My First And My Last Love

My First And My Last Love
Part IX



Liburan Raina di Korea pun berakhir karena besok ia harus pulang kembali ke Macau untuk mengurus berkas - berkas yang harus ia tanda tangani sebelum ia benar - benar pindah ke Indonesia yah memang benar Raina di ijin kan oleh ayah nya untuk melanjutkan kuliah nya di Korea beberapa waktu lalu lewat pembicaraan telepon Raina berhasil meyakinkan ayahnya.


Pagi hari Raina menghubungi ayah nya karena ia ingin melanjutkan kuliah nya disini.


Assalamualaikum ayah


Waalaikumsalam apa kabar sayang? Bagaimana liburan mu disana? Apakah menyenangkan?


Alhamdulillah yah aku menikmati liburan ini. Tapi yah boleh kah aku meminta sesuatu?


Apa yang ingin anak kesayangan ayah minta? Pasti ayah akan penuhi.


Aku ingin kuliah disini yah, bolehkan??


Tentu saja itu pilihan yang bagus tetapi ayah mempunyai 2 persyaratan apa kamu mau menerimanya?


Apa persyaratannya ayah?


Kamu harus membereskan sekolah mu di Indonesia dan untuk persyaratan selanjutnya akan ayah beri tahu setelah kamu berkuliah di Korea bagaimana?


Aku akan memikirkan nya ayah


Kamu tak usah berfikir de kamu sudah harus masuk sekolah 3 minggu lagi maka dari itu segeralah kembali sayang.


Ayah yang benar saja aku harus mengurus kepindahan ku terlebih dulu


Ayah sudah mengurusnya kamu hanya perlu tanda tangan beberapa dokumen


Baiklah ayah aku setuju, terimakasih karena telah memberikan ku ijin untuk berkuliah disini .


Baiklah ayah harus bekerja kembali kamu hati - hati yah disana lobe you sayang.


I love you too ayah


---


Yesung yang telah tiba di pelataran rumah Yura keluar dari mobil nya menunggu Raina keluar dari Rumah besar itu.


"Oppa sudah datang? " ujar Raina


"Aku baru saja tiba, kamu jadi pergi besok?" Tanya Yesung yang sudah tahu akan keberangkatan Raina ke Macau


"Iyah oppa" jawab Raina dengan wajah di tekuk seolah mengerti Yesung memegang tangan Raina lalu ia mendapat tatapan dari sang empunya


"Tidak apa apa kita masih bisa video call kan lewat skype udah jangan sedih gitu, kita jadi pergi kan?" Ujar nya menenangkan Raina


"Iyah oppa ayo.." Yesung pun membukakan pintu mobil nya untuk Raina yang langsung menyambut perlakuan Yesung tersebut.


Mobil mereka pun melaju meninggalkan pelataran rumah Yura tak butuh waktu lama untuk sampai di Apartemen tempat tinggal member boy group terkenal milik korea selatan itu.


"kita mampir dulu ke Apartemen setelah itu baru pergi ke cafe" ujar Yesung pada Raina yang di balas anggukan oleh Raina menandakan ia menyetujuinya.


Di lobby Apartemen nampak Yesung, Raina dan member Super Junior yang lain nya keluar dari lift mereka melangkah mendekati mobil yang telah terparkir di pelataran apartemen terdapat 4 mobil yang akan di kenakan mereka untuk pergi ke Caffe mouse rabbit milik Yesung.


4 mobil itu telah pergi meninggalkan halaman apartemen mereka, mobil yang pertama melaju adalah mobil Yesung yang berisi Raina yang duduk di sebelah kursi Yesung, Ryewook sebelah kiri dan Kyuhyun sebelah kanan suasana di dalam mobil sangat lah sepi tidak ada sama sekali yang memulai pembicaraan.


Sementara di mobil kedua Siwon yang menyetir di pinggir nya terlihan Leeteuk sedang tertidur di kursi belakang nya tampak Heechul dan Sungmin yang tengah bermain Game di smartphone nya suasana nya tak jauh beda dari mobil pertama.


Mobil ke 3 disini Kangin yang memegang kendali dalam menyetir di sebelah nya ada zhoumi di belakang nya ada Hendry, kibum dan hankyung berbeda dari kedua mobil tadi disini suasana riuh karena penumpang bermain ToD di mana yang kalah harus membayar biaya makan pemenang selama seminggu.


Mobil ke 4 yang mengambil alih kemudi ialah Donghae yang kini sedang berbincang dengan Eunhyuk disebelahnya sementara di belakang mereka ada Shindong yang tengah tertidur karena lelah sehabis workout.


Tiba lah mereka di cafe Yesung yang lebih dulu tiba adalah mobil yang di kemudikan oleh Kangin disusul dengan mobil Yesung, Donghae dan Siwon para penumpang turun langsung memasuki cafe, sementara Yesung dan Raina masih berada di dalam mobil Raina yang tengah merapihkan pakaian nya Yesung sedari tadi memperhatikan Raina yang sedang di perhatikan pun terdiam sejenak merasa tidak enak lalu memalingkan wajah nya untuk beralih melihat orang di sebelah nya.


"Kenapa? Apa ada yang salah?" Raina menatap Yesung


"Kamu cantik" Raina pun melayang kan satu pukulan pada lengan lelaki ituย  "yak kenapa kamu memukulku? Dimana - mana orang yang mendapatkan pujian itu berterima kasih, ini malah sebaliknya" ucap Yesung sembari membuka seatbelt nya.


"Lagian tumben banget pake muji-muji segala, aku tau aku cantik jadi aku tak perlu berterimakasih pada mu oppa" sanggah Raina yang membuka seatbelt pula.


Kedua nya keluar dari mobil lalu berjalan menuju cafe terlihat cafe hari ini banyak sekali pengunjung Raina melihat Ibu Yesung memerlukan bantuan segera ia menghampiri wanita paruh baya itu.


"RAINA!!! " seru jongjin di meja depan meja pembayaran


"Oppa aku bantu mengantar kan pesanan saja yah" segera Raina dengan sigap mengantarkan pesanan yang telah berjejeran di meja itu.


Sementara Yesung menyuruh ibu nya untuk beristirahat tanpa ia sadari sedari tadi Yesung memperhatikan Raina di meja itu melihat betapa sigap nya ia mengantarkan pesanan-pesanan itu tak jarang ia hanya menyunggingkan senyuman nya dan memberi Raina semangat.


Beberapa waktu berlalu pengunjung pun perlahan mulai berkurang Raina sedang duduk di meja kosong Yesung pun menghampiri nya ia memberikan Raina secangkir ice coffee yang langsung Raina minum.


"Maaf yah kamu kesini malah jadi mengantarkan pesanan pelanggan, padahal niat nya hanya untuk berbincang dengan member super junior" ucap Yesung di depan Raina


"Tidak apa-apa oppa ini pengalaman pertamaku, aku justru ingin berterimakasih pada mu karena mengijinkan ku melakukan nya" tangan Raina beralih menggenggam tangan Yesung yang berada di hadapan nya sekilas langsung meminum minuman nya.


Ibu Yesung pun menghampiri putra dan gadis yang ia tahu sangat di cintai oleh putra nya.


"Na-ya kamu pasti capek ibu tidak enak kamu berkunjung kesini malah di repot kan karna harus membantu ibu disini" ucap ibu Yesung yang sudah duduk di samping nya


"Tidak apa apa bu aku ikhlas kok membantu ibu dan oppa selain menyenangkan aku dapat mendapatkan pengalaman baru" jawab Raina dengan tersenyum senang


"Hoon-a boleh ikut ibu dulu sebentar ke belakang?" Tanya ibu pada Yesung


"Iyah bu"


"Na-ya pacar mu ibu pinjam dulu yah"


"i-iiyaa bu" jawab Raina terbata-bata bagaimana tidak shock ibu Yesung menyebut nya apa tadi? Pacar? Anak mu tuh bu susah sekali untuk bicara pada ku tentang perasaan nya. Batin Raina


Sementara di ruangan belakang Yesung dan ibu nya tengah berbincang.


"Ibu mau tanya bagaimana perasaan mu pada Raina?" Tanya ibu terang terangan pada Yesung


"Eunggg.. untuk itu aku tak tau bu, terkadang aku merasa tak rela berada jauh dengan nya, kadang juga khawatir kalau dia tak memberi ku kabar, seperti nya aku memang mencintai nya bu" ujar Yesung menunduk di hadapan ibu nya


"Lalu apa yang membuat mu tak kunjung mengungkapkan perasaan mu? Jangan karena dia itu berbeda kau merasa tak mempunyai keberanian untuk berterus terang pada nya, kau harus berjuang demi dia Hoon-a percaya pada ibu" semburat senyum pun tersirat di wajah tampan Yesung kali ini ia merasa lebih baik.


"Baik bu akan ku coba terimakasih bu" Yesung memeluk ibu nya dan berbalik meninggalkan ibu nya untuk menemui Raina.


Yesung menghampiri Raina terlihat Raina tersenyum ke arah nya karena sedari tadi ia menunggu Yesung.


"Bisa ikut dengan ku? Ada hal yang perlu aku sampaikan perihal kita" Yesung menarik pergelangan tangan Raina tanpa menunggu persetujuan dari sang empunya.


"Ta-pii oppa alu belum pamitan dengan..." belum menyelesaikan kalimat nya Yesung membuka pintu mobil dan menyuruh Raina masuk dan menutup pintu mobil otu kembali.


"Oppa sebenarnya kita mau kemana?" Tidak ada jawaban dari Yesung ia masih fokus memperhatikan jalan yang berada di depannya


Tak ada percakapan di dalam mobil selama perjalanan mereka tiba lah mobil Yesung di tepi sungai yang tidak lain dan tidak bukan adalah sungai Han tempat favorite Raina saat ia berada di korea.


"Oppa..." Yesung membalikkan badan nya menghadap ke arah Raina.


"Rai-ya aku ingin mengatakan sesuatu pada mu mungkin kamu akan mengenai hal ini karena akan banyak tentangan dari pihak keluarga mu tapi percayalah aku tulus mempunyai perasaan padamu, bahkan mungkin aku berniat serius padamu" Raina menatap nya bingung bahkan ia tak pernah menduga akan ada kejadian seperti ini.


"Oppa sejak kapan...." "sejak kejadian di pesawat beberapa waktu yang lalu aku pun tak tau mengapa akan seperti ini jadi mau kah kamu menjadi kekasih ku?" kalimat Raina terpotong oleh penjelasan dan pernyataan Yesung, Raina tersenyum seraya menganggukkan kepala nya menandakan ia menerima Yesung untuk menjadi kekasih nya meskipun dalam kepala Raina terbayang wajah ayah, ibu dan kakak nya. Maafkan aku ayah, ibu, ka Andre aku tak bermaksud mengkhianati kalian aku berjanji akan membawa Yesung oppa untuk memeluk kepercayaan kita. Raina membatin.


"Rai-ya kamu serius kan? Kamu tak sedang mempermaikan ku kan? Terimakasih Rai-ya aku akan menjaga mu" Yesung mengecup kening Raina lalu memeluk nya yah Yesung mengerti akan batasan-batasan yang selama ini gadis nya bangun.


"Oppa terimakasih sudah mengatakannya, oppa jangan khawatir aku akan mencoba memberi pengertian pada keluarga ku" masih dalam pelukan Yesung ia merasakan anggukkan di yang dilakukan Yesung.


"Aku pun akan mencoba belajar apa yang kamu percayai semoga tuhan memberikan jalan atas hubungan kita apapun cara nya" Yesung meyakinkan Raina dan di balas oleh senyuman manis gadis nya.


Mereka pun kembali memasuki mobil karena udara dingin yang menyerang lalu melajukan mobil nya kembali menuju caffe.


__________________________________________________


Annyeong lia's Friend gimana?? Tulisan ku mohon maaf kalau sedikit engga nyambung karena nulis nya sambil ngantuk ckck


Btw ini 1600 kata loh horee


Semoga suka jangan lupa sesudah baca untuk di vote terimakasih banyak


Jangan lupa juga untuk streaming MV super junior ๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰