my husband is a gay

my husband is a gay
kakak baru



eps 6


Keysa masih tetap tertidur setelah shalat subuh, entah kenapa hari ini ia merasa ngantuk sekali mungkin karena semalam Keysa merasa kakinya gatal semua sehingga ia tidak bisa tidur


tapi tiba-tiba suara handphone berdering, Keysa bangun dengan mata yang masih mengantuk ia kemudian mengambil handphone itu dan mengangkatnya


................


" halo assalamua'laikum (dengan suara berat)


" waalaikum'salam (kata di seberang) Keysa kamu masih tidur..."?


" em....iya... (sambil mengucek mata) ada apa Karin pagi-pagi kamu udah nelpon aku...?


" keysa...(suara sedih)


" ada apa...?


" aku di pecat dari tempat kerja


" apa...!!??... kok bisa..? masak karena terlambat sedikit langsung di pecat


" bukan itu penyebab aku di pecat"


" lalu apa...?


" kamu masih ingat kan waktu di depan mall kemarin meluk siapa...?


" tentu aja aku ingat aku meluk suamiku tapi pas aku tanyain di rumah dia Mala pura-pura amnesia"(kesal)


" Keysa kamu yakin itu suami kamu..."? soalnya pria itu pemilik mall nya dia lah yang kemarin pecat aku, katanya kalau aku pengen kerja lagi maka kamu harus temui dia


" kamu tenang aja urusan itu biar aku yang urus sekarang kita ketemuan di mana...?


" di tempat kemarin aja


" ya udah kalau gitu aku tutup telponnya dulu assalamualaikum"


.... ..........


Keysa bangkit dari duduknya kemudian berlari ke kamar mandi, setelah selesai merapikan diri Keysa turun ke bawah menemui suaminya untuk membuat perhitungan


"mas Nicki..... kata Keysa menjerit, mas Nicki....kata Keysa lagi"


" maaf nya jika saya mengganggu, tuan dan nyonya lagi di taman belakang ( kata sang pembantu)


" makasih ya bik, lalu berlari pergi


Keysa menemui suaminya dan mertuanya ketika ia ingin menjerit tiba-tiba ia tidak sengaja' mendengar pembicaraan antara Nicki dan mami dera


" Nicki..... mami besok akan berangkat ke Belanda, kemungkinan mami baru kembali semingguan jadi mami minta tolong kamu harus jagain Keysa dan jangan sampai mami dengar dia menangis


" iya mi Nicki pasti jagain Keysa, memangnya mami ngapain kesana...?


(diam sebentar) " mami ingin mengajak kakak kamu agar dia mau tinggal bersama kita lagi


seketika itu Nicki langsung melotot, melihat maminya


" enggak mi, kan Nicki pernah bilang Nicki tidak akan setuju jika kak Nicko tinggal di sini, meskipun dia minta maaf langsung dengan Nicki"


" Nicki stop ya... (suara tinggi)


Nicki.... dengerin mami sebentar, mami tahu kamu sangat membenci Nicko tapi mau sampai kapan nicki..."?


Nicki masih tetap diam


" apa sampai mami juga pergi menyusul papa kamu untuk minta maaf karena kakak kamu yang membunuhnya....? atau sampai kakak kamu juga pergi minta maaf sama papa kamu karena telah membunuh nya....."?


" mami stop...!!! jangan bicara seperti itu,(dengan nada marah) baiklah aku setuju mami jemput kak Nicko, tapi aku tidak mau jika nantinya kak Nicko tetap tidak minta maaf duluan maka jangan salahkan aku jika tidak menerima nya.."


mami dera hanya tersenyum saja sambil memeluk nicki, mereka kembali melanjutkan ceritanya


................


sebenarnya mami sama mas Nicki ngomongin siapa sih..? membunuh siapa...? bukannya permasalahan nya karena wanita tapi kenapa sekarang jadi ayah mereka yang terbunuh batin Keysa tambah pusing


Keysa kemudian pergi tanpa berpamitan ia awalnya ingin marah dengan suaminya karena telah memecat temannya tapi karena cerita mereka sepertinya makin serius Keysa mengurungkan niatnya dan pergi menemui Karin


di perjalanan menuju lokasi Keysa tak


henti-hentinya berfikir.


sebenarnya Nicko ini seperti apa sih? berani sekali dia membunuh ayahnya sendiri hanya karena ayah nya memisahkan mereka masak iya cuma gara-gara itu langsung di bunuh


"nya....nya...nyonya..." kata boy,


" oh iya ada apa boy...?,


"kita sudah sampai nyoya, oh maaf aku hampir lupa"( sambil tersenyum)


" makasih ya boy (sambil turun), oh iya boy kamu enggak usah tungguin aku soalnya hari ini aku ingin menemui teman lama, nanti kalau aku sudah ingin pulang aku hubungi"


" baik nyonya muda, kalau gitu saya permisi dulu" mobil pun melaju


" Keysa..... kata Karin langsung memeluk, kenapa lama sekali..."?


" sorry la soalnya tadi ada kendala sedikit di jalan ( berbohong) by the way kamu udah lama nunggu..."?


" belum juga sih( sambil tersenyum), jadi gimana apa kamu udah tanyakan sama suami kamu..."?


" kayak mana mau nanya coba, tadi pagi mami sama suami aku lagi kompromi soalnya mami aku mau jemput kakaknya mas Nicki di Belanda supaya tinggal di sini..."


" oh ya, jadi suami kamu ke belanda lagi dong.."?


" maksudnya...? (dengan tatapan bingung)


" iya kamu bilang bos ku itu suami kamu masak suami sendiri enggak tahu kalau suaminya baru pulang dari Belanda..."?


" denger ya key bos ku itu orang Belanda, dia memang aslinya orang sini tapi dia lama tinggal di Belanda makannya ganteng banget, lagian dia juga baru seminggu di sini.."


Keysa diam sementap, ia masih tak percaya dengan penuturan Karin


" jadi maksud kamu bos mu itu orang Belanda..? dan dia baru kembali ke sini seminggu yang lalu..."?


" yupz betul sekali, tapi tunggu masak kamu enggak tahu sih suami sendiri baru pulang.."?


" Karin sekarang cepat kamu pertemukan aku dengan bos kamu itu, sebelum terlambat (heboh, sambil menggoyangkan tubuh Karin)


" iya-iya sabar... aku akan antar kata Karin


mereka lalu naik taksi menuju tempat bos Karin, sekitar setengah jam lebih berlalu karena perjalanan macet mereka akhirnya sampai di rumah pria itu


" assalamua'laikum.....*** Keysa memanggil sampai tiga kali tapi pintu masih tertutup,


" Karin sepertinya bos kamu enggak disini...? buktinya kita udah panggilin tapi pintunya enggak dibuka.."


" kamu benar key..., tapi dia tadi bilang suruh temui di sini masak dia bohong sih.."


" atau mungkin dia ngerjain kita" (bicara bersamaan dan saling menatap)


" kamu benar secara kan kemarin aku yang salah, (kata Keysa)


ketika mereka hendak pergi tiba-tiba mereka mendengar suara gelas pecah dari dalam rumah Keysa dan Karin kembali saling menatap


tiba-tiba handphone Karin berbunyi


Bos> memanggil.......


"Keysa ini bos gue nelpon, ya udah buruan angkat"


" halo..... kamu cepat' masuk aku sudah tidak tahan" kata pria itu dan telepon pun terputus


" bagaimana....? apa kata dia ...?


" key sepertinya terjadi sesuatu dengan bos katanya kita di suruh masuk cepat" (sambil menarik tangan Keysa)


" apa...? kamu gila ya Karin mana mungkin kita masuk, kan bisa aja dia lagi modus pokoknya aku enggak mau masuk"


" key sekarang bukan saatnya berfikir yang tidak-tidak kita harus membantu bos ku karena sepertinya dia sedang kesakitan"


" tapi karin kita enggak mungkin masuk kerumahnya laki-laki itu, apa kata orang nanti...? lagian pagar rumahnya di kunci gimana caranya kita masuk...? udah mending enggak usah aja besok besok aja kita minta maaf nya"


" enggak key..., kita harus tolongin orang yang kesusahan, lagian masalah pagar ini di kunci bukannya kita dulu sering manjat pagar sekolah bahkan lebih tinggi dari ini.."


" tapi itu beda..., dulu aku kan enggak pakai baju kayak gini jadi mudah aja manjat nya,


" aku yakin kamu pasti bisa key.... ayolah key sekali aja( memohon)


kali aja dengan kita nolongin dia aku bisa di terima kerja lagi ( membujuk)


" baiklah sekali aja ya, siap bos..."


mereka lalu manjat pagar besi itu dengan hati-hati saat Keysa ingin turun dari tangga besi itu tiba-tiba ia melihat Reynggo


aduh sial .... kenapa Reynggo bisa ada di situ masak iya aku harus ketemu dia dalam keadaan kayak gini batin Keysa


sambil melihat Reynggo yang berdiri di teras rumah, Keysa berdoa dalam hati semoga Reynggo tidak melihat dirinya


" woy..... key buruan loncat kata Karin membuyarkan lamunannya


Keysa kemudian meloncat ke bawah


" Lo ngapain sih lama banget di atas..? elo gila ya Karin ....? Lo...loh....kok jadi aku yang gila..." ( bingung)


" kamu kan udah tahu di depan rumah ini rumah orang tuanya Reynggo, dan sekarang gue manjat pakai pakaian kayak gini" kata keysa memperlihatkan dirinya


" maaf deh ya aku mana ingat, udah mending kita masuk dulu masalah tentang Reynggo nanti lagi kita bicarakan" kata Karin sambil menarik tangan keysa


............


perasaanku atau gimana kok kayaknya tadi aku baru lihat Keysa ya di depan rumah baru itu batin Reynggo sambil memandang rumah yang baru di huni itu


Keysa dan Karin masuk kedalam rumah itu mereka mencari pemilik rumah dan memanggilnya tiba-tiba Karin memijak sesuatu yang mengganjal


loh kok ada sendal batin Karin ia kemudian melihat ke depan dan menemukan seorang pria terkapar di atas lantai dekat kursi makan dengan gelas yang sudah pecah


" ya ampun...... (menjerit) langsung menghampiri bos nya, Keysa juga membantu Karin membawa bos nya


" Keysa apa yang harus kita lakukan..." ( bingung)


" ya aku juga tidak tahu, tapi kok wajahnya mirip dengan suami ku ya kata Keysa


" Keysa...., sekarang bukan saatnya membanding-bandingkan dengan suami kamu, (nada khawatir)


" lalu...?, kita harus segera membawa bos kerumah sakit" kata karin


" kamu benar tapi apa yang bisa kita lakukan..?, kita enggak mungkin bawa dia ke rumah sakit karena resikonya sangat besar


Keysa dan Karin berfikir sejenak, kemudian saling menatap


" aku punya ide, gimana kalau kita hubungi dokter suruh kesini supaya bisa melihat keadaan bos kamu"


" kamu benar kata karin langsung menelpon sang dokter


mereka lalu memapah pria itu hingga ke kamar, selagi menunggu sang dokter Keysa melihat-lihat kamar pria itu tiba-tiba matanya terhenti pada foto keluarga saat mereka masih kecil


foto ini sepertinya aku pernah melihat dirumahnya mas Nicki ya batin Keysa.


tak lama kemudian datanglah sang dokter memeriksa keadaan pria itu


" bagaimana dok keadaan nya" ( khawatir)


" pasien tidak apa-apa dia hanya kelelahan saja, sebentar lagi pasien juga terbangun, kalau begitu saya permisi dulu"


" iya dok terimakasih ya kata Karin dan Keysa(sambil tersenyum)


dokter itu hanya mengangguk lalu pergi, sekitar lima menit kemudian bangunlah pria yang menjadi pasien tadi


Keysa dan Karin tidak tahu jika pria itu telah bangun


" Key.... kamu yakin ini foto keluarga suami kamu kata Karin"


" iya Karin aku yakin banget, soalnya aku pernah lihat foto ini di ruang keluarga saat aku pertama kali masuk di keluarga itu, tapi kok cuma ada foto masa kecil ya, foto mereka dewasa dimana..."?


" buat apa foto dewasa keluarga ku....!!!


kata pria itu yang tiba-tiba muncul dari belakang mereka, karena terkejut Keysa langsung secara otomatis menjatuhkan foto yang ia pegang


" prakt..........!!!!!......"


Keysa dan karin langsung melotot pria itu langsung secara otomatis berjongkok dan memungut foto itu


Keysa dapat melihat bahu pria itu yang bergetar


aduh mampus aku kenapa sih aku ceroboh banget hari ini batin Keysa meruntuki dirinya


" maafkan saya.... saya beneran nggak sengaja kata Keysa merasa bersalah


pria itu masih tetap berjongkok tak lama kemudian dia pun berkata


" siapa kamu sebenarnya...? kenapa kamu tahu kalau ini keluargaku..."?


tanya pria itu, sambil menatap foto yang iya pegang


" namaku adalah keysa, aku adalah istri dari Nicki Pras......!!!! kata Keysa terpotong saat pria itu tiba-tiba berdiri dan melihat dirinya secara intens


" ada apa (bingung)


" kau istrinya Nicki tanya pria itu tak percaya, iya emangnya kenapa...."?


pria itu langsung tertawa seperti orang gila ha...ha...ha... Keysa dan Karin hanya saling menatap karena tidak mengerti maksud dari pria itu lelaki itu masih tetap tertawa seolah menemukan sesuatu yang sangat lucu


" maaf saya kelepasan (kata dia kaku), baiklah apa tujuan kalian ke sini..."?


Karin kemudian menceritakan tujuan nya datang ke sini dan kenapa bisa masuk padahal pagar di kunci,


setelah berbincang-bincang cukup lama di rumah pria itu kami akhirnya diantar pulang


Karin sudah sampai duluan sedangkan aku sengaja' diantar kedua karena jalur rumah kami berbeda


" Keysa ( kata pria itu membuka pembicaraan)


apakah kamu yakin Nicki akan memaafkan diriku...? (tanya Nicko)


" tenang aja kak lebih baik sekarang kakak langsung datang daripada keduluan mami ke Belanda ( sambil senyum)


flashback:


" aku istrinya mas nicki, mengenai foto ini mami dera pernah cerita kalau mas Nicki punya seorang kakak bernama Nicko dan kakaknya tinggal di Belanda"


" kapan kalian menikah...?


" kami menikah sekitar tiga bulan lalu, dimana kalian bertemu..."?


" kak kami hanya di jodohkan, waktu itu ibu ku di rumah sakit beliau sedang sakit keras sebelum dia pergi kami sempat bertemu dengan teman baik mami yaitu mami dera"


" tunggu dulu... apakah kamu anaknya ibu sari...?


" iya kenapa emangnya kak..."? (bingung)


" ternyata benar kata pria itu membuat Keysa bingung, lalu apakah kamu menyukai dia..."? ( tanya pria itu)


" awalnya aku juga tidak menyukai dirinya tapi, aku mulai belajar untuk mencintai mas Nicki"


" aku harap kamu bisa merubahnya ( kata pria itu ambigu)


" jadi kak apakah kakak tidak ingin menemui mami dera dan mas Nicki.."?


" key...aku bukannya tidak ingin menemui mereka tapi aku merasa sangat bersalah telah membunuh tua Bangka itu, ditambah lagi....."


" di tambah lagi apa kak...? ( penasaran)


" aku juga yang telah melukai perasaan adikku sehingga dia tidak akan pernah menyukai wanita manapun"


" kenapa kak... kenapa kakak' melukai hati mas nicki kenapa..." ( dengan nada tinggi)


" Keysa kamu tidak tahu permasalahan nya kenapa aku melakukan semua itu, tapi yang jelas itu demi kebaikan nicki"


..............


mereka akhirnya sampai di rumah Nicki,


" kak..... ayo kita turun kita sudah sampai,


"tapi key gimana kalau mami dan Nicki masih membenci diriku..."?


" kak aku yakin mami dera pasti menerima kakak, lagian mas Nicki juga mau menerima kakak asalkan kak Nicko minta maaf duluan, ingat kak harus dengan tulus supaya mas Nicki yakin kalau kakak menyadari kesalahan kakak" ( sambil tersenyum)