My First And My Last Love

My First And My Last Love
Part VIII



Yesung POV.


Ku pandang wajah gadis di sebelah ku selama perjalanan ia tertidur mungkin karena lelah menghadapi member super junior dia gadis yang sangat ceria mudah bergaul dengan siapapun tak hanya cantik dia juga pintar sampai -sampai kedua orang tua ku dan adik ku mendesak ku agar segera meresmikan hubungan kami ya memang tak bisa ku pungkiri aku menyukai Raina sejak kejadian di pesawat beberapa waktu yang lalu entah mengapa takdir seperti berpihak pada ku tuhan mempertemukan kembali aku dan dia.


Saat dia menghadiri fans meeting aku tak mau membuang kesempatan untuk bisa berhubungan dengan dia ku pinjam ponsel nya untuk menghubungi ponsel ku akhir nya aku dapat nomer ponsel nya, Terima kasih tuhan karena telah mempertemukan aku dengan dia.


Aku tak berniat untuk membangunkan dia aku akan meminta bantuan pada Yura teman dari Raina untuk memindahkan Raina di kamarnya, aku  beranjak dari mobil terlihat bapak-bapak tengah berdiri dekat mobil tampak nya seperti sopir keluarga Yura ku hampiri bapak yang tengah berdiri itu.


"Pak permisi saya ingin bertanya apakah ada Yura di dalam?" Tanya ku pada bapak itu


"Ada den sebentar saya panggilkan dulu dengan siapa yah den?"


"Saya teman nya Raina pak" ujar ku


"Oh teman nya non Raina tunggu yah den sebentar"


"Baik pak terimakasih pak"


Tak lama kemudian terlihat Yura menghampiriku dengan wajah terkejut


"Woah Yesung oppa? Tidak salah seorang idol terkenal korea datang ke rumah ku?" Teriak nya yang membuat kuping ku sakit


"Sttttt.. jangan teriak Raina sedang tidur, aku tak ingin membangunkan nya boleh kah aku memindahkan nya ke dalam?" Ujar ku pada Yura


"Oh Raina tertidur? Kebiasaan yah dia tuh tidur saat dalam mobil, oppa yakin akan memindahkan Raina kalau menurut ku oppa cukup membangunkan Raina" jawab Yura


"Akan ku coba"


"Ya sudah selama oppa membangunkan Raina aku rapikan dulu kamar Raina jadi kalau dia tak bangun oppa bisa membawanya langsung ke kamar nya"


"Okey" Yura pun pergi ke dalam rumah nya kembali.


Aku hendak mengembalikan posisi kursi mobil yang di tempati Raina kalian tau kan posisi ku seperti apa? Posisi wajah ku berada tepat di depan wajah Raina sehingga jika ia sedikit saja menggerakkan tubuh nya ke depan ia akan mendaratkan bibirnya pada pipi ku,, dan benar dugaan ku  pada saat aku akan menekan tombol itu tiba-tiba Raina bangun dan memajukan tubuh nya sehingga tak sengaja bibir miliknya menyentuh pipiku aku dan Raina sama sama terkejut sehingga kami sama sama memundurkan tubuh kami namun apa yang terjadi kepala ku membentur bagian mobil yang berada di belakang ku agak sedikit menyakitkan.


"Oppa baik-baik saja?" Katanya khawatir


"Ya, aku baik-baik saja jangan salah paham ini tak seperti yang kamu fikir kan tadi aku hendak membangunkan mu tapi pada saat aku akan membuka seat belt nya kamu terbangun"


"Memang nya apa yang sedang aku fikir kan? Oppa seperti tau saja isi kepala ku itu apa" katanya sambil menatap ku


"Oppa sampai kapan akan seperti ini? Kalau sampai Yura lihat nanti dia yang akan salah paham bukan aku" setelah Raina berkata seperti itu aku beranjak keluar dari mobil yang di ikuti oleh Raina


"Oppa mau masuk dulu?"


"Seperti nya lain waktu saja oppa mampir Na-ya hari ini ada jadwal latihan bersama yang lain nya"


"Oh kalau begitu hati hati di jalan oppa"


Yesung POV END.


Raina POV.


Ternyata memang benar yang di katakan ELF (fans super junior) jika seluruh member sudah di pertemukan maka orang yang bergabung dengan mereka harus menyediakan tenaga extra karena tingkah mereka yang abnormal, abnormal disini dengan artian mereka banyak sekali berbicara tak jarang mereka saling mengumpat satu sama lain yang akhir nya membuat orang di sekitar mereka harus melerai umpatan-umpatan yang terlontar.


Pukul 6 sore aku memutuskan untuk berpamitan pulang dan alhamdulillah nya di antar oleh Yesung oppa sebenarnya aku tidak enak karena merepotkan dia tapi tadi ibu Yesung oppa menyuruh nya untuk mengantarkan ku,, ah betapa baik nya ibu Yesung oppa itu beruntung sekali yang akan menjadi menantunya nanti memiliki ibu mertua yang sangat baik.


Aku memasuki mobil Yesung oppa yang sebelum nya pintu itu telah di buka olehnya jujur aku sangat lelah jadi aku meminta ijin pada Yesung oppa untuk meluruskan jok mobil ini agar enak untuk di pakai tidur.


"Oppa boleh kah aku meluruskan jok nya? Aku sangat lelah dan ingin tidur"


"Kamu tekan saja tombol itu Na-ya nanti juga bergerak sendiri" katanya dan aku segera menuruti perkataan nya.


"Sudah? Seat belt nya sudah di pakai?"


"Sudah oppa" kata ku yang melanjutkan aktifitas ku untuk memberi kabar pada Yura.


Rupanya aku benar-benar tertidur dan aku terkejut ketika membuka mataku bibir ku sudah menempel di pipi Yesung oppa dan kalau boleh jujur hati ku berdetak tak karuan dan sepertinya pipi ku juga merona berwarna merah, sontak aku dan Yesung oppa terkejut lalu kami memundurkan kepala secara bersamaan beruntung nya kepala ku hanya terkena jok mobil sedang kan Yesung oppa harus meringis kesakitan karena kepala nya harus membentur dasboar mobil.


"oppa baik-baik saja?" Tanya ku jelas saja tidak baik Na-ya kenapa masih bertanya? Gumamku.


"Ya, aku baik-baik saja jangan salah paham ini tak seperti yang kamu fikir kan tadi aku hendak membangunkan mu tapi pada saat aku akan membuka seat belt nya kamu terbangun" ia menjawab dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dia berfikir kalau aku akan salah paham pada nya.


"Memang nya apa yang sedang aku fikir kan? Oppa seperti tau saja isi kepala ku itu apa" kataku sambil menatapnya


"Oppa sampai kapan akan seperti ini? Kalau sampai Yura lihat nanti dia yang akan salah paham bukan aku" setelah ku berkata seperti itu pada Yesung oppa dia beranjak keluar dari mobil dan di ikuti oleh ku.


"Oppa mau masuk dulu?" Tanyaku


"Seperti nya lain waktu saja oppa mampir Na-ya hari ini ada jadwal latihan bersama yang lain nya"


"Oh kalau begitu hati hati di jalan oppa"


"Baiklah salam untuk orang tua Yura dan juga Yura" ucapnya aku menganggukan kepala ku, Yesung oppa membalikkan badan nya untuk masuk ke dalam mobil, aku masih menunggu Yesung oppa melajukan mobilnya, setelah mobil nya pergi meninggalkan halaman rumah Yura aku masuk ke dalam rumah dan sepertinya orang tua Yura sudah kembali.



(Visual depan Rumah Yura)


_________________________________________


Akhir nya aku menepati janji pada kalian buat up sehari satu kali jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini yah dengan cara menekan bintang di pojok kiri bawah dan jangan lupa komentarnya karena tanpa komentar yang membangun kalian tulisan ku tidak akan sempurna,, terima kasih atas partisipasi kalian.


Jangan lupa streaming MV Super Junior Annyeong.... 💕💕