my husband is a gay

my husband is a gay
eps 16 hamil



Keysa sudah hampir melewati dua minggunya hanya untuk berdiam diri


" huh.... ( membuang nafas ) aku udah hampir dua Minggu di rumah aja, rasanya bosen banget atau aku kembali kerja lagi ya supaya enggak bosen " ( bicara sendiri )


lebih baik tunggu Nicki pulang dulu deh dari pada kayak kemarin lusa dia marah enggak jelas karena kedekatan ku dengan kak Nicko


flashback......


" Keysa dari mana saja kamu...." ( kesal )


apa sih.... biasanya juga enggak nanyak aku kemana.... batin Keysa


" aku enggak kemana-mana....,


" enggak kemana-mana tapi pegangan tangan dengan laki-laki lain..., sadarlah key kamu ini udah menikah..." (geram )


" apa sih mas.... siapa juga yang pegangan tangan lagian kamu juga biasanya enggak nanyak kayak gini..." ( bingung )


" pokoknya aku tidak mau tahub(tegas) kamu tidak boleh terlalu dekat dengan laki-laki lain, sekalipun itu Nicko jika kamu masih ingin aku bertanggung jawab ( marah ) karena aku tidak ingin anak yang di dalam kandungan mu itu mirip dengan orang lain"


...............


" dasar sinting membayangkannya saja bikin kepalaku pusing ( menghela nafas ) yang benar saja masa karena dekat orang lain anak tadi mirip orang itu, tidak masuk akal "


( bicara sendiri )


" apa yang kau lakukan kenapa berdiri di situ..." ( tiba-tiba masuk )


" ya ampun Nicki.... elo enggak bisa ketuk pintu dulu apa....? ( geram ) buat orang kaget aja "


" lagian siapa suruh melamun di dekat jendela, nanti masuk angin " ( khawatir )


" siapa juga yang melamun...." sambil berjalan mendekati suaminya


" Nicki..... aku bosan dirumah terus, boleh tidak aku bekerja di luar atau bermain keluar..." ( berharap )


seketika itu Nicki langsung melotot


" tidak boleh.... kamu sedang hamil jadi jangan berfikir untuk keluar.... ( tegas ) aku tidak ingin mami memarahiku terus-terusan hanya karena dirimu yang sedang hamil..." ( mengoceh )


" apa-apaan sih kamu nick.... kamu ingin membiarkan aku dan anak di dalam ini mati karena kebosanan..." ( tak mau kalah )


" Keysa..... jangan lebay deh....., jangan membawa-bawa bayi itu untuk mengancam diriku..., aku tetap tidak akan luluh..."


" Nicki..... oke aku tidak akan membawa bayi ini untuk mengancam kamu, tapi paling tidak biarkan aku bermain keluar aku sangat ingin melihatnya" ( sedih )


sambil membuka dasi Nicki kembali berkata


" pokoknya kamu tidak diijinkan keluar kemanapun..... kecuali mami yang mengajaknya" ( iba)


" baik aku akan mengajak mami.....,


" silahkan kalau mami mau...." ( acuh tak acuh )


Keysa kemudian keluar kamar itu dan mencari maminya


" aku ini kenapa sih batin Nicki..... kenapa aku sekarang sangat baik sama dia...? ( bingung ) apa aku mulai menyukainya ( berfikir ) tidak....tidak....itu tidak mungkin aku sangat menyukai resa dia lah wanita


satu-satunya yang aku sukai, dan juga Reynggo pujaan hatiku dialah pria yang paling aku cintai....


tapi kenapa....kenapa... aku sangat sedih' saat melihat dirinya merajuk ( bingung ) tidak...jangan berfikir yang aneh...aneh lagi.... aku sedih itu karena dia sedang mengandung anakku... aku yakin perasaan aneh ini pasti akan hilang setelah dia melahirkan


tapi tunggu sebelum rasa aneh ini semakin membuatku bingung lebih baik cepat ku selesai kan permasalah ini


aku akan buktikan bahwa Keysa tidak hamil, tapi bagaimana caranya...????


oh aku tahu Minggu ini aku akan membawanya ke rumah sakit untuk membuktikan bahwa dia tidak mengandung dengan begitu tidak akan ada alasan mami lagi untuk melarang kami bercerai


..............


syukurlah mami hari ini bolehin aku keluar enggak seperti Nicki yang protektif banget, apa dia udah mulai suka ya sama aku....? ( batin Keysa )


oh aku baru ingat semenjak aku hamil sepertinya sekarang Nicki udah berubah dia udah mulai perhatian dan sayang sama aku


( batin Keysa salah paham tentang Nicki )


tapi Karin mana ya aku udah nungguin dari tadi kok belum sampai-sampai padahal aku udah enggak sabar mau kasih tahu tentang kehamilan ku ini ( senang )


" dor......... ( mengangetkan )


" astagfirullah.... kata keysa.... kamu gila ya Karin.... buat aku jantungan" ( kesal )


" sorry deh key....maaf habisnya aku lihat kamu diam-diam aja sekalian aku


kagetin aja" ( tersenyum )


" kamu sih lama banget datang nya..." ( kesal )


" iya...iya... sorry tadi jalanan agak macet soalnya ( tersenyum )....


by the way ada apa...? kenapa kamu ingin bertemu..? bukannya biasanya kamu tidak bisa di hubungi apalagi ketemuan.."


" itu...itu.... ( kebingungan ) sebenarnya aku... itu.... loh...." ( malu-malu )


" ada apa sih key...? apa kamu punya masalah..."?


" Karin.... sebenarnya aku hamil..."


( ragu-ragu )


" ya...ya.. aku tahu kamu hamil... jadi apa masalah nya..."? ( tidak mencerna )


" tapi tunggu apa kamu bilang tadi.... hamil...? ( tercengang ) kamu hamil...!!!!..."?


( tidak percaya ) apa kamu yakin..."?


" tentu saja aku yakin"


" key dengarkan dulu, aku memang tahu kalau kamu sudah menikah tapi kamu hamil dengan siapa...? ( bingung ) enggak mungkin kan elo hamil sama Nicki sedangkan kalian mau cerai masak kalian bisa melakukan tanpa cinta..." ( bingung )


" aku tahu kamu mungkin tidak percaya tapi kenyataannya emang seperti itu.." ( senang )


" keysa.... dengarkan aku meskipun aku tahu kamu jujur tapi aku masih tidak percaya kamu hamil...." ( kesal )


" Karin iya aku beneran hamil mas Nicki juga tahu, kak Nicko dan mami juga tahu...hanya kamu lah yang belum tahu.."


" tapi kenapa...? kalau memang iya kamu hamil kenapa kak Nicko tidak ada cerita...? dan kenapa kamu tidak langsung cerita ke aku.."? (kesal )


" tunggu.... tunggu... apa kalian sudah sedekat itu..."? ( menyelidik )


" apa maksudmu key jangan mengada..... ( malu-malu ) yang aku tanyakan bukan itu... "


( tegas )


" ok...ok... fine... dua Minggu yang lalu mas Nicki dan yang lainnya tidak mengijinkan aku untuk memegang telepon apalagi keluar rumah alasannya karena aku sedang hamil....." ( bahagia )


" baiklah aku sekarang sudah tahu elo sedang hamil ( pasrah ) tapi kenapa elo bisa hamil...? padahal kalian belum berbaikan"


" sebenarnya waktu kami bertengkar malam itu aku dan mas Nicki sudah memutuskan untuk berpisah mami juga sudah mengijinkan kami berpisah tapi tiba-tiba pas waktu pagi kami bangun...." ( berhenti sejenak dan melirik Karin )


" apa.... kenapa kamu menatap aku...( bingung ) oh.... atau jangan-jangan kalian melakukan itu.." ( menyelidik )


" aku juga tidak tahu...., dan aku juga tidak ingat.."


" apa.... apa .... maksudmu tidak tahu dan tidak ingat itu..." ( tercengang)


" sebenarnya Rin... setelah kami bangun kami tidak ingat apapun yang kami tahu kami sudah tidak mengenakan sehelai pakaian pun..."


" apa kalian berdua sudah gila..... ( tercengang ) masak sudah melakukan hubungan tapi tidak ingat .." ( kesal )


" hush.... ( menutup mulut Karin ) kecilkan suaramu lihat orang-orang melihat kita "


( berbisik )


" iya...iya.. maaf tapi masak kalian tidak ingat..? lalu bagaimana dengan reaksi keluarga barumu...."


" iya kami berdua emang tidak ingat... tapi seingat kami malam itu terasa sangat panas setelah itu kami lupa, kalau reaksi mami sih sangat senang ( malu-malu ) tapi kalau kak Nicko aku hanya merasa sedikit bersalah dengannya.., tapi sekarang dia sudah memaklumi kok.." ( tersenyum )


ini aneh... kenapa Keysa bisa tiba-tiba hamil sedangkan mereka masih bertengkar ( batin Karin ) aku yakin pasti ada yang salah


" oh aku ingat sekarang..." ( keceplosan )


" emangnya kamu ingat apa...? kok seperti ada bau gosip..." ( ledek Keysa)


" is apa sih.... siapa juga yang mau gosip ( terbata-bata) aku itu.... ingat sesuatu.... ( bingung mau berkata apa ) maksud nya gue ingat kalau hari ini gue harus kerja.."


" iya maaf ya key aku lupa bilang kemarin ( kaku ) kamu enggak marah kan ( sedih ) aku janji jika aku punya waktu senggang aku akan segera hubungi kamu" ( tersenyum)


" iya...iya aku enggak marah kok ( tersenyum ), ya udah ayok bareng aku aja"


Karin hanya mengangguk saja, mereka kemudian berjalan menuju parkiran yang dimana sang supir masih setia menunggu majikannya


" jalan pak..... ( kata Keysa ) baik non....."


maafin gue ya key gue terpaksa bohong sama elo karena setahu gue kak Nicko juga suka sama elo batin Karin


kurang lebih setengah jam dari tempat mereka akhirnya Karin meminta Keysa untuk berhenti di sebuah cafe


" loh kok disini...? ( bingung ) bukannya kamu masih bekerja di mall kak Nicko ya"


" iya aku memang masih bekerja disana tapi aku harus menemui seseorang dulu, ya udah dah..... makasih ya atas tumpangannya kamu duluan lah dah......" ( mengalihkan )


kenapa tingkah nya aneh banget sih seperti ada yang di sembunyikan batin Keysa sambil melihat Karin yang seberang jalan


" pak tunggu sebentar saya ingin kesana juga"


" baik nyonya muda.."


" tapi tunggu non....., sepertinya kita harus segera pulang"


" loh kenapa.." ( bingung )


" iya nyonya soalnya tuan Nicki sudah pulang beliau baru saja mengirim pesan terhadap saya menyuruh nyonya untuk segera pulang "


" ya udah deh pak kalau gitu jalan..." ( kesal )


aku yakin pasti Karin sedang menemui seseorang disana ( pikir Keysa )


..................


" apa kamu sudah lama menunggu....?


( formal ) maaf ya soalnya saya harus pulang dulu tadi.."


" ya ampun kak...Nicko....kak Nicko nggak usah formal banget kenapa kalau kita di kantor iya... ini orang kita udah diluar ( menyindir ) belum kok kak baru aja "


( tersenyum )


" ada apa..? kenapa kamu ngajak ketemuan..? apa ada sesuatu terjadi dengan orang tua kamu ? apa dia kembali sakit"


" tidak...tidak ini bukan soal itu..."


" lalu soal apa" ( penasaran )


" ini soal Keysa


" Keysa ada apa dengan dia..? tadi ketika pulang saya juga tidak melihat dia kata mami dia pergi keluar apa dia menemui kamu dan apa yang dia katakan"


ya ampun ini orang wartawan atau pak polisi sih....( kesal ) Gilak... kalau bahas tentang Keysa aja langsung tancap gas coba kalau yang lain satu kalimat pun sulit untuk keluar ( menghela nafas ) apa kak Nicko beneran suka Keysa atau hanya halu...... ku saja batin Karin


" Karin....Karin.... Karin.... ( sambil melambaikan tangan di wajah Karin ).... hey kamu kenapa ? kenapa tidak jawab? apa beneran telah terjadi sesuatu dengan Keysa"?


" tidak...tidak maksud saya maaf bukan maksud saya bukan itu..." ( kelabakan karena wajah mereka terlalu dekat )


" ada apa ( lembut ) jangan gugup ( tersenyum ) apakah telah terjadi sesuatu dengan Keysa "


" bukan kak maksud Karin Keysa baik-baik saja, hanya saja boleh tidak Karin bertanya"? ( ragu-ragu)


" tentu saja boleh... memangnya kamu mau bertanya apa"?


" kak katakan dengan jujur apakah sekarang Keysa sedang hamil ? dan kenapa ia bisa hamil padahal mereka tidak saling suka ? selain itu Nicki masih seorang gay apa Keysa tidak tahu itu.."?


awalnya Nicko sangat penasaran apa yang akan Karin tanyakan tapi ternyata pertanyaan Karin membuat Nicko bersedih


" iya Keysa memang sedang hamil, tapi kami juga tidak tahu dia sedang hamil atau tidak karena kami belum pernah membawanya ke dokter, masalah tentang Nicki seorang guy saya juga tidak tahu pasti tapi saya berharap agar kamu tidak memberitahu nya dulu"


" baik..., tapi kenapa kalian bisa menyimpulkan kalau Keysa hamil" ( bingung )


" kamu tidak tahu permasalahan nya Karin ini semua karena mami"


" maksud kakak"?


" iya mami yang sudah memberikan obat pada mereka berdua sehingga mereka tidak jadi cerai ( tatapan marah ), kamu mengerti kan maksud kakak"? ( sambil melihat karin yang mengerutkan kening)


" tentu saja aku tahu...( kesal ), tapi tunggu kak meskipun mereka sudah melakukan nya kita kan masih tidak tahu itu jadi atau tidak


begini saja bagaimana kalau kita bawa Keysa ke dokter kandungan"?


" kamu benar meskipun mereka melakukan tapi tidak mungkin langsung jadi, aku setuju dengan ide kamu"


" tapi tunggu..., kenapa kamu melakukan ini bukankah selama ini kamu teman dekat keysa kenapa kamu tidak mendukung tentang kehamilannya"?


" itu karena.... aku hanya ingin temanku yang baik mencintai orang yang seharusnya ia cintai" ( pelan )


" maksudnya"


" iya.... kakak adalah orang baik, kakak selalu menghibur dia kalau sedih, kakak juga selalu memberikan arahan dan menemukan dirinya jika sedang terluka, ( tersenyum) menurut Karin kakak lah orang yang paling pantas buat Keysa, jadi Karin akan berusaha membantu kakak semampu yang Karin bisa" ( senyum tulus)


" benarkah....! ( senang) tapi darimana kamu tahu kalau kakak sering membantu Keysa "


" Keysa selalu bercerita pada Karin kalau ia sering di bantu oleh kakak"


" terimakasih Karin karena kamu mau membantu kakak" (sambil memegang tangan Karin )


Karin sedikit kaget tapi ia kemudian tersadar dan langsung menarik tangan nya


" tidak perlu berterimakasih kak seharusnya Karin yang berterima kasih karena kakak telah memberikan Karin pekerjaan yang lebih baik" ( tersenyum )


" oh iya kak apakah kakak tahu bahwa Reynggo juga menyukai Keysa"?


" iya tentu saja kakak tahu, untuk mendapatkan Keysa sangat sulit karena ia terlalu cantik, baik dan juga perhatian "


" kakak benar.... keysa sangat jujur dan sederhana meskipun Sekarang ia sudah hidup enak tapi dia tetap tidak sombong,


tapi kakak jangan putus asa Karin pasti akan membantu kakak" ( tersenyum )


" oh iya..... apakah kakak mau melihat wajah Keysa yang dulu sebelum berhijab"?


" apakah kamu punya foto nya"


" tentu saja...( tersenyum ) mulai dari TK,SD, SMP, dan SMA Karin punya semua album nya


waktu kecil dia sangat cantik tapi ketika dewasa dia memutuskan untuk potong rambut layaknya seorang preman, tapi sebelum itu kakak harus turutin permintaan Karin"


" memangnya apa permintaan kamu"? ( semangat)


" begini kak ibuku memang sekarang


baik-baik saja, tapi ia sangat ingin makan burger Eropa yang kemarin kakak beli


( malu-malu) untuk sekarang Karin tidak bisa beli karena belum gajian, jadi apakah kakak mau membelikan burger itu lagi buat Karin" ( malu-malu )


Nicko sebenarnya ingin tertawa melihat Karin yang amat lucu dimatanya tapi ia takut jika wanita di depannya itu tersinggung Nicko hanya bisa menahan tawanya dalam hati


" kenapa kakak diam kalau kakak enggak mau belikan ya sudah, kesepakatan nya batal "


( mengancam )


" tidak...tidak... siapa bilang kakak enggak mau tentu saja kakak mau bahkan bukan hanya burger saja, semua makanan yang seperti kakak bawa kemarin akan kakak belikan"( tersenyum )


" ya sudah ayok.... ayok kemana" ( linglung)


" tentu saja beli burger" ( sambil memegang tangan Karin )


Karin hanya mengangguk saja, andai saja kak Nicko menyukai diriku pasti aku bahagia batin Karin sambil melihat tangannya yang ditarik oleh Nicko


.............


" *assalamualaikum teman-teman terimakasih banyak telah menyempatkan waktu kalian untuk membaca novel ini ...., ya meskipun sebenarnya ceritanya kurang menarik tapi saya harap dapat menghibur viewer's semua


tapi author sangat minta maaf karena tidak bisa selalu up.... tapi author dapat memastikan bahwa cerita ini akan tetap berlanjut sampai tamat meskipun tidak up setiap hari


sekali lagi terimakasih dan jangan lupa untuk **like, komen tap tombol favorit 💖💕 bila perlu di bagikan ke teman-teman lainnya.....😊


jika viewer's banyak like novel ini.... insyaallah akan up gila-gilaan.....😂😂😂**


sekian dulu kata penutup author sampai jumpa di episode selanjutnya....


assalamualaikum*....."