My Sister, I Love You

My Sister, I Love You
Terpaksa



Happy Reading 😊


Lucas melihat Emely yang sudah menahan sakit di perutnya. Entah apa yang dia rasakan terhadap wanita yang sudah menjadi istrinya itu.


"Sayang, elus perutku, sakit sekali," rengek Emely dengan wajah yang pucat menahan sakit.


Mobil pun melaju dengan kecepatan cepat, Anton supir pribadi keluarga Alven yang di panggil oleh Ara tadi melihat kedua remaja itu dari kaca spion.


Sebenarnya siapa mereka, kenapa nona Ara memanggil ku hanya untuk mengantar kan kedua orang yang tidak aku kenal ini! Batin Anton.


Lucas yang tidak tega melihat keadaan Emely seperti itu, diapun mengelus perutnya.


Emely tersenyum senang melihat suaminya yang perhatian lagi kepada nya. Emely memang usianya lebih tua 5 tahun dari Lucas.


Mereka berdua di jodohkan karena keluarga Lucas mempunyai hutang banyak terhadap keluarga Emely.


Sebenarnya Lucas memang pria yang Badboy, mendekati siapapun yang bisa dia manfaatkan.


Awalnya pada waktu kuliah semester awal, Lucas sudah berpacaran dengan beberapa gadis dari keluarga kaya. Salah satu nya Sashi, gadis cantik itu memang dari keluarga yang kaya.


Maka dari itu Lucas hanya memanfaatkan Sashi untuk mendapatkan keuntungan. Salah satunya uang dan kemewahan.


Lucas sadar bahwa seusianya memang masih dalam tahap masa bersenang-senang, meskipun pria itu menyetujui rencana keluarga nya untuk menikah dengan Emely, tentu saja pemuda itu tidak mencintai wanita yang lebih dewasa itu.


Lucah hanya memanfaatkan istrinya untuk membiayai kuliahnya dan juga menikmati tubuhnya saja.


Lucas memandang ke arah depan sambil terus mengelus perut istrinya itu. Dia masih kepikiran tentang Ara, gadis cantik polos yang telah mencuri hatinya itu.


Semenjak lulus kuliah Ara tidak pernah terlihat lagi, dia mengetahui bahwa gadis itu meneruskan kuliah di Inggris. Tapi Lucas masih tidak bisa melupakan nya.


Sudah beberapa bulan tidak bertemu Ara membuat pria itu menjadi semakin dingin.


Lucas ingat awal dia mengenal Ara adalah pada waktu Sashi memperkenalkan nya pada waktu acara ulang tahun Ana, salah satu teman Sashi.


Pemuda itu langsung jatuh hati pada pandangan pertama nya, bukan karena kekayaan atau kecantikan Ara yang memang bukan anak dari kalangan orang biasa.


Lucas mencintai Ara dari lubuk hatinya. Dia benar-benar memuja gadis itu.


###


Alven mendatangi Ara yang masih mematung di depan Mall.


"Sayang, kamu memang hebat," ucap Alven dari arah belakang.


Ara membalikan badannya dan menatap kekasihnya itu.


"Kenapa?" Tanya Ara mengerutkan keningnya.


"Calon istriku ini adalah orang yang berhati besar sekali, kamu telah menolong istri Lucas yang sedang kesakitan itu dengan membantu nya membawa ke rumah sakit, aku benar-benar bangga padamu sayang" jawab Alven.


"Dari mana kamu tahu kalau aku yang menolong Lucas dan istri nya? Atau jangan-jangan kamu membuntutiku?" Tanya Ara memicingkan matanya.


"Tentu saja aku tahu, maafkan aku ya sayang, karena telah menuduhmu yang tidak tidak, maukan kamu memaafkanku?" Ucap Alven memohon.


Ara yang tidak tega akhirnya tersenyum dan mengangguk.


"Baiklah, aku memaafkan mu sayang" jawab Ara.


Alven langsung memeluk erat istrinya itu.


"Terima kasih sayang, terima kasih karena telah memaafkanku" ucap Alven.


"Baiklah, sebaiknya kita pergi menyusul Lucas dan istri nya ke rumah sakit." Ucap Alven.


"Ayo!" Ucap Ara semangat.


Ara dan Alven telah sampai di rumah sakit bersalin dimana Lucas dan Emely berada.


Tidak susah mereka mencari nya karena Anton ada di sana.


"Mereka telah masuk ke ruang operasi tuan, seperti nya nona itu akan segera melahirkan," ucap Anton pada Alven dan Ara.


"Kalau begitu kita tunggu saja mereka," ucap Ara.


Alven mengangguk tanda setuju, akhirnya mereka bertiga menunggu di depan ruang operasi.


Setelah selang waktu hampir satu jam pintu ruang operasi terbuka, seorang suster terlihat keluar membawa seorang bayi dalam dekapan nya.


"Sayang seperti nya bayinya sudah lahir," ucap Alven merangkul bahu Ara memeluk nya dari samping.


Ara terlihat menitikan air matanya terharu.


"Apakah kita juga akan mengalami hal seperti itu?" Tanya Ara.


"Tentu saja sayang, aku akan selalu berada di samping mu, menemani mu sampai kapanpun," jawab Alven mencium pucuk Kepala Ara.


Sedangkan di sisi lain.


Stevani sedang berada di sebuah Mall bersama Tina, mereka sedang berbelanja Kebutuhan dapur untuk stok selama sebulan.


Mereka tinggal memilih apa saja yang akan di pesan karena nanti akan di antar langsung ke Mansion oleh pihak toko.


Pada saat keluar dari Mall itu Stevani melihat Max berjalan menggandeng mesra seorang gadis yang tidak lain adalah Sashi.


Mereka terlihat begitu mesra, seperti sugar Daddy dan Sugar Baby nya.


Stevani menyelinap di balik punggung Tina agar dia tidak di ketahui oleh Max.


"Ada apa Stev?" Tanya Tina.


"Itu Tina ada orang yang dulu pernah menyiksaku," jawab Stevani.


Ya semua orang memang sudah tahu tentang kisah gadis itu, dia di selamatkan oleh tuan Steven Austin dan di pekerjakan di mansion nya.


"Tunggu sebentar, aku akan abadi kan mereka lewat ponsel" ucap Stevani mengambil ponsel di saku bajunya.


Dia mengambil gambar Max dan Sashi dalam beberapa jepretan.


Max seperti menyadari ada sesuatu yang aneh, dia melihat ke arah depan  tapi tidak melihat apapun yang mencurigakan.


Tapi pada saat Max membalikan badannya, pria itu seperti melihat dengan gadis yang dia kenal.


Ya, Max melihat punggung Stevani yang sudah berjalan jauh, pria itu akan mengejar nya, tapi Sashi menahan lengannya.


"Ada apa sayang?" Tanya Sashi.


"Oh, tidak ada, ayo kita masuk ke dalam, katanya mau beli sesuatu?" Ucap Max mengalihkan perhatian Sashi.


"Ayo, aku mau membeli beberapa lingerie cantik untuk malam ini" ucap Sashi menarik lengan Max.


Akhirnya Max pasrah, sebenarnya dia sudah sangat merindukan gadis itu, Max sebenarnya mencintai Stevani, gadis yang pernah mengandung anak dari nya.


"Stevani, aku akan mendapatkan mu, lihat saja kamu akan menjadi milik ku," Batin Max.


Bersambung ...


Mudah-mudahan masih pada setia ya 🙏🥰