my husband is a gay

my husband is a gay
eps 33 masa lalu



" Nicki.... sebenarnya aku kapan sih boleh pulang? aku capek berbaring disini terus ? malah ranjangnya sakit lagi ? ( mengeluh ) lagian aku kan udah sembuh ngapain juga aku masih dirawat" ( mendumel)


" dokter bilang kamu belum boleh pulang karena kondisi kamu belum pulih betul, lagian kamu kan masih belum sampai 1 hari disini kecuali waktu operasi kemarin" ( mengupas apel)


" tapi aku bosen disini Nick...., lagian kamu kan bisa rawat aku dirumah kayak hari itu...( mengingat ) aku beneran udah sumpek lihat dan nyium bau rumah sakit ini "


Nicki hanya diam saja dia malas menanggapi Keysa yang sedari tadi mengoceh dan mengeluh terus dia hanya fokus mengupas apel dan memberikannya pada Keysa


" Nicki kamu dengerin aku enggak sih...? ( kesal ) baik jika kamu tidak dengerin aku... aku enggak mau makan apel ini ....." (membuang)


Nicki hanya melotot melihat Keysa dia sudah berusaha mengupas apel itu hingga terlihat mulus tapi dengan mudahnya Keysa langsung membuang apel itu


" Keysa....... ???? ( nada tinggi)


" apa...... apa kamu mau marah juga? kalau mau marah marah aja terus, kalian semua sama saja tidak ada satupun yang ingin merawat aku sehingga kalian membiarkan aku berbaring di kamar sialan ini ( kesal ).... aku sangat bosan disini.... ( sedih )


tapi kalian tidak mengerti perasaan ku ( menarik selimut dan berbaring membelakangi Nicki ) kamu keluarlah aku mau istirahat "


apa yang harus aku lakukan besok aku akan berangkat aku tidak mungkin membiarkan Keysa tahu.....


" Keysa..... ( lembut) aku dan yang lainnya bukan tidak mau merawat kamu tapi dokter juga tidak mengijinkan kamu pulang, begini saja aku akan mengganti tempat tidur nya gimana"


tak ada tanggapan dari Keysa sedikitpun


" baiklah-baiklah......( pasrah ) aku akan bilang dokter bahwa kamu ingin dirawat di rumah"


" bohong..... ( masih membelakangi)


" tentu saja tidak.... ? aku tidak berbohong sekarang bangunlah " ( serius )


Keysa tetap berbaring tidak ingin melihat Nicki


Nicki kemudian menelpon seorang supir untuk menjemput mereka dan menelpon seorang dokter untuk segera datang kerumah mereka


" semuanya sudah aku siapin sekarang ayo kita pulang " ( berpindah tempat duduk di atas ranjang)


" seriusan.... ( bangkit ) aku sekarang udah boleh pulang?" ( senang')


" iya kamu sekarang udah boleh pulang ( tersenyum ) jadi berhenti mengeluh dan marah-marah" ( memegang kepala Keysa yang tertutup kerudung)


" ish ..... siapa juga yang marah-marah ( kesal ) sebenarnya aku bukannya tidak suka disini ( sedih ) aku ... aku.... tidak ingin mengingat bayi itu lagi....aku sekarang merasa sangat kehilangan seseorang yang bisa menjadi temanku kelak


( menahan air mata )


berbaring disini hanya membuat diriku selalu teringat dan merasa bersalah dengan calon bayiku....karena aku tidak bisa menjaga nya... aku..aku..."( menangis )


" menangis lah ( memeluk ) aku yakin dia pasti senang bisa singgah di rahim kamu.... aku yakin dia senang memiliki ibu seperti kamu ibu yang masih bisa tegar meskipun anak itu telah tiada


( mengusap punggung dengan pelan)


aku yang seharusnya yang minta maaf karena akulah penyebab anak kita tiada, akulah yang seharusnya menangis karena kesalahanku sebagai ayah yang tidak bertanggung jawab..... ( sedih ) aku


benar-benar minta maaf ( mencium kepala Keysa yang tertutup kerudung)


maukah kamu memaafkan dan memberikan kesempatan kepada ku...." ( penuh harap)


" Nicki.... ( pelan ) aku sebenarnya belum bisa memaafkan dirimu seutuhnya "


Nicki langsung diam tak berkutik saat mendengar perkataan Keysa


" tapi.... aku juga senang karena kamu sekarang bisa menyayangi aku dan menganggap aku sebagai seorang istri... aku senang akhirnya kamu sadar dengan isi hatimu sendiri... meskipun aku sedih tapi aku rasa dengan cara mengorbankan anak kitalah kamu baru sadar"


ada sedikit rasa senang pada diri Nicki.... tapi disisi lain Nicki merasa hatinya sangat sakit saat perkataan mengorbankan anak sendiri dia merasa dirinya sama seperti papi nya dulu


tubuh Nicki Sampai bergetar mengingat masa lalu yang kelam itu dia langsung memeluk Keysa dengan erat seolah takut jika wanita itu pergi darinya


" hey..... kamu kenapa aku Sampai sesak tahu kamu terlalu erat meluknya...." ( berusaha melepaskan pelukan)


tapi Nicki tidak mau melepaskan pelukannya dia malah makin mempererat pelukannya


sampai Keysa merasa benar-benar sesak hingga kehabisan nafas


" oh ayolah Nicki.... aku tidak akan pergi kemanapun... aku janji..."


" bohong.....!!!!!


" malahan aku bisa mati jika kamu terus begini.....


" apa...??? kamu tidak boleh mati, aku tidak mengijinkan kamu pergi dari sisiku sampai kapanpun "( makin mempererat)


" uhuk...huk...huk... ( memukul-mukul ) Nicki aku mohon aku benar-benar tidak bisa bernafas "( sesak )


Nicki kemudian melepaskan pelukannya


kamu ini kenapa sih.....(terpotong)


saat sebuah bibir telah menempel di bibir Keysa.....


lagi-lagi Keysa hanya bisa melotot melihat keagresifan Nicki dia melihat wajah Nicki yang menciumnya


bulu matanya yang lentik dan hitam, hidungnya yang mancung, bibirnya yang sangat lembut saat melumat bibir Keysa


merasa diperhatikan Nicki kemudian memegang wajah Keysa sambil terus mencium bibir mungil itu


perlahan tapi pasti dia mencium bibir bawah dan juga atas berulang-ulang kali dengan sangat lembut hingga Keysa juga terbuai dengan ciuman itu


sebenarnya Nicki ini gay atau pura-pura sih batin Keysa... sambil merasakan ciuman hangat dari bibir Nicki...


tak puas dengan bibir atas dan bawah Nicki berusaha untuk memasukkan lidahnya tapi Keysa dengan cepat mendorong tubuh Keysa


" sudah cukup sampai sini aja kata Keysa malu-malu sambil menggigit bibirnya yang sudah bengkak"


Nicki kemudian mencium kening Keysa


" cup..... aku mohon jangan pernah pergi dariku aku janji mulai sekarang aku akan menjaga kamu', dan aku juga akan menjadi ayah yang baik untuk anak kita kelak "


" apa aku bisa percaya itu ? kamu yakin bisa membuat anak lagi?"( penasaran )


" apa kamu tidak yakin? kalau gitu mari kita coba sekarang " ( tatapan mesum)


" ish..... tidak-tidak..... ( memukul-mukul dada bidang Nicki)


" baiklah-baiklah aku tidak akan melakukan sekarang ( tersenyum ) tapi aku akan melakukan nya dirumah "( berbisik)


" dasar mesum......


" biarin.... emangnya salah mesum dengan istri sendiri...? kalau seandainya salah ngapain juga orang harus menikah mendingan enggak usah sekalian aja berbuat jina diluar"


teot...... sebuah tangan telah mencubit perut Nicki....


" aduh ..... sakit......, ( meringis)


" ampun.... enggak ? masih berani ngomong kayak gitu...


" iya ...iya... aku ampun..... aku enggak berani jadi kamu sekarang lepasin dulu..."


Keysa kemudian melepaskan tangannya sambil tersenyum melihat Nicki yang kesakitan


" kamu tega.... ya ( mengusap perut ) suami sendiri disiksa...? apa kamu tidak kasihan denganku " ( wajah sedih )


" buat apa juga aku kasihan orang kamu jahat.... ( acuh tak acuh )


oh iya Nick... apa aku boleh bertanya sesuatu? , tapi kamu tidak boleh marah dan harus berkata jujur"


" emangnya kamu mau banyak apa...?


" jawab dulu...


" iya...iya... aku tidak akan marah dan akan Jujur, ( pasrah ) sekarang katakan apa yang ingin kamu tanyakan"?


Nicki menatap lurus wajah Keysa yang ketakutan saat menanyakan pertanyaan itu


" baiklah.... kamu tidak perlu menjawab pertanyaan itu.... , asalkan kamu tidak melotot padaku... ( takut ) mungkin kamu belum siap aku akan tunggu sampai kamu siap baru mendengarkan cerita tentang dirimu"


" tidak perlu aku akan menjawabnya....


semua berawal dari papi ku..... dia mencintai seorang wanita sebelum mendapatkan mami, papi berencana menikahi wanita itu.... tapi tiba-tiba sahabat wanita itu menganggu hubungan mereka dia mengadu domba papi... serta wanita itu hingga mereka akhirnya berpisah ....


sahabat dari wanita itu mencintai papi ku akhirnya dia melakukan berbagai cara agar mereka bisa bersama


akhirnya mereka pun menikah awal berkeluarga hidup mereka sangat


damai-damai saja tapi saat papi ku mendengar bahwa wanita itu juga sudah menikah dia sangat marah ... karena Papi masih menyukai wanita itu


dari situlah papi mulai muak melihat tingkah wanita yang terlalu banyak ambisi dan cara yang kotor


dia menekankan mami untuk memiliki anak berjenis kelamin laki-laki karena kalau tidak papi tidak segan-segan untuk membunuhnya


akhirnya kami berdua pun lahir papi sangat senang tapi perubahan terjadi lagi saat kami sudah bisa berjalan papi mulai selingkuh dan mencari wanita lain untuk menghibur dirinya


mami minta pisah dengan papi tapi papi tidak mau akhirnya papi minta maaf dan janji tidak akan mengulangi lagi


mami memaafkan papi dan memberikan kesempatan sekali lagi buat papi


hingga kami berusia 6 tahun kebahagiaan itu mulai hancur lagi... papi mulai mencintai pria karena dia di hianati selingkuhan nya


mami tahu kalau papi mulai tidak tertarik dengan mami dia juga sering memergoki papi yang membawa pria ke kamarnya


papi kembali diputuskan oleh pacar prianya dia mulai menggila karena merasa semua mengkhianati dia akhirnya kami sebagai anaklah yang pelampiasan kemarahannya


salah satu dari kami dibawah lari papi ke belanda karena tanah kelahirannya di Belanda kami berdua juga terlahir di Belanda


mami sangat marah dia telah berupaya keras untuk mengambil alih asuh tapi hukum bilang karena anak mami kembar dan kedua orang tua juga memiliki keuangan yang cukup dan bahkan lebih


akhirnya mereka hanya bisa mengurus salah satu dari kami


waktu itu usiaku 7 tahun.... aku tidak mengerti apapun... ( menahan air mata ) yang aku tahu aku hanya ingin pulang dan bertemu dengan mami serta kak Nicko


tapi papi selalu melarang diriku untuk menanyakan keberadaan mereka berdua dia selalu mencuci otakku dengan mengatakan hal-hal buruk


bahwa semua wanita tidak boleh kita dekati mereka semua memiliki ambisi yang tinggi, mereka tidak akan berhenti sebelum mendapatkan apa yang mereka mau, mereka akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan tujuannya meskipun dengan membunuh sekalipun


aku yang bodoh ini hanya bisa mengangguk pasrah meskipun dalam hati aku sangat merindukan mami dan kakak ..... ( menangis )


setiap malam aku harus disiksa oleh papi dia selalu mencabuli aku...


( bergetar dan terbata-bata)


" Nicki.... (kata Keysa lembut sambil memegang tangan )jika kamu tidak sanggup cerita jangan dipaksakan "( sedih )


" tidak aku akan menceritakan semuanya ( tegas ) selama ini aku hanya bisa menahan emosi serta cerita menyedihkan ini sendiri.... aku takut jika aku bercerita tentang masa laluku semua akan menjauh semua orang tidak ingin berteman denganku, aku takut jika kejadian itu terulang lagi" ( menangis )


" sekarang kamu tidak perlu takut ada aku disini... dan aku tidak akan pergi meskipun kamu telah menceritakan semuanya padaku.....," ( tersenyum)


baik kata Nicki kembali bercerita


disana aku tidak pernah mengenyam pendidikan, aku tidak pernah bermain, aku juga tidak pernah keluar dari istana kejam itu


setiap hari aku hanya berada didalam rumah serta melakukan semau aktivitas dirumah


papi memang mengudang guru privat untukku mengajari aku layaknya sekolah


papi memang tidak pernah memukuli aku dia sangat sayang terhadap ku tapi setiap hari aku harus memenuhi hasratnya.... ( menangis )


" cukup... jangan katakan lagi ( sedih melihat wajah Nicki dan ceritanya) aku tidak ingin melihat kamu bersedih lagi ( memeluk) aku tidak ingin mendengar apapun lagi tentang masa lalu kamu... aku tidak ingin kamu mengingat hal yang membuat kamu ketakutan dan membencinya


(memeluk) Nicki aku tidak akan pergi meskipun kamu dulunya seorang gay... atau pencinta wanita yang jelas sekarang kamu suamiku .... dan hanya milikku " ( melepas pelukan )


" Keysa terimakasih.... karena kamu telah menerima aku.... ( terharu ) padahal sebelumnya aku selalu menyakiti kamu dan membuat kamu menangis... aku sungguh tidak pantas menjadi suamimu...( menangis )


tapi aku tidak ingin kamu pergi dan meninggalkan aku..."


" aku tidak akan meninggalkan kamu ( menghapus air mata ) karena kamu adalah suamiku.... ( tersenyum), lalu bagaimana dengan papi apa dia sudah tiada" ( penasaran)


Nicki diam sebentar sambil menatap wajah istrinya yang penasaran


" aku juga tidak tahu pasti apakah dia masih ada atau masih hidup.... dokter mengatakan dia memiliki kelainan jiwa karena terlalu banyak penghianatan dalam hidupnya..., papi terlahir sangat kaya di keluarganya dia anak pertama dari tiga bersaudara...., tapi kami juga tidak tahu siapa nenek serta kakek kami karena papi tidak pernah bercerita tentang mereka"


" apa....???... kenapa bisa..."


" aku dan Kakak juga tidak tahu pasti tapi kami tidak memberitahu mami kalau papi memiliki kelainan jiwa kami hanya mengatakan bahwa papi telah tiada "


" baiklah-baiklah kita berhenti membahas itu... lalu bagaimana dengan wanita di cafe itu apa kamu juga akan selingkuh dengannya ? dan memaksa aku melahirkan anak laki-laki ? setelah itu kita pisah lalu kamu akan mencabuli anak kita" ( selidik Keysa )


" tuk..... (Nicki langsung menggetuk kening Keysa) apa sebenarnya yang kamu pikirkan sedari tadi... ( kesal ) aku mana mungkin melakukan hal seperti itu dengan kamu dan anakku


apalagi untuk selingkuh aku paling benci kata selingkuh" ( marah )


" benarkah....( harap ) apa aku bisa mempercayai nya..."( tersenyum)


" terserah kamu percaya atau tidak ( kesal ) aku akan Jujur dengan mu


wanita di kafe itu sekretaris Ning aku minta tolong padanya untuk berpura-pura jadi pacarku agar kamu mau pisah dengan ku..."


" tapi kenapa kamu mau pisah dengan ku... ( menahan tangisan )


" bukannya kamu duluan yang ingin pisah...?


" aku.... sejak kapan aku ingin pisah...? aku memang mengatakan cerai tapi itu pada saat kalian berpelukan..."


" tidak sebelum itu kamu sudah mengatakan nya


" kapan.... ( bingung dan mengingat)


" waktu di pantai kamu menelpon Rey kamu bilang kamu kangen sama dia, kamu bilang kamu ingin dia segera pulang dan menjemput dirimu.... bukankah itu berarti kamu yang selingkuh duluan dariku"


" lalu bagaimana dengan dirimu aku mendengar kalian bercerita di mobil bahwa akan memberikan aku pada Rey... bukankah kamu duluan yang mulai...( marah ) waktu itu aku adalah seorang ibu hamil, aku takut jika nantinya anakku lahir tanpa seorang ayah makanannya aku mengatakan itu pada Rey lagian bukan aku yang duluan nelpon tapi Rey...."


" maaf...... ( kembali memeluk) semua salah ku.... aku telah membuat kamu sedih... aku telah salah paham terhadap kamu..., aku pikir kamu hanya merasa kasihan terhadapku sehingga kamu berpura-pura menyukai diriku dengan begitu aku mulai menyukaimu dan kamu akan meninggalkan diriku setelah nya...." ( sedih)


" Nicki dengarkan aku....( mengelus rambut Nicki ) apapun dan siapapun kamu sekarang yang aku tahu aku menyukaimu dan kamu adalah suamiku yang akan menemani aku sampai maut memisahkan kita, aku akan tetap setia dan selalu mencintai dirimu "


( melepas pelukan)


" sekarang mana jari kelingking kamu, berjanjilah bahwa kamu tidak akan selingkuh serta menyakiti aku dan anakku nantinya, kamu juga harus berjanji hanya akan mencintai aku dan anak kita tanpa ada penyesalan sedikitpun"


" aku janji di kehidupan baru ini ( yakin ).... aku tidak akan selingkuh dari kamu, dan aku juga tidak akan menyakiti kamu serta anak kita, aku juga akan mencintai dan selalu mencintai kamu dan anak kita tanpa ada rasa penyesalan dan batasan waktu sedikitpun "


( tersenyum)


" terimakasih sayang..... ( mencium pipi Keysa) cup..... aku tidak akan membuat kamu terluka ataupun sedih lagi...."


keduanya pun hanya bisa tertawa dan tersenyum sambil bergandengan tangan karena senang


..................


*assalamualaikum semuanya terimakasih atas kunjungan kalian semua


semoga kalian suka dengan alurnya jujur saja saya tidak bisa membuat cerita romantis karena sampai sekarang saya juga belum pernah merasakan kehidupan seperti itu..... ( curhat nih ceritanya...... He....he...he...)


by the way jangan lupa dukungan kalian ya


**like, tab 👉 tombol favorit ❣️ voting dan juga komen nya biar author makin semangat buat nulisnya


sekian dulu


wassalamu'alaikum"000***