My First And My Last Love

My First And My Last Love
Part XIX



Korea Selatan.


Kedua Orang tua Raina telah tiba di kediaman putri mereka tapi sayang tidak di sambut oleh sang putri karena memang ingin memberikan kejutan pada putri nya, mereka hanya di sambut oleh para Assisten Rumah Tangga di rumah ini.


"Tuan dan Nyonya silahkan masuk nona Raina masih tidur di kamar nya" ucap Lira seraya membungkuk dan mempersilahkan Nyonya dan Tuan nya ini masuk


"jam segini belum bangun bu? inikan sudah siang kebiasaannya belum juga berubah" ucap Ibu Raina sembari berjalan menuju kamar Raina yang di ikuti Lira di belakang nya.


"mungkin karena ini akhir pekan nyonya dan kebetulan sedang halangan untuk sholat subuh jadi bangun nya siang nyonya" jelas Lira yang di iyakan oleh ibu Raina.


Keluarga Raina memang sangat disiplin mengenai ibadah begitu pun dengan Raina selama ia tinggal sendiri tanpa orang tua Raina selalu rajin menunaikan ibadah nya meskipun teman-teman nya mayoritas non muslim tapi tak membuat Raina meninggalkan ibadah nya.


Tok tok tok


Lira mengetuk pintu kamar Raina tapi tidak ada yang bergeming disana akhirnya ibu Raina memutuskan untuk memasuki kamar anak nya .


"sudah Bu biarkan saya saja yang masuk dia kalo udah tidur emang kayak beruang yang lagi hibernasi" ucap Kanaya yang langsung membuka pintu kamar Raina yang ternyata tidak di kunci, di buka lah pintu itu dan Kanaya melihat putrinya itu sedang tidur pulas mungkin dia lelah karena kemarin dia pulang malam.


Kanaya mendekati ranjang king size milik putri nya dan ikut tertidur memeluk putri nya dari belakang ada perasaan sedih yang di rasakan Kanaya karena tidak dapat menyaksikan tumbuh kembang putri nya karena putri nya menginginkan untuk hidup mandiri tanpa bergantung kepada nya dan Ardhi ayah nya.


1 jam kemudian..


Raina merasa ada yang melingkar kan tangan nya di perutnya ia penasaran siapa yang berani memeluknya karena yang selalu memeluk nya selama ini hanya ibu nya Raina perlahan-lahan berbalik menghadap seseorang yang memeluk nya betapa terkejutnya Raina .


"IBU!!" teriak Raina karena terkejut mengapa ada ibu nya disini dan otomatis membuat Kanaya terbangun dari tidur nya.


"Na-ya bisa tidak kecilkan suara mu cepil ibu nyeri ngadangu na ge" Kanaya menutup telinganya yang merasa sakit karena teriakan Raina.


"kenapa ibu bisa ada disini? kapan ibu datang? kenapa tidak mengabari ku terlebih dahulu jadi aku tidak bisa menyambut ibu" tanya Raina yang kembali duduk di Ranjang nya.


"Na-ya pelan-pelan kamu mau mati karena tersedak lidah mu? ibu kesini sengaja tidak memberi tahu mu karena ingin memberi kejutan untuk mu, ibu dari jakarta menggunakan jam penerbangan awal jadi sampai di Korea pagi sekali, eh tiba di Korea ibu di sambut oleh putri ibu yang masih tergeletak di atas ranjang" jelas ibu Raina panjang lebar sembari merapihkan tempat tidur putri nya


Belum sempat ibu Raina menjawab ayah Raina sudah masuk kedalam kamar Raina


"aduh aduh ini ibu dan anak lagi ngapain?" seru ayah Raina yang melihat istri dan putri nya sedang membereskan kamar


"ayahhhh!!" teriak Raina sambil lari ke arah ayah nya lalu memeluk nya


"anak ayah sudah besar ternyata, bagaimana sekolah mu?" tanya Ayah nya membalas pelukan sang putri dan memberi kecupan kecil dikepala putri nya.


"sekolah ku biasa saja yah membosankan tapi aku senang disini, yah boleh engga Raina tinggal disini, kuliah dan kerja disini?" Raina bertanya dengan nada sedikit takut karena pasti tidak akan di setujui oleh sang ayah


"tentu saja boleh tapi dengan 1 syarat" ucap ayah Raina memberi syarat dan melepaskan pelukannya.


" apa yah syarat nya?" tanya Raina dengan semangat nya


"yakin bisa melakukannya?" ledek sang ayah pada Raina


"iyah yah apa? aku janji akan melakukan nya" Raina yakin akan bisa melakukan nya


"mandi dulu setelah itu ke ruang makan kita makan siang terlebih dahulu" ujar ayah nya pada Raina dan melangkahkan kaki nya sambil menggandeng ibu nya.


"mandi dulu yah sayang" ucap ibu Raina samb melambaikan tangan nya dan keluar dari kamar nya.


dengan malas Raina melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi...


TBC


Maaf Guys aku baru bisa lagi nulis nih besok besok janji deh ngga up setiap hari.. semoga suka dengan tulisan ku..