My True Love Is Hot Daddy

My True Love Is Hot Daddy
hujan



...Happy reading guys......


"nak dyra" ucap seorang wanita paruh baya yang baru saja turun dari mobil


“siang tante” sapa dyra sopan saat melihat oma nya aidan


“loh aidan nya sudah tidur ?” Tanya lilis saat melihat dyra menggendong aidan


“iya tante mungkin karena kecapean” jawab dyra sambil menepuk lembut tubuh bocah itu


Lilis tersenyum melihat gadis cantik di depan nya itu yang begitu menyayangi cucu nya seperti layak nya seorang ibu kandung yang sangat menyayangi anak nya. dari awal bertemu diri nya sudah menyukai gadis tersebut karena menurut nya dyra memiliki aura keibuan yang sangat cocok untuk menjadi istri dan ibu buat anak serta cucu nya di tambah ia sudah melihat bagaimana perlakuan dyra kepada sang cucu hal ini lah yang semakin menguatkan tekat nya untuk menjadikan dyra sebagai menantu nya secepat mungkin.


“siapa sayang?” Tanya seorang pria paruh baya yang juga keluar dari mobil tersebut berjalan menghampiri sang istri


“ini dyra pa” jawab sang istri kepada suami  nyaitu alexson hemsworth


Alexson dan lilis baru saja pulang dari luar kota


“siang om” ucap dyra seraya tersenyum sopan


“oh calon men-“ ucapan alexson terhenti saat sang istri memberinya tatapan tajam


“iya?” Tanya dyra bingung ketika pria paruh baya di depan nya ini menghentikan ucapan nya


“ayo nak dyra silahkan masuk” ucap lilis yang langsung membawa dyra masuk kedalam rumah nya


“selamat siang tuan besar dan nyonya besar” ucap para pelayan menyambut sang majikan yang baru saja tiba. para pelayan itu Nampak penasaran oleh perempuan cantik yang sedang menggendong anak tuan muda mereka tersebut.


“maaf om, tante seperti nya dyra nanti saja mampir soalnya takut nanti hujan nya turun” baru saja dyra berucap hujan pun turun dengan deras nya di sertai dengan angin kencang dan petir serta cahaya kilat yang menembus jendela rumah mewah tersebut.


DUARRR…


Suara petir yang terdengar lebih kuat dan nyaring dari sebelum nya itu berhasil membuat aidan yang berada dalam pelukan dyra terbangun


“mommy takut” ucap aidan yang terbangun dan langsung menyembunyikan wajah nya dalam tengkuk leher dyra


“tidak apa – apa sayang” ucap dyra menenangkan aidan sambil terus mengusap punggung bocah itu


Hal itu tidak lepas dari pandangan lilis dan alexson, mereka berdua mengulas senyum ketika melihat pemandangan yang jarang mereka lihat tersebut


“Nak dyra, nanti saja pulang nya setelah hujan nya reda. bahaya kalo menyetir di saat hujan deras begini” ucap alexson


“iya nak, nanti saja ya pulang nya setelah hujan nya reda” sambung lilis


Dyra pun mengangguk, menyetujui ucapan dari kedua orang tua nya alvaro itu.


.


.


.


.


.


Tok…tok…tok…


“masuk” ucap alvaro tanpa menoleh


“al, waktu nya rapat dengan klien” ucap assisten nya yang bernama mikael


“oke” ucap alvaro


mereka pun berjalan menuju ruangan di mana para klien sedang menunggu nya untuk rapat.


ketika tiba di ruang rapat ekspresi alvaro tiba – tiba berubah menjadi dingin saat melihat seseorang yang sangat tidak ia sukai kehadiran nya justru ia berada di satu ruangan yang sama dengan nya.


“mmm” alvaro hanya membalas nya dengan gumaman saja


“ayah sedang sakit jadi aku menggantikan nya” ucap wanita itu menjelaskan kedatangan nya namun alvaro acuh tak acuh pada nya dan hal itu membuat senyum wanita itu seketika pudar


“bisakah kita mulai sekarang rapat nya?” ucap alvaro tanpa basa basi


“silahkan tuan” jawab seorang laki – laki assisten dari wanita itu


Rapat pun di mulai seperti biasa nya. walaupun alvaro terlihat begitu tenang dan fokus dengan penjelasan dari assisten klien nya itu tapi dalam hati nya ia sangat kesal sekaligus risih dengan tatapan wanita itu yang sejak rapat di mulai selalu saja menatap nya.


Akhir nya rapat itu pun selesai setelah berlansung dua jam lamanya bertepatan di jam makan siang.


“baiklah, nanti sekretaris saya yang akan menghubungi anda” ucap alvaro yang langsung bangkit dari kursi nya setelah rapat selesai


“terimakasih tuan alvaro” ucap wanita itu sambil mengulurkan tangan nya dan alvaro pun membalas uluran tangan tersebut


“kalo begitu kami pamit dulu” ucap alvaro sebelum pergi dari ruangan tersebut sedangkan wanita itu Nampak mematung sambil menatap tubuh alvaro pergi dari ruangan tersebut


“lo mau gue pesenin makan atau langsung ke tempat nya?” tawar mikael saat mereka berjalan di lorong


“gak usah, gue mau jemput aidan dulu di sekolah” tolak alvaro sambil melihat jam yang melingkar di tangan nya


“tumben lo yang jemput, biasa nya juga pengasuh atau nyokap lo” tutur mikael


“pengasuh nya hari ini lagi izin gak masuk dan orang tua gue lagi di luar kota nanti sore baru balik lagi pula gue udah janji sama aidan kalo gue sendiri yang akan jemput dia di sekolah” jelas alvaro


“ya udah sana, kasian nanti dia nungguin lo lama” ucap mikael


“gue duluan” ucap alvaro


Ketika alvaro baru saja hendak masuk kedalam lift tiba – tiba saja ada seseorang memanggil nya


“alvaro tunggu” panggil wanita yang di rapat tadi sambil berjalan kearah mereka


Sontak alvaro dan mikael pun menoleh kearah suara


“ada apa?” Tanya alvaro dengan wajah datar saat wanita itu sudah berada di hadapan nya


“aku mau ngajak kamu makan siang bareng, bisakan?” Tanya nya berharap alvaro menerima ajakan nya tersebut


“sorry, saya sudah ada janji” ucap alvaro datar menolak ajakan wanita di depan nya itu


“dengan siapa? Apa dengan wanita yang waktu bersama lo di café itu?” Tanya wanita itu dengan kesal karena alvaro menolak ajakan nya


“bukan urusan anda nona angel” ucap alvaro dingin sambil menatap tajam kearah angel


Ya! Wanita itu bernama angel. Ia adalah klien yang alvaro temui tadi dan juga wanita yang menyapa nya waktu ia dan dyra berada di café. Lift pun terbuka dan segera alvaro bersama mikael masuk kedalam nya tanpa memperdulikan angel yang terlihat begitu kesal.


‘awas aja kamu alvaro, aku akan buat kamu mengemis cinta ku’ batin angel dengan tangan menggepal kuat saat melihat ayah satu anak itu sudah masuk ke dalam lift


“nona” panggil assisten angel yang bernama bobi


“apa?” Tanya angel dengan nada ketus


“tadi tuan besar menelpon dan menyuruh anda untuk pulang ke kediaman” jawab laki – laki berusia sekitar 40 tahunan itu dan di jawab gumaman saja oleh angel


**bersambung...


mohon maaf baru bisa up sekarang di karenakan cicing lagi sakit 🙏


note : jangan lupa tinggalkan jejak kalian


terimakasih**