my husband is a gay

my husband is a gay
eps 10



kebenaran tak terungkap.....


" Keysa...... setelah minum obat dan susu kamu harus beristirahat dan jangan banyak gerak supaya cepat sehat kembali "( mengingatkan)


" iya mi,... mami tenang saja Keysa pasti akan istrirahat dan tidak akan banyak bergerak" ( tersenyum )


" ya udah kalau gitu mami turun dulu ya,


oh iya satu lagi....... ingat jika terjadi sesuatu segera panggil mami ataupun Nicko sementara menunggu Nicki pulang"


" ayo Co..... kita turun biar Keysa istirahat dulu" ( sambil menarik tangan Nicko )


" tunggu mi.... ( menatap ) ada yang ingin Nicko tanyakan pada Keysa sebentar saja" ( meminta )


mami dera berfikir sebentar


" ya udah cepat ya karena mami tidak mau jika kondisi fisik Keysa makin memburuk" ( mengancam )


" iya mi...enggak lama kok paling lima menit doang"


" tidak boleh mami kasih kamu waktu tiga menit, iya-iya tiga menit pun enggak papa ( malas berdebat ) ya udah kalau gitu mami tunggu di bawah ya"


" Keysa ingat banyak istirahat, jika tidak ada hal penting yang di bicarakan suruh aja kakak kamu turun" ( melirik lalu pergi )


mereka berdua hanya bisa mengangguk karena malas berdebat dengan mami yang super protektif


" ada apa kak...? apa yang ingin kakak bicarakan..."?


" oh iya kakak hampir lupa, begini key setahu kakak kamu baru masuk kerja kan kenapa ada orang yang berani meracuni kamu padahal kamu karyawan baru" ( sambil duduk)


" Keysa juga tidak tahu kak" ( pasrah )


" kamu yakin tidak ingat siapa yang kamu singgung dan siapa yang memberi makanan" ( menyelidik )


Keysa diam saja ia sebenarnya ingin menceritakan kejadian yang ia alami siang ini tapi ia takut jika nantinya salah tapsir maka lilu yang pada akhirnya akan terluka


lebih baik aku yang akan menanyakan langsung terhadap lilu batin Keysa


" kamu kenapa key...? kenapa diam saja apa kamu memang memiliki masalah ( lembut ) jika memang iya jangan sungkan untuk bercerita, kakak janji pasti akan menolong kamu "


" maaf kak, tapi Keysa ingin menyelesaikan masalah ini sendiri dulu Jika nantinya Keysa perlu bantuan Keysa pasti akan segera minta tolong sama kakak " ( tersenyum tulus )


" baiklah jika itu yang kamu inginkan, tapi kakak hanya mengingat kan jika kamu butuh bantuan maka segera hubungi kakak, kalau gitu kamu istirahat lah kakak turun dulu nanti mami marah lagi" ( kemudian Nicko pun pergi )


.................


Reynggo dan Nicki telah sampai di sebuah shopping mall, mereka akhirnya turun dari mobil dan masuk ke dalam mall


" Rey..... kita ngapain sih kesini...."? ( kesal )


" ya ampun Nick...elo kalau urusan belanja aja males, kita ke sini buat beli sesuatu gue ingin minta maaf sama Keysa mana tahu dia mau maafin gue "


Nicki seketika itu diam membatu tak berkutik sedikitpun


" Nick elo kenapa.."? kok diam aja


( sambil berjalan )


" emangnya elo mau beliin apa buat wanita itu..."?


" menurut elo apa yang cocok...? karena setahu gue meskipun dia dulunya tomboi tapi Keysa sangat suka dengan koleksi boneka yang besar dan berbulu " ( mengingat dan tersenyum )


Nicki malas menanggapi pujaan hatinya yang sedang berkhayal dan mengingat masa lalunya dengan Keysa


" Nick.....elo kenapa sih...? gue dari tadi ngomong panjang lebar tapi elo enggak ada tanggapan, elo kenapa sih sebenarnya"(kesal)


" gue nggak kenapa-kenapa, ya udah elo bilang mau cari hadiah kan, gue mau ke toilet dulu elo bisa kan cari sendiri..." ( datar )


" iya bisah sih, ( bingung )


Nicki kemudian pergi meninggalkan Reynggo yang kebingungan


" tu...... anak kenapa lagi kayak orang putus cinta aja"


batin Reynggo sambil berjalan mendekati tumpukan boneka dengan harga yang cukup terjangkau


tapi kali ini Reynggo ingin membeli sebuah boneka yang akan membuat Keysa senang dan teringan masa lalu mereka saat masih pacaran


" permisi mbak.... saya ingin mencari boneka yang paling cantik, mahal, dan banyak bulu yang lebat dan lembut"


kata Nicki mencoba menjelaskan kepada SPG mall itu


kemudian SPG yang tadinya berjongkok sambil menyusun barang dan membelakangi Nicki itupun berdiri


" maaf tuan anda tadi ingin mencari apa..."


" loh Reynggo....!!!!!..... ( terkejut ),


loh Karin......!!.. elo ngapain disini..."?


" ya Ela Rey....Rey.... harusnya gue yang nanyak elo ngapain disini...., Mala di tempat boneka lagi"


" gue kesini ya pastinya mau beli boneka lah, masak mau beli elo...., jadi elo ngapain di sini..."? ( senyum )


" gue kerja di sini, elo enggak lihat apa gue pakai baju apa" ( datar )


" ya elah mana gue tahu,


( mencoba bergurau ) tapi Rin bukannya setahu gue elo dulu kuliah ya" ( penasaran )


" iya gue dulu emang sempat kuliah tapi kan cuma D3 mana bisa cari kerja" ( pasrah )


" siapa bilang enggak bisa, elo aja yang enggak mau usaha D3 juga bisa loh di terima di perusahaan dari pada kerja di sini kan sayang ijazah kuliah nya"


( sambil memilih boneka )


" ya elah Rey.....Rey...kalau mau ngejek enggak usah pakai cara yang rumit, mending langsung aja pada intinya "


mereka akhirnya tertawa sambil memilih boneka


" by the way ini elo cari boneka buat apa...? ( bingung ), oh gue tahu pasti buat baby elo kan" ( bergurau )


" mana ada, gue belum nikah semenjak putus sama Keysa ( sedih ), ini gue beli boneka buat Keysa sebagai permintaan maaf gue selama ini"


" Rey tidak semua permintaan maaf bisa di bayar dengan uang, barang, dan juga perkataan, lagian elo kan udah tahu kalau Keysa sekarang sudah menikah masak iya elo ngusik kebahagiaan dia"


" elo bener gue enggak mungkin tega mengusik kebahagiaan dia, tapi gue hanya ingin Keysa menerima permintaan maaf gue meskipun pada akhirnya gue enggak akan bisa memiliki dia lagi" ( sedih )


" bagus Rey kalau elo bisa ngelupain Keysa "


( senyum bahagia )


" oh iya rin elo tahu enggak suami Keysa yang mana...." ( penasaran )


" kenapa....... elo mau cari gara-gara...."?


" ya enggak lah gue cuma mau kasih selamat, dan berharap semoga mereka bisa langgeng selamanya" ( berbohong )


" gue juga enggak tahu suaminya yang mana...? tapi kalau seandainya elo mau tahu gimana kalau besok kita ke rumah keysa, kebetulan Keysa sekarang sedang sakit"


" oh iya boleh, kapan elo ada waktu...( semangat ) kalau enggak gini aja mana no telp.. elo biar besok gue hubungi kalau jadi" ( bahagia )


setelah mereka bertukar no telepon Nicki kemudian datang setelah mencari keberadaan Reynggo


" Rey elo kemana aja sih....? belum siap juga beli hadiah nya atau sedang merayu wanita "


kata Nicki sambil menatap Karin dengan tatapan tidak suka seolah Karin telah merebut pacar Nicki


" pak Nicko......... maafkan saya jika terllau lama memilih kan boneka buat teman bapak" kata Karin takut


Nicki diam sejenak apa maksud wanita ini kenapa dia takut melihat wajah saya dan kenapa dia manggil saya Nicko seperti nya ada yang tidak beres batin Nicki


" oh jadi elo kenal Nicko....? iya.... nah kebetulan sekali Nicko itu memiliki..."


seketika itu Nicki langsung memotong pembicaraan mereka


" Rey..... bukannya kamu tadi kesini ingin mencari boneka apakah kamu sudah menemukan boneka itu...? ( datar ) jika sudah ayo kita pulang soalnya aku masih punya ada kerjaan lain". ( kemudian pergi )


" ya udah la Rin mungkin lain kali kita berbincang lebih banyak lagi soalnya temen gue yang satu ini cepat sensi, gue duluan ya besok kalau jadi gue akan segera hubungi" ( tersenyum lalu pergi )


" tadi Reynggo mau ngomong apa ya, kok pak Nicko kelihatan gugup" batin Karin ( bingung )


.................


pagi sudah tiba Keysa dan yang lainnya juga sudah bangun


" selamat pagi....... loh Keysa emangnya kamu udah lebih baik sekarang " ( khawatir )


" iya mi.... aku udah baik-baik saja sekarang, Keysa ingin bekerja hari ini mi"


" tidak boleh..... ( tegas ) pokoknya untuk seminggu ini kamu tidak boleh beraktivitas kemanapun selain di dalam rumah "


" tapi mi... aku udah bosan di rumah aja" ( sedih )


" Keysa dengerin mami, kemarin kamu baru terkena racun mami tidak ingin kamu terluka lagi, tapi mami janji setelah Nicki menyelesaikan semua nya kamu pasti akan mami ijinkan kembali keluar dan bekerja" ( tersenyum )


Keysa hanya diam saja mendengar tanggapan dari mami nya itu


" Keysa mami tahu kamu bosan tapi kalau kamu bosan kamu boleh kok bawa teman untuk bermain disini"


" beneran boleh...? iya ( sambil senyum ) baiklah mi keysa akan ikuti semua yang mami inginkan" ( bahagia )


makan pagi berlangsung dengan tawa serta candaan dari Keysa Nicko dan juga mami dera sedangkan Nicki seperti biasa dia hanya menanggapi mereka dengan wajah datar tak berekspresi


" mi kalau gitu Nicki pergi dulu ya...." ( menyalami)


" iya kamu hati-hati ya ( tersenyum ) oh iya jangan lupa cepat selesaikan permasalahan itu, baik mi...."


" tunggu dulu..... tidakkah kamu ingin berpamitan dengan istrimu....? ( sambil memandang ke arah Keysa )


yang di pandang hanya bisa tersenyum


malu-malu


" aku pergi dulu kata Nicki ( karena malas berdebat ), iya hati-hati mas....." ( lembut )


kemudian Nicki pun pergi


" tunggu mas......!!!!.... apalagi sih....( kesal) enggak mami enggak Isti semuanya sama aja mau pergi kerja kayak mau pisah ( batin Nicki kesal ) apa.....?


Assalamualaikum..... Nicki diam sejenak kemudian dia menjawab Waalaikum'salam"


...................


" selamat pagi pak.....( tersenyum ) pagi....( datar ) sekretaris Ning saya minta semua karyawan yang bekerja sebagai cleaning servis menghadap ke saya sekarang" ( marah )


" baik pak...( ketakutan ) pak Nicki kenapa sih baru datang udah marah-marah pasti


gara-gara wanita itu ( geram ) lihat aja gue akan pernah mengijinkan siluman itu masuk kedalam perusahaan ini lagi"


lima menit berlalu ningsih akhirnya berhasil mengumpulkan semua karyawan yang bertugas sebagai cleaning servis


" tok....tok...tok...., permisi pak saya sudah membawa karyawan yang bertugas sebagai cleaning servis, masuk ...."(datar )


mereka semua akhirnya masuk dengan wajah yang amat pucat, takut dan sedih apabila nanti pada akhirnya salah satu dari mereka di pecat


" kalian tahu kenapa kalian di kumpulkan...." ( datar ),


mereka semua hanya menggeleng seolah tidak tahu


" ini saya tanya dan jawab dengan jujur jika masih ingin bekerja di sini....!!..."


mereka hanya saling memandang tidak mengerti maksud direktur itu


" masih tidak mengerti juga....( nada tinggi ), siapa diantara kalian yang kemarin memberi makanan buat karyawan baru yang bernama Keysa....." ( marah )


seketika itu Ningsih dan lilu langsung diam tak berkutik rasanya jantung mereka tak berhenti .....Dag......Dig.....Dug...


" aduh bagaimana ini kemarin yang ngasih makan siang buat Keysa kan aku batin lilu takut, tapi aku dengar Keysa keracunan makanan, aku mana tahu kalau makanan itu mengandung racun, bagaimana ini ( kebingungan ) oh aku ingat kemarin kan yang suruh aku kasih makanan ke Keysa kan sekretaris Ning" batin lilu sambil melirik ke arah Ningsih.


" sial kenapa wanita itu selalu membuat gue dalam kesulitan batin Ningsih ( kesal )


" cepat katakan siapa yang memberikan makan siang buat Keysa kemarin ......


( marah dan membentak ), jika kalian masih diam saya akan pecat kalian semua dan saya pastikan kalian tidak akan mendapatkan pekerjaan lain"


" pak.... kata kepala cleaning servis.... kemarin saya melihat Keysa makan siang bersama lilu" ( sambil melirik )


" maaf pak...( takut ) saya kemarin memang makan siang bersama Keysa, bahkan saya yang memberi makan siang buat keysa ( gugup sampai terbata-bata) tapi saya beneran tidak tahu pak jika di dalam makanan Keysa terdapat racun" ( sedih )


Nicki diam sejenak dia percaya apa yang di katakan lilu karena mana ada maling yang di tanya langsung ngaku batin nicki


" lalu dari mana kamu dapat makanan itu...." ( tegas )


" itu....itu...( terbata-bata ) saya dapat makanan itu dari.... dari ..... sekretaris Ning" ( takut )


" apa..... kata Nicki.....( tak percaya ), iya pak kemarin saya melihat Keysa kerja terlalu lelah jadi saya mendekati dia sekalian berkenalan, tapi tiba-tiba sekretaris Ning menyuruh saya memberikan makan siang buat Keysa "


( menjelaskan )


" bohong pak....dia berbohong.....( kelabakan) mana mungkin saya memiliki banyak waktu untuk mengurusi makan siang orang" ( tegas ) seolah tidak bersalah


" enggak pak saya tidak berbohong.... saya berani sumpah (tak mau kalah)


sekretaris Ning...... anda yang meminta saya untuk memberikan makan siang itu, tapi kenapa sekarang anda mengelak atau


jangan-jangan memang anda yang memasukkan racun itu " ( tegas )


" hey.....lilu kamu jangan asal fitnah ya saya mana mungkin banyak waktu mengurusi kalian apalagi sampai makan siang segala" ( seolah tidak bersalah )


" stop.......!!!!..... saya tidak ingin mendengar perdebatan kalian berdua..... ( marah ) sekarang maju.....( nada tinggi ) merek hanya saling memandang, Cepat.......!!!!...." ( menjerit )


ketika mereka berdua maju tiba-tiba telp Nicki berbunyi, panggilan dari boy supir pribadi mereka


" ya halo ada apa boy.....? ( datar )....................


tak lama kemudian telp pun terputus, mereka semua hanya saling pandang memandang karena melihat wajah nicki yang lebih marah di banding yang tadi


Nicki secara spontan langsung membuang semua yang ada di meja hingga membuat semuanya berantakan, dan berjatuhan kelantai.... .....ting.....tang....Ting.....tung....


" keluar......!!!!.... " kata Nicki ambigu..... mereka hanya saling menatap karena tidak mengerti maksud dari perkataan Nicki


Nicki semakin geram benci dan emosi


" saya bilang keluar jika tidak ingin di pecat.... ( marah )


mereka semua akhirnya keluar dengan wajah ketakutan


" sekretaris Ning tunggu...., batalkan semua pertemuan hari ini dan katakan bahwa saya hari ini sibuk..." ( lalu pergi )


" syukur gue selamat batin Ningsih seharusnya gue berterimakasih sama yang nelpon itu, kalau enggak kan gue udah ketahuan " ( senang )


" tapi tunggu dulu bukannya tadi pak Nicki marah karena karena seorang wanita....? siapa wanita yang bisa membuat pak Nicki marah " berfikir


**flashback.........


" halo apa max....?**


" maaf pak mengganggu waktunya, begini saya ingin melaporkan bahwa tuan Reynggo sekarang sekarang sedang datang bermain"


" apa.....??.... kenapa Reynggo bisa datang..."?


" saya juga tidak tahu pasti pak, tapi menurut info yang saya dapat Karin temannya nona Keysa membawa Reynggo katanya sekalian menjenguk nona Keysa " ( takut )


" sialan....... ( marah ) sekarang Keysa dimana...? dan apakah dia memberi tahu kebenaran nya..."


" maaf tuan nyonya yang memberitahu langsung kebenarannya" ( gugup )


" sialan...... ( geram )..... sekarang mereka dimana....


" mereka masih di rumah tuan"


" baik kabari saya jika mereka pergi " ( geram )


dasar wanita sialan gue udah belain cari dalang yang meracuninya tapi dia ternyata menusuk gue dari belakang batin Nicki sambil melajukan mobilnya


................


" assalamualaikum...... viewer's.......


terimakasih banyak karena telah mampir ke karya fiksi author......


semoga kalian suka dengan alurnya...... terimakasih banyak atas dukungan nya ya my viewer's and read's


by the way author tidak akan pernah lupa mengingatkan para pembaca untuk selalu membudidayakan....... setelah membaca jangan lupa tinggalkan


*like, komen, bila perlu tab favorit 💓💕 supaya kalian tahu update terbaru .......


assalamualaikum....."*