my husband is a gay

my husband is a gay
eps 28 hadiah cincin



Nicki masuk kedalam mobil dengan perasaan lega karena merasa sudah terbebas dari pria yang mengancam dirinya


dia melirik kesamping memastikan bahwa Keysa telah masuk kedalam mobil


" dasar wanita ini bisa-bisanya dia tidur,


apa tidak ada perasaan takut atau was-was sedikitpun, bagaimana jika ada seorang pria yang ingin berbuat jahat... " ( memasang sabuk pengaman Keysa )


" buat apa aku takut orang kamu yang mengendarai mobilnya (masih tetap menutup mata ) lagian aku enggak tidur kok


( tersenyum dan membuka mata ), apa kamu khawatir terhadap ku jika aku tidur di mobil pria lain ?"


" jangan mimpi..... pasang sabuk pengaman mu...


" loh bukannya kamu udah pasang ya tadi?"


" tidak jadi .....


" dasar pelit sama tenaga aja pelit apalagi sama duit kata Keysa menggerutu sambil mengerucutkan bibirnya"


di perjalanan tidak ada yang membuka suara sedikitpun hingga membuat Keysa mati kebosanan


nih orang patung apa es sih masak dari tadi enggak ada ngomong, apa dia enggak gerah cobak batin Keysa ( menurunkan kaca mobil)


" buat apa dibuka ? ( pandangan lurus) ini siang hari banyak debu yang masuk tutup lagi" ( memerintah)


" is apa sih orang cuma debu doang kayak penyakit besar "


" jangan membantah cepat tutup"


" iya-iya aku tutup biar kamu puas ( kesal ), lagian kita mau kemana sih ? ini bukan jalan mau ke rumah kan ..?"


" iya... aku mau ke kantor sebentar ada barang yang ingin aku ambil" ( pandangan lurus )


" oh gitu.... oh iya orang yang kita temui di taman bermain itu siapa ? kok orangnya agak aneh gitu ? dia seperti ingin memojokkan kamu dan....


" dan apa... tanya Nicki melotot


" dan dia sepertinya marah kalau aku jalan sama kamu...? apa dia teman dekat kamu ? kenapa kamu tidak pernah cerita mengenai dia ?"


" cukup.... ( membentak )


" apanya yang cukup ( bingung ) emangnya aku ngapain ? kok kamu bilang cukup segala ? pakai acara bentak lagi "? ( menggerutu )


" maksudku bukan seperti itu


" lalu apa... ( sedih ) kamu barusan membentak aku, emang aku salahnya dimana"?


" bukan seperti itu maksud aku tadi jangan bahas dia lagi dia bukan temanku dan bukan siapa-siapa, kamu tidak perlu tahu siapa dia yang jelas ketika suatu saat kamu bertemu dengan pria gila itu jangan pernah percaya apapun yang dia katakan ingat pesanku" ( tersenyum)


baiklah kamu tunggu disini sebentar aku akan turun ambil barang nya "


Keysa hanya mengangguk saja, apa dia tadi barusan tersenyum padaku batin Keysa senang....


karena kelamaan menunggu tanpa sadar Keysa akhirnya tertidur pulas


ini barang yang kamu minta


" bagus coba gue lihat ( mengamati) oh yah kenapa elo sendiri yang datang ?"


" gue hanya penasaran, buat apa elo mesen cincin segala seingat gue dulu elo pernah pesan cincin ke gue tapi tidak pakai JPS segala emang ni cincin buat siapa sih ..."?


" bukan urusan elo...( datar ) dan tetap memandang lurus


" ini adalah barang baru dengan model yang klasik orang takkan tahu jika didalamnya sudah terpasang JPS yang akan selalu aktif meskipun terkena air dan gue yakin semua wanita pasti menyukainya "


" bagus gue akan teransfer uang nya ,


oh iya satu hal lagi gue ingin elo mencari tahu tentang sesuatu.... (memberi alamat ) ini adalah alamat rumah sakit tempat seseorang berobat awalnya dia baik-baik saja tapi entah kenapa dia tiba-tiba keracunan gue yakin pasti ada yang merencanakan nya, jadi gue minta tolong sama elo cari tahu dan segera kabari gue secepetnya jika elo berhasil lebih cepat maka gue akan bayar elo dengan jumlah yang besar


apa elo setuju.... "? ( mengulurkan tangan)


" baik gue setuju ( menerima uluran tangan Nicki ),


" bagus.... oh iya satu lagi jangan sampai ada satupun yang tahu jika kamu sedang mencari tahu masalah ini termasuk Nicko karena gue tidak mau jika ada pihak luar yang tahu "


" baik bos ( tersenyum), tapi Nick tunggu dulu sebenarnya gue harus mencari tahu tentang siapa? dan kenapa kakak elo sendiri tidak boleh tahu masalah ini? apa dia seorang wanita cantik ? ( menyelidik ) apa kalian kembali berebut kekasih ? atau wanita itu sudah kembali "?


" cukup..... ( membentak) jangan ungkit lagi masalah itu.... aku juga tidak ingin berebut kekasih dengan pria seperti itu...( marah )


" pria seperti itu emangnya kau pria seperti apa...? batin pria itu" ( kekeh )


kau hanya perlu menyelidiki kasus ini jika masih ingin mendapat uang...nama pasien itu Keysa kabari gue secepetnya, gue tidak bisa antar elo gue balik duluan ..." ( datar )


" dasar elo masih sama aja kayak dulu tidak mau kalah, tapi syukurlah kalau elo udah jadi normal ( tersenyum )


...................


Nicki masuk kedalam mobil tersebut dengan wajah tersenyum dia melihat kearah samping dimana Keysa tengah tertidur pulas


" dasar wanita ini kau pikir aku akan tertipu lagi, tidak akan batin Nicki


" woy Keysa jangan pura-pura cepat bangun ( melajukan mobilnya) elo enggak mau makan?...... gue mau beri elo hadiah?..."


tak ada jawaban sedikitpun, yang ada hanya suara dengkuran halus dari mulut Keysa


" wanita ini apa dia benar-benar tidur batin Nicki


" Keysa elo tidur beneran...? Nicki kemudian menghentikan mobilnya di pinggir jalan yang agak teduh


" ya elah ini cewek emang tidak bisa di tebak bisa-bisanya dia tidur di dalam mobil apa dia tidak capek tidur seperti itu...? padahal tadi aku berniat langsung memberikan cincin ini tapi dia sekarang tidur


Nicki kemudian menimbang-nimbang apakah memberikan cincin nya sekarang atau nanti


" lebih baik gue pasang sekarang peduli amat dia tahu atau tidak ( menyematkan cincin berlian putih itu di jari manis Keysa ) cantik cocok buat kamu" ( tersenyum )


Keysa ( suara pelan ) untuk sekarang aku hanya bisa melindungi kamu dan bayi kamu dengan cara seperti ini sampai Rey datang menjemput karena aku sudah berjanji pada Rey bahwa aku akan menjaga kamu dan mengikhlaskan kalian berdua bersama" (menatap )


Nicki kembali melajukan kendaraannya hingga sampai ke rumah mami dera


Nicki berusaha membangunkan Keysa yang tengah tertidur pulas


" key.....key....( mengoyakkan tubuh Keysa) Keysa....bangun kita udah sampai rumah..... ( masih tetap berusaha ) ya ampun perempuan ini **** atau manusia sih.... suruh bangun aja susah..,


cobak aja kalau subuh...


sibuk minta ampun yang sholat lah, ngaji lah, mandilah bahkan masak segala ...... ( kesal ) Nicki akhirnya mengangkat Keysa layaknya seorang putri tidur


" ya ampun Nicki apa yang terjadi pada Keysa ...( khawatir ) apa dia baik-baik saja?


"ada apa mi ... tanya Nicko yang mendengar jeritan maminya, ya ampun Nicki ada apa dengan Keysa" ( tak kalah khawatir )


" kalian berdua terlalu berlebihan tidak ada terjadi apapun pada wanita ini dia hanya ketiduran " ( kata Nicki malas menjelaskan )


Nicki kemudian berjalan menaiki tangga sambil tetap menggendong Keysa


" Nicki.... tunggu ?


" apalagi sih mi...? ( kesal )


" apa kamu membelikan cincin buat Keysa?


" cincin.... cincin apa...? ( kelabakan ) aku tidak ada membelikan cincin apapun mami pasti salah lihat, sudahlah mi aku lelah menggendong **** gendut ini aku masuk kamar dulu"


" ha..... ( menghela nafas lega) senangnya akhirnya Nicki memiliki rasa terhadap Keysa dia bahkan sampai membelikan cincin" ( tersenyum)


Nicko yang mendengar itu hanya bisa pergi dengan aura marah


dia kemudian mengetuk kamar Nicki


" tok....tok..tok... Nicki boleh aku masuk kata Nicko ( datar )


merasa tak ada jawaban Nicko kemudian masuk kedalam tanpa ada perintah


" apa yang kau lakukan kenapa masuk bukankah aku tidak ada menyuruh" ( menutupi tubuh Keysa dengan selimut)


" dasar sok misterius emangnya apa yang ingin dia bicarakan..."?


" ada apa ? apa yang ingin kau bicarakan ? ( duduk ) apa ada hal penting yang mesti di bahas...."? ( memandang lurus ke arah kolam)


" Nick...


" bik.... tolong bawakan jus kesini cuaca sore sangat panas ( memecahkan keheningan)


" Nicki....


" baik tuan....


" hah.... ( menghela nafas) apa yang ingin kau bicarakan ?


" Nicki....


" maaf tuan ini minumannya ( tersenyum)


" terimakasih


" apa yang ingin kau bicarakan cepat katakan jangan bertele-tele


" dari tadi aku juga mau ngomong tapi kamu terus menyekanya ( kesal )


Nicki sebenarnya ingin tertawa melihat kakak nya yang kesal, dia sebenarnya sangat rindu dengan kedekatan ini tapi jika mengingat waktu yang silam saat Nicko dengan tega meninggalkan Nicki sendiri di tempat yang penuh dengan duri dan rasa sakit


dia belum bisa memaafkan kakaknya begitu saja, Nicki juga akan berusaha menyiksa kakak nya dengan cara mengabaikan seperti sekarang ini


" kenapa kau terus memandang aku...? apa ada kotoran di wajahku "( kata Nicko merasa aneh karena terus di pandang Nicki )


" cepat katakan ( memalingkan wajah dan bersandar )


" Nicki.... apa kau memesan cincin berlian itu dari Belanda ? " ( serius)


Nicki seketika itu langsung melotot, dia berfikir dari mana kakak nya tahu


" cincin apa ? aku tidak ada memesan apapun kenapa kau dan mami memaksa aku mengakui..." ( meminum jus)


" berhenti berpura-pura ( datar ) aku tahu cincin itu tidak terjual secara terbuka dan hanya orang tertentu saja yang dikenal organisasi tersebut yang bisa membeli,


selain itu cincin itu baru saja dirilis kemarin meskipun model nya banyak yang menyamai tapi aku sangat bisa membedakan mana yang palsu dan asli jika yang asli dia memiliki sedikit berbentuk kerucut diatas berlian yang dimana sistem JPS itu terpasang "


" bagaimana kau bisa tahu rincian dari cincin itu "( heran )


" tentu saja aku tahu aku juga tahu apa saja kelebihan dari cincin itu selain ada sistem JPS yang terpasang dia juga bisa merekam dan memberitahu jika sang pemakai mengalami hal yang berbahaya"


" bagaimana kau tahu itu semua..? ( nada tinggi )


" aku tentu tahu semuanya bahkan bahan dari pembuatan nya aku juga tahu ( meminum ) aku akan beritahu kau mengenai fungsi lainnya tapi jawab dulu pertanyaan ku ( serius ) katakan dengan jujur apa sekarang kau menyukai Keysa ..."


" ha.....ha...ha.....( tertawa) gue pikir elo nanyak apa...( kekeh ) ya enggak lah ngapain juga gue suka dengan orang seperti itu.....


" lalu kenapa kau membelikan cincin seperti itu...? ( marah) padahal kau tidak tahu apa kekurangan dari cincin itu..."


" aku membelikan cincin itu hanya untuk menjaga dia jika terjadi sesuatu kepadanya aku bisa langsung tahu dimana lokasinya, karena aku sudah janji dengan Reynggo akan menjaga dia sampai dia datang menjemput Keysa ...."


" apa maksudmu dengan Reynggo.... (marah ), apa kau berencana menceraikan Keysa ? padahal elo tahu sendiri kalau dia lagi hamil "


" jadi gue harus gimana ( menjerit ) gue tidak pernah mencintai dia.... tapi gue telah merenggut keperawanan nya, jadi bukankah sudah impas jika gue ikhlasin pujaan hati gue"( sedih )


" Nicki... apa elo udah gila...? ( marah) sadarlah Nicki elo pasti akan nyesel nanti kalau Keysa sudah tidak disini "


" menyesal buat apa gue nyesel.... dari dulu gue juga merasa menyesal karena telah terlahir di dunia ini "


" terserah elo lah.... tapi yang jelas jika elo berikan Keysa pada Rey gue tidak akan ijinin karena gue juga menyukainya "


" tunggu..... bukankah kamu tadi ingin mengatakan tentang cincin itu...? darimana kau tahu mengenai detail nya..."


" cincin itu aku yang menciptakan


" apa...? ( terkejut)


" ya.... awalnya aku ingin menciptakan itu untuk Raisa tapi tidak berhasil karena aku tidak bisa menemukan keberadaan Raisa jadi bagaiman aku memberikannya,


tapi aku tidak mungkin menunda pekerjaan yang sudah lama aku rancang akhirnya aku menyelesaikan cincin itu meskipun aku belum tahu buat apa aku ciptakan "


" tapi aku sangat terkejut saat cincin itu berada ditangan Keysa,


" lalu kenapa kau bisa menciptakan cincin itu ( menjerit )


" karena akulah ketuanya ( membentak ), setelah kamu pulang dari sana aku sangat berusaha keras untuk membuat papi mati tapi selalu tidak berhasil,


akhirnya aku hanya bisa menurut semua perkataan nya... dia selalu mematahkan semangat ku agar aku tidak bermimpi untuk keluar dari rumah neraka' itu,


papi menyuruh aku masuk kedalam organisasi yang aku sendiri tidak tahu apa tujuan mereka


akhirnya lambat laun aku mengerti tujuan organisasi itu dibuat, pantas papi bisa menemukan kita di manapun bahkan dia tahu kalau kita melakukan gerak gerik meskipun sekecil kuku.... ( mengingat )


" Nicki aku tidak ingin mengingat ataupun menceritakan kejadian yang membuat aku menderita,


tapi yang jelas papi mati bukan karena aku.... aku juga tidak tahu apa penyebabnya tapi terserah kamu percaya atau tidak karena yang tersiksa bukan hanya kau tapi juga aku...." ( sedih )


" aku dan mami minta maaf karena membuat kamu menunggu dan sampai disiksa pria tua itu (menyesal )


kami telah berusaha untuk menemui kamu tapi kami tidak mampu..... maaf... "( kata Nicko disela pembicaraan nya)


Nicki tidak tahu mau berkata dan menanggapi apa dia hanya bisa diam sambil memegang jus


tiba-tiba Keysa datang dan mencium pipi Nicki


" hey..... apa yang kau lakukan ? ( menjerit ) kenapa kau melakukan itu "(. memegang pipi )


" terimakasih ( ambigu )


" apa kau sudah gila mengapa kau harus berterima kasih dengan cara mencium? emangnya tidak ada cara lain apa"? ( marah)


" tidak ...


" dasar idiot... ( kesal) emangnya apa yang kulakukan?"


" ini ( menunjukkan cincinnya) bukankah kamu yang membelikan ? mami juga bercerita bahwa kamu menggendong aku pulang..., aku senang banget ( tersenyum) apa kamu sudah mulai mencintaiku...?"


" jangan mimpi ...( pergi )


" bohong kamu bohong kan ( mengejar) pasti kamu sudah suka sama aku ya kan ngaku hayo "( menggandeng )


" apa sih .... enggak..... aku bilang enggak Suka ya enggak " ( terus berjalan )


" bohong ya kan....( memeluk erat )


" terserah kamu lah.....


begitulah pertengkaran mereka hingga sampai kedalam rumah


...................


*assalamualaikum teman-teman semuanya


salam sehat buat semuanya


terimakasih atas kunjungannya kalian semua semoga ceritanya dapat menghibur kalian semua


tapi author minta maaf karena up- nya tidak menentu, author akan berusaha mempercepat penulisannya agar para reader tidak menunggu terlalu lama


btw jangan lupa ya


di **like, tab tombol favorit 💓, komen dan juga vote nya agar karya nya bisa berkembang


sekian dulu kata penutup dari author sampai ketemu di episode selanjutnya


salam sehat semuanya* ...


assalamualaikum...."