
lima hari telah berlalu Keysa tetap memakai cincin itu meskipun telah dilarang oleh Nicki dan Nicko
pernah sekali ketika Keysa tidur Nicki mengambil cincinnya diam-diam
pagi-pagi nya Keysa langsung menangis dan
meronta-ronta seperti anak kecil Nicki dan yang lainnya sampai kewalahan menghadapi Keysa
akhirnya aksi pencurian cincin itupun di hentikan Nicko sudah memesan cincin yang sama dengan model yang dipakai Keysa dan rencananya akan datang hari ini....
" Nicki..... besok kan hari libur apa tidak sebaiknya kamu ajak Keysa sesekali
jalan-jalan gitu biar dia tidak bosan dirumah terus"
" ia mami benar ( kata Keysa nyahut), bukankah kita tidak pernah jalan-jalan ? cuma sekali waktu di taman bermain itupun kebetulan....( sedih )
ya.... kita jalan-jalan... ya ....( gembira )
aku pingin banget ke pantai soalnya aku udah lama enggak kesana.. " (berharap )
Nicki kemudian melihat kearah Nicko yang dilihat hanya mengangguk saja
" baiklah aku setuju..."
" yeah..... asik ( girang ) aku senang banget ( wajah berseri) dan memeluk
" tapi kak Nicko harus ikut ( datar )
" baik ( memeluk Nicko ) tidak apa-apa meskipun kak Nicko ikut aku akan lebih senang karena lebih banyak orang lebih bagus, oh iya kenapa tidak sekalian ajak Karin..?"
" tidak jangan kata mereka bersamaan,
" loh kenapa....? ( melepas pelukan )
jika Karin ikut rencana gue pasti akan gagal untuk menukar cincin itu( batin Nicki)
jika Karin ikut aku yakin aku pasti tidak akan bisa mendekati Keysa ( batin Nicko )
" tidak apa-apa Karin katanya dia sangat sibuk besok ..." ( kata Nicko )
" loh bukannya kak Nicko bos nya? kan bisa toh kalau Karin libur sehari"
" itu..... ( bingung ) sebenarnya Karin ibu nya sakit... iya.... ibunya sakit" ( mencari alasan )
" sakit.... sakit apa? kenapa Karin tidak memberi kabar? apa penyakit nya sangat parah ( khawatir)
kalau gitu liburannya di tunda deh, Keysa ingin menjenguk bibi"
" tidak.... ( kata Nicko dengan cepat ) Keysa kita tidak perlu menunda liburan besok..."
" loh emangnya kenapa? kan bisa lain hari liburannya"
" sebenarnya ibunya Karin sudah lebih baikan sekarang dia hanya kurang sedikit kurang sehat, kakak sudah memberi libur untuk Karin agar dia menjaga ibunya"
" sudahlah key biarkan Karin menjaga ibunya dulu.... ( minum) nanti kalau ada lain hari kita ajak dia " ( kata Nicki )
" benarkah....."? ( senang )
Nicki hanya mengangguk pasrah
" lalu bagaimana dengan mami ? apa mami tidak mau ikut?"
" mami.... mami.... tentu saja dia tinggal..." ( gagap)
" loh tapi kenapa..? bukannya mami akan sendirian jika kita pergi semua "?
" Keysa mami tidak sendirian kok lagian besok mami ada acara kumpul sama
teman-teman kamu tidak apa kan liburan dengan mereka berdua"
" baiklah, ( sedih ) tapi jika terjadi sesuatu segera hubungi Keysa"
" iya-iya mami tahu" ( tersenyum)
.................
Nicki dan Nicko sudah bersiap-siap mereka berpakaian layaknya sedang liburan
mereka berdua memakai baju kembar kemeja pendek dengan corak burung berwarna biru muda yang senada dengan celana pendek berwarna putih memakai sepatu santai berwarna putih dan memakai kacamata berwarna
mereka berdua terlihat sangat tampan bahkan sangat sulit membedakan keduanya selain dari kulit mereka
Nicki memiliki kulit yang putih mulus sedangkan Nicko memiliki kulit putih pucat karena lama menetap di Belanda
" ya ampun kalian berdua ( takjub) mami benar-benar tidak menyangka jika mami memiliki anak gembar yang sangat tampan"
" iya dong siapa dulu...( tersenyum)
" mami kangen kalian yang kompak begini...( senang ) bolehkah mami memeluk kalian berdua? "
mereka berdua hanya memandang kemudian mengangguk
" mami berharap kalian bisa akur terus ( memeluk) meski apapun yang akan terjadi di depan..... mami ingin kalian melupakan kenangan yang lalu dan membuka lembaran cerita yang baru... ( memeluk erat ) mami berharap kalian bisa percaya satu sama lain dan selalu setia terhadap saudara sendiri"
" iya kami akan akur terus sampai hayat yang memisahkan (tersenyum dan membalas pelukan )... maafin kami mi karena membuat mami sulit..."
" tidak mami tidak merasa disulitkan sama sekali...( melepas pelukannya) asal kalian berdua hidup rukun dan akur mami senang "
( menegang pipi kedua putranya)
" ya udah gih.... sana cepat berangkat tunggu apalagi ?" ( membuyarkan)
" gimana mau berangkat mi orang Keysa nya belum turun..." ( kata Nicko )
" lagian dia ngapain sih lama banget ? mau dandan gimanapun ya tetap sama kalau udah dasarnya jelek yah jelek...." kata Nicki terhenti saat Keysa turun mengenakan baju pantai yang sangat kusual
Keysa memakai baju berwarna putih sepanjang lutut dengan motif sakura , memakai celana jeans berwarna coklat muda, yang dipadukan dengan pasmina sifon berwarna pink muda memakai kacamata merah maroon
tak cukup dengan itu Keysa juga memakai sepatu berwarna putih dan memakai topi pantai
penampilan Keysa kali ini membuat mami dan Nicko melongo tak terkecuali Nicki dia bahkan tidak percaya jika sekarang yang iya lihat adalah Keysa yang biasa berpakaian ngasal
cantik batin Nicki saat Keysa mulai menuruni tangga
" ada apa dengan kalian ....? apa penampilan ku aneh? atau norak ? atau perutku kelihatan besar ya "? ( sedih )
" enggak kok kamu cantik kata Nicki keceplosan...."
" apa itu benar..... ( senang )
" cie....cie.... kata mami dera, Nicki saja sampai mengakui kalau kamu cantik apalagi mami dan kak Nicko tersenyum"
" siapa juga yang bilang dia cantik ( mengelak ) gue tadi bilang cantik itu tas yang kamu kenakan ( mencari alasan ), ya udah ayok pergi tunggu apalagi"
" tunggu.. dulu
" ada apa...? apa ada barang kamu yang ketinggalan lagi "( tanya Nicko perhatian)
" apalagi sih key...? dari tadi kami nungguin kamu dandan lebih dari setengah jam dan sekarang elo mau dandan lagi..." ( kata Nicki kesal )
" bukan... aku enggak mau dandan lagi kok ( sedih ) bibik mana bonekanya panggil Keysa"
" iya... bentar non ( sempoyongan karena membawa boneka yang banyak ) maaf non bibi cuma bisa bawa 5 merasa bersalah"
" enggak papa kok bi 5 juga boleh lah sepertinya udah cukup ( senang ), ya udah sini biar Keysa yang bawa"( tersenyum )
" ya udah non kalau gitu bibi permisi,
"iya makasih ya bi....( tersenyum )
" sama-sama non "( balas tersenyum)
" Keysa buat apa boneka ini ( menahan emosi ) apa kau berencana membawa mereka ikut serta ..."? ( melotot)
" ikut serta apa ( tanya Keysa polos ) apa disana akan ada perlombaan boneka ?"
" iya ada..... disana akan ada perlombaan emosi dan naik darah " ( menahan amarah )
hah..... ( melongo) emangnya ada ya perlombaan kayak gitu
Nicko dan mami dera hanya tertawa mendengar perkataan Nicki yang secara tidak langsung menyinggung Keysa
ha....ha....ha.... ( kata mereka bersamaan )
" loh kenapa kakak dan mami tertawa? ( bingung ) apa disana emang ada perlombaan seperti yang Nicki katakan "
( penasaran)
" Keysa dengarkan kakak disana tidak ada perlombaan apapun buat boneka, makannya itu kamu tidak perlu membawa boneka apapun kesana,
karena kalau tidak mobil kita tidak akan muat menampung mereka semua "
" tapi kak mereka sangat kasian bila di tinggalkan, mereka pasti ingin melihat pantai juga "
" emangnya dia anakmu kata Nicki karena sudah tidak bisa menahan emosi "
" mereka memang bukan anakku tapi mereka boneka kesayangan ku, apa kamu tidak menyukai mereka semua ( sedih ) ya udah kalau gitu kita tidak jadi pergi " ( cemberut )
oh ayolah Nicki bekerjasama lah memberi isyarat
" baiklah-baiklah aku menyerah.... ( pasrah ) aku menyukai mereka semua hanya saja kita tidak bisa membawa mereka semuanya, ( menekan perkataan nya)
begini saja bagaimana kalau kita membawa salah satu dari mereka" ( memecahkan masalah)
" tapi yang mana ? aku menyukai mereka semua aku bingung jika harus memilih"
" biar aku yang pilih jika kamu bingung ( menahan emosi ) aku pilih yang pink ini aja biar pas sama baju kamu "
" iya kamu benar ( senang') sangat pas dan serasi ( senyum bahagia) tapi....
" tapi apalagi... ( sudah tidak sabar)
" aku juga suka warna putih
" ya udah kalau gitu kita bawa keduanya pink dan putih ( menenangkan ) ya udah mi kami pergi dulu soalnya ini udah siang nanti keburu malam sampai disana "
" iya - iya mami tenang aja Nicki dan Nicko pasti akan jaga Keysa mami baik-baik dirumah ya" ( mencium pipi kiri dan kanan)
" mi keysa juga berangkat ya.... assalamualaikum"
" waalaikum'salam...."( senyum bahagia)
....................
di perjalanan Keysa sengaja di suruh duduk di bangku penumpang karena bangku depan membuat Nicki sesak saat mengemudi dengan bawaan boneka Keysa
Keysa terus bersuara dan bernyanyi tak menentu, meski awalnya Nicki dan Nicko terkejut tapi akhirnya keduanya hanya bisa menikmati suara nyanyian dari bibir kecil dan mungil itu
merasa kelelahan ia akhirnya tertidur dengan bersandar boneka di kanan dan kirinya
Nicki dan Nicko sangat terkejut saat Keysa sudah berhenti bersuara keduanya menjadi panik dan langsung memberhentikan mobilnya
tapi akhirnya mereka berdua tersadar saat mendengar dengkuran kecil dari bibir Keysa
kurang lebih 2 jam perjalanan karena jarak pantai memang sedikit lebih jauh ?
" Nick apa kamu yakin akan ceraikan Keysa ?" ( membuka percakapan)
" tentu saja aku yakin aku tidak ingin membuat dia menangis terus karena diriku, ( sedih )
aku tidak pernah menyukai dia sampai sekarang ( memandang lurus)
aku tidak mau jika dia berharap banyak padaku, lagian keputusan untuk membuat dia hidup dengan Rey menurutku sangatlah tepat karena aku yakin mereka berdua masih saling mencintai " ( sedih)
" baiklah jika itu keputusan mu tapi ingat satu hal jangan pernah menyesal dikemudian hari,
karena meskipun kau memberikan restu terhadap Rey tapi aku tidak aku akan membuat Keysa jatuh hati padaku "( yakin )
" sudahlah berhenti membahas itu aku muak dari kemarin membahas itu, bukankah kita ke pantai mau liburan ? kalau gitu ayo kita bersenang-senang" ( tertawa terpaksa)
mereka tidak tahu jika pembicaraan singkat itu dapat di dengar oleh Keysa,
awalnya Keysa memang terlelap tapi saat mobil itu melaju pelan Keysa terkejut ia akhirnya tidak bisa tidur lagi tapi matanya tetap ia usahakan tertutup
" Nicki apa kamu sebegitu jeleknya diriku hingga tak ada rasa sedikitpun terhadapku ( sedih )
bahkan kamu tega menceraikan aku dan menyatukan aku dengan Rey..
( menahan tangisan ) apa aku belum bisa menggantikan dia ..... ( menutup mata dengan kedua tangannya)
kau bahkan tega membuat anak mu berpisah dengan ayah kandungnya sendiri..... ( menangis)
tak perlu tunggu lama mobil mereka akhirnya berhenti didekat pantai,
mereka menurunkan barang yang mereka perlukan, mereka berdua ingin membangunkan Keysa tapi yang dibangunkan sudah bangun duluan
" loh Keysa kamu udah bangun ? apa enak tidur dalam perjalanan "( tersenyum)
" ya lumayan lah....., ( turun sambil membawa kedua boneka besar) dengan muka yang sembab
" Keysa tunggu apa kamu baru menangis ? ( menyelidik )
Nicki yang awalnya berjalan duluan akhirnya kembali lagi setelah mendengar kalau Keysa menangis
" tidak siapa yang menangis "( mengelak )
" bohong jika kamu tidak menangis lalu kenapa mata kamu menjadi merah "? ( kata Nicko )
" sebenarnya waktu tadi tertidur aku bermimpi..... ( berbohong )
" memangnya kamu mimpi apa ?
" aku bermimpi ada seseorang yang ingin menjual diriku dan anak ini dengan orang lain aku takut dan sampai menangis, tapi setelah bangun aku baru sadar mana ada yang mau dengan aku meskipun gratis ya kan kak "
( tersenyum miris)
Nicki dan Nicko hanya saling memandang merasa bahwa Keysa mengetahui sesuatu
" makannya tidur itu jangan di mobil biar jangan mimpi yang aneh-aneh " ( kata Nicki )
" iya-iya lain kali aku enggak bakal tidur di mobil lagi" ( memaksakan tersenyum)
" eits..... tunggu dulu buat apa kamu bawa bonekanya, kita kan mau menikmati pantai letakkan di dalam mobil bonekanya "
" iya.... ( meletakkan ) kata Keysa menurut, oh iya bukannya kamu bilang cincin ini berbahaya untuk ibu hamil...? ini aku balikin "
( memberi )
" hey....hey.... ada apa dengan dirimu ? ( bingung ) bukannya biasanya kamu sangat marah ya jika aku mengambil cincinnya kenapa sekarang berubah "?
" setiap orang bisa berubah, jadi sekarang aku udah berubah pikiran ( senyum terpaksa) ya udahlah aku mau ke pantai duluan ya "
ada apa dengan dia batin Nicki dan Nicko
Keysa sebenarnya ingin menangis saat ini juga, ia sudah tidak bisa menahan rasa sakit di hati nya
ia memandang pantai dengan ombak yang besar menghampar semua pasir dipinggir nya
" seandainya aku dibawa air laut ini... apakah Nicki akan menyesal ? atau dia menangis ? atau bahkan dia sangat senang karena tidak ada lagi pengganggu dalam hidupnya...." ( berbicara dengan angin )
" oh tuhan.... kenapa harus aku yang mengalami ini semua?
dulu.... ayahku tiada sejak aku masih sekolah jadi aku yang harus menghidupi ibu, meskipun aku bekerja tak henti dan berubah menjadi wanita liar aku tak perduli yang penting aku bisa menghidupi ibu dan diriku
tapi engkau masih mengambil ibuku karena hanya karena aku memotong rambut menjadi pendek ( merasa bersalah)
sekarang aku sudah tobat dan hijrah ke jalanmu tapi masalah selalu datang menghampiri diriku
aku menikah dengan pria yang sama sekali tidak aku mengerti terkadang dia perhatian tapi terkadang dia sangat dingin....
aku pikir dengan menerima kekurangannya yang gay lambat laun dia bisa menyukai diriku
tapi dengan enaknya dia ingin menceraikan aku dan menjodohkan kepada Reynggo ( menangis)
padahal tinggal beberapa bulan lagi aku melahirkan..... tapi kenapa dia tega ( menangis)
tak berapa lama kemudian telepon Keysa berdering
dengan cepat ia menghapus air matanya setelah melihat nama yang tertera pada handphone nya
...............
"Nick apa kamu yakin Keysa tidak mendengar perkataan kita tadi" (khawatir)
" biarkan saja dia dengar biar sekalian dia tidak berharap banyak padaku
( acuh tak acuh ), bukankah kamu juga senang dengan begitu kamu bisa bersama dengan dia "
" Nicki...( membentak) kamu udah gila atau enggak waras sih " (marah )
" dua-duanya ( tersenyum miris)
" oke anggaplah kamu tidak gila.... ( pasrah) tapi tolong temui Keysa sekarang dia sedang hamil aku hanya tidak mau jika kandungan nya bermasalah gara-gara berfikir terlalu banyak, apa kamu tidak kasian dengan mami"
Nicki sebenarnya sangat cemas terhadap Keysa sedari tadi tapi dia dengan hebatnya menyembunyikan semua kecemasan itu
Nicki kemudian pergi meninggalkan Nicko sendirian tanpa sepatah katapun
" anak ini sebenarnya dia suka apa tidak sih ( bingung ) meskipun aku menyukai Keysa tapi aku tidak tega merebut kebahagiaan yang akan Nicki mulai, karena kesalahanku yang lampau aku akan mengikhlaskan cinta masa kecil ku " bicara sendiri
" Keysa maafin aku sebenarnya aku merasa sangat bersalah padamu...(sambil berjalan ) tapi aku tidak tahu harus berbuat apa aku Sampai sekarang belum bisa menyukai ataupun mencintai dirimu, tapi meskipun begitu aku tidak ingin jika kamu pergi dari hidupku" ( menatap Keysa yang sedang menelpon)
" sepertinya aku harus meminta maaf dan menjelaskannya
jika memang Keysa mendengar pembicaraan kami tadi aku akan minta maaf dan bertanya apakah dia benar mencintaiku atau hanya merasa simpati dan kasihan terhadap diriku"
Nicki berjalan mendekati Keysa yang berada dipinggir pantai
" Rey kapan kamu pulang aku rindu...... ( menahan air mata )
deg.... kata jantung Nicki
" Rey.... apa kamu masih mencintaiku....?
deg......deg....deg....
" apa kamu mau menerima diriku jika aku memiliki anak dari orang lain...?
deg...deg...deg...
" Rey aku akan menunggu kamu disini, berjanjilah bahwa kamu akan datang menjemput diriku..." ( menangis )
setelah semua pembicaraan itu Keysa kemudian mengakhiri panggilan nya dan mengucap salam
Nicki yang mendengar semua itu hanya bisa berdiri tak bergeming dan bergerak sedikitpun
bagai pedang dan panah yang telah menusuk dirinya rasanya sakit dan hancur berkeping keping dihatinya
awalnya aku datang ingin meminta maaf tapi mendengar semua pengakuannya sudah dapat dipastikan bahwa dia hanya merasa kasihan terhadap diriku yang gay ini
ha....ha...ha... lucu sekali.... tertawa sendiri dan pergi meninggalkan Keysa
...............
*assalamualaikum teman-teman semuanya
salam sehat .......
terimakasih atas kunjungan kalian semoga kalian menyukai karya yang author ciptakan
maaf jika author tidak bisa memenuhi permintaan kalian untuk up- gila-gilaan atau up- setiap hari karena para reader sendiri kan tahu tidak semua orang memiliki waktu luang mohon dimaklumi ya ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
btw jangan lupa di dukung ya caranya masih sama kok dan tidak akan pernah berubah sampai kapanpun....( he....he...he...)
sekian dulu kata penutup author , sampai ketemu di episode selanjutnya
salam sehat semuanya
wassalamu'alaikum*....."