
Raina telah tiba di tempat pertunjukan Yesung entah mengapa dia di antarkan pada kursi penonton VIP pertunjukan akan segera dimulai Raina mematikan ponsel nya agar dapat fokus menonton pertunjukan itu.
Tidak dipungkiri bahwa bakat Yesung dalam berakting dan bermain drama musical sangatlah fantastic Raina menikmati pertunjukan itu sesekali Raina tersenyum saat melihat Yesung, Ya memang sejak kejadian itu Raina memyukainya tapi ia tak mengetahui apakah Yesung juga sama mempunyai perasaan terhadapnya? ah entahlah.
Riuh tepuk tangan dari seluruh penonton membuat Raina tersadar dalam khayalan nya
"sudah selesai yah sebaiknya aku pulang tapi bagaimana dengan Yesung? tidak apa apa nanti aku kirim salam perpisahan dan ucapan terimakasih lewat pesan saja" saat Raina hendak melangkahkan kaki nya untuk pergi Yesung memberikan sambutan di akhir pertunjukan.
"terimakasih untuk waktu yang telah meluangkan waktu untuk datang ke pertunjukan saya hari ini lewat pertunjukan ini saya ingin memberitahukan kabar bahagia bahwa saya sedang berhubungan dekat dengan seorang gadis aku tidak akan menyebutkan nama nya karena itu akan mengancam keselamatan nya karena dia juga bukan dari kalangan selebriti"
mengundangku untuk ini? untuk memamerkan bahwa dia mempunyai kekasih? lalu selama ini apa???
"aku akan menceritakan bagaimana kita bertemu, sedikit konyol tapi dari situlah aku menyukainya, kami bertemu dalam pesawat saat aka kembali ke Seoul dia gadis yang baik baik dari perkataan nya maupun tindakkan nya terhadap orang lain, dia tidak memandang orang dari sisi negatif nya tapi selalu dari sisi positif nya, untuk itu aku menyukainya."
Raina masih berfikir tak mungkin kan yang Yesung maksud adalah dirinya mungkin banyak wanita lain yang satu pesawat dengan dia jangan terlalu PD Na-ya itu bukan kamu bisa saja orang lain batin Raina berkata
"begitulah sedikit cerita yang aku bagikan kepada kalian sekali lagi terimakasih karena sudah menghadiri pertunjukan kami" Yesung membungkuk 90° dan melihat sosok Raina sudah meninggalkan tempat itu kemana perginya dia? Yesung membatin
Disisi lain Raina merasakan sesak dalam dada nya betapa tidak ia menyaksikan orang yang ia sukai menyatakan perasaan nya sungguh Yesung tidak punya otak dan hati.
"ada gunanya juga ku memesan tiket pesawat malam ini"
Bus yang akan ia naiki pun telah tiba segera ia menaiki bus itu untuk pergi ke Bandara karena memang Raina akan pergi sebelum ke pertunjukan Raina telah berpamitan dengan keluarga Yura rencana ia akan pergi 2 hari lagi di batal kan karena menurut Raina mempercepat kepergiannya ke Macau akan semakin cepat pula ia kembali ke Korea orang tua Raina telah mengetahui perihal kepindahannya itu tidak ada larangan dari orang tua Raina selagi anak nya berprestasi kenapa harus melarang Raina pergi kemana pun.
Yesung yang sedari tadi mencari Raina terus menelpon nya tetapi hasil nya nihil ponsel Raina mati tidak banyak berfikir Yesung langsung berangkat menuju kediaman Yura.
sampai di kediaman Yura Yesung disuruh menunggu oleh penjaga rumah nya untuk bertemu Yura, tidak lama Yura pun keluar rumah nya untuk menemui Yesung,
"malam Yesung oppa ada apa yah oppa kemari?"
Yura berbasa basi padahal Yura tau tujuan nya kesini pasti untuk mencari Raina.
"Yura-ssi apakah kau tahu kemana Raina pergi? aku kira Raina pulang kemari karena tadi para security mu bilang Raina tidak pulang kemari." tanya Yesung yang mulai panik karena tidak menemukan Raina di Rumah Yura.
"maaf oppa Raina kembali ke macau dia menggunakan penerbangan malam hari karena ada suatu hal yang mendesak" jawaban Yura seakan - akan membuat kaki Yesung menjadi lemas ia tak menyangka Raina akan pergi secepatnya.
"baiklah terimakasih info nya Yura-ssi jam berapa penerbangan nya?" Yesung yang masih penasaran meskipun ia tau pasti tidak akan bisa mengejar Raina tapi setidak nya Yesung sudah berusaha untuk menemui nya.
"sekitar 30 menit lagi oppa mungkin selarang ia sedang menunggu keberangkatan nya, tidak usah oppa jauh jauh le bandara oppa aku yakin dia akan kembali" Yura meyakinkan Yesung bahwa Raina akan kembali lagi agar Yesung tidak terlalu terbebani oleh kepergian Raina.
"baik lah Yura-ssi terimakasih" dengan perasaan kecewa Yesung pun meninggalkan kediaman Yura dan pergi ke Bandara dalam perjalanan Yesung tak henti menghubungi Raina dan hasil nya pun nihil Raina masih tetap tidak bisa di hubungi, Yesung menaikan kecepatan mobil yang ia kendarai nya itu.
Incheon Airport
Setelah Yesung tiba di bandara hasilnya pun ternyata sama dia tak menemukan Raina karena pesawat yang di tumpangi Raina telah terbang dari 20 menit yang lalu.
sementara Raina yang sedang berada dalam pesawat tengah tertidur pulas karena dia merasa lelah dengan hari ini dalam fikiran nya ia harus tidur setiba nya di Macau ia akan merasa fresh kembali.