
Setelah selesai mandi Raina menuruni tangga menuju ruang makan .
"Selamat siang ayah ibu maaf sarapan nya terlewatkan karena aku belum bangun 😬"
Ucap Raina dengan seringaian nya
"Tidak apa apa sayang masih ada makan siang kan?" Ibu Raina menjawab .
"Baiklah kita mulai makan siangnya" ujar ayah Raina menghentikan pembicaraan istri dan putri nya.
Beberapa jam kemudian ayah, ibu dan juga Raina telah menyelesaikan makan siang nya dan dilanjutkan menonton film di ruang tengah karena ini akhir pekan keluarga Raina lebih memilih berdiam diri dirumah karena perjalanan Jakarta-Seoul cukup melelahkan.
"Oh iyah ayah tentang syarat yang ayah katakan tadi sebelum makan siang jadi apa syarat nya?" Raina memulai pembicaraan
"Selesaikan dulu film nya yah sayang tidak bagus membicarakan hal penting disaat menonton film" jawab ayah Raina dengan mata yang masih tertuju pada layar kaca besar datar itu.
Hal penting? Memang seberat apa syarat yang ayah ajukan agar aku tinggal disini Batin Raina mengikuti dan ayah nya menatap kembali layar kaca yang sama.
"Baiklah ayah mengajukan 2 syarat untuk mu pertama ayah ingin kamu menyelesaikan pendidikan sekolah menengah akhirmu di Indonesia dan yang kedua ayah akan memberi tahu mu setelah lulus sekolah nanti" ayah Raina yang sudah selesai bicara menunggu jawaban dari Raina
"jadi syarat nya hanya kembali ke Indonesia saja ayah? dan yang kedua, baiklah aku menyetujui nya tapi beri aku waktu 1 bulan yah, aku masih ingin disini" Raina menyetujui permintaan ayah nya Ayah Raina mengernyit kan alisnya
"tidak itu terlalu lama kamu harus menyesuaikan diri lagi di Indonesia Na-ya Ayah beri kamu waktu 1 minggu bagaimana?" tanya Ayah Raina
"baiklah yah aku setuju" akhirnya Raina pasrah tidak mau dia berdebat dengan ayah nya karena dia tidak akan menang jika melawan ayah nya.
"hari ini kamu tidak kemana - mana kan nak?" ibu Raina bertanya
"kalian saja berdua yah, ayah ada pertemuan dengan klien" jawab ayah Raina yang akan menemui kolega nya di SM-Ent
"Bu lihat masa hari libur kayak gini ayah masih bekerja" rengek Raina pada ibu nya
"atuh kang kapan lagi kita teh jalan - jalan bareng di Korea?" bujuk ibu Raina dengan nada basa sunda yang mengerti kalau putrinya ingin jalan - jalan dengan ayah nya.
"Engga bisa nolak kalo kamu yang bujuk, okay ayah nyusul aja yah setelah pertemuan itu selesai ayah telpon ibu yah" Ayah Raina memang akan takluk jika di bujuk oleh sang istri maka dari itu Raina meminta bantuan ibu nya.
"yes tengkyu mom" ujar Raina mengecup pipi ibu nya lalu pergi ke kamarnya untuk bersiap - siap
"terimakasih kang" Ibu Raina memeluk Ayah Raina dan dibalas pelukan oleh suaminya itu.
"bukannya ada pertemuan Kang kenapa belum juga bersiap siap?"
"sebentar saja sudah lama aku tidak seperti ini dengan mu" Ayah Raina masih memeluk istrinya
"nanti kamu terlambat Akang sayang" ucap Ibu Rain melepaskan pelukan suaminya dan pergi menuju kamar nya yang di ikuti oleh suaminya.
keluarga mereka merupakan keluarga idaman bagaimana tidak mereka tergolong dalam keluarga kaya raya, dengan keluarga yang harmonis tidak banyak diterpa gosip apapun putra putri nya pun berprestasi betapa bahagia nya keluarga ini.
TBC..
Mohon Maaf jika cerita nya berbelit - belit mohon maaf karena ini novel pertama saya.
Tunggu cerita selanjutnya.