
" kamu istirahat lah duluan aku akan mengerjakan beberapa pekerjaan kantor dulu" (canggung)
" tunggu...., bolehkan aku bertanya ?
( ragu-ragu )
" tanyakanla.... ( datar )
" sebelumnya kamu bertemu dengan aku dimana...? bukankah aku masih di apartemennya Rey, jadi bagaimana bisa kamu bertemu dengan aku...?" ( bingung)
Nicki diam sejenak dan memandang wajah Keysa lekat-lekat
" katakan apa kamu masih menyukai Reynggo...? kenapa kamu lebih memilih dia ketimbang aku untuk kau hubungi ?" ( menatap )
" eng.... itu aku sebenarnya tidak ada rasa lagi terhadap Rey aku hanya menganggap dia sebagai teman begitu juga dengan dia, aku tidak menghubungi dia tapi dia duluan yang menghubungi aku...., ( menatap sebentar dan memalingkan wajah)
kamu bilang kenapa tidak menghubungi dirimu tentu saja aku tidak mau buat apa...?( sedih)
toh kamu juga tidak perduli padaku ( memalingkan wajah)
bukankah kamu menganggap bahwa anak yang aku kandung bukan anak kamu dan kamu juga tidak melarang aku untuk pergi dari rumah ini, jadi buat apa aku hubungi kamu kalau
ujung-ujungnya aku yang nangis" ( bersandar)
Nicki hanya diam saja dia sangat merasa bersalah terhadap Keysa tapi sampai sekarang dia memang tidak memiliki rasa sedikitpun terhadap Keysa dia hanya merasa kasihan karena membuat keysa sedih
" maaf.... karena telah membuat kamu kesulitan tapi lain kali jangan main
kabur-kaburan dari rumah segala, dan jika kamu perlu bantuan atau mendapat masalah kamu harus segera hubungi aku, sekarang istirahatlah...."( mematikan lampu)
" selamat malam kata Keysa dan langsung menarik selimut nya hingga menutupi seluruh tubuhnya"
" selamat malam kata Nicki lalu pergi menuju ruang belajar "
" Keysa aku benar-benar minta maaf... kamu sangat baik, alim... dan juga mudah memaafkan tapi maaf aku beneran belum bisa menerima kamu di hatiku, aku akan mengikhlaskan kamu dengan pujaan ku karena aku yakin Rey lah orang yang lebih pantas buat kamu " ( memandang langit)
" anggap ini sebagai permintaan maaf ku karena sudah membuat kamu menangis, bukankah ini sudah setimpal dengan perbuatanku sebelumnya " ( tersenyum getir )
...............
pagi sudah tiba Keysa juga sudah bangun dari tidurnya, dia sangat bingung karena Nicki tidak ada dikamar tidurnya
" loh Nicki kemana....? kok dia enggak ada..? masak dia udah berangkat ke kantor sih ( bingung ) ini kan masih jam 6 ( berfikir )
mungkin aja dia udah berangkat soalnya kan kata mami kemarin dia banyak libur karena jagain aku ( turun dari ranjang ) atau
jangan-jangan dia udah suka sama aku lagi" ( tersenyum bahagia)
selesai membersihkan diri dan berganti pakaian Keysa kemudian keluar kamar sambil tersenyum sembari menuruni anak tangga
" selamat pagi Keysa.... ( sapa Nicko ), apa tadi malam tidurmu nyenyak "? ( tersenyum)
" pagi kak...., Alhamdulillah nyenyak ( senyum ), oh iya kak Nicki mana ? apa dia udah ke kantor "?
" loh mana kakak tahu bukannya dia tidur di kamar kamu masa suami sendiri enggak tahu, atau jangan-jangan dia tidur di tempat lain?" ( ledek Nicko )
" semalam sih emang Nicki bilang dia mengerjakan urusan kantor sebentar, dan menyuruh Keysa duluan tidur setelah itu Keysa tidak ingat lagi... atau dia udah pergi ke kantor ya "? ( berfikir)
" masak iya Nicki pergi jam segini ( bingung ) lagian ya key dia itu kan direkturnya, dia yang memegang perusahaan itu jadi sedikit terlambat juga tidak masalah... masa iya dia pergi jam 6...? kamu yakin dia tidur dirumah "?
" tentu saja Keysa yakin , seingat Keysa semalam dia itu tidak keluar kamar lagi... ( mengingat ), oh iya Keysa tahu.... ( mengangetkan)
" kamu tahu apa....? bikin jantung kakak copot aja" ( terkejut)
" maaf deh kak ya udah kakak turun duluan aja, Keysa mau balik ke kamar dulu soalnya ada yang ketinggalan '( senyum )
ketika hendak berjalan tiba-tiba kakinya menginjak baju yang iya kenakan sendiri hingga membuat dirinya jatuh untung ada sebuah tangan yang dengan sigap memeluk Keysa dari belakang
" apa kamu baik-baik saja,a
" emh...... iya Keysa baik-baik saja ( tersenyum) makasih ya kak
" lain kali kamu harus hati-hati jangan
terburu-buru seperti tadi, bagaimana jika kamu sampai jatuh ( tetap memeluk )
" iya maaf deh kak lain kali Keysa lebih
hati-hati "
" tidak ada lain kali pokoknya kamu harus hati-hati di mana pun itu, ( tegas) bagaimana jika terjadi sesuatu pada bayi kamu"
huk....uhuk... uhuk.....
" mami..... kata mereka berdua (sambil melepaskan cengkraman)
" apa yang kalian berdua lakukan di atas tangga"
" ini mi..... Keysa hampir aja jatuh gara-gara terburu-buru"
" ya ampun Keysa kok bisa, memangnya kamu ingin mengejar apa"
" bukan apa-apa mi tadi keysa baru teringat
sepertinya Nicki ketiduran diruang belajar jadi Keysa berencana untuk bangunin dia tapi tiba-tiba Keysa enggak sengaja mijak baju sendiri untung ada kak Nicko yang nolongin" ( senyum Canggung)
" Keysa kamu bilang mau bangunin Nicki kan..? bukannya Nicki di belakang kamu ya "
" hah...... kata mereka berdua ( memalingkan wajah )
Nicki..... ( bersamaan ) sejak kapan kamu berdiri disini ?"
" sejak kalian berdua berpelukan
( muka tidak senang ), minggir aku sudah mau terlambat kalian berdua menghadang jalan " ( wajah masam) dan berjalan melewati
" Nicki ..... tunggu ini bukan seperti yang kamu pikirkan biar aku jelaskan kata Keysa berusaha mengejar tapi naas baju yang bagaikan tirai itu lagi-lagi ia pijak sendiri sehingga menyebabkan ia tidak seimbang
" Keysa hati-hati kata Nicko dan mami dera sambil menjerit "
" Nicki yang mendengar jeritan itu langsung menoleh kearah belakang
dia sangat terkejut saat melihat Keysa yang sudah mau jatuh, dengan sigap Nicki menahan tubuh Keysa dengan kedua tangannya tapi sayangnya dia juga tidak mampu akhirnya ia membalikkan tubuhnya hingga membuat Keysa menimpahi dirinya
" aduh..... kata Keysa merintih kesakitan, loh kenapa aku enggak merasa sakit' banget ya padahal itukan agak tinggi" ( bingung )
" hey.... mau sampai kapan kamu menimpahi aku?
" ya ampun Nicki apa kamu baik-baik saja, maaf ...apa ada yang terluka ( bergeser )
" aku tidak apa-apa aku baik-baik saja ( menggosok kepala yang sakit ) ia kemudian membantu Keysa untuk berdiri,
apa kamu sangat bodoh bagaimana jika kamu sampai jatuh dari atas ( marah ) kenapa ceroboh sekali ( membentak ) kamu pikir itu tidak tinggi bagaiman jika terjadi sesuatu pada kamu dan bayi ini " ( mengomel )
" maaf kata Keysa yang sudah tidak bisa membendung air matanya....
" Nicki sudah cukup ini juga bukan salah Keysa, dia juga tidak sengaja kan kenapa kamu malah membentak dan membuat dia menangis
" tapi mi.... bagaimana jika ini terulang lagi, dia memang sangat ceroboh udah tahu lagi hamil tapi masih seperti anak kecil pakai acara berlarian di tangga segala" ( kesal)
seketika itu Keysa langsung menangis histeris
huh.....hu..huh....huh.... maaf....huh....hu...hu...Keysa minta maaf....huh...hu... Keysa emang ceroboh ( terbata-bata) huh....huh...huh ...
Nicki seketika itu langsung memeluk Keysa dengan erat mencoba menenangkan
mami dera hanya bisa menatap kagum dengan putra sulungnya, tapi tidak dengan Nicko dia sangat benci karena Keysa di peluk oleh Nicki
" maaf..... kata Keysa masih tetap menangis.....
" iya... iya aku udah maafin kamu jadi berhenti menangis ( mengelus punggung Keysa )
" enggak kamu belum maafin aku ...hu...hu...hu... kamu..kamu....huh...huh...huh.... kamu marahin aku .......
" iya... iya aku minta maaf aku khilaf tadi... jadi jangan menangis lagi kamu membasahi bajuku "
" huh....huh...huh... tu... kan kamu masih marah
" siapa yang marah aku enggak marah kok,( kesal ) jadi berhentilah menangis kamu tidak mungkin kan membiarkan suami pergi kekantor dengan pakaian basah dan tidak rapi seperti ini " ( frustasi)
" baiklah-baiklah begini saja kamu mau aku bagaimana agar kamu berhenti menangis"( pasrah )
Keysa langsung melepas pelukan itu dengan senyuman
" aku tidak mau apa-apa asal kamu tidak marah lagi "( senyum bahagia)
syukur dia enggak minta yang aneh-aneh batin Nicki senang
" kamu tenang aja aku tidak akan marah lagi asal kamu tidak sembrono kayak tadi "
( mengingatkan )
" baik bos,
" ya udah mi Nicki pergi dulu....
" kenapa tidak makan dulu, bagaiman jika kamu sakit.... ini semua pasti gara-gara aku coba aja aku tidak jatuh pasti kamu tidak terlambat " ( sedih )
" ya ampun Keysa.... sudah aku bilang ini bukan salah kamu ( mengelus kepala Keysa yang tertutup kerudung ) baiklah aku pergi dulu kabari aku jika terjadi sesuatu dan jangan pergi-pergi keluar hari ini "
" ya udah mi Nicko juga pergi, Keysa kamu jaga diri baik-baik jika kamu perlu sesuatu kamu bisa menyuruh pelayan mengerti "
Keysa hanya mengangguk seolah mengerti nasehat kakak iparnya itu
....................
" pak maaf mengganggu, begini saya hanya mau mengingatkan jadwal pertemuan bapak yang tertunda Minggu kemarin, apakah bapak akan menemui klien kita sekarang "?
" baik saya ingin menemui klien itu sekarang, tentukan jam nya dan pilih tempat untuk bertemu, saya akan selesaikan dulu tugas yang ini kamu beri saya semua jadwal hari ini dan besok "
" baik pak.... kata Ningsih menurut, kalau begitu saya permisi dulu "
tak ada jawaban dari Nicki
" sial.... dia hanya sibuk dengan pekerjaannya, aku bahkan tidak punya waktu untuk senggang sedikitpun sekarang bagaiman caranya aku mendekati dia ( berfikir ) kenapa sih perusahaan ini tidak ada berhenti sedikitpun selalu saja sibuk aku bahkan sampai tidak bisa berhenti bekerja ( kesal ) aku harus segera menemukan cara agar aku bisa berduaan dengan Nicki aku yakin wanita itu pasti sebentar lagi akan mati"
" sekretaris Ning cepat bacakan jadwal hari ini ( menyetir mobil )
" baik pak kata Ningsih mulai menceritakan jadwal mereka.....
" baik..... ( menanggapi) jam 20.00 WIB - dengan 22-00 WIB malam ini tolong di cancel, saya tidak bisa hadir ke perjamuan itu"
" tapi pak kita tidak bisa meng cancel nya, soal nya ini perusahan dari rekan bisnis bapak yang baru saja menyetujui kerja sama kita kemarin "
" apa ...... ? ( terkejut ) kenapa kamu tidak mengatakan dari kemarin "( marah )
" maaf pak kemarin saya ingin mengatakan mengenai pertemuan ini tapi bapak tidak datang ke kantor"( mengelak )
" lalu kenapa kamu tidak hubungi saya ( kesal )
" saya ingin memberitahu kepada bapak tapi saya dengar keluarga bapak ada yang masuk kerumah sakit jadi saya tidak ingin menambah beban bapak dengan pekerjaan kantor "
" sudahlah saya tidak ingin marah lagi, cepat katakan dimana klien itu meminta kita bertemu"
" di hotel perwira pak...( takut-takut)
" apa kamu yakin dia meminta bertemu di hotel ( bingung )
" iya pak saya juga awalnya ingin menolak, tapi...
" saya paham jangan lanjutkan baiklah kalau klien itu minta disitu, saya ingin melihat siapa yang sok berani bertemu di hotel jam segini"
dasar pria kasar lihat aja aku akan memiliki kamu seutuhnya setelah ini tersenyum puas
" baik dimana klien itu, kenapa sampai jam segini belum muncul juga apa dia pikir dia bos ( kesal ) Berani sekali dia datang terlambat"
" sabar pak sebentar lagi dia juga akan datang, mbak tolong antar kan minuman kesini dulu" ( memberi kode )
" baik mbak ( senyum )
tak lama kemudian minuman mereka pun datang bersama dengan beberapa cemilan ringan
" buat apa ini semua...( menatap ) apa kamu pikir waktu saya luang sekali sehingga bisa menikmati ini semua" ( kesal )
" sudahlah pak orang cuma minuman doang, kita kan sekalian nunggu klien tadi lagian bapak emangnya tidak kepanasan ? bapak minumlah dulu saya akan menghubungi klien tadi "
Ningsih pura-pura pergi menghindar dan memesan kamar hotel
ketika Nicki ingin meminum jus itu tiba-tiba telponnya berdering
Keysa kenapa dia menelpon aku ( bingung )
" Nicki kemudian berdiri dan mengangkat telepon itu
Ningsih kembali lagi ke tempat mereka duduk dia tidak melihat Nicki sama sekali,
"kemana pria kasar itu
( melihat sekelilingnya), apa dia udah minum jus nya ( melihat kebawah ) dia bahkan belum menyentuh jus nya "
" maaf permisi apa anda perwakilan dari perusahaan DERA NIC kata seorang pria yang mengenakan stelan jas berwarna toska"
" iya betul saya sekretaris Ning dari perwakilan perusahaan DERA NIC, apakah bapak klien yang akan kami temui"?
" iya benar perkenalkan saya Noerdin, maaf karena telah membuat anda menunggu"
" tidak apa-apa pak saya juga baru datang" (tersenyum)
" baik apa bisa langsung kita mulai
" tunggu pak saya tadi kesini bersama dengan direktur saya, tapi dari tadi saya tidak melihat beliau "
" memangnya beliau kemana....? tanya pria itu
" maaf saya ada urusan tadi,
" tidak apa-apa saya yang seharusnya minta maaf karena membuat Anda lama menunggu,
oh iya perkenalkan nama saya Noerdin.... saya... Nicki
" maaf pak Noerdin seperti nya saya tidak bisa melanjutkan pembicaraan ini soalnya saya ada urusan lain yang mendesak
tapi anda tidak perlu khawatir sekretaris saya sudah menyiapkan semua bahan yang perlu anda ketahui jika anda memiliki pertanyaan lain anda boleh langsung bertanya kepadanya ,
" baik tidak apa-apa pak Nicki saya mengerti
" sekretaris Ning tolong kamu yang temani bapak Noerdin ini, saya masih ada keperluan lain kalau gitu saya permisi duluan
saya harap anda menyukai kerjasama
bisnis ini"
Ningsih ingin menolak perintah dari Nicki tapi dia tidak mungkin berdebat terhadap direktur di depan klien baru ini dia tidak ingin disebut sebagai sekretaris yang membantah dan tidak bertanggung jawab
sial semuanya gagal.... minuman ini jadi terbuang sia-sia gue tahu ini semua pasti gara-gara wanita yang bernama Keysa coba aja dia mati dari kemarin pasti rencana ku akan berhasil ( bicara dalam hati )
" maaf sekretaris Ning apakah bisa langsung kita mulai pembahasan nya" ( membuyarkan )
" maaf pak saya melamun baik ayok kita mulai"( senyum kaku )
.................
*assalamualaikum...... teman-teman semuanya
terimakasih 🙏 🙏🙏 karena sudah menyenggang kan waktu kalian sejenak untuk membaca karya " my husband is guy"
saya harap kalian menyukai alur ceritanya, btw...... seperti biasa author tidak akan pernah lupa dan bosan untuk mengingatkan para reader and viewer's untuk selalu meninggalkan kenangan dan salam dengan cara yang masih sama yaitu
like, tab 👉 tombol favorit ❤️, vote and like nya ......
agar karya ini bisa menghasilkan tulisan dan bacaan yang tidak membosankan bagi para reader
sekian dulu kata penutup dari author salam sehat semuanya dan sampai ketemu di episode selanjutnya...... Babay👋
assalamualaikum*......"