melisa


setelah membalas pesan dari melisa ia pun melanjutkan kegiatan nya yang tadi sempat tertunda yaitu mandi dan mengganti pakaian.


**Bersambung.....


jangan lupa tinggalkan jejak kalian dan tambahkan sebagai novel favorite ♡ jika kalian menyukai novel ini agar kalian tidak ketinggalan dengan episode - episode selanjut nya.


oh ya! likee nya ya hihihiii!!!


see you :)


Terimakasih**.