
pagi sudah tiba Nicki sudah menyiapkan kopernya dia akan pergi lagi hari ini
sebenarnya Nicki berencana menginap tapi karena pertengkarannya semalam dengan Keysa Nicki akhirnya memutuskan untuk pergi lebih cepat tujuannya hanya satu dia ingin menyembuhkan penyakitnya itu
tapi disisi lain dia juga sangat marah terhadap Keysa yang sangat ngeyel.....
Nicki berjalan menuruni tangga sambil mendorong koper milikinya dengan wajah masam
" loh Nicki kamu mau kemana....? kenapa pagi-pagi sudah bawah koper...?" ( bingung)
Nicki tetap diam sambil memandang istrinya yang tengah duduk sambil melamun
" selamat pagi mi..... pagi Tante.... ( menghampiri)
" pagi.... ( membalas sapaan keduanya)
" loh Nick.... elo mau kemana pagi-pagi udah bawa koper..." kata Roy ( nyerocos)
" iya Nick kamu mau kemana...?? jangan bilang kamu ingin kembali kesana...."
" kalau iya emang kenapa ...?? buat apa aku disini jika tidak berfungsi..."( menyinggung)
" ya ampun Nick....?? elo kenapa sih..?
pagi-pagi udah aneh....? elo kerasukan yah..."?
" baik-baik aku tidak akan berkomentar lagi.." kata Roy yang takut dengan tatapan membunuh dari Nicki....
" Nick..... kakak tahu mungkin urusan disana belum selesai...( kode)
tapi kamu juga tidak bisa dong pergi secepat ini.... kamu baru sampai semalam kamu juga belum sempat berkomunikasi dengan keysa....?? apa kamu tidak merindukannya...??"
Keysa yang mendengar itu hanya bisa menahan kesedihan di dalam hatinya..
" kak.... cukup.... ( tatapan tajam) pesawatnya akan berangkat sebentar lagi... Nicki harus cepat...., bukankah seseorang juga akan berangkat cepat hari ini..." ( menyindir sambil berjalan pergi)
" Nicki berhenti.....!!!! ( datar) .. mami bilang berhenti ya berhenti .." kata dera saat melihat Nicki yang terus berjalan menuju pintu luar
" Nicki... jika kamu ingin pergi tidakkah kamu ingin berpamitan dengan Keysa..."?? ( datar )
Nicki berbalik sekilas sambil melihat wajah Keysa yang tengah tertunduk dengan tatapan kosong dan sedih'...
Nicki hanya bisa merasakan sakit dihatinya melihat Keysa yang termenung dan sedih.....
dia ingin minta maaf karena telah membentak dan memarahi Keysa semalam tapi ternyata egonya lumayan besar
sehingga ia lebih memilih berlari dari masalah daripada minta maaf
" buat apa aku berpamitan ( berbalik) toh dia juga tetap sama tidak akan mau mengikuti perkataan Nicki...." ( tatapan sedih dan pergi)
" Nicki.... tunggu....!!"... kata dera tapi tidak di gubris oleh Nicki bahkan dia langsung masuk kedalam mobil dan langsung menyuruh pak supir mengantarnya
Keysa tetap diam tak bergeming dan tak berkutik dia hanya merasa sangat bersalah terhadap Nicki karena telah berbohong dan tidak mau mengikuti keinginannya...
" mi.... apa harus Nicko...kejar...??"
( membuyarkan)
" tidak perlu.. biarkan saja Nicki pergi paling nanti dia sendiri yang nyesel... ( menatap) Keysa....apa kamu baik-baik saja...?? apa mami boleh bertanya...??" ( ragu-ragu)
Keysa hanya mengangguk pasrah
" apa ini tentang permasalahan semalam....??"
" iya mi...( menahan air mata)
flashback....
Karena terlalu lama menunggu selesai berpakaian
Keysa kemudian turun menghampiri mereka bertiga yang sudah menunggu sedari tadi
" ya ampun Keysa kalian lama banget sih....? kami udah nungguin dari tadi lah....!! " ( kesal)
" iya-iya maaf Roy..... tadi kan aku mandi dulu begitu juga dengan Nicki...."
" tapi ngomong-ngomong Nicki mana...? kok belum turun...?"
" iya kak Nicki masih dikamar mandi....
tidak tahu ngapain mungkin bentar lagi juga turun..."( senyum)
" baiklah ayo kita tunggu sebentar lagi...."
" tapi Te...... Roy udah laper...."( menatap makanan diatas meja)
" ya elah.... Dimata elo makan aja...." ( kata Nicko)
" biarin.... kenapa elo yang sewot"( cemberut)
tak perlu tunggu lama Nicki kemudian turun dan menghampiri mereka semua
makan malam berjalan dengan baik dan lancar selesai makan mereka lalu duduk diruang keluarga sambil bercerita dan tertawa-tawa
tapi disaat semua orang terdiam Keysa kemudian membuka suara karena sedari tadi dia sudah menunggu keheningan ini
" Nicki....( pelan) sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan...( ragu-ragu) tapi sebelum itu kamu jangan marah dulu.." ( tatapan kosong )
" emangnya apa yang mau kamu bicarakan...? ( lembut ) kamu tenang saja aku tidak akan marah kok " ( senyum sambil bersandar)
Nicko dera dan juga Roy hanya diam sambil makan buah segar mereka hanya berharap semoga tidak terjadi pertengkaran
" Nicki.... maaf karena aku telah berbohong, sebenarnya sekarang aku sedang kuliah desain....? ( gugup) aku tahu mungkin kamu tidak suka jika aku kuliah tapi aku sangat ingin mewujudkan impian ku...."( menatap)
Nicki hanya diam seolah ia sedang mencerna apa yang dikatakan Keysa barusan
" Nicki....( melambaikan tangan didepan wajah) .... apa kamu dengar apa yang aku katakan...."?
" Keysa.....( datar ) sejak kapan kamu kuliah...? dan kenapa kamu tidak memberitahu aku sebelumnya..."?( suara lembut)
" Nicki aku minta maaf.... ( bersalah) karena aku telah berbohong tapi aku tidak bermaksud seperti itu...."!!! ( menggenggam tangan)
" lalu apa....?? ( menahan emosi)
" awalnya aku berencana memberitahu semuanya ketika aku sudah lulus...., "
" sekarang aku tanya sejak kapan kamu kuliah... ( datar) dan apakah mereka bertiga sudah tahu...."( menatap kearah mami Nicko dan juga Roy dengan tatapan membunuh)
yang ditatap hanya bisa menelan ludah dan mengalihkan pandangan karena takut
" jawab aku..... ( membentak)
" i.....iya.... mami dan yang lainnya sudah tahu..." ( melepaskan pegangannya)
" bagus....!!!.... ( senyum terpaksa) kau bahkan sudah memberitahu Roy orang yang baru saja datang, sedang aku.....?? ( menatap)
apa kau masih menganggap aku sebagai suami....?? ( menjerit) katakan...."?( membentak)
" Nicki maafin aku... aku bukan bermaksud seperti itu...."( menahan air mata )
" ikut aku.... ( menarik tangan Keysa secara paksa)... mulai sekarang kamu harus berhenti kuliah...." ( menyeret)
" Nicki hentikan.... kamu menyakiti tangan Keysa..... " ( kata mami dera )
" iya Nick.... itu bukan salah Keysa kok....( kata Roy membela)
" Nicki... dia itu istri kamu bagaimanapun dengarkan dulu alasannya baru marah...."
" kalian bertiga diam....( membentak) Keysa istriku jadi aku yang berhak atas dia...( menatap tajam )
dan kalian bertiga tunggu saja aku akan buat perhitungan...., Keysa ayok..."( menarik)
" tapi Nick ..... sakit pelan-pelan..."
( meringis)...
Nicki tak memperdulikan perkataan Keysa hingga akhirnya mereka sampai ke kamar Nicki langsung menutup pintu itu dengan rapat...
" sekarang jelaskan padaku... semuanya..." ( menarik tangan Keysa dengan kuat hingga membuat tubuhnya terpental diatas kasur empuk)
Keysa hanya bisa meringis menahan rasa sakit dipergelangan tangannya
sedang Nicki hanya bisa melihat kearah lain karena tidak tega melihat wajah Keysa yang kesakitan
dia ingin meminta maaf tapi lagi-lagi egonya lebih tinggi dari pada rasa bersalahnya
" baik jika kamu tidak ingin bercerita...( membalikkan badan)
tapi key...kamu harus ingat satu hal bagaimanapun keinginan dan cita-cita yang kamu impikan kamu tetap istriku jadi kamu wajib mengatakan semuanya... bukan berbohong seperti ini... ( datar)....
pokoknya mulai sekarang kamu tidak boleh kuliah lagi jika tidak aku akan menikahi wanita yang lebih menurut..., cantik... dan juga tidak berbohong seperti kamu...."
" tidak... aku mohon jangan....( memeluk pinggang Nicki dari belakang)
aku mohon jangan....( sedih)
aku sungguh suka kamu...( menangis )
aku tidak ingin kita berpisah....hu...hu..hu...
aku minta maaf karena telah berbohong hu...hu...hu... aku janji aku tidak akan mengulangi lagi...hu..hu..hu...( menangis sampai bergetar),
Nicki yang mendengar pengakuan Keysa hanya bisa menahan tangisannya karena sedih ..
" tidak jangan berbalik....( memeluk erat) aku mohon jangan tinggalkan aku....hu..hu..hu..." kata Keysa saat Nicki ingin membalikkan badannya
" baik...aku tidak akan tinggalin kamu...( menenangkan ) asal kamu lepas dulu pelukannya..."( memegang kedua tangan Keysa )
" tidak..... kamu.... bohong.....hu..hu...hu..
" aku janji aku tidak akan tinggalin kamu ..".( menahan air mata)
perlahan tangan itu mengendur dengan cepat Nicki membalikkan tubuhnya dan langsung memeluk Keysa dengan erat seolah ia takut melihat Keysa yang rapuh ini...
" maafin aku....aku tidak seharusnya berkata seperti itu... " ( mengelus punggung Keysa)
" tidak kamu tidak salah akulah yang salah karena telah menjadi istri yang durhaka terhadap suami sendiri...( menangis )aku minta maaf Nick..." ( melepas pelukan)
" iya aku udah maafin kamu... ( menghapus air mata) jadi katakan apa alasan kamu sebenarnya..."? ( menatap dengan lembut)
" Nicki alasanku hanya satu aku malu karena telah menjadi istri yang tidak memiliki pendidikan tinggi...,
aku tidak pantas bersanding dengan kamu.... makanannya aku memutuskan untuk kuliah supaya ketika ada perjamuan bisnis dengan klien kamu akulah yang kamu bawa bukan orang lain....( menangis )
aku tahu aku ini miskin dan tidak berpendidikan jadi aku yakin kamu pasti malu membawa....."
" cukup.... ( memeluk ) jangan katakan apapun lagi....( mengusap) kamu itu istriku tidak ada yang berhak berkata seperti itu...( marah)
selain itu aku juga tidak pernah malu mempunyai istri yang tidak berpendidikan... jadi jangan berpikir yang aneh-aneh ( melepaskan pelukannya)
Keysa dengarkan aku...( memegang tangan) apapun latar belakang kamu dan keluargamu aku tetap akan menerima kamu sebagai seorang istri...." ( menghapus air mata)
" benarkah .....( senang ) apa kamu serius....??"( memeluk )
" iya tentu saja....( membalas pelukan) asal kamu berhenti kuliah..."
dengan cepat Keysa langsung melepaskan pelukan itu
" tapi Nick... aku tidak bisa tidak kuliah.."?
" kenapa ..??"
" Nicki itu adalah cita-cita ku.....( berharap) aku tahu aku sudah bohong tapi aku sangat ingin mewujudkan nya...."
" tapi key.... jika kamu kuliah lalu bagaimana dengan aku....? dan anak kita nantinya..."? ( lembut )
Keysa diam sebentar sambil berfikir
" Nicki aku ambil program studinya enggak lam kok cuma satu tahun..."
" kamu bilang cuman..... pokoknya tidak boleh... titik...( berdiri) bagaimana pun setelah kamu tamat otomatis kamu akan kerja setelah itu.... jangankan waktu untuk aku untuk diri kamu sendiri saja keteter..., pokoknya aku tidak ijinin...."
" tapi Nick aku sangat ingin...."
" aku bilang enggak ya enggak....., kamu kan seorang wanita seharusnya kamu tahu dong kewajiban kamu apa....dan satu hal lagi kamu tidak boleh membantah apa kata suami..."
" Nicki cukup ya....., aku dari tadi udah sabar ngadepin kamu...( menghampiri) Nicki ayolah( bersikap lembut) aku janji aku pasti akan bisa bagi waktu untuk kamu dan anak kita nantinya..."( memeluk)
" Keysa meskipun kamu merayu aku tetap tidak akan ijinin kamu..., Keysa dengar ya. . kamu sudah membohongi aku tentang kuliah ini....
aku yakin jika kamu sudah kuliah maupun kerja kamu pasti akan sering berbohong...."
" Nicki...( melepas pelukan) aku tahu aku sudah bohong tentang ini....
tapi kamu tidak bisa juga dong menuduh aku akan berbohong kelak....
memangnya kamu peramal seiyanya kamu pasti ingat tentang orang lain kan sehingga mencari alasan seperti ini untuk melarang ku...."?
" apa maksud kamu.... dengan orang lain"( berbalik )
" kak Nicko sudah cerita semuanya kamu sangat tidak ingin jika kejadian itu terulang lagi itu tandanya kamu masih suka dia...."?
" Keysa..... ( marah) sejak kapan kamu pintar menyimpulkan hal yang belum tentu kamu ketahui....? aku tidak mengijinkan kamu kuliah bukankah itu wajar... jika suami tidak mengijinkan istrinya untuk keluar.... aku masih sanggup membelikan semua keperluan kamu jadi buat apa kamu bekerja..."
" lalu kau anggap aku ini apa pajangan....??? pokoknya apapun yang kamu katakan hari ini aku tidak perduli aku tetap akan kuliah.... bagaimanapun tujuanku baik...."
" baik....jika kamu tidak ingin dilarang aku tidak perduli....( membentak)
lakukan apapun yang kamu suka aku tidak akan melarang tapi ingat aku hanya akan menikah dengan seorang wanita yang setia bukan yang suka mendua....." ( pergi keluar kamar)
..................
" baiklah-baiklah mami sudah mengerti jadi apa keputusan kamu....??"
" mi Keysa sangat ingin melanjutkan studi ini ... Keysa janji pasti bisa membagi waktu dan .....dan tidak akan menduakan Nicki..."
" iya ....iya mami percaya itu..."
" Keysa kamu tenang saja masalah Nicki biar kakak yang urus...., sekarang kamu biar Roy yang mengantar "
" baik..... makasih ya kak"( senyum)
" iya sama-sama"( balas tersenyum)
" Keysa ayok... tunggu apa lagi...."
Nicko juga pergi kekantor setelah mengadakan rapat serta menandatangani semua dokumen yang diperlukan Nicko akhirnya menghirup udara segar sambil duduk bersandar ia lalu menelpon adik kesayangan itu ...
berulang kali ia mencoba menghubungi tapi tetap tidak diangkat
" sial kemana sih.... pria ini..( kesal ) sudahlah lebih baik nanti saja aku hubungi lagi mungkin dia lagi menenangkan diri... bagaimanapun dia sekarang pasti sedang takut jika terjadi sesuatu pada Keysa makannya dia bersikap kasar seperti itu "
( batin Nicki sambil menatap langit lewat jendela kantor)
Nicko lalu menghubungi Karin untuk datang ke kantornya
tak lama kemudian Karin pun datang
" ada apa pak....?
" Karin beberapa Minggu lalu saya telah menyuruh kamu menyimpan beberapa dokumen apa dokumen itu masih aman...? "
" masih pak bapak tenang saja..."
" baik saya percaya itu..., tapi waktu kalian mengadakan pertemuan dengan klien itu apakah perusahaannya menyetujui...."?
" itu pak awalnya juga beliau setuju tapi entah kenapa tiba-tiba dia membatalkan kembali kerjasama dengan perusahaan kita...., maaf pak" ( merasa bersalah)
" ini bukan salah kamu... kamu sudah berusaha keras ( tersenyum) kamu besok ikut saya...."
" baik pak...( mengangguk sopan) tapi kalau boleh tahu kemana pak..."?
" besok kamu juga akan tahu..."( tersenyum)
" apa pak Nicko ingin mengajak saya kencan"( bayangan Karin)
" oh iya Karin....
" iya pak....( gagap ) apakah kamu memiliki teman yang bisa bekerja di kantor..."
" buat apa pak..? apa saya mau dipecat..."(khawatir)
" apa yang kamu pikirkan ( tuk.... memukul kening Karin) buat apa saya memecat kamu tanpa ada sebab...."?
" jika bukan.... lalu buat apa pak..."? ( bingung)
" iya sebenarnya saya telah memecat sekretaris di kantor Nicki...
" loh kenapa pak....?"
" ya saya tidak suka saja.... dia seperti ingin menghancurkan rumah tangga Keysa dan juga Nicki..."
" loh kenapa bapak pecat.... bukankah itu bagus jika sekretaris itu merusak hubungan rumah tangga Keysa dan Nicki...."?
" apa maksud kamu berkata seperti itu"( menatap )
" maksud saya sudah sangat jelas pak.... bukankah bapak menyukai Keysa....?? jika Nicki bisa tertarik dengan wanita itu pasti dia akan pisah dengan Keysa dengan begitu bapak bisa masuk...."
" cukup jangan bahas ini lagi....( kesal ) bagaimanapun rasa suka saya terhadap Keysa saya tidak akan menghancurkan hubungan rumah tangga mereka dengan cara yang licik...., saya tidak akan melukai hati adik saya sendiri.... tidak akan ( menatap ), jadi jangan pernah bicarakan hal seperti ini lagi..."
" maafkan saya pak saya bukan bermaksud seperti itu...."
" baik...baik saya mengerti ini bukan salah kamu harusnya saya yang minta maaf karena telah marah sama kamu...., jadi bagaimana apakah kamu punya teman yang bisa kerja di kantor " ( mengalihkan)
" itu.... coba nanti saya Carikan pak.... "
" baiklah saya mengerti jika kamu sudah menemukan tolong segera hubungi saya...., kalau gitu saya pergi dulu...." ( tersenyum)
aku pikir Nicko akan tega menghancurkan hubungan rumah tangga Nicki dan Keysa demi cintanya... tapi enggak tahunya dia malah mengusir orang yang ingin merusak hubungan rumah tangga adiknya.... aku jadi merasa bersalah udah ngomong kayak gitu batin Karin
...................
*assalamualaikum teman-teman semuanya
salam sehat dan sukses
terimakasih karena sudah setia membaca karya author jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya🙏🙏🙏 dan jangan lupa dukungannya juga
maaf jika update terlalu lama dan dikit tapi insyaallah author akan usahain supaya up lebih banyak lagi
sekian dulu wassalamu'alaikum*.....